cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Idea Nursing Journal
ISSN : 20872879     EISSN : 25802445     DOI : -
Core Subject : Health,
Idea Nursing Journal (INJ) adalah suatu media yang dapat digunakan untuk, mendiseminasi, dan mengarsipkan karya perawat peneliti di Indonesia. Karya yang dipublikasikan dalam jurnal ini secara tidak langsung diakui sebagai karya kecendekiawanan penulis dalam bidang keperawatan. Artikel antara lain meliputi sub bidang keperawatan dasar, keperawatan dewasa, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan jiwa, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, keperawatan komunitas, manajemen keperawatan, dan pendidikan keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 348 Documents
PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL: LITERATURE RIVIEW Inda Mariana Harahap; Yuni Arnita; Riski Amalia
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22958

Abstract

Hampir seluruh negara didunia mengalami Pandemi COVID-19, menyebabkan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 menjadi sangat penting dilakukan. Tulisan ini merupakan hasil telaah secara kritis beberapa jurnal publikasi yang menitik beratkan pada faktor-faktor yang berkontribusi dengan perilaku pencegahan COVID-19 berdasarkan Health Belief Model dengan menggunakan metode sistmatik review dan narrative summary. Sumber yang digunakan sebanyak 10 Jurnal publikasi yang diambil sesuai dengan kriteria inklusi yaitu jurnal publikasi full text dalam bahasa Inggris mulai dari tahun 2020 sampai tahun 2021. Analisis dan sintesis berbagai sumber tersebut menghasilkan informasi yang relevan. Hasil menunjukkan HBM efektif untuk memprediksi perilaku pencegahan COVID-19. Komponen dari HBM memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan COVID-19 baik yang bersifat positif atau negatif. Komponen yang signifikan dapat memprediksi perilaku pencegahan COVID-19 pada kelompok usia dewasa adalah self-efficacy, perceived barrier dan perceived benefit. Pada kelompok remaja, komponen yang paling kuat memprediksi perilaku pencegahan COVID-19 adalah self-efficacy. Disarankan bagi petugas kesehatan dalam upaya meningkatan perilaku pencegahan COVID-19 pada masyarakat untuk memperhatikan setiap komponen HBM khususnya perceived benefits, perceived Barrier, dan self-efficacy.
TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM MENGIKUTI PERKULIAHAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Ismi Cici Pandini; Sri Novitayani
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22953

Abstract

Sejak adanya wabah COVID-19, aktivitas perkuliahan dilakukan secara daring untuk mencegah penyebarannya. Sistem perkuliahan daring merupakan suatu aktivitas belajar mengajar jarak jauh secara online dengan menggunakan teknologi. Perubahan sistem perkuliahan ini dapat mengakibatkan stres baik bagi dosen, mahasiswa, maupun staf pendidikan jika tidak mampu beradaptasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stres mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang mengikuti proses perkuliahan secara daring selama pandemi COVID-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan melalui survey online pada 320 responden dengan menggunakan 2 kuesioner (data demografi dan DASS 21). Hasil analisa data menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat stres pada kategori normal (45.31%). Walaupun demikian, proses perkuliahan melalui daring memiliki kendala yang dihadapi mahasiswa, sehingga disarankan untuk memodifikasi metode perkuliahan daring agar kendala dapat teratasi
PENGETAHUAN TERAPI FARMAKOLOGI PASIEN PPOK Meina Annisa Bararah; Halimuddin Halimuddin
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22957

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah gangguan pernapasan bersifat progresif dan irreversible. Penting bagi pasien memiliki pengetahuan akan terapi farmakologi PPOK untuk mengelola penyakitnya agar tetap stabil dan mencegah kecepatan perburukan fungsi paru guna dapat menjalani aktifitas sehari-harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien terhadap terapi farmakologi PPOK. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional study. Sample penelitian  53 pasien PPOK di poliklinik paru Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.  Sample ditetapkan dengan purposive sampling dengan kriteria inklusi adalah pasien rawat jalan. Alat pengumpulan data adalah kuisioner yang mengikuti standar Bristol COPD Knowledge Quitionaire (BCKQ) tentang terapi obat-obatan dalam  bentuk skala Guttman yang terdiri dari 20 pertanyaan. Hasil penelitian bahwa tingkat pengetahuan tentang terapi farmakologi PPOK  41,5% rendah. Pengetahuan  jenis obat 26.4%  rendah dan sangat rendah, pengetahuan cara penggunaan obat  32.1% cukup tinggi, penegathuan waktu penggunaan obat 37.7% rendah,  pengetahuan dosis dan efek samping obat 35,8% rendah,  Rekomendasi. Perlu pendidikan kesehatan tentang farmakologi melalui discharge planning efektif kepada pasien PPOK. Dibutuhkan diagnosa keperawatan defisit pengetahuan farmakologi sebagai dasar intervensi pembelajaran pada pasien PPOK dan dievaluasi secara berkala saat pasien dirawat dan waktu pemulangan pasien dari Rumah sakit. Perlu penelitian tentang media pembelajaran yang tepat tentang farmakologi pada pasien PPOK.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP LANJUT USIA Irma Damayanti; Ibrahim Ibrahim; khairani Khairani
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22952

Abstract

Peningkatan jumlah lansia dapat menimbulkan berbagai macam masalah, seperti penurunan kondisi fisik, psikologis dan sosial. Dampak dari perubahan sosial, lansia akan menarik diri dari lingkungan tempat tinggal yang menyebabkan interaksi sosial menurun. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup lansia di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelatif study dengan pendekatan cross sectional study. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling jumlah sampel 161 lansia dari Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah. Instrumen yang digunakan pada penelitia ini ada 3 yaitu data demografi, kuesioner interaksi sosial lansia, dan kuesioner kualitas hidup lansia berdasarkan WHOQOL-Bref dalam bentuk skala likert dengan cara wawancara terpimpin kepada seluruh responden yang dibantu oleh enumerator dari tanggal 27 November - 31 Desember 2020. Analisis data yang digunakan ialah Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup (domain kesehatan), kualitas hidup (domain psikosisial), kualitas hidup (domain relasi sosial) lansia (p-value= 0,000) dan tidak ada hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup (domain lingkungan) lansia (p-value= 0,093). Diharapkan kepada pelayanan kesehatan mampu menjadi fasilitator sehingga terus meningkatkan kesejahteraan lansia melalui program promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah.
TUBERKULOSIS PARU DAN PENCEGAHANNYA: LITERATUR REVIEW Arfiza Ridwan; Offi Miranda
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22956

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Indonesia berada ditingkat kedua dengan jumlah kasus TB Paru terbanyak di dunia.Kematian akibat TB diperkirakan sebanyak 1,4 juta, ditambah 0,4 juta kematian akibat TB Paru pada orang dengan HIV. Komponen penting dalam pelayanan kesehatan adalah pencegahan penyakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya pencegahan penularan tuberculosis paru dari berbagai referensi. Literatur review ini disusun menggunakan sumber yang didapatkan melalui database jurnal seperti ProQuest, ScinDirect, dan bebereapa buku referensi lainnya dengan menggunakan kata kunci tuberculosis paru dan pencegahan. Dari hasil penelusuran diketahui bahwa dibutuhkan segala upaya yang mengutamakan aspek promotif dan preventif, tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif yang ditujukan untuk melindungi kesehatan. TB Paru dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu dengan pola hidup sehat, menutup hidung dan mulut apabila penderita batuk atau bersin, memisahkan penderita TB Paru dari orang lain sampai sembuh, memberi pengobatan guna pencegahan penularan, minum obat sesuai anjuran dokter, mendapatkan vaksin Bacillus Calmatte-Gueerin (BCG) pada bayi baru lahir dan memastikan sirkulasi dalam ruangan di rumah harus baik karena kuman TB Paru mudah menyebar dalam ruangan tertutup. Hal ini perlu diperhatikan karena masyarakat umum sangat jarang terpapar informasi mengenai pencegahan TB yang dapat berkontribusi terhadap tingginya angka TB Paru di Indonesia.
PERILAKU MEROKOK MAHASISWA LAKI-LAKI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN NERS DI PROVINSI ACEH Hilman Syarif; Nova Fajri; Mira Rizkia
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22119

Abstract

Persentase perokok yang berusia diatas 15 tahun di Indonesia termasuk dalam kategori tinggi. Data merokok tersebut didominasi oleh laki-laki. Perilaku merokok juga ditemukan pada mahasiswa pada bidang kesehatan. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena seharusnya mereka menjadi role model bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku merokok pada mahasiswa keperawatan laki-laki di Aceh. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan jenjang sarjana berjenis kelamin laki-laki di Provinsi Aceh. Jumlah populasi diperkirakan lebih kurang 339 orang yang terdistribusi pada 10 institusi. Besar sampel sebanyak 30% dari populasi, sehingga besar sampel 101 orang. Penentuan sampel menggunakan metode snow ball. Alat pengumpul data yang digunakan pada penelitian ini adalah daftar pertanyaan yang harus diisi oleh responden. Semua prosedur dalam penelitian ini dilakukan sesuai dengan prinsip etik penelitian pada subjek manusia, diantaranya Surat lolos uji etik dan informed consent. Metode pengambilan data menggunakan fasilitas Google form sebagai bentuk upaya pencegahan penularan Covid-19. Analisis data menggunakan analisis univariat, berupa frekuensi dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 47,6% responden pada penelitian ini berusia 21-25 tahun, sebanyak 68,3% responden masuk ke program sarjana keperawatan dari lulusan sekolah menengah umum/sederajat. Responden yang belum menikah 91,1% dan 54,5% tidak bekerja. Sebanyak 31,7% responden pada penelitian ini merokok, sebanyak 53,1% dari yang merokok menghabiskan 5-8 batang rokok perhari, dan sebanyak 37,5% dari yang merokok memulai merokok pada usia 5-10 tahun. Rekomendasi, kepada institusi pendidikan untuk menggalakkan promosi kesehatan dan program kawasan tanpa asap rokok, sehingga dapat meminimalkan kesempatan para mahasiswa untuk merokok.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN BAYI OLEH IBU DI KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH Liza Turrahmi; Sufriani Sufriani
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22955

Abstract

Pemberian makanan bayi harus diberikan secara bertahap sesuai dengan tahapan tumbuh kembangnya. Pengetahuan ibu merupakan faktor yang paling berperan dalam mempengaruhi perilaku ibu, karena ibu akan melakukan suatu hal yang baik apabila ibu memiliki pengetahuan yang baik pula tentang hal tersebut dan selanjutnya masuk ke tahap mampu untuk melakukannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan perilaku pemberian makanan bayi oleh ibu di Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah anak usia 2 sampai 5 tahun dan ibunya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode nonprobability sampling dengan cara proportional sampling menggunakan teknik snowball sampling dengan jumlah sampel 102 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner dengan metode wawancara terpimpin melalui telepon. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu berada pada kategori baik (82,4%), perilaku pemberian makanan berada pada secara umum pada kategori kurang baik (56,9%), berbeda dengan hasil subvariabel perilaku yang terdiri dari perilaku pemberian IMD (inisiasi menyusui dini) baik (80,4% ), perilaku pemberian ASI eksklusif (55,9% = baik), perilaku pemberian MP-ASI (54,9%= baik), dan perilaku meneruskan ASI sampai usia 24 bulan (59,8%= baik). Diharapkan petugas kesehatan dapat  meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian makan pada bayi khususnya ASI eksklusif, MPASI yang benar dan melanjutkan pemberian ASI sapai usia 24 bulan  dengan melakukan penyuluhan dan home visit.
PERSEPSI PERAWAT PELAKSANA TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANG DENGAN PELAKSANAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT BANDA ACEH Andara Maurisa; Laras Cyntia Kasih; Syarifah Atika
Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i1.22960

Abstract

Kepemimpinan merupakan keterampilan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu dengan sebaik-baiknya kemampuan yang dimiliki. Cara seseorang memanfaatkan kemampuan yang tersedia untuk memimpin orang lain disebut dengan gaya kepemimpinan.Perawat pelaksana memiliki harapan yang tinggi terhadap kepemimpinan kepala ruang untuk meningkatkan kualitas kinerja mereka, namun persepsi perawat terhadap tindakan kepemimpinan yang ditunjukkan oleh kepala ruang tidak begitu memuaskan. Hal tersebut dikarenakan kepala ruang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan tugas manajemen dibandingkan membimbing atau menginspirasi perawat agar memberikan asuhan keperawatan yang lebih baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi perawat pelaksana terhadap gaya kepemimpinan dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di rumah sakit Banda Aceh. Penelitian deskriptif dilakukan dengan metode kuantitatif dan desain cross-sectional study. Jumlah sampel 87 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk mengidentifikasi persepsi perawat terhadap gaya kepemimpinan kepala ruang dengan pelaksanaan asuhan keperawatan. Hasil penelitian   menunjukkan bahwa pelaksanaan asuhan keperawatan diruang rawat Rumah Sakit Banda Aceh telah dilaksanakan  (85,21%) yang terdiri dari komponen pengkajian (77,60%), diagnosa keperawatan (94,33%), intervensi dan implementasi (88,34%) dan evaluasi pendokumentasian (77,30%) telah dilakukan atau terlaksana dengan baik. Diskusi: pelaksanaan asuhan keperawatan yang dilakukan di ruang rawat inap rumah sakit sudah terlaksana dengan baik dan memenuhi standard  operasional prosedur dimana saat asuhan keperawatan dilakukan oleh perawat telah mendapat bimbingan, arahan dari kepala ruang dengan gaya kepemimpinan yang baik sebagai tempat untuk berdiskusi, mengklarifikasi informasi dan memperbaharui data sesuai dengan yang asuhan keperawatan. Saran: diharapkan kepada pemberi pelayanan kesehatan terutama pihak rumah sakit untuk dapat mengadakan kegiatan pelatihan penguatan pemahaman kepemimpinan bagi kepala ruang di rumah sakit.
EFEK BUAH NAGA MERAH (Hylocereus Polyrhizus) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 Rahmaton Nisa; Riyan Mulfianda; Mulyatina Mulyatina
Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i2.22245

Abstract

ABSTRAKProgram pengendalian DM terhadap penurunan KGD melalui non farmakologi dengan konsumsi buah naga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek buah naga merah (Hylocereus Polyrhizus) terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Gampong Meunasah Papen Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Jenis penelitian ini bersifat quasi eksperiment, dengan menggunakan one group pretest posttest design, penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 s/d 26 Maret 2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan intervensi pemberian jus buah naga merah (hylocereus polyrhizus), keseluruhan kadar gula darah responden berada pada kategori naik sebanyak 15 responden (100%), sesudah dilakukan intervensi pemberian jus buah naga merah (hylocereus polyrhizus), sebagian besar kadar gula darah responden berada pada kategori normal sebanyak 9 responden (60%). Hasil analisis menggunakan uji T-test sampel paired diperoleh nilai p-value 0,026 =0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kadar gula darah pada penderita diabetes melitus sebelum dan sesudah pemberian jus buah naga. Saran diharapkan bagi responden penelitian ini dapat menjadi bahan informasi bagi responden agar dapat menjadi salah satu terapi yang dapat diterapkan oleh responden sebagai salah satu terapi mengontrol kadar gula darah responden
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS DI KOTA BANDA ACEH Dian Nellisa; Khairani Khairani; Rahmawati Rahmawati
Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v12i3.22403

Abstract

Diabetes mellitus adalah salah satu masalah kesehatan dunia yang meningkat setiap tahunnya. Kualitas hidup penderita diabetes mellitus menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Untuk meningkatkan kualitas hidup diperlukan self efficacy yang baik. Self efficacy adalah keyakinan yang dimiliki oleh lansia terhadap kemampuannya untuk melakukan pengelolaan diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kualitas hidup pada lansia dengan diabetes mellitus di Kota Banda Aceh.  Penelitian ini bersifat deskriptif correlative menggunakan desain cross sectional study dengan populasi berjumlah 7.365 lansia dengan diabetes mellitus di Kota Banda Aceh. Metode pengambilan sampel yaitu nonprobability sampling  menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 379 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan WHOQOL-BREF yang dilakukan dengan wawancara terpimpin. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian ini didapatkan self efficacy baik (79,9%) dan kualitas hidup baik (96,8%) sehingga ada hubungan antara self efficacy dengan kualitas hidup lansia dengan diabetes mellitus (p-value = 0,000). Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar terus memberikan promosi kesehatan terkait pentingnya melakukan manajemen pengobatan diabetes mellitus, sehingga dapat meningkatkan self efficacy dan kualitas hidup serta kesehatan lansia.

Filter by Year

2010 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2022): Idea Nursing Journal Vol 12, No 3 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 2 (2021): Idea Nursing Journal Vol 12, No 1 (2021): Idea Nursing Jurnal Vol 11, No 3 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 2 (2020): Idea Nursing Journal Vol 11, No 1 (2020): Idea Nursing Journal Vol 10, No 3 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 2 (2019): Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal Vol 9, No 1 (2018): Vol 9, No 1 (2018) Idea Nursing Jurnal Vol 9, No 3 (2018): Idea Nursing Journal Vol 9, No 2 (2018): Idea Nursing Journal Vol 8, No 3 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 2 (2017): Idea Nursing Journal Vol 8, No 1 (2017): Idea Nursing Journal Vol 7, No 3 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 2 (2016): Idea Nursing Journal Vol 7, No 1 (2016): Idea Nursing Journal Vol 6, No 3 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 2 (2015): Idea Nursing Journal Vol 6, No 1 (2015): Idea Nursing Journal Vol 5, No 3 (2014): Idea Nursing Journal Vol 5, No 2 (2014): IDEA NURSING JOURNAL Vol 5, No 1 (2014): Idea Nursing Journal Vol 4, No 3 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal Vol 3, No 3 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 2 (2012): Idea Nursing Journal Vol 3, No 1 (2012): Idea Nursing Journal Vol 2, No 3 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 2 (2011): Idea Nursing Journal Vol 2, No 1 (2011): Idea Nursing Journal Vol 1, No 1 (2010): Idea Nursing Journal More Issue