cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP PERSONAL HYGENE ORGAN REPRODUKSI Mariatul Kiftia; Mira Rizkia; Nevi Hasrati Nizami; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v10i2.18856

Abstract

Sikap merupakan predisposisi emosional yang dipelajari untuk merespon secara konsisten terhadap suatu objek, sikap pemeliharaan personal hygiene Jenis penelitian ini bersifat penelitian deskriptivf explorative dengan pendekatan cross sectional dengan sampel penelitian sebanyak 42 remaja putri dengan metode pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sikap personal hygene pada remaja putri di pesantren babun najah sudah baik dengan kategori hasil (54,8%), untuk rekomendasi di harapkan remaja putri dapat menjaga kebersihan genetalia secara personal dan tidak menggunakan pembersih dan pewangi alat genetalia agar mencegah terjadinya penyakit dan masalah kesehatan reproduksi.Keyword : Sikap, Personal hygiene, Remaja Putri ABSTRACTAttitude is an emotional predisposition that is learned to respond consistently to an object, attitudes of personal hygiene maintenance. This type of research is descriptive explorative with cross sectional methode. 42 female adolescents were selected as sample, and purposive sampling methode was used in this research. The result showed personal hygiene attitudes in female adolescents in the babun najah boarding school were good with the results category (54,8%), for recommendations it is expected that female adolescents can maintain personal hygiene genatalia and do not use genetalia cleansers and deodorizes to prevent disease and reproductive health problemsKeywords: Attitude, Menstruation, Female Adolescents  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI DENGAN INTERAKSI IBU-BAYI: SEBUAH LITERATURE REVIEW Yuni Arnita; Teuku Tahlil; Riski Amalia
Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i2.19797

Abstract

Interaksi ibu dan bayi di tahun pertama kelahiran bayi merupakan sebuah fondasi bagi  kesehatan bayi dikemudian hari.  Bagaimanapun, faktor-faktor yang berkontribusi dengan  interaksi ibu dan bayi akan berdampak pada perkembangan kehidupannya kelak. Tulisan ini merupakan hasil telaah secara kritis beberapa jurnal publikasi yang menitikberatkan pada faktor-faktor yang berkontribusi dengan  interaksi ibu-bayi dengan menggunakan metode sistematik review dan narrative summary. Sumber yang digunakan sebanyak 10 Jurnal publikasi yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi yaitu tahun terbit dalam kurun waktu tahun 2000-2020. Analisis dan sintesis berbagai sumber tersebut menghasilkan informasi yang relevan. Hasil menunjukkan 2 kategori yang dikelompokkan ke dalam faktor-faktor yang berkontribusi dengan interaksi ibu-bayi yaitu: faktor ibu (usia, pendidikan, pelatihan dan konseling, sosial ekonomi (pendapatan, pekerjaan ibu), pengalaman menjadi ibu (Multipara atau Primipara), jenis persalinan, jumlah anak, jarak kehamilan, depresi post partum, kecemasan, niat, ketersediaan waktu, tingkat kedekatan dengan janin selama kehamilan, Rooming in, skin to skin, persepsi ibu terhadap bayinya dan faktor bayi (penyakit kronis atau akut, premature/Berat Badan Lahir, jenis persalinan, jenis kelamin dan mood/ temperamen bayi. Kesimpulan,  kedekatan ibu dan bayi secara signifikan dapat dikaitkan dengan beberapa faktor yang berkontribusi dengan  ibu dan bayi. disarankan bagi petugas kesehatan untuk menilai perilaku ibu dan bayi berdasarkan dari perilaku keterikatan keduanya dan mengalokasikan lebih banyak waktu untuk mendidik mereka tentang proses interaksi keduanya dan cara mencapainya.Kata Kunci: Interaksi, Ibu, Bayi ABSTRACT Mother-infant interactions is a critical part of the foundation for a healthy life. Therefore, factors contributed to mother-infant interactions are necessary to the natural development of the child. The present study aimed at identifying factors associated with mother infant interaction. This paper has been developed to result of a critical review of journal publications that focus to identify factors that influence mother-nfant interactions using systematic review and narrative summary methods. The sources used were 10 publication journals taken according to the inclusion criteria, the year of publication in the 2000-2020 periode. The analysis and synthesis of these sources yields relevant information. Results: Factors influencing mother-infant interactions were divided to two categories: Maternal factors (age, education level and counseling, socioeconomic,occupation (income, maternal occupation) experience of being a mother (Multipara or Primipara)), type of delivery, number of children, pregnancy interval, post partum depression, anxiety, intention, availability of time, level of closeness to the fetus during pregnancy, rooming in, skin to skin, mother’s perception of her baby) and Infancy  factors including chronic or acute disease, premature/ birth weight, type of delivery, gender and baby’s mood/ temperament. Conclusions: the closeness of maternal and infancy can significantly be associated with several contributing factors with mother and baby. It is advisable for health workers to assess the behavior of the maternal and infancy on the basic of the attachmentbehavior of both and allocate more time to educate them their interaction process and how to achieve it.Keywords: Infant, interaction,Mother
ANALISIS PANTANG MAKAN DENGAN DERAJAT LUKA PERINEUM TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU NIFAS Irma Ayu Dwi Kasari; Candra Wahyuni
Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i1.19783

Abstract

Faktor yang mempengaruhi dalam penyembuhan luka perineum diantaranya, status nutrisi, istirahat, stress, infeksi, merokok, kondisi medis dan pengobatan, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pantang makan dan derajat luka perineum terhadap penyembuhan luka pada ibu nifas. Desain penelitian yang digunakan adalah Retrospektif, populasinya seluruh ibu nifas pada bulan Maret 2020. Dengan menggunakan Purposive sampling, diperoleh 15 responden sesuai kriteria inklusi. Parameter yang digunakan  jawaban kuisioner pantang  makan selama satu  minggu masa nifas, lembar observasi derajat luka perineum, dan lembar observasi penyembuhan luka. Pengumpulan data diolah dengan uji analitik korelasi menggunakan uji Spearman Rank Corelation. Hasil analisa ρ (0.000) α (0,05) maka ada hubungan yang signifikan antara pantang makan dan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Dan nilai ρ (0.435) α (0,05)  yang berarti tidak ada hubungan uang signifikan antara derajat luka perineum dan penyembuhan luka pada ibu nifas. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapakan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan agar memberikan informasi secara akurat kepada ibu-ibu nifas yang mengalami luka perineum tentang pantang makan yang mempengaruhi penyembuhan luka perineum. Kata kunci : pantang makan, penyembuhan luka, ibu nifas ABSTRACTFactors affecting the healing of perineal wounds include nutritional status, rest, stress, infection, smoking, medical and treatment conditions, and obesity. This study aims to determine the relationship of abstinence and the degree of perineal injury to wound healing in puerperal mothers. The research design used was retrospective, the population was all postpartum mothers of March 2020. By using purposive sampling, 15 respondents were obtained according to inclusion criteria. The parameters used were questionnaire responses for abstinence for one week of puerperium, observation sheet of perineal wound level, and observation sheet of wound healing. Data collection was processed by correlation analytic test using the Spearman Rank Correlation test. The analysis result ρ (0.000) α (0.05) then there is a significant relationship between abstinence and healing of perineal wounds in postpartum mothers. And the value of ρ (0.435) α (0.05) which means there is no significant money relationship between the degree of perineal injury and wound healing in the puerperal mother. Based on these results, it is expected that health workers, especially midwives, will provide accurate information to postpartum mothers who suffer perineal injuries about abstinence that affect perineal wound healing. Keywords: abstinence from eating, wound healing, puerperal mothers
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MENSTIMULASI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL TODDLER DI ACEH BESAR Hasniah Hasniah
Idea Nursing Journal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i3.20810

Abstract

Toddler di Indonesia tercatat dalam jumlah besar. Tumbuh kembang toddler perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional study. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pendidikan kesehatan dengan kemampuan keluarga dalam stimulasi perkembangan psikososial toddler di Kuta Malaka Aceh Besar. Populasi penelitian keluarga dengan toddler. Sampel penelitian keseluruhan populasi keluarga dengan toddler, 60 keluarga (total sampel). Data dianalisis secara univariat untuk mengetahui presentase tiap-tiap variabel dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat 88,3% keluarga memahami pendidikan kesehatan, kemampuan kognitif  keluarga 78,3% mampu, kemampuan psikomotor keluarga 83,3% mampu. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan kemampuan kognitif keluarga  (p value 0,05). Ada hubungan antara pendidikan kesehatan dengan kemampuan psikomotor keluarga (p value 0.05). Rekomendasi penelitian ini dapat dilakukan penelitian lanjutan untuk melihat efektifitas pendidikan kesehatan terhadap stimulasi perkembangan toddler, dilanjutkan penelitian intervensi untuk melihat pengaruh antara intervensi yang diberikan dengan perkembangan toddler.Kata kunci: psikososial, toddler, stimulasi.
PELAKSANAAN KONSELING PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH Desi Ariska; Darmawati Darmawati
Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v10i3.19751

Abstract

Pelaksanaan konseling pada ibu hamil telah terbukti menjadi strategi yang efektif untuk memperbaiki pemahaman dan praktik kesehatan ibu dengan memantau kondisi ibu hamil sehingga harus diperhatikan tingkat keseragaman pemberian konseling. Berdasarkan fenomena yang terjadi bahwa pelaksanaan konseling belum adanya keseragaman antara petugas kesehatan dan hanya terfokus pada hal-hal khusus mengenai kehamilan yang dikeluhkan ibu hamil. Untuk itu diperlukan pedoman konseling kehamilan yang diharapkan dapat meningkatkan praktik pelaksanaan konseling. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan konseling pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yang berupa metode observasi lapangan. Teknik pengambilan sampel adalah Non Probability Sampling menggunakan metode Total Sampling yang berjumlah 32 petugas kesehatan yang bertugas di ruang KIA di Puskesmas  Kota Banda Aceh. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi yang dikembangkan peneliti dengan mengacu pada buku KIA. Hasil penelitian didapatkan pelaksanaan konseling pada ibu hamil dikategorikan kurang efektif yaitu sebanyak 18 orang (56,3%). Sikap petugas kesehatan dalam pelaksanaan konseling berada pada kategori baik yaitu sebanyak 18 orang (56,3%). Petugas kesehatan yang memberikan Informasi berada pada kategori tidak lengkap yaitu sebanyak 17 orang (53,1%). Evaluasi yang digunakan petugas kesehatan dalam memberikan konseling berada pada kategori baik yaitu sebanyak 26 orang (81,3%). Direkomendasikan bagi petugas kesehatan yang bertugas di ruang KIA di Puskesmas Kota Banda Aceh agar meningkatkan kualitas konseling dengan menyediakan media yang edukatif sesuai materi konseling.Kata Kunci : Sikap Petugas Kesehatan, Informasi, Evaluasi Konseling. ABSTRACTThe counseling implementation on the pregnant women has been proven as an effective strategy to improve the understanding and mother health practice by controlling the pregnant mother condition, therefore the uniformity of counseling should be improved. Based on the phenomenon of non-uniformityof the counseling implementation among the health workers where they only focus on the certain thing related to the pregnancy experienced by the pregnant women. Therefore, the pregnancy counseling guide is needed to improve the counseling practice implementation. This research aims to examine the implementation of counseling on the pregnant women. This research is a descriptive with field observation method. The sampling technique used was Non Probability Sampling and the Total Sampling of this research was 32 health workers working at Maternal and Child Health in Health Community Center of Darussalam, Jeulingke, Lampulo, Baiturrahman, Ulee Kareng, and Meuraxa in Banda Aceh Municipality. The data collected were the observation sheets developed by the researcher based on the Maternal and Child Health books. The result of this research reveals that the implementations of counseling on the pregnant women was categorized as less effective (18 patients; 56,3%). The health workers behavior in the counseling implementations was on the good category (17 patients; 53,1%). The evaluation used by the health workers in giving counselingwas on good category (26 patients; 81,3%). The health workers working at Maternal and Child Health in Health Community Center in Banda Aceh Municipality are to improve the counseling quality by providing educative media which is appropriate to counseling maternal.Keywords : Health Worker Behavior, Information, Counseling Evaluation
KARAKTERISTIK LANSIA YANG BERKUNJUNG KE POSBINDU DI WILAYAH KERJA UPT PANGHEGAR KOTA BANDUNG Angga Satria Pratama; Agus Miraj Darajat
Idea Nursing Journal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i3.20651

Abstract

Posbindu merupakan pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakan oleh masyarakat dimana mereka mendapatkan pelayanan kesehatan. Pencegahan penyakit pada lansia dapat diminimalisir dengan mengunjungi pelayanan kesehayan seperti puskesmas dan posyandu terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lansia yang berkunjung ke Posbindu Rw 2 Mekar Mulya di Wilayah Kerja UPT Panghegar Kota Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 175 orang, adapun teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini terdiri dari 64 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa 68,7% yang aktif berkunjung ke posbindu berjenis kelamin perempuan, 68,8% yang aktif berkunjung ke posbindu berusia (56-65 tahun), dan 57,8% lansia yang berkunjung ke posbindu dengan status tidak bekerja, dan sebanyak 78,1% lansia tidak aktif berkunjung ke posbindu lansia. Diharapkan perlu adanya konseling untuk lansia dan keluarganya tentang manfaat posbindu, sehingga diharapkan bisa memberikan informasi tentang pentingnya posbindu, manfaat posbindu dan dampak ketidakikutsertaan lansia dalam kegiatan posbindu.Kata kunci: Kunjungan, Posbindu, Lansia ABSTRACTPosbindu is an integrated service post for elderly people in a certain agreed area, which is driven by the community where they get health services. Prevention of disease in the elderly can be minimized by visiting health services such as health centers and integrated posyandu. This study aims to determine the characteristics of the elderly who visit Posbindu Rw 2 Mekar Mulya in the Work Area of UPT Panghegar, Bandung City. This research is a descriptive quantitative study, the population in this study amounted to 175 people, while the research sampling technique used purposive sampling technique, so the sample in this study consisted of 64 people. The results showed that 68.7% who actively visited posbindu were female, 68.8% who actively visited posbindu were aged (56-65 years), and 57.8% of the elderly who visited posbindu were not working, and as much as 78.1% of the elderly do not actively visit the elderly posbindu. It is hoped that counseling is needed for the elderly and their families about the benefits of posbindu, so it is hoped that it can provide information about the importance of posbindu, the benefits of posbindu and the impact of the elderly's exclusion in posbindu activities. Keywords: Visits, Posbindu, Elderly
PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG “GEMARIKAN” DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA BANDA ACEH Neti Hartaty; Yuswardi Yuswardi
Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i1.19796

Abstract

Indonesia memiliki prevalensi stunting terbesar kelima di dunia setelah Pakistan (45%), Congo (43%), India (39%), dan Ethiopia (38%). Indonesia juga menduduki peringkat terbesar kedua di kawasan Asia Tenggara setelah Laos tentang kasus stanting. Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung protein merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya stunting. Program Gemarikan adalah salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan konsumsi protein pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan keluarga tentang program Gemarikan dalam pencegahan stunting di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional dengan analisis data distribusi frekuensi. Populasi pada penelitian ini yaitu keluarga yang memiliki anak berusia 1-5 tahun. Teknik pengambilan sampel ialah nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, responden berjumlah 101 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui wawancara terpimpin. Didapatkan hasil sebesar 50 (49,51%) responden memiliki pengetahuan baik, 36 (35,64%) responden memiliki pengetahuan cukup, dan 15 (14,85%) memiliki pengetahuan kurang. Dinas kelautan dan perikanan diharapkan dapat menggandeng petugas kesehatan dalam bersinergi mempromosikan dan mensosialisasikan gerakan memasyarakatkan makan ikan kepada keluarga agar dapat mencegah terjadinya stunting pada balita.Kata kunci : GEMARIKAN, Stunting, Pengetahuan keluargaABSTRACTIndonesia has the fifth largest prevalence of stunting in the world after Pakistan (45%), Congo (43%), India (39%), and Ethiopia (38%). Indonesia also second ranks in the Southeast Asia region after Laos regarding stunting cases. Lack of consumption of foods containing protein is one of the factors that causes stunting. The Gemarikan Program is one of the government's efforts to increase protein consumption in Indonesian society. This study aims to determine the description of family knowledge about the Gemarikan program in preventing stunting in Banda Aceh. The research is descriptive exploratory with cross sectional design with analysis of frequency distribution data. The population in this study were families with children aged 1-5 years. The sampling technique was nonprobability sampling with purposive sampling method, the number of respondents was 101 people. The data collection technique used a questionnaire through guided interviews. The results obtained were 50 (49.51%) respondents had good knowledge, 36 (35.64%) respondents had sufficient knowledge, and 15 (14.85%) had less knowledge. The marine and fisheries office is expected to be able to collaborate with health workers in synergy to promote and socialize the movement to promote fish eating to families in order to prevent stunting in toddlers.Keywords: GEMARKAN, Stunting, Family knowledge
PERSEPSI PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA TSUNAMI PADA MASYARAKAT PESISIR BANDA ACEH Juli Purnama Sari; Budi Satria
Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i1.19781

Abstract

Tsunami merupakan salah satu bencana susulan yang akan mempunyai risiko tinggi pada wilayah pesisir dan bisa berakibat pada bencana lain. Perlunya dilakukan mitigasi bencana tsunami pada wilayah pesisir yang padat penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat persepsi pengetahuan mitigasi bencana tsunami pada masyarakat Desa Alue Naga Banda Aceh. Jenis penelitian adalah descriptive explorative dengan desain cross sectional study.  Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh masyarakat Desa Alue Naga kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Sampel ditetapkan berdasarkan metode non probability sampling didapatkan 294 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner TDMRC Unsyiah. Data penelitian dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat Alue Naga hampir semua berada pada kategori baik yaitu sebanyak 292 orang (99,3%). Direkomendasikan kepada peneliti selanjutnya agar dapat memberikan tindakan (intervensi) tentang mitigasi bencana tsunami agar dapat hasil yang lebih maksimal. Kata Kunci: Mitigasi, Bencana Tsunami, Tingkat Pengetahuan Masyarakat  ABSTRACT Tsunami is a disaster prior to another disaster with high risk to the coastline area that can lead to another disaster. Tsunami disaster mitigation is needed to be done in the coastline area where there are a lot of people reside. The purpose of this research is to see the perception of tsunami mitigation knowledge in the community of Alue Naga Village in Banda Aceh. The type of this research is descriptive explorative with a cross sectional study design. The population of this research is all people living in Alue Naga Village of Syiah Kuala Sub District of Banda Aceh. The sample was chosen by using non-probability sampling method, so that 294 respondents were chosen to be the sample for this study. The data instrument in this study is questionnaire of TDRMC of Syiah Kuala University. The data was analyzed by using univariate analysis. The result of the research shows that the knowledge level of almost all people living in Alue Naga Village is in good category (292 = 99.3%). The further researchers concerning on this issue are recommended to intervene by informing people about tsunami mitigation, so the result can be maximized. Keywords       : mitigation, tsunami disaster, community knowledge level
EDUKASI PADA ORANGTUA DI RUANG NICU DAN KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANDA ACEH Maulia Hermita; Sri Intan Rahayuningsih; Imelda Imelda; Nova Fajri
Idea Nursing Journal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v11i3.20655

Abstract

Edukasi di ruang NICU dan Kebidanan sangat penting diberikan agar keluarga mendapatkan informasi untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan dalam merawat bayinya setelah pulang dari rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pelaksanaan edukasi pada orangtua di ruang NICU (Neonatal Intensive care Unit) dan ruang kebidanan di Rumah Sakit Umum Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah perawat dan bidan di ruang NICU dan ruang kebidanan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 55 responden. Alat pengumpulan data adalah kuesioner sebagai panduan wawancara terpimpin. Hasil analisis univariat variabel edukasi diperoleh sebanyak 56,4% berada dalam kategori baik. Untuk subvariabel keamanan sebanyak 50,9% berada dalam kategori baik, hygiene sebanyak 50,9% berada dalam kategori baik, tanda dan gejala penyakit sebanyak 52,7% berada dalam kategori baik, latihan dan stimulasi perkembangan sebanyak 67,3% berada dalam kategori kurang baik, pengasuhan diri orangtua sebanyak 49,1% berada dalam kategori kurang baik. Direkomendasikan tenaga kesehatan untuk tetap mempertahankan edukasi yang sudah baik yaitu keamanan, hygiene, serta tanda dan gejala penyakit dan dapat meningkatkan edukasi pada kategori kurang baik yaitu latihan dan stimulasi perkembangan dan pengasuhan diri orangtua. Kata Kunci: Edukasi orangtua, merawat bayi, rumah sakit
GAMBARAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI RISIKO TINGGI SETELAH DIRAWAT DI NEONATAL INTENSIVE CARE UNIT (NICU) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK PEMERINTAH ACEH Mulya Nisa; Sri Intan Rahayuningsih
Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v10i3.15122

Abstract

Bayi yang telah memenuhi syarat untuk dipulangkan dari NICU diharapkan terus sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik.Namun, kenyataannya selama ini belum ada program yang berorientasi mengontrol tumbuh kembang neonatus pasca perawatan, sehingga belum tersedia data mengenai tumbuh kembang bayi yang pernah dirawat di NICU.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pertumbuhan dan perkembangan pada bayi risiko tinggi setelah dirawat di NICU Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh.Jenis penelitian ini deskriptif dengan desain penelitian cross sectional study.Populasinya seluruh seluruh bayi risiko tinggi yang pernah dirawat di ruang NICU Rumah Sakit Ibu dan Anak Pemerintah Aceh periode bulan Desember sampai dengan April 2019.Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah quota sampling, sebanyak 42 responden.Alat pengumpulan data berupa KPSP dan bahan-bahan yang dibutuhkan, alat ukur seperti meteran dan timbangan. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan panjang badan berada pada kategori normal (73,8%), berat badan pada kategori normal (85,7%), lingkar kepala pada kategori normal (92,9%), dan perkembangan berada pada kategori sesuai (36%). Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan bagi para tenaga kesehatan, khususnya perawat komunitas untuk dapat melakukan kunjungan balik pada bayi yang telah dipulangkan dari NICU sehingga dapat dipantau pertumbuhan dan perkembangannya.Kata Kunci           : Pertumbuhan dan perkembangan, bayi, NICU ABSTRACT A baby that meet certain conditions to be discharged from NICU is expected to continue being healthy and have a good growth development. Yet, in reality there hasn’t been a programoriented in controlling growth and development ofneonatus post-treatment, and it resulted in theunavailability of the data about the growth and development of infants that were treated in the NICU. The purpose of this research is to find out an overview of growth and development of infants with high risks after being treated in NICUof Mother and Children Hospital of Aceh Government. The type of this research is descriptive with cross-sectional study design. The population is all of the infants with high risk ever being treated in the NICU of Mother and Children Hospital of Aceh Government in the period of December 2018 until April 2019. The sampling technique in this research is quota sampling, with a total of 42 respondents. The data collection tools are in the form ofKPSP and needed materials, measurement tools such as rulers and scales. The results of this research show that the growth of the infants’ lengthsis in the normal category (73,8%), the body weightsin the normal category (85,7%), the circumferences of the heads in the normal category (92,9%), and developments are in the appropriate category (36%). Based on the results of the research, it is recommended for health workers, particularly the nurse community, to be able to do a visit to the infants that were discharged from the NICU so their growth and development can be monitored.Keywords    : Growth and development, infants, NICU

Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue