cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal" : 10 Documents clear
PILOT STUDY: EFEKTIFITAS PENERAPAN LEMBAR PEMANTAUAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI SECARA MANDIRI DI DESA LAMPUJA, ACEH BESAR Farah Diba; Farkhan Farkhan
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.421 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8820

Abstract

ABSTRAKDemam Berdarah Dengue adalah penyakit menular yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk  aedes aegypti betina yang menyimpan virus dengue pada telurnya. Penyakit ini menjadi penyakit yang endemik di lebih dari 100 negara. Di Indonesia sendiri jumlah penderita demam berdarah dengue pada bulan Januari sampai dengan Februari 2016 sebanyak 8.487 orang dengan jumlah kematian sebanyak 108 orang. Golongan terbanyak yang mengalami Demam Berdarah Dengue di Indonesia pada usia 5-14 tahun yaitu mencapai 43,44% dan usia 15-44 tahun sebanyak 33,25%. Prioritas pemberantasan DBD yang ditekankan oleh pemerintah untuk dilakukan oleh seluruh masyarakat adalah pemberantasan terhadap jentik Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas penerapan lembar pemantauan jentik yang dilakukan secara mandiri oleh individu di dalam keluarga dalammasyarakat dan juga melihat apakah terjadi peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait penyakit DBD dan upaya pencegahan DBD di Desa Lampuja Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini merupakan Experimental Pilot Study. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di desa Lampuja sebanyak 110 jiwa, teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling kepada 12 orang individu yang menyatakan bersedia ikut dalam percobaan ini. Dalam penelitian ini digunakan 3 kuisioner pre test dan post test yang di kembangkan oleh peneliti untuk melihat apakah terjadi perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku dari sebelum dan sesudah intervensi diberikan kepada responden. Peneliti mengembangkan sebuah alat lembar checklist sebagai pengingat atau reminder untuk melakukan pemantauan jentik nyamuk di rumah masing-masing. Checklist ini diperkenalkan kepada responden selama intervensi diberikan. Analisa univariat digunakan pada variabel pengetahuan, sikap, dan perilaku untuk mengetahui distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel. Sedangkan analisa bivariat digunakan untuk mengetahui efektivitas penerapan lembar checklist pemantauan jentik dengan melihat perbedaan antara dua kelompok data yang berskala ordinal atau interval menggunakan Wilcoxon Test. Setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi pemantauan jentik nyamuk melalui media booklet dan lembar pemantauan jentik, tingkat pengetahuan masyarakat berada pada kategori baik dengan peningkatan sebanyak 49,9%, sikap masyarakat mengalami peningkatan sebanyak 33,4% dan perilaku masyarakat juga mengalami peningkatan yang berada pada kategori baik sebanyak 16,7%. Dari hasil analisa didapatkan bawah lembar pemantauan jentik mampu membantu masyarakat melakukan aktifitas 4 M terutama memantau jentik nyamuk secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing. Penggunaan Lembar jentik ini efektif membantu meningkatkan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat terkait penanganan DBD di Desa Lampujam Aceh Besar. Kata kunci: Aedes aegypti, kesehatan komunitas, pilot study ABSTRACTDengue Hemorrhagic Fever is an infectious disease from the aedes aegypti mosquito’s bites that hold dengue virus in its eggs. This disease becomes an endemic of more than 100 countries. In Indonesia, the number of dengue hemorrhagic fever patients in January to February 2016 is 8,487 and caused 108 people to death. The largest group who experienced Dengue Hemorrhagic Fever in Indonesia at the age of 5-14 years that reached 43.44% and age 15-44 years as much as 33.25%. The priority of DHF eradication emphasized by the government to be undertaken by the whole community is the eradication of Aedes aegypti larva. This study aims to see the effectiveness of the application of larvae monitoring sheets done independently by the community and also to see whether there is an increase in knowledge, attitudes and behavior of people related to DHF and prevention of DHF in Lampuja Village, Darussalam District, Aceh Besar Regency. This research is an Experimental Pilot Study. The population in this study is the 110 people living in Lampuja village, the sampling technique using simple random sampling to 12 people. This study used 3 pre test and post test questionnaires developed by the researchers to see whether there is a change of knowledge, attitude and behavior before and after intervention given to the respondent. Researchers developed a checklist sheet tool as a reminder to monitor mosquito larvae in their homes. This checklist was introduced to the respondent during the intervention. Univariate analysis is used on knowledge, attitude, and behavioral variables to know the distribution of frequency and percentage of each variable. While bivariate analysis is used to determine the effectiveness of application of larvae monitoring checklist by looking at the differences between two groups of ordinal or scaled data or interval using Wilcoxon Test. After the intervension given and mosquito larva monitoring demonstration through booklet media and larva monitoring sheets, the level of knowledge of the community has been in good category with 49.9% improvement, attitudes increased by 33.4% and behavior also increased good category as much as 16.7%. From the analysis results obtained under the larvae monitoring sheet is able to help the community perform activities of 4 M method especially monitor the mosquito larvae independently in their respective home environment. The usage of this Self-Monitoring- Aedes Aegypty-Larva-Sheet is effectively helps improve the level of knowledge, attitudes and behavior of the community related to the handling of DHF in Lampujam Aceh Besar Village. Keywords: Aedes aegypty, community health, pilot study
FAKTOR-FAKTOR BAURAN PEMASARAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN Masri Saragih; Jek Amidos Pardede; Flora Sijabat
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.984 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8829

Abstract

ABSTRAKRumah sakit merupakan salah satu institusi pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan derajat kesehatan. Awalnya rumah sakit didirikan dengan tujuan sosial dan berhubungan dengan keagamaan. Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, tujuan rumah sakit tidak hanya pelayanan sosial tetapi juga pada tujuan ekonomi bahkan komersial. Hal ini sangatdipengaruhi oleh faktor globalisasi. Strategi pemasaran jasa dibuat untuk memberi petunjuk pada para manager bagaimana agar produk jasa yang di hasilkan dapat sampai pada konsumen dan bagaimana memotivasi konsumen untuk membelinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor bauran pemasaran antara lain produk, lokasi, promosi, petugas rumah sakit, proses, dan bukti fisik yang berhubungan dengan kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Medan. Jenis penelitian kuantitif dan menggunakan metode rancangan cross sectional study dengan jumlah populasi 6.051 dan sampel sebanyak 100 orang yang ditentukan dengan accidental sampling dengan alat ukur menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor produk dengan kepuasan pasien dengan nilai p-value α (0,0000.005), ada hubungan yang signifikan antara faktor lokasi dengan kepuasan pasien dengan nilai p-value α (0,0010.005), ada hubungan yang signifikan antara faktor promosi dengan kepuasan pasien dengan nilai p-value α (0,0130.005), ada hubungan yang signifikan antara faktor petugas rumah sakit dengan kepuasan pasien dengan nilai p-value α (p=0,000;p0.005). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan produk, lokasi, promosi, petugas rumah sakit dengan kepuasan pasien. Dari hasil penelitian ini direkomendasikan pada Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Medan agar meningkatkan bauran pemasaran yang telah dilakukan serta meningkatkan layanan kesehatan kepada pasien agar kepuasan pasien tercapai.Kata kunci : faktor bauran pemasaran,  Kepuasan pasien, Instalasi rawat jalan                                  ABSTRACTHospitals are one health service institution that has an important role in improving health status. Initially the hospital was founded with a social purpose and associated with religious. But over time, the goal of the hospital is not only social services but also economic and even economic goals. This is greatly influenced by the factors of globalization. A service marketing strategy is created to instruct managers how to make the products they produce can reach consumers and how to motivate consumers to buy them. This study aims to determine the factors of marketing mix such as product, location, promotion, hospital personnel, process, and physical evidence related to patient satisfaction at the Outpatient Installation of Sari Mutiara General Hospital Medan. This type of research is quantitative and using cross sectional study design method with population of 6,051 and sample of 100 people determined by accidental sampling with measuring instrument using questioner. The result showed that there was a significant correlation between the product factor and patient satisfaction with p-value α (0,000 0.005), there was a significant correlation between location factor and patient satisfaction with p-value α (0.001 0.005), there is a significant correlation between promotion factor and patient satisfaction with p-value α (0,013 0.005), there is a significant correlation between hospital staff factor and patient satisfaction with p-value α (p = 0,000; p 0.005 ). So it can be concluded that there is a relationship product, location, promotion, hospital staff with patient satisfaction. From the results of this study recommended at General Hospital Sari Mutiara Medan to improve the marketing mix that has been done and improve health services to patients to achieve patient satisfaction.Keywords: marketing mix factors, patient satisfaction, outpatient installation
PENGALAMAN MENGGUNAKAN INFUS SAAT DIRAWAT DI RUMAH SAKIT Bayhakki Bayhakki; Erwin Erwin; Wasisto Utomo
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.706 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8823

Abstract

ABSTRAKSebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit memerlukan infus selama perawatan. Pasien-pasien yang diinfus memiliki persepsi dan pengalaman yang beragam terkait infus yang terpasang di tangan mereka. Infus atau terapi intravena merupakan salah satu tindakan invasif yang dapat menyebabkan berbagai masalah bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali pengalaman mendapatkan infus selama perawatan di rumah sakit. Penelitian ini adalah penelitian fenomenologi yang merekrut 15 orang pasien secara purposive sampling di ruang rawat bedah RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam dan dianalisis dengang nemnggunakan metode Colaizzi. Trustworthiness dari penelitian ini dijaga selama penelitian dengan menerapkan credibility, transferability, confirmability, dan dependability. Hasil penelitian menunjukkan ada 4 tema yang muncul: persepsi terkait pasien dan infus, tujuan diinfus, masalah dalam penggunaan infus, dan cara menangani masalah infus. Perawat perlu menjelaskan infus yang diberikan ke pasien secara lengkap dan benar serta memberikan perawatan yang tepat untuk meminimalisir masalah-masalah yang muncul akibat penggunaan infus dalam rangka meningkatkan kualitas asuhan keperawatan untuk pasien yang terpasang terapi infus.Kata kunci: Infus, Pasien, Fenomenologi ABSTRACTMost of hospitalized patients need intravenous therapy or infusion. Patients being infused have various perceptions and experiences related to their infusions. Infusion or intravenous therapy as one of invasive interventions may also cause problems for the patients. Objective of this study was to explore experiences of receiving infusion during hospitalization. This study was phenomenological study which recruited purposively15 patients hospitalized in medical ward of Arifin Achmad General Hospital in Pekanbaru, Indonesia. Data were collected using in-depth interview and analyzed using Colaizzi’s method. Trustworthiness was maintained throughout this study by achieving credibility, transferability, confirmability, and dependability of the study. The results showed that 4 themes emerged from the data: perception regarding patients and infusion, goals of being infused, problems in using infusion, and ways to deal with infusion’s problems. Nurses need to explain infusion therapy given to patients completely and correctly as well as provide appropriate treatment to minimize problems regarding use of infusion in order to enhance quality of nursing care for patients with infusion therapy. Keywords: Infusion, Patients, Phenomenology
EFEKTIFITAS MINI-CEX TERHADAP HASIL EVALUASI PRAKTIK PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI KLINIK BERSALIN KABUPATEN DELI SERDANG Agnes Purba; Elsarika Damanik
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.245 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8822

Abstract

ABSTRAKMetode evaluasi yang digunakan oleh institusi pendidikan diploma tiga kebidanan untuk menilai keterampilan mahasiswa saat praktik klinik pada pemeriksaan kehamilan diantaranya ratting scale, case based discussion, portofolio (laporan) dan observasi. Namun belum ada satu metode evaluasi yang dianggap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Hal ini disebabkan perbedaan persepsi tentang pembelajaran klinik dan belum adanya pengembangan metode evaluasi pada pembelajaran keterampilan kinik kebidanan. Evaluasi menggunakan mini-cex merupakan strategi penting untuk pencapaian kompetensi mahasiswa melakukan pemeriksaan kehamilan. Dengan bukti bahwa mini-cex merupakan alat evaluasi yang realistis menilai keterampilan klinis mahasiswa. Untuk itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji efektivitas instrumen mini-cex dalam mengevaluasi mahasiswa melakukan pemeriksaan kehamilan pada saat praktik klinik kebidanan. Desain penelitian berupa rancangan quasi eksperimen dengan posttest only with control group design, jumlah sampel kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 29 orang. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan pada 16 klinik bersalin Kabupaten Deli Serdang. Ratting scale digunakan pada kelompok kontrol dan mini-cex pemeriksaan kehamilan pada kelompok intervensi dan data dianalisis menggunakan uji Man-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan hasil evaluasi praktik pemeriksaan kehamilan kelompok intervensi dengan kelompok kontrol lebih tinggi rerata pada kelompok intervensi yaitu sebesar 79,21 dan pada kelompok kontrol sebesar 71,10, uji statistik terdapat perbedaan rerata secara signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p-value (0,000). Diharapkan instrumen mini-cex dapat digunakan pada setiap praktik klinik kebidanan pada institusi pendidikan kebidanan sehingga dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan praktik terutama pemeriksaan kehamilan.Kata Kunci: Mini-CEX, Hasil Evaluasi, Pemeriksaan Kehamilan ABSTRACTThe evaluation methods commonly used in higher education diploma in midwifery to evaluate students’ competence during clinical practice in performing antenatal care are ratting scale, case-based discussion, portfolio assessment (report), and observation. However, it is argued that these methods still give low contribution in increasing students’ achievement. It might be because there are perception discrepancies on clinical learning and undeveloped evaluation methods on clinical skill learning in midwifery. To overcome these issues, the evaluation utilizing mini-cex might become a strategy to enhance students’ competence in performing antenatal care. Mini cex is considered as a more realistic measurement tool to assess students’ clinical competence. Thus, this study was conducted to examine the effectiveness of mini-cex as an assessment method in assessing students’ competence in performing antenatal care during their clinical practice. This study was designed in quasi experimental setting employing post test only with control group design. The total number of participants in each group, control group and intervention group, was 29. The present study was conducted for 2 months in 16 maternity clinics in Deli Serdang Regency. Ratting scale was employed to evaluate students’ competence in performing antenatal care in the control group and mini-Cex used in the intervention group. The data was analysed by performing Man-Whitney. It was obtained that the average score of  students’ evaluation result in performing antenatal care in the intervention group was higher, i.e. 79.21, than that of in the control group, i.e. 71.10. Based on statistical analysis, it was found that there was a significantly different average score between students in the intervention group and the control group with p value was 0.000. It is suggested that mini-Cex can be used in higher education diploma in midwifery to enhance students’ competence in performing antenatal care during clinical pratice. Keywords: mini-cex, result of practical evaluation, antenatal care
KOLESTEROL TOTAL DAN KLASIFIKASI KLINIS NEW YORK HEART ASSOCIATION III DAN IV PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF Halimuddin Halimuddin; Intan Permata Sari
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.102 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8825

Abstract

ABSTRAKPasien gagal jantung  kongestif  yang tidak patuh dengan diet memiliki peluang 8.81 kali lebih besar melakukan kunjungan rawat inap ulang dibandingkan dengan klien yang patuh pada diet. Diet tinggi lemak dan rendah serat menjadi penyebab tingginya kolesterol serum.  Klinis gagal jantung kongestif diklasifikasikan berdasarkan klinis New York Heart Association (NYHA)  yang ditetapkan sesuai dengan tingkat aktifitas fisik yang menimbulkan gejala gagal jantung meliputi Klas I, II, III dan IV. Tujuan penelitian adalah untuk melihat hubungan antara klasifikasi kolesterol total dengan klasifikasi klinis New York Heart Association (NYHA) III dan IV. Jenis rancangan penelitian adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Sample penelitian 49 pasien gagal jantung kongestif  saat masuk dan  rawat inap di rumah sakit umum daerah dr Zainoel Abidin Banda Aceh.  Sample ditetapkan dengan tehnik proporsive sampling. kriteria inklusi ialah: kadar kolesterol belum diterapi, gagal jantung tidak dengan kehamilan. Analisa  data menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang signifikan antara klasifikasi kolesterol total dengan klasifikasi klinis New York Heart Association III dan IV (p-value 0.007). Direkomendasikan kepada pasien gagal jantung agar mengontrol kolesterol total tidak meningkat untuk mencegah meningkatnya klasifikasi klinis keparahan gagal jantung kongestif.Kata kunci: Gagal Jantung Kongestif, Kolesterol Total, Kelas Nyha III Dan IV. ABSTRACTCongestive  heart failure patient who were disobedient to diet had an 8.81 times higher chance of doing re-visits than those who were obedient to diet. High-fat and low-fiber diets are the cause of high serum cholesterol. Clinical congestive heart failure is classified according to clinical New York Heart Association (NYHA) defined according to the level of physical activity that causes symptoms of heart failure into Class I, II, III and IV. The aim of the study was to examine the relationship between the classification of total cholesterol and the clinical classification of the New York Heart Association (NYHA) III and IV. Type of research design is descriptive correlative with cross sectional study approach. The samples of this study are 49 patients with congestive heart failure at admission and hospitalized in General Hospital dr Zainoel Abidin in Banda Aceh. The sample is determined by using proportional sampling technique. The inclusion criteria are: cholesterol level have not been treated, heart failure with non-pregnancy condition. Analyzed data was using Chi-square statistical test. The results of this study found that a significant relationship between the classification of total cholesterol with clinical classification of New York Heart Association III and IV (p-value 0.007). Recommended to patients with heart failure to control their total cholesterol does not increase to prevent the increased clinical classification of the severity of congestive heart failure. Keywords:Congestive heart failure, total cholesterol, classification NYHA III and IV.
METODE PENCEGAHAN LUKA DECUBITUS PADA PASIEN BEDREST TOTAL MELALUI PERAWATAN KULIT Henny Syapitri; Laura Marianti Siregar; Daniel Ginting
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.76 KB) | DOI: 10.52199/idea.v8i2.8827

Abstract

ABSTRAKDekubitus merupakan masalah yang dihadapi oleh pasien-pasien dengan penyakit kronis, pasien yang sangat lemah, dan lumpuh dalam waktu lama, bahkan saat ini banyak dialami oleh pasien-pasien yang dirawat di rumah sakit. Upaya pencegahan terjadinya luka tekan sebaiknya dilakukan sedini mungkin sejak pasien teridentifikasi berisiko mengalami luka tekan. Nigela sativa oil mengandung berbagai karbohidrat rendah gula, protein, berbagai asam amino, asam lemak, vitamin, mineral dan serat. Saponin yang terkandung dalam nigella sativa berperan dalam membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pencegahan luka decubitus pada pasien bedrest total melalui perawatan kulit. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan rancangan pre-test and post test control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi yaitu pasien yang berisiko mengalami luka tekan di dengan tirah baring lama (bedrest total) melalui pengkajian risiko dekubitus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pengukuran derajat resiko decubitus dan pengukuran Index Massa Tubuh (IMT). Data dianalisa dengan menggunakan dependent T-test yang bertujuan untuk membandingkan rata-rata derajat resiko decubitus sebelum dan sesudah perlakukan pada masing-masing kelompok, sedangkan untuk menganalisis perbandingan rata-rata derajat resiko decubitus pada ke 2 kelompok dengan menggunakan independent T-test.Hasil penelitian didapatkan rata-rata derajat resiko dekubitus pada kelompok intervensi adalah 7,73 sedangkan rata-rata derajat dekubitus pada kelompok kontrol adalah10,41.Hasil uji statistik didapatkan p-value 0,000 (p0,05), artinyaterdapat perbedaan rata-rata derajat resiko dekubitus secara siginifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagi data evidance based practise pada pasien bedrest total dan dapat dijadikan sebagai manajemen non farmakologi/terapi komplementer bagi perawat, tim medis dan tenaga kesehatan lainnya.Kata kunci: nigela sativa oil, bedrest total, decubitus. ABSTRACTDecubitus is a problem faced by patients with chronic diseases, weak patients, and paralysis for a long time, even today experienced by many hospitalized patients. In efforts to prevent the occurrence of injuries should be done as soon as possible since the patient is identified at risk of injury press. Nigela sativa oil contains various low-sugar carbohydrates, proteins, various amino acids, fatty acids, vitamins, minerals and fiber. Saponins contained in nigella sativa play a role in helping the wound healing process. This study aims to apply the method of preventing decubitus injury in bedrest patients through total skin care. The research design used was Quasi Experiment with pre-test design and post test control group design. Subjects in this study were patients who met the inclusion criteria of patients at risk of injury pressed with bed rest of the total (bedrest total) through the assessment of risk dekubitus. Data collection was done by interview, observation, measurement of risk degree decubitus and measurement of Body Mass Index (IMT). Data were analyzed by using dependent T-test which was aimed to compare mean of decubitus risk level before and after treatment in each group, whereas to analyze the comparison of mean of degree of decubitus risk in the 2 groups using independent T-test. The result showed that the average of decubitus risk level in the intervention group was 7.73 while the mean of decubitus level in the control group was 10,41. The statistical test results obtained p-value 0,000 (p 0.05), meaning that there is a significant difference in the degree of decubitus risk between the intervention group and the control group. The results of this study can be used as evidance based practice data in total bedrest patients and can be used as non-pharmacology/complementary therapeutic management for nurses, medical teams and other health workers.Keywords: nigela sativa oil, bedrest total, decubitus.
PERBEDAAN PENGETAHUAN MAHASISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM TIFOID Maulina Maulina; Syilvie De Nanda
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.966 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8828

Abstract

ABSTRAKTifoid merupakan salah satu penyakit endemik di Indonesia. Kejadian demam tifoid sering dipengaruhi oleh kurangnya perilaku personal hygiene dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa laki-laki dan perempuan terhadap pencegahan penyakit tifoid di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Desain penelitian adalah comparative study. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Jumlah populasi sebesar 316 responden dengan teknik pengambilan sampel secara proportional random sampling dengan 75 responden. Analisis data menggunakan Mann Whitney U Test. Hasil uji statistik Mann Whitney U Test diperoleh data yaitu pengetahuan laki-laki terhadap pencegahan penyakit tifoid berada pada kategori baik (6,5%) sedangkan pengetahuan perempuan pada kategori baik (29,5%). Kesimpulan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan mahasiswa laki-laki dan perempuan terhadap pencegahan tifoid di Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh (p = 0,015). Diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Pengetahuan, mahasiswa, penyakit tifoid. ABSTRACTTyphoid was one of endemic diseases in Indonesia. The incidence of typhoid fever was often influenced by the lack of personal hygiene behavior in daily life. The purpose of this research was to know the difference of the knowledge between male and female students on the prevention of typhoid disease at the Faculty of Nursing, Syiah Kuala University Banda Aceh. The research design was comparative study. The data collection method was used questioner. Total population of 316 respondents, and sampling technique was used proportional random sampling with 75 respondents. Data analysis using Mann Whitney U Test. Result of statistic test Mann Whitney U Test showed that male knowledge toward prevention of typhoid disease was in good category (6,5%) while knowledge of woman in good category (29,5%). The conclusion, there was difference of knowledge between male and female students on the prevention of typhoid in Nursing Faculty Syiah Kuala University Banda Aceh (p = 0,015). It was expected that students can improve the healthy and clean behavior in daily life.Keywords: Knowledge, students, typhoid  disease.
SISTEM PERINGATAN BENCANA DAN MOBILISASI SUMBER DAYA DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI Ayu Widya Lestari; Cut Husna
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.742 KB) | DOI: 10.52199/idea.v8i2.8816

Abstract

ABSTRAKAsrama bidikmisi Universitas Syiah Kuala merupakan gedung  bertingkat yang merupakan tempat yang sangat rentan terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami, sehingga dapat menimbulkan korban jiwa. Oleh karena itu sangat diperlukannya sistem peringatan bencana dan mobilisasi sumber daya manusia untuk  mengurangi korban jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesiapsiagaan mahasiswi di asrama berdasarkan dua parameter  yaitu sistem peringatan dini dan mobilisasi sumberdaya manusia. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling dengan  populasi 610 orang dan sampel 304 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dikembangkan LIPI-UNESCO/ISDR (2006). Analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian yang dilakukan oleh LIPI-UNESCO tahun 2006 menunjukkan bahwa  sistem peringatan bencana berada pada kategori siap frekuensi 124 orang (40,8%) dan  mobilisasi sumber daya berada dalam  kategori sangat siap frekuensi 108 orang (35,5%). Kesimpulan penelitian adalah tingkat kesiapsiagaan mahasiswi dalam menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami pada kategori sangat siap. Saran peneliti kepada pengelola asrama untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana dalam hal sarana berupa pembuatan jalur evakuasi, penyediaan sirine bencana, peralatan evakuasi bencana dan  informasi melalui buku/leaflet/poster tentang evakuasi bencana.Kata kunci: asrama, gempa bumi, tsunami. ABSTRACTDormitory as a vulnerable place during earthquake and tsunami so it can cause many deaths. Therefore, female student should improve their disaster preparedness. The purpose of this study was to determine the student's preparedness in student dormitory based on four parameters, namely knowledge and attitude, emergency response plan, early warning system and resource mobilization. This research was descriptive quantitative with cross sectional study design. This research used the sampling technique using proportionate stratified random sampling with population of 610 people and sample of 304 people. The data was collected using questionnaire developed by LIPI-UNESCO/ISDR (2006). The data was analyzed using univariate analysis. The result showed that the disaster warning system preparedness was in the category ready with frequency of 124 people (40.8%) and resource mobilization was in the category very ready prepared with frequency of 108 people (35.5%). From this research, it can be concluded that the level of female student’s preparedness in facing earthquake and tsunami disaster was in category very ready. It is advisable for the dormitory board to improve the facilities such as making evacuation route, provision of disaster sirens, disaster evacuation equipment and information through books/leaflets/posters on disaster evacuation.Keywords: dormitory, earthquake, tsunami.
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP KOPING ORANG TUA DALAM MERAWAT ANAK DENGAN THALASEMIA DI KOTA BANDA Nurhasanah Nurhasanah
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.875 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.9092

Abstract

ABSTRAKThalasemia merupakan kelainan darah bawaan yang ditandai dengan defisiensi pada kecepatan produksi rantai globin yang spesifik dalam Hb yang dialami oleh penderita seumur hidup sehingga berdampak pada psikososial keluarga. Prevalensi thalasemia terus mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi terhadap koping orang tua dalam merawat anak dengan thalasemia. Penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design berupa Pretest-Posttest Design. Metode Sampel yang digunakan Total Sampling yaitu  berjumlah 20 orang tua yang mempunyai anak thalasemia di Kota Banda Aceh. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh psikoedukasi terhadap peningkatan koping orang tua (p = 0.001). Disarankan perlu dilakukan penelitian untuk melihat efektifitas psikoedukasi terhadap penyakit kronis yang lain.Kata kunci: Thalasemia, koping, psikoedukasi. ABSTRACTThalassemia is inherited blood disorders characterized by the deficiency at speed production of specific globin chain in Hb experienced by the patient for life and have psychosocial impact on the family. The prevalence of thalassemia is increasing continually. The purpose of this research was to find out the effects of psychoeducation parental coping in take care of children with thalassemia. This research used quantitative study with pre-experimental design in form of pretest-posttest design. Method of sample used was total sampling towards 20 parents who have children with thalassemia in Banda Aceh. The result showed that there was a significant effects of psychoeducation against the parental coping improvement (p=0.001). It is strongly advised to do more research to see the effectiveness of psychoeducation against chronic disease.Keywords: Thalasemia, coping, psychoeducation
TINGKAT RESILIENSI MASYARAKAT DI AREA RAWAN BENCANA Budi Satria; Mutia Sari
Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.54 KB) | DOI: 10.52199/inj.v8i2.8818

Abstract

ABSTRAKBencana tsunami Aceh tahun 2004 merupakan suatu kejadian luar  biasa yang tidak hanya berdampak pada materi namun juga berdampak pada psikologis korban bencana. Seiring berjalannya waktu masyarakat mulai melupakan kejadian traumatik tersebut bahkan banyak dari masyarakat yang masih bertempat tinggal dan membangun rumah di pinggir pantai. untuk itu diperlukan resiliensi yang baik agar masyarakat mampu untuk menjalani kehidupan dengan normal dan lebih baik. Resiliensi terbukti mempengaruhi tingkat ketenangan individu pada saat bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat resiliensi masyarakatdi area bencana. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini kepala keluarga di Desa Blang Krueng Kecamatan Baitussalam Aceh Besar sebanyak 901. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan angket pada responden dalam bentuk dichotomous choice yang terdiri dari 35 pertanyaan. Hasil penalitian diperoleh bahwa tingkat resiliensi masyarakat  di area rawan bencana berada dalam kategori siaga 63,0%. Diharapkan pada pemerintah, keluarga serta masyarakat untuk dapat meningkatkan resiliensi dengan demikian  masyarakat dapat hidup lebih baik pada area rawan bencana.Kata kunci: resiliensi, masyarakat, bencana. ABSTRACTAceh tsunami disaster of 2004 was an extraordinary event that affected the victims not only materially but also psychologically. As time went on people began to forget the traumatic event and even a lot of people still live and build houses on the beach. Therefore high resilience is necessary in order to maintain their live. The purpose of this study was to determine the resilience level of communities in Blang Krueng village of Baitussalam sub-district of Aceh Besar. This research was a descriptive correlational research with cross sectional study design. The population in this study was the head of the family as many as 901 people. The sampling collection technique used was purposive sampling technique with total samples of 100 respondents. Data were collected by using a questionnaire in the form of dichotomous choice that consisted of 35 questions. The result of the research shows that the level of community resilience in disaster prone areas is in the 63.0% high category. It is expected that the government, families and communities increase resilience in order to maintain their live, especially the community who are still live in disaster prone area.Keywords: resilience, community, disaster.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue