cover
Contact Name
Meiyana Sinaga
Contact Email
meiyanasinaga87@gmail.com
Phone
+6281397939651
Journal Mail Official
meiyanasinaga87@gmail.com
Editorial Address
Jl. Karya Dame No.38, Helvetia Tim., Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara 20124
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EVIDANCE BASSED JOURNAL
ISSN : 27228355     EISSN : 27228355     DOI : 10.71283
Core Subject : Health,
EBJ (Evidance Bassed Journal) ISSN 2722-8355 (Elektronik), ISSN 2745-7702 (Cetak) adalah jurnal peer-review dan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Sehati Medan. Penulis yang bermaksud mengajukan naskah untuk publikasi di EBJ wajib memahami dengan benar petunjuk dan seluk beluk ketentuan pada jurnal ini. Bagi penulis yang belum pernah menerbitkan artikel di jurnal ini, kami sarankan untuk membaca semua syarat dan ketentuan yang tercantum dalam jurnal. Penulis diminta untuk menyiapkan naskah sesuai dengan Petunjuk persiapan naskah dan kemudian mengikuti Pedoman Penulis untuk penyerahan. Sebelum naskah diserahkan ke tim redaksi, pastikan makalah Anda sudah disiapkan menggunakan template makalah jurnal. Penulis harus mengacu pada EBJ untuk format dan gaya penulisan (Silakan unduh dan gunakan sebagai template untuk pengiriman naskah awal). Ini akan memastikan pemrosesan dan publikasi yang cepat. Makalah yang tidak memenuhi persyaratan berdasarkan pedoman kepada penulis atau fokus dan ruang lingkup, dengan sangat menyesal tidak akan diproses dan otomatis ditolak. Penulis yang akan mengirimkan naskah setelah batas waktu penyerahan selama memenuhi persyaratan untuk publikasi di jurnal ini akan diproses untuk edisi berikutnya. Prosedur pengajuan dan review makalah di EBJ akan diproses dengan sistem berbasis web melalui Open Journal System (OJS) oleh Public Knowledge Project (PKP). Kami sangat memilih untuk menerima manuskrip melalui sistem pengiriman online kami. Dengan menggunakan sistem OJS kami, penulis dapat mengunggah file naskah (teks, gambar, dan informasi tambahan) langsung ke kantor kami dan memeriksa status Ulasan naskah mereka selama proses peninjauan. Pertama, silakan mendaftar sebagai penulis, dan kemudian Anda harus login untuk mengirimkan makalah Anda. Jangan lupa untuk mencentang penulis saat Anda melakukan pendaftaran. Registrasi dan login diperlukan untuk mengirimkan item secara online dan untuk memeriksa status pengiriman saat ini. Hak cipta dari semua materi yang diterbitkan dalam jurnal ini tetap pada penulis. Penulis memberikan EBJ hak publikasi pertama.
Articles 165 Documents
Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Flour Albus( Keputihan ) Pada Remaja Di SMKN 2 Talawi: Nama Penulis : Mahyunidar , Ustifina Hasanah , Aryanti Mahyunidar
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Edisi: 2 Agustus 2021
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v2i2.101

Abstract

Keputihan atau flour albus adalah cairan yang keluar dari vagina yang berwarna putih encer atau kental tidak berupa darah.Salah satu penyebab keputihan adalah pengaruh estrogen yang meningkat pada saat menarche dan ada peningkatan produksi kelenjar-kelenjar pada mulut rahim saat ovulasi ( Sibagariang.2010 ). Kasus PMS khususnya Khamidia terjadi sekitar 6,2% pada remaja usia 15-24 tahun ( Sri astute Hartitah ). Penyebab keputihan 70% karena jamur dan parasite seperti cacing kremi atau protozoa ( Trichomonas). Jadi defenisi penelitian ini adalah bersifat deskriptif yaitu peneliti Hubungan Prilaku Remaja Dengan Penatalaksanaan Flour Albus (Keputihan) Pada Remaja di SMK N 2 talawi tahun 2021 dengan menggunakan metode kuesioner yang diisi responden. Kuesioner tersebut merupakan daftar yang berisi pertanyaan yang akan diamati setelah responden memberikan jawaban dengan memberikan tanda (X) sesuai dengan pilihan a,b dan c. Analisa Bivariat adalah Analisa yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau kolerasi yang biasanya menggunakan uji statistik (Chi Square, Z test, T Ttest) yang mana jika nilai p>0.05 maka ada hubungannya antara variabel independent dan variabel devendent dan jika nilai p<0.05 maka tidak ada hubungan antara variabel indevendent dan variabel devendent. (Notoadmojo, 2018).Dari hasil uji squere sikap terhadap prilaku dimana nilai P value adalah 0,047 < 0,05. Dan hasil uji squere tindakan terhadap prilaku nilai P value adalah 0,047 < 0,05. Maka hasil dari uji squere adalah Ha diterima dan Ho ditolak, yang mana mamiliki arti bahwa ada hubungan prilaku reamaja dengan penatalaksanaan flour albus (Keputihan) di SMK N 2 talawi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya hubungan prilaku remaja dengan penatalaksanaan flour albus (Keputihan) di SMK N 2 talawi
Karakteristik Ibu Hamil dengan Ketuban Pecah Dini Di Rs. Setio Husodo Kisaran: Nama Penulis : Nani Jahriani, Ika Lestari , Eva Karisma Nani Jahriani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Edisi 3 Desember 2021
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v2i3.102

Abstract

Ketuban pecah dini adalah pecahnya selaput ketuban sebelum terjadi proses persalinan yang dapa terjadi pada usia kehamilan cukup waktu atau kurang waktu. Ketuban pecah dini merupakan salah satu penyebab infeksi mamaupun neonatal, persalinan prematur, hipoksia, defermitas janin, meningkatnya insiden SC, atau gagalnya persalinan Normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik ibu hamil dengan ketuban pecah dini berdasarkan usia, paritas, dan pekerjaan, di RS Setio Husodo Kisaran. Dari survey awal peneliti mendapatkan data dari rekam medik rumah sakit RS Setio Husodo Kisaran, ditemukan ketuban pecah dini sebanyak 99 ibu. Penelitian ini bersikap deskristif, dengan menggunakan dat skunder yang dapat di medical rocord RS Setio Husodo Kisaran“ Terdapat populasi sebanyak 99 kasus dan sempel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi yaitu 99.Ketuban pecah dini banyak dijumpai pada wanita hamil > 35 tahun sebanyak 39 kasus (39,4 %), kasus ketuban pecah dini mayoritas terjadi pada ibu hamil multipara sebanyak 22 (22.2 %), kasus ketuban pecah dini pada ibu hamil yang bekerja mayoritas IRT 40 ( 40,4 %).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuban pecah dini banyak ditemukan pasa usia > 35 tahun, maka dianjurkan pada ibu hamil lebih menjaga kesehatannya karena usia > 35 tahun dimana organ reproduksi dan fungsi organ tubuh lainya sudah mulai menurun, sehingga rahim ibu tidak dapat bekerja dengan baik
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG DAMPAK PEMBERIAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI KLINIK ALISAH PERIODE MEI-JUNI 2021: Nama Penulis : Agustina Batubara Agustina Batubara
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Edisi: 1 April 2021
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v2i1.107

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan satu-satunya makan tunggal paling sempurna bagi bayi hingga berusia 6 bulan. ASI cukup mengandung seluruh zat gizi yang di butuhkan bayi, selain itu secara alamiah, ASI di bekali enzim sehingga mudah mencerna dan memyerap gizi ASI ( Arif,2009).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang dampak pemberian susu formula berdasarkan pendidikan, paritas,sumber informasi, jenis penelitian ini bersifat deskritif dan menggunakan data primer melalui kosioner dan jumlah sampel 30 orang. Tingkat pengetahuan ibu tentang dampak pemberian susu formula pada bayi usia 0-6 bulan berdasarkan pendidikan mayoritas berpengetahuan cukup pada pendidikan SMA sebanyak 16 orang (53,33%) berdasarkan paritas mayoritas berpengetahuan kurang pada paritas primipara 12 orang (40%) dan berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan cukup pada sumber informasi dari tenaga kesehatan 20 (66,66%).Disarankan bagi instansi pendidikan agar dapat memanfaatkan KTI ini sebagai bahan bacaan dan mendambah wawasan dan pengetahuan peneliti selanjutnya apabila ingin meneliti dengan judul yang sama tetapi dengan variabel yang berbeda.
TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI DUSUN VI DESA TELAGA SARI TAHUN 2021: Nama Penulis : Senang BR Singarimbun Senang Singarimbun
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Edisi: 1 April 2021
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v2i1.108

Abstract

Pernikahan dini yang berkembang dikalangan masyarakat Indonesia, dipandang sebagai sebuah komitmen untuk mengikat dua insan lawan jenis yang masih remaja dalam suatu ikatan keluarga. Usia remaja perempuan yang melakukan pernikahan dini diusia muda adalah mereka yang berusia dibawah umur-20 tahun yang melakukan pernikahan dini. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data primer yang ditinjau langsung yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan remaja putri tentang tantang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi di Dusun VI desa Telaga Sari Tahun 2021 populasi penelitian ini seluruh remaja putri di Dusun Telaga Sari. Seluruh populasi dijadikan sampel sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian mengenai Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang dampak Pernikahan Dini diperoleh berdasarkan umur, mayoritas umur 16-18 tahun sebanyak 19 orang (63%) dan minoritas umur 19-20 tahun sebanyak 2 orang (7%), berdasarkan pendididkan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 19 orang (63%) dan minoritas berpendidikan SD sebanyak 1 orang (3%), berdasarkan sumber informasi mayoritas pada kelompok tenaga kesehatan sebanyak 13 orang (43%) dan minoritas pada media cetak sebanyak 3 orang (10%), dan mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 18 orang (60%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 5 orang (17%). Diharapkan kepada seluruh remaja putri agar lebih meningkatkan pengetahuannya untuk mencegah terjadinya pernikahan dini dan untuk mengetahui dampak dalam pernikahan dini, hal ini bertujuan untuk menghindari remaja putri dari dampak melakukan pernikahan dibawah umur dan mengurangi resiko dalam resiko kesehatan reproduksi.
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN ATONIA UTERI DI RSU MITRA SEJATI MEDAN TAHUN 2019: Nama Penulis : Henni Safrida Sitompul, SST, SKM, M.Kes Henni Safrida Sitompul
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i1.109

Abstract

Kejadian atonia uteri dapat menyebabkan kematian pada ibu, di Indonesia AKI berkisar 43% yaitu disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan karena atonia uteri. Sedangkan AKI akibat atonia uteri di Sumatera Utara sebanyak 10% dari angka kejadian 330 per 100.000 kelahiran hidup. Setelah dilakukan penelitian di RSU Mitra Sejati Medan terdapat 30 orang ibu bersalin yang mengalami atonia uteri, diantaranya kejadian atonia uteri pada ibu bersalin tersebut terkait dengan umur ibu terlalu muda dan tua, jarak kehamilan ibu < 2 tahun, makrosomia janin, kehamilan ganda, dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan atonia uteri di RSU Mitra Sejati Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder. Sampel adalah semua ibu bersalin yang mengalami atonia uteri di RSU Mitra Sejati Medan sebanyak 30 orang. Pengolahan data dilakukan melalui editing, coding, tabulating, data entry, dan cleaning. Kemudian menganalisa data menggunakan analisis univariat yaitu dengan melihat presentase data yang telah terkumpul dan disajikan dalam bentuk tabel kemudian dilanjutkan dengan membahas hasil penelitian dengan teori dan kepustakaan yang ada. Ditemukan Karakteristik Ibu Bersalin dengan Atonia Uteri di RSU Mitra Sejati Medan Periode April - September 2019 berdasarkan umur persentase tertinggi ada pada responden dengan umur > 35 tahun sebanyak 13 orang (43,33%), paritas ada pada responden yang memiliki anak > 5 anak sebanyak 14 orang (46,67%), jarak kehamilan ada pada responden dengan jarak kehamilan < 2 tahun sebanyak 18 orang (60%), kehamilan ganda ada pada responden yang memiliki anak kembar sebanyak 17 orang (56,67%), makrosomia janin ada pada responden janin besar sebanyak 18 orang (60%). Disarankan kepada ibu hamil untuk selalu melakukan pemeriksaan terhadap kehamilannya guna mencegah terjadinya resiko kehamilan termasuk Atonia Uteri untuk menghindarkan bayi dari gangguan kesehatan sebelum dan sesudah persalinan.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI KLINIK BERTHA MABAR HILIR MEDAN TAHUN 2020 : Nama Penulis : Henni Safrida Sitompul, SST, SKM, M.Kes Henni Safrida Sitompul
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Edisi: 2 Agustus 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i2.110

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan dengan ibu atau perinatal berada atau akan berada dalam keadaan membahayakan (kematian atau komplikasi serius) selama gestasi atau dalam rentang waktu nifas atau neonatal, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi kehamilan resiko tinggi di klinik Bertha Mabar Hilir tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada factor pengaruh umur, tinggi badan, jarak kehamilan, riwayat persalinan yang lalu dan obat – obatan dengan kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil di Klinik Bertha Mabar Hilir Medan Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu data primer dan data skunder. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di klinik Bertha Mabar Hilir Medan dengan jumlah populasi 96 orang dan sampel 49 orang dengan pengambilan anggota sampel secara random sampling. Hasil Penelitian ini terlihat bahwa faktor - faktor yang mempengaruhi kehamilan resiko tinggi Tahun 2020. Berdasarkan umur mayoritas > 35 tahun (18,37%,), tinggi badan mayoritas < 145 cm (20,41%), jarak kehamilan mayoritas 1 tahun(14,29%), riwayat persalinan yang lalu ( 28,57%), obat - obatan dengan dosis tinggi (30,61%). Dari semua faktor-faktor yang di uji dengan menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa probabilitas (0,000) <α (0,05) berarti Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa faktor umur, tinggi badan, jarak kehamilan, riwayat persalinan yang lalu dan obat – obatan berhubungan dengan terjadinya kehamilan resiko tinggi. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa ada pengaruh faktor umur, tinggi badan, jarak kehamilan, riwayat persalinan yang lalu dan obat – obatan dengan kehamilan resiko tinggi untuk menurunkan kehamilan resiko tinggi disarankan pada responden agar rutin dalam melaksanakan pemeriksaan kehamilan kepada petugas kesehatan supaya dapat mengetahui perkembangan kehamilannya dan dapat mencegah tanda bahaya kehamilan resiko tinggi dan responden dapat mengetahui ciri - ciri kehamilan resiko tinggi.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BAYI TENTANG IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS PERLAYUAN Tri Kharisma; Halimah Tusya Diah; Fitriyani Nasution
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 2 | Agustus 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i2.122

Abstract

Imunisasi adalah pemberian kekebalan tubuh dengan memasukkan vaksin yakni virus atau bakteri yang sudah dilemahkan, dibunuh, atau bagian-bagian dari bakteri (virus) tersebut telah dimodifikasi ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat antibodi untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Imunisasi terhadap suatu penyakit hanya akan memberikan kekebalan atau resistensi pada penyakit tertentu saja sehingga untuk terhindar dari penyakit lain diperlukan imunisasi lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat Deskriptif yaitu bersifat menggambarkan Pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Perlayuan Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2022. Berdasarka penelitian, pengetahuan responden tentang Imunisasi dasar Berdasarkan Umur, dapat dilihat bahwa hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berpengetahuan cukup pada umur 20-25 tahun sebanyak 6 responden (19,3%). Berdasarkan Pendidikan, dapat dilihat bahwa hasil penelitian menunjukkan mayoritas berpengetahuan cukup pada pendidikan SMA sebanyak 10 responden (32,2%). Berdasarkan pekerjaan, dapat dilihat bahwa hasil penelitian menunjukkan mayoritas berpengetahuan cukup pada yang tidak bekerja sebanyak 13 responden (41,9%). Berdasarkan sumber informasi, dapat dilihat bahwa hasil penelitian menunjukkan mayoritas berpengetahuan cukup pada responden yang mendapat informasi sebanyak 14 responden (45,1%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan variabel Umur, Pendidikan, Pekerjaan, dan Sumber Informasi dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang imunisasi dasar lengkap, berkategori Cukup. Saran bagi responden di harapkan dapat menerapkan informasi dan pengetahuan tentang Imunisasi Dasar lengkap. Kata kunci : Pengetahuan, dan Imunisasi
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT MEDITASI SELAMA KEHAMILAN KLINIK HJ, NANI, S. Keb JALAN NENAS NO 03 KECAMATAN RANTAU UTARA KABUPATEN LABUHANBATU Nurhayanti; Rani Darma Sakti Tanjung
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 2 | Agustus 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i2.123

Abstract

Meditation is the process of training the mind to control it and make it more focused. Meditation is also considered to be able to help a person relieve stress and give peace to the heart and mind. This activity can be done in an easy way and in a relatively short time. The benefits of meditation can also be a psychiatric therapy without using chemical drugs that can interfere with pregnancy. Meditation is now widely used as a complementary therapy. So many yoga centers have developed that offer meditation to overcome anxiety in pregnant women. The purpose of this community service is so that pregnant women at Hj Clinic, Nani, S. Keb can understand how to do the benefits of meditation during pregnancy. The method used in this service is counseling and providing brochures about the benefits of meditation during pregnancy. Activities carried out for pregnant women The management in meditation are: preparing tools, opening prayer, doing yoga asanas, starting meditation by doing meditation postures, focusing on breathing during meditation, giving positive affirmations for 10-15 minutes, ending meditation By taking three deep breaths, return to self-awareness, move your fingers and toes, open your eyes slowly and then rub your hands together and then gently rub them over your face until your entire body, closing prayer. The implications after doing meditation for pregnant women are: pregnant women feel calm, comfortable and able to think positively during pregnancy. So it can be concluded that this community service activity has been carried out well. Pregnant women understand the explanation of the benefits of meditation during pregnancy and understand how to do the benefits of meditation Keywords: Knowledge, Pregnant women, benefits of meditation
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KUNJUNGAN K4 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BESTARI KOTA MEDAN Kiki Khoiriyani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 2 | Agustus 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i2.124

Abstract

Kunjungan K4 adalah kontak ibu hamil dengan tenaga profesi untuk mendapatkan pelayanan antenatal care sesuai standar yang diteteapkan, yaitu minimal 1 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 2 kali pada trimester ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hami tentang kunjungan K4 di Wilayah Kerja Puskesmas Bestari. Penelitian ini menggunakan data primer dengan tehnik total samplingdan dengan jumlah sampel 60 responden. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa gambaran pengetahuan ibu hamil tentang kunjungan K4 berdasarkan umur mayoritas umur 20-35 tahun sebanyak 30 orang (50%), berdasarkan paritas mayoritas pada ibu primigravida sebanyak 26 orang (43%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 25 orang (41%), berdasarkan pekerjaan mayoritas pada ibu yang tidak bekerja sebanyak 40 orang (67%), dan berdasarkan sumber informasi mayoritas pada petugas kesehatan sebanyak 36 orang (60%). Setelah dilakukan penelitian bahwa pengetahuan ibu hamil sangat mempengaruhi pemeriksaan kehamilannya. Disarankan bagi bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Bestari semakin berupaya untuk memberikan informasi tentang manfaat dulakukannya pemeriksaan ibu hamil dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar melakukan penelitian yang sama dengan variable yang berbeda. Kata Kunci :Pengetahuan, Kunjungan K4
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK PRATAMA CITRA Efrida Yanti; Kiki Khoiriyani
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 3 | Edisi 2 | Agustus 2022
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v3i2.125

Abstract

IMD adalah proses membiarkan bayi dengan nalurinya sendiri dapat menyusu segera dalam 1 jam pertama setelah lahir, bersama kontak kulit bayi dan kulit ibu. IMD dimulai dengan adanya kontak kulit antara ibu dengan bayi baru lahir kemudian dilanjutkan dengan pemberian ASI. Inisiasi menyusu dini merupakan gambaran bahwa inisiasi menyusu dini bukan program ibu menyusui bayi tetapi bayi yang harus aktif sendiri menemukan putting susu ibu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Survey analitik. Penelitian yang didapatkan Berdasarkan Analisis dari uji Chi-Square menunjukkan bahwa hasil P value ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan desain Cross Sectional yaitu untuk melihat hubungan antara hubungan variable terkait dengan variable bebas, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar checklist untuk memantau penatalaksanaan IMD dan Kuesioner yang diberikan kepada responden. Berdasarkan analisis penelitian 32 responden didapatkan ibu yang melakukan IMD mayoritas sebanyak 16 orang (50,0%), dan yang tidak melakukan IMD minoritas sebanyak16 orang (50,0%). Berdasarkan pada kelancaran produksi ASI didapatkan ibu yang lancer ASInya sebanyak 20 orang (62,5%) dan minoritasibu yang tidak lancer ASInya sebanyak 12 orang (37,5%). Bagi penelit iini diharapkan kepada tenaga kesehatan di klinik citra untuk dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang inisiasi menyusui dini bagi ibu post partum, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan manfaat bagi ibu dan bayi. Kata Kunci : Inisiasi Menyusui Dini, Kelancaran Produksi Asi

Page 7 of 17 | Total Record : 165