EVIDANCE BASSED JOURNAL
EBJ (Evidance Bassed Journal) ISSN 2722-8355 (Elektronik), ISSN 2745-7702 (Cetak) adalah jurnal peer-review dan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Sehati Medan. Penulis yang bermaksud mengajukan naskah untuk publikasi di EBJ wajib memahami dengan benar petunjuk dan seluk beluk ketentuan pada jurnal ini. Bagi penulis yang belum pernah menerbitkan artikel di jurnal ini, kami sarankan untuk membaca semua syarat dan ketentuan yang tercantum dalam jurnal. Penulis diminta untuk menyiapkan naskah sesuai dengan Petunjuk persiapan naskah dan kemudian mengikuti Pedoman Penulis untuk penyerahan. Sebelum naskah diserahkan ke tim redaksi, pastikan makalah Anda sudah disiapkan menggunakan template makalah jurnal. Penulis harus mengacu pada EBJ untuk format dan gaya penulisan (Silakan unduh dan gunakan sebagai template untuk pengiriman naskah awal). Ini akan memastikan pemrosesan dan publikasi yang cepat. Makalah yang tidak memenuhi persyaratan berdasarkan pedoman kepada penulis atau fokus dan ruang lingkup, dengan sangat menyesal tidak akan diproses dan otomatis ditolak. Penulis yang akan mengirimkan naskah setelah batas waktu penyerahan selama memenuhi persyaratan untuk publikasi di jurnal ini akan diproses untuk edisi berikutnya. Prosedur pengajuan dan review makalah di EBJ akan diproses dengan sistem berbasis web melalui Open Journal System (OJS) oleh Public Knowledge Project (PKP). Kami sangat memilih untuk menerima manuskrip melalui sistem pengiriman online kami. Dengan menggunakan sistem OJS kami, penulis dapat mengunggah file naskah (teks, gambar, dan informasi tambahan) langsung ke kantor kami dan memeriksa status Ulasan naskah mereka selama proses peninjauan. Pertama, silakan mendaftar sebagai penulis, dan kemudian Anda harus login untuk mengirimkan makalah Anda. Jangan lupa untuk mencentang penulis saat Anda melakukan pendaftaran. Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini. Hak cipta dari semua materi yang diterbitkan dalam jurnal ini tetap pada penulis. Penulis memberikan EBJ hak publikasi pertama.
Articles
165 Documents
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI USIA 1-6 BULAN DI KLINIK FINA SEMBIRING KELURAHAN SARI REJO KOTA MEDAN TAHUN 2020: Nama Penulis : Khairani
Khairani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Edisi: 1 April 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i1.61
Pemberian pijat bayi dapat memberikan stimulasi pada kulit bayi sehingga dapat menimbulkan stimuasi pada kulitnya sehingga terjadi potensial aksi pada sistem saraf, yaitu saraf simpatis dan saraf parasimpatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi dan durasi menyusu pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian analik dengan jenis penelitian quasi experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 1-6 bulan yang berkunjung ke klinik Fina Sembiring pada bulan kunjungan Mei 2020 sebanyak 15 bayi. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi-Square. Hasil penelitian rata-rata frekuensi menyusu pada bayi sebelum di pijat dan sesudah dipijat mengalami kenaikan frekuensi meyusu (p-value 0,029) maka dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring tahun 2020. Hasil uji statistik juga menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara durasi menyusu pada bayi sebelum dan sesudah dipijat dengan p-value 0,060. Berdasarkan hasil penelitian berikut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan frekuensi menyusu tetapi tidak ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan durasi menyusu pada bayi usia 1-6 bulan di Klinik Fina Sembiring Kelurahan Sari Rejo Kota Medan Tahun 2020.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP KONTRAKSI UTERUS IBU BERSALIN DI KLINIK RUGUN SIDABUKE AMD.KEB TAHUN 2020: Nama Penulis : Kika Kika Nurjannah
Kika Nurjannah
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Edisi: 2 Agustus 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i2.62
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Early Initiation Breaxfreeding adalah proses bayi mulai menyusu sendiri segera setelah dilahirkan. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang memasuki trimester III yang bersedia menjadi responden dengan jumlah 20 orang. Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa wawancara dan lembar observasi. Pengolahan data uji statistic Wilcoxon.Hasil penelitian dimana kontraksi uterus ibu bersalin sebelum diberikan perlakuan IMD mayoritas dalam katagori buruk sebanyak 12 orang (60%) dan minoritas dalam katagori baik sebanyak 8 orang (40%). Sementara kontraksi uterus ibu bersalin sebelum diberikan perlakuan IMD mayoritas dalam katagori baik sebanyak 17 orang (85%) dan minoritas dalam katagori baik sebanyak 2 orang (15%). Uji Wilcoxon diperoleh hasil signifikan (0,003) jauh lebih rendah dari standart signifikan dari 0,05 yang artinya data Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh Inisiasi Menyusui Dini Terhadap Kontraksi Uterus Pada Ibu Bersalin Di Kinik Rugun Sidabuke Amd.Keb Tahun 2021.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TERHADAP PELAKSANAAN PEMBUANGAN LIMBAH CAIR DAN PENGELOLAAN DI PRAKTIK BIDAN MANDIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIGAMBAL TAHUN 2020: Nama Penulis : Nur Azizah
Nur azizah
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Edisi: 2 Agustus 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i2.63
Menurut analisis global WHO, selama Maret 2019 hingga November 2020 setidaknya telah terdapat 87 ribu ton alat pelindung diri (APD) yang disalurkan di seluruh dunia. Sebagian besar peralatan ini diperkirakan akan berakhir sebagai limbah. Jumlah tersebut belum termasuk limbah masker sekali pakai yang digunakan oleh masyarakat.Selain APD, analisis tersebut juga menunjukkan bahwa selama pandemi lebih dari 140 juta alat uji telah digunakan. Limbah medis tersebut berpotensi menghasilkan 2.6 ribu ton limbah plastik, dan 731 ribu liter limbah kimia, yang setara dengan sepertiga kolam renang ukuran Olimpiade. Vaksinasi juga turut andil menyumbangkan pencemaran limbah medis, lebih dari 8 miliar dosis vaksin telah diberikan secara global dan menghasilkan 144 ribu ton limbah tambahan dalam bentuk jarum suntik, jarum, dan kotak pengaman. Sumber limbah medis di indoesia melimpah selama pandemi, pandemi covid 19 menyebabkan kuantitas limbah medis semakin meningkat. Hal ini berpotensi menimbulkan resiko lingkungan dan kesehatan. Produksi limbah medis berjumlah 296 ton/hari dan naik menjadi 382 ton/hari saat pandemi. Tercatat sumber limbah medis dari rumah sakit berjumlah 2.852, puskesmas berjumlah 9.909 dan bersumber dari klinik berjumlah 8.841. Sejak Maret 2020 hingga Juni 2021, pandemi virus corona (Covid-19) di Indonesia telah menghasilkan sebanyak 18.460 ton limbah medis kategori bahan berbahaya dan beracun (B3). (KLKH,2020).Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada hubungan pengetahuan bidan terhadap pelaksanaan pembuangan limbah cair dan pengelolaan dengan p value 0.002 < 0.05. Ada hubungan sikap bidan terhadap pelaksanaan pembuangan limbah cair dan pengelolaan dengan p value 0.001 < 0.05
PENGARUH KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN INTENSITAS NYERI PADA PERSALINAN PRIMIGRAVIDA INPARTU KALA I DI KLINIK NINING PELAWATI LUBUK PAKAM TAHUN 2020: Nama Penulis : Nurcahyani
Nurcahyani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Edisi 3 Desember 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i3.64
Nyeri pada persalinan adalah pengalaman emosional dan sensorik yang tidak menyenangkan yang timbul dari kerusakan jaringan aktual atau potensial yang menunjukkan adanya nyeri protektif bagi tubuh yang merupakan mekanisme protektif bagi tubuh dan menyebabkan individu bereaksi untuk menghilangkan stimulus nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap intensitas nyeri kala I persalinan primigravida inpartu di Klinik Nining Pelawati Lubuk Pakam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan One Group Post-test Design, yaitu untuk melihat perbedaan antar kelompok sebelum dan sesudah diberikan. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 responden. Dalam penelitian ini menggunakan Paired Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri persalinan sebelum dan sesudah diberikan komunikasi terapeutik adalah 1.000, Std. Deviasi 1,459, S.td Error Mean 2,103 dengan 95% CI = 1,785-9,215 dengan nilai p = 0,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh komunikasi terapeutik dengan intensitas nyeri kala I persalinan primigravida inpartu di Klinik Nining Pelawati Lubuk Pakam. Disarankan kepada Klinik Nining Pelawati Lubuk Pakam untuk dijadikan referensi tentang manfaat komunikasi terapeutik dalam menurunkan intensitas nyeri pada persalinan kala I primigravida.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAPIBU DENGAN KETEPATANPEMBERIAN MAKANANPADA BAYI UMUR 0-12 BULAN DI WILAYAH KERJAPUSKESMASSIGOMPUL KECAMATANLINTONGNIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN : Nama Lengkap Penulis : Eni Monaliska Sihombing,STr.Keb,M.Kes
Eni Monaliska Sihombing
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v1i1.72
Pemberian makanan pada bayi saat ini kebanyakan diberikan pada saat usia dini. Selain adanya faktor pengetahuan ibu yang rendah, hal ini disebabkan karena adanya kepercayaan masyarakat tentang semakin dini diberikan makanan pada bayi akan mempercepat pertumbuhan dan perkembangan bayi tanpa menyadari resiko yang akan terjadi pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dengan ketepatan pemberian makananpadabayiumur 0-12 bulan. Penelitian ini dilakukan di di wilayah kerja Puskesmas Sigompul Kecamatan Lintongnihuta Kabupaten HumbangHasundutan pada bulan Januari- Juni 2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan studi Cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai bayi umur 0-12 bulan sebanyak 179 orang dan jumlah sampel 79 orang dengan tehnik pengambilan porpusive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara univariat, bivariat serta multivariate. Hasil penelitian didapatkan 51 ibu(64.6%)memiliki pengetahuan tidak baik, 47ibu (59.5%) memiliki sikap tidak baik. Berdasarkan analisa Chi square dengan derajat kemaknaan p <0,05 didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu tentang Pemberian makanan dengan nilai p< 0.001 dan sikap ibu mengenai pemberian makanan dengan p<0.000. Berdasarkan hasil ujiregresi linier di dapat sikap ibu lebih berhubungan terhadap pemberian makanan pada bayi umur 0-12 bulan yaitu dengan PR 7.483 kali dibandingkan dengan pengetahuan ibu dalam ketepatan pemberian makanan pada bayi umur 0-12 bulan. Diharapkan peranan tenaga kesehatan baik di Puskesmas dan Posyandu di dalam memberikan promosi dan penyuluhan mengenai pemberian makanan kepada bayi umur 0-12 bulan agar nantinya perilaku ibu menjadi lebih baik sehingga tumbuh kembang dan status gizi anak tetap dalam keadaan baik.
PENGARUH PEKERJAAN TERHADAP RENDAHNYA PEMAKAIAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNG TINGGI KABUPATEN DELISERDANG KECAMATAN PANCUR BATU TAHUN 2019: Nama Lengkap Penulis : Sri Putriani Sinaga1 , Evi Desfauza, SST, M.Kes2, Suswati, SST, M.Kes3, Elizawarda, SKM, M.Kes4
Sri Putriani Sinaga
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Edisi: 1 April 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i1.73
Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2015 Secara global penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat sedikit dari 54% di tahun 1990 menjadi 57% pada tahun 2015. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Paling Mempengaruhi Rendahnya Pemakaian Alat Kontrasepsi Implan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Tinggi Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. Penelitian ini di lakukan dengan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 328 PUS. Teknik pengambilan sampel sampling purposif. Analisa data univariat, bivariat dan multivariat menggunakan kumputer perengkat lunak.Hasil penelitian dapat di ketahui ada pengaruh umur, pengetahuan, paritas, dukungan suami, pekerjaan dengan Rendahnya Pemakaian Alat Kontrasepsi Implan. Disimpulkan bahwa pekerjaan memiliki pengaruh yang sangat erat terhadap penggunaan alat kontrasepsi implan di Wilayah Kerja Puskesmas Gunung Tinggi Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Tahun 2019. Berdasarkan bahwa hasil uji regresi logistik berganda variabel perkerjaan sig 0,013 dengan nilai Exp (B) =3.561. Diharapkan kepada Puskesmas Gunung Tinggi, agar meningkatkan pelaksanaan penyuluhan dan konseling bagi PUS agar menggunakan KB implan.
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN ZAT BESI (Fe) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEMBANTU CENGKEH TURIKECAMATAN BINJAI UTARA: Nama Penulis : Adriana Bangun, SST., MKM
Adriana Bangun
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Edisi 3 Desember 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i3.92
Zat besi (Fe) adalah unsur mineral yang paling penting dibutuhkan oleh tubuh karena perannya pada pembentukan hemoglobin.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan makanan zat besi (Fe) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021.Metode rancangan penelitian dengan deskriptif korelasi. Alat pengumpulan data berupa lembar checklist kuesioner dan lembar food recall 24 jam. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu Hubungan Asupan Makanan Zat Besi (Fe) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021. Hasil penelitian yang diperoleh dari 31 asupan gizi besi ibu hamil mayoritas kurang dengan asupan zat besi < 90 % AKG yaitu sebanyak 20 (dua puluh) orang (64,5 %) dan minoritas kelebihan dengan asupan zat besi > 119 % AKG yaitu sebanyak 4 empat) orang (12,9 %) dan angka kejadian anemia dengan kadar HB < 10.5 g/dl yaitu sebanyak 21 (dua puluh satu) orang (67,7 %) dan minoritas tidak anemia dengan kadar HB > 10.5 g/dl yaitu sebanyak 10 (sepuluh) orang (32,3 %).Analisa data dengan menggunakan uji Chi Square di peroleh p value sebesar 0,000 (p value< 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan asupan makanan zat besi (Fe) dengan kejadian anemiadi Puskesmas Pembantu Cengkeh Turi Kecamatan Binjai Utara Tahun 2021. Saran kepada pusksmas agar lebih menekankan kepada kader-kader desa untuk meningkatkan kegiatan dan program mengenai kebutuhan asupan zat besi selama kehamilan dan pentingnya mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi yang tinggi dalam masa kehamilan serta tentang anemia.
Pengaruh Pemberian Permen Jahe Merah Terhadap Asam Urat pada Lansia (Midlle) di Puskesmas Mutiara: Nama Penulis : Maidina Putri , Selvi Puspan Sari, Dinda Mahwani
Meidina Putri
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v1i1.98
Penyakit asam urat atau gout arthritis tetap menjadi masalah kesehatan pada orang dewasa hingga lansia yang mengganggu kehidupan. Ada dua pembagian artritis gout sebagai fase akut dan fase kronis. Asam urat akut merupakan penyakit dengan insiden tertinggi pada orang dewasa dan lanjut usia. Deteksi dini dan intervensi gejala asam urat menghasilkan efek prediksi yang lebih baik.Pada tahap kronis, artritis gout dapat menyebabkan kerusakan sendi yang parah dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.Kondisi ini disebabkan karena tidak merawat penderita gout arthritis sejak dini saat gejalanya.Jenis penelitian yang menggunakan metode desain eksperimen adalah desain penelitian yang belum tergolong eksperimen sejati. Jenis penelitian pra-empiris ini menggunakan kelompok studi pra-percobaan, kemudian tanpa kontrol, di mana peneliti terlebih dahulu memperkenalkan uji coba kepada kelompok yang akan menerima perlakuan. Kemudian peneliti melakukan treatment atau pengobatan.Setelah selesai perlakuan, peneliti melakukan tes.Kemudian, efek pengobatan dapat diketahui secara akurat dengan membandingkan hasil tes sebelumnya dengan yang terakhir.Hasil uji statistik diperoleh P = 0,030 dan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Pemberian Permen Jahe Merah Terhadap Asam Urat Pada Lansia (Middlle) Di Puskesmas Mutiara Kecamatan Kisaran Timur.Dari 31 responden yang diteliti di Puskesmas Mutiara mayoritas mengalami kadar asam urat tidak normal sebelum diberikan permen jahe merah sebanyak 25 orang (80,6%).Dari 31 responden yang diteliti di Puskesmas Mutiara setelah diberikan permen jahe merah mayoritas mengalami kadar asam urat normal sebanyak 19 orang (61,3%).Hasil uji statistik diperoleh P = 0,030 dan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Pemberian Permen Jahe Merah Terhadap Asam Urat Pada Lansia (Middlle) Di Puskesmas Mutiara Kecamatan Kisaran Timur
Faktor Yang Mempengaruhi Ibu DenganPersalinan Sectio Casearea di Rumah Sakit Setio Husodo: Nama Penulis : Herviza Wulandary , Ririn Anggraeni ,Yuli Melva
herviza wulandary pane
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v1i1.99
Persalinan dan kelahiran, bagi banyak wanita merupakan aspek-aspek paling mendebarkan. Seperti perubahan fisik dari kehamilan itu sendiri, pemahaman dari proses-proses yang terlibat membantu mengurangi kecemasan.Wanita yang hamil 9 bulan siap untuk melahirkan, dan agar berpartisipasi penuh dalam pengalaman itu dia mesti tahu dengan semua kemungkinan yang ada.Tetapi pengalaman setiap wanita secara hakiki bersifat pribadi dan individual.Apakah dia melahirkan di rumah atau di rumah sakit dan dengan atau tanpa obat-obatan, dengan atau tanpa kehadiran pasangannya atau teman dia pada akhirnya sendiri yang harus memustkan (Siwi, 2015).Istilah sectio caesarea berasal dari perkataan latin caedere yang artinya memotong. Pengertian ini semula dijumpai dalam Roman Law (Lex Regia) dan Emperor’s law (Lex Casearea), yaitu undang-undang yang menghendaki supaya janin dalam kandungan ibu-ibu yang meninggal harus dikeluarkan dari dalam rahim. Jadi, Sectio Caesarea tidak ada hubungannya sama sekali dengan Julius Casearea (Mochtar, 2012).Desainpenelitianinibersifatdeskriftifyaituuntukmenggambarkan faktor yang mempengaruhi ibu dengan persalinan section casearea di rumah sakit Setio Husodo Kisaran. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan hasil dapat diperoleh mayoritas ibu bersalin dengan SectioCaseareadisebabkan keadaan ibu karena riwayat SectioCaseareasebelumnya yaitu sebanyak 36 orang ( 61%) dan minoritas karena Hipertensi dan Plasenta Previa 1 orang masing- masing (2 %). Sedangkan berdasarkan keadaan janin mayoritas ibu bersalin dengan tindakan SectioCaseareadisebabkan keadaan janin karena kelainan letak yaitu sebanyakAdapun saran-saran yang dapat diberikan pada masalah tersebut rajin lah memeriksakan kondisi ibu selama masa kehamilan. Semakin besar usia ibu, semakin rentan pula ibu untuk melahirkan secara section casearea.
Perilaku Ibu Hamil tentang Manfaat Hubungan Seksual pada Kehamilan Tua (Aterm) di Klinik Murniati Kabupaten Asahan: Nama Penulis : Atika Pohan, Selvi Puspan Sari, Sry Astuti
Atika Pohan
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Edisi: 1 April 2021
Publisher : Media LPPM Sehati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.71283/ebj.v2i1.100
Hubungan seksual merupakan salah satu untuk membantu proses persalinan berjalan dengan lebih mudah. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan prostaglandin pada sperma yang ternyata bisa memicu kontraksi pada rahim.Berdasarkan penelitian Isnaini tahun 2008 di Indonesia sebesar 65% wanita takut melakukan hubungan seksual karena takut akan terjadi keguguran dan 45% pria takut melakukan hubungan seksual karena akan terjadi keguguran yang dikandung oleh istrinya.Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif dengan jumlah sample 20 ibu hamil dan tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling yaitu cara pengambilan sample yang dilakukan dengan kebetulan ada atau tersedia disuatu tempat sesuai dengan konteks penelitian.Dari hasil penelitian Perilaku Ibu Hamil Tentang Manfaat Hubungan Seksual Pada Kehamilan Aterm di Klinik Murniati diperoleh hasil bahwa pengetahuan ibu hamil dengan kategori cukup sebanyak 10 responden (50%), sikap ibu hamil tentang dengan kategori cukup sebanyak 9 responden (45%), tindakan ibu hamil dengan kategori cukup sebanyak 9 responden (45%) dan perilaku ibu hamil dengan kategori cukup sebanyak 9 responden (45%).Berdasarkan hasil penelitian diatas maka diharapkan kepada responden agar meningkatkan rasa ingin tahu tentang manfaat hubungan seksual pada kehamilan aterm dan tempat penelitian di harapkan tetap melakukan penyuluhan ataupun konseling tentang manfaat hubungan seksual pada kehamilan aterm.