cover
Contact Name
Gairah Sinulingga
Contact Email
lppm@stiembi.ac.id
Phone
+6285280000302
Journal Mail Official
lppm@stiembi.ac.id
Editorial Address
Jl. Komjen Pol. M. Jasin No. 89 Kelapa Dua Cimanggis, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia
ISSN : 20893663     EISSN : 30645034     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia (JMRBI) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan untuk memfasilitasi publikasi hasil penelitian dalam bidang manajemen dan bisnis di Indonesia. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi bisnis dalam mempublikasikan temuan riset mereka serta berbagi pengetahuan dan inovasi terbaru di bidang manajemen dan bisnis. JMRBI fokus pada berbagai topik yang relevan dengan manajemen dan bisnis, termasuk namun tidak terbatas pada manajemen strategis, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, kewirausahaan, serta inovasi dan teknologi dalam bisnis. Jurnal ini menerima artikel penelitian empiris, tinjauan literatur, studi kasus, serta artikel konseptual yang memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu manajemen dan bisnis di Indonesia.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2021): April" : 6 Documents clear
Prediksi Manipulasi Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Model Beneish M-Score (Studi Kasus di PT Pengerukan Indonesia, Tahun 2016-2020) Silvan, Andi
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris tentang kemungkinan (potensi) terjadinya manipulasi laporan keuangan PT Pengerukan Indonesia Tahun 2016-2020. Penelitian ini menggunakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Langkah dalam pengumpulan data kepustakaan dengan membaca referensi berkaitan dengan Akuntansi Keuangan dan Analisis Laporan Keuangan (Model Beneish M-Score), memahami dan menganalisis penelitian sebelumnya (jurnal ilmiah) yang relevan dengan penelitian ini. Pengamatan data secara langsung ke objek penelitian, memperoleh data keuangan PT Pengerukan Indonesia yaitu Laporan Laba (Rugi) Komprehensif, Laporan Posisi Keuangan, dan Laporan Arus Kas tahun 2016-2020. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah Days Sales Receivable Index (DSRI), Gross Margin Index (GMI), Asset Quality Index (AQI), Sales Growth Index (SGI), Depreciation Index (DEPI), Sales and General Administration Expenses Index (SGAI), Leverage Index (LVGI), dan Total Accrual to Total Asset (TATA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Beneish M-Score PT Pengerukan Indonesia adalah sebagai berikut: skor -3,72 pada tahun 2016, skor 11,72 pada tahun 2017, skor 2,23 pada tahun 2018, skor -4,36 pada tahun 2019, dan skor -0,81 pada tahun 2020”. Potensi manipulasi laporan keuangan diindikasikan pada tahun 2017, 2018, dan 2020. Kata kunci: Potensi, Manipulasi, Manipulasi Laporan Keuangan, Beneish M-Score Model. Abstract This study aims to provide empirical evidence about the possibility (potential) of manipulation of the financial statements of PT Pengerukan Indonesia 2016-2020. This research uses case study research with a quantitative approach. This research is descriptive using secondary data. The steps in collecting library data are by reading references related to Financial Accounting and Financial Statement Analysis (Beneish M-Score Model), understanding and analyzing previous research (scientific journals) that are relevant to this research. Observation of data directly to the object of research, obtaining financial data from PT Pengerukan Indonesia, namely the Comprehensive Profit (Loss) Report, the Financial Position Report, and the 2016-2020 Cash Flow Statement. The indicators used in this study are the Days Sales Receivable Index (DSRI), the Gross Margin Index (GMI), the Asset Quality Index (AQI), the Sales Growth Index (SGI), the Depreciation Index (DEPI), the Sales and General Administration Expenses Index (SGAI), Leverage Index (LVGI), and Total Accrual to Total Asset (TATA). The results of this study indicate that PT Pengerukan Indonesia's Beneish M-Score is as follows: score -3.72 in 2016, score 11.72 in 2017, score 2.23 in 2018, score -4.36 in 2019, and a score of -0.81 in 2020”. The potential for financial statement manipulation is indicated in 2017, 2018, and 2020. Keywords: Potential, Manipulation, Financial Statement Manipulation, Beneish M-Score Model.
Strategi Promosi Saat Pandemi Covid 19 Siti Nurliyah, Elly
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh bentuk promosi yang dilakukan perusahaan melalui digital marketing terhadap keputusan pembelian saat pandemi Covid 19. Penelitian dilatarbelakangi adanya Virus Covid 19 yang menyebar ke seluruh dunia dan menjadi pandemi bersama. Pandemi yang tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir, membuat perusahaan harus beradaptasi dengan cepat dan memutar otak untuk melakukan strategi promosi yang berbeda dari sebelum-sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memakai literatur atau studi pustaka untuk menjelaskan hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran mengenai pengaruh bentuk promosi yang dilakukan perusahaan melalui digital marketing yang ternyata berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian saat pandemi Covid 19. Kata Kunci: Marketing Digital, Strategi Promosi, Pandemi, Covid 19 Abstract This study aims to explain the effect of the form of promotion carried out by companies through digital marketing on purchasing decisions during the Covid 19 pandemic. The research was motivated by the Covid 19 Virus which spread throughout the world and became a joint pandemic. The pandemic that cannot be predicted when it will end, makes companies have to adapt quickly and rack their brains to carry out promotional strategies that are different from before. This research uses descriptive qualitative method by using literature to explain the research results. The results of this study are an illustration of the effect of the form of promotion carried out by companies through digital marketing which turned out to have a significant effect on purchasing decision during the Covid 19 pandemic. Key word: Marketing Digital, Strategic Promotion, Pandemic, Covid 19
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR POTENSI KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ALTMAN (Z-SCORE) ( STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2018 ) Karsimin
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berlangsung dari bulan Maret 2020 sampai pertengahan Juni 2020 dengan judul Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Potensi Kebangkrutan Dengan Menggunakan Model Altman Z-score (Studi Kasus Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesehatan dari beberapa perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode analisis dengan menggunakan data sekunder. Model ini dalam pengukurannya diwakili oleh rasio modal kerja terhadap total aset, Laba ditahan terhadap total aset, laba sebelum bunga dan pajak terhadap total aset, dan nilai buku modal terhadap nilai buku hutang. Hasil penelitian menunjukkan beberapa prediksi kesehatan keuangan yang berbeda – beda. PT. Darya Varia Laboratoria Tbk, PT. Kimia Farma Tbk, PT. Kalbe Farma Tbk, dan PT. Tempo Scan Tbk, mempunyai kondisi keuangan yang sehat selama periode tahun 2014 – 2018. PT. Pyridam Farma Tbk juga mempunyai kondisi keuangan yang sehat selama periode tahun 2015 – 2018 namun pada tahun 2014 sempat dalam kondisi grey area, namun karena adanya perbaikan kinerja keuangan yang baik yang dilakukan oleh PT. Pyridam pada periode berikutnya sehingga pada tahun berikutnya kondisi keuangan PT. Pyridam menjadi sehat kembali, sedangkan PT. Merck mengalami kondisi keuangan yang sehat pada periode tahun 2014 – 2017 namun mengalami penurunan keposisi grey area pada tahun 2018 dengan nilai z-score 2,38 jika tidakada perbaikan kinerja keuangan maka pada periode selanjutnya kemungkinan PT. Merck akan kembali mengalami kondisi yang buruk pada kesehatan keuangannya seperti periode sebelumnya. Sedangkan PT. Indofarma mempunyai kondisi keuangan yang kurang bagus dari periode tahun 2014 – 2016 sempat berada diposisi grey area dan mengalami potensi kebangkrutan pada periode tahun 2017 dan 2018 dengan nilai zscore pada tahun 2018 hanya mendapat nilai 0,858. Kata Kunci: Kebangkrutan, Laporan Keuangan, Model analisis Altman z-score.
EVALUASI PROSEDUR PENGIRIMAN TAGIHAN PASIEN RAWAT INAP DENGAN JAMINAN ASURANSI DAN PERUSAHAAN TERHADAP KELANCARAN PENAGIHAN PIUTANG PADA RUMAH SAKIT UMUM BUNDA MARGONDA DEPOK Pantjaningsih, Pri
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kepatuhan melaksanakan prosedur dalam pengiriman tagihan berdampak positif terhadap kelancaran penagihan piutang perusahaan dan memperoleh informasi seberapa besar kepatuhan melaksanakan prosedur dalam pengiriman tagihan berdampak positif terhadap kelancaran penagihan piutang perusahaan. Penelitian deskriptif melalui metode evaluasi dengan meneliti kesesuaian standar operasional prosedur dengan pelaksanaannya serta membandingkan variabel X yaitu prosedur pengiriman tagihan dan variabel Y yaitu kelancaran penagihan piutang. Hasil evaluasi realisasi waktu rata rata dibandingkan dengan dengan standar operasional prosedur diperoleh hasil: Proses tagihan tahun 2017 sebanyak 9 (sembilan) hari atau 64 %, proses tagihan tahun 2018 sebanyak 11 (sebelas) hari atau 79 %, dan proses tagihan tahun 2019 sebanyak 8 (delapan) hari atau 57 %. Waktu rata-rata pengiriman tagihan tahun 2017 sebanyak 9 (sembilan) hari atau 64 %, waktu rata-rata pengiriman tagihan tahun 2018 sebanyak 10 (sepuluh) hari atau 71 % dan waktu rata-rata pengiriman tagihan tahun 2019 sebanyak 8 (delapan) hari atau 57%. Waktu rata-rata pembayaran tahun 2017 sebanyak 25 (dua puluh lima) hari atau 83 %, waktu rata-rata pembayaran tahun 2018 sebanyak sebanyak 25 (dua puluh lima) hari atau 83 % dan waktu rata-rata pembayaran tahun 2019 sebanyak sebanyak 26 (dua puluh enam) hari atau 87 %. Hipotesis H1 diterima atau kepatuhan melaksanakan prosedur pengiriman tagihan berdampak positif terhadap kelancaran penagihan piutang. Kata kunci: prosedur pengiriman tagihan, kelancaran tagihan piutang
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA MARKETPLACE SHOPEE Sutrisna, Niantoro; Purnama, Hadi; Faridah
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keputusan untuk melakukan pembelian merupakan sesuatu yang harus dilakukan konsumen ketika ingin memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Oleh sebab itu, perusahaan harus benar-benar memperhatikan berbagai faktor guna menarik konsumen untuk membeli produk mereka. Dengan demikian perusahaan harus mengadakan perubahan dan peningkatan dalam kualitas produk, harga dan memperkenalkan produk melalui promosi, sehingga berpengaruh terhadap keputusan konsumen untuk membeli. Metode penelitian dilakukan dengan metode survei dengan deskreiptif kuantitatif. Pengumpulan sampel menggunakan teknik random samping dan data yang dikumpulkan melalui kusesioner yang disebar kepada 140 responden. Data yang sudah terkumpul dianalisa menggunakan SPSS versi 23, dan analisa data mengunakan regresi liner berganda untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian pada marketplace Shopee. Adapun hasil dari penelitian ini adalah 1) Secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada marketplace aplikasi Shopee. 2) Secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan harga terhadap keputusan pembelian pada marketplace aplikasi Shopee. 3) Secara parsial, terdapat pengaruh positif dan signifikan promosi terhadap keputusan pembelian pada marketplace aplikasi Shopee. 4) Secara simultan, terdapat pengaruh positif dan signifikan kualitas produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian pada marketplace aplikasi Shopee dengan besaran pengaruh 47,6%. Sisanya sebesar 52,4% dipengaruhi oleh faktor lain-lain.Kata Kunci : Kualitas produk, Harga, Promosi, Keputusan Pembelian
E-COMMERCE DAN PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK ERA PANDEMIC COVID 19 M. Suharno
Jurnal Manajemen Riset Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2021): April
Publisher : STIE Manajemen Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang hubungan dan pengaruh penggunaan ecommerce sebagai upaya perusahaan meningkatkan penjualan di era pandemic covid 19. Penggunaan ecommerce memiliki hubungan dan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pningkatan penjualan perusahaan. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Ecommerce terhadap peningkatan penjualan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hubungan antara Penggunan E-commerce terhadap Peningkatan Penjualan diperoleh nilai sebesar 0,774. karena angka tersebut mendekati angka 1, maka antara Penggunan E-commerce dan Peningkatan Penjualan memiliki hubungan yang kuat. Sementara pengaruhnya diperoleh nilai R2 adalah 0,598 atau 59,8%. Hal ini berarti dalam variabel X, yaitu Penggunaan E-Commerce mampu menjelaskan variabel Y, yaitu Peningkatan Penjualan 59,8% dan selebihnya sebesar 40,2% (100% - 59,8%) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam analisa atau penelitian. Sementara dari persamaan regresi untuk mengetahui sejauh mana hubungan dan pengaruh Y = a + bx, berdasarkan output diatas, maka Y = 7,003 + 0,796x (Penggunaan E-Commerce), persamaan ini berarti Nilai konstanta (a) adalah 7,003, artinya jika tidak ada Penggunaan E-Commerce, maka Peningkatan Penjualan sebesar 7,003. Nilai variabel (b) bernilai positif, yaitu 0,796. Hal ini dapat diartikan, jika variabel Penggunaan E-Commerce naik 1, maka akan menyebabkan kenaikan sebesar 0,796 pada Peningkatan Penjualan sehingga menjadi 7,003+0,796=7,799.Kata Kunci: e-commerce, penjualan, pandemic 19

Page 1 of 1 | Total Record : 6