cover
Contact Name
Ni Luh Putu Dewi Puspawati
Contact Email
aliansikesehatanindonesia@gmail.com
Phone
+6285738155507
Journal Mail Official
aliansikesehatanindonesia@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Dewantara 31 Bagirati Kelurahan Kr. Taliwang Kota Mataram, 83238 NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30627796     DOI : 10.55887/jaki
Core Subject : Health,
Jurnal Aliansi Keperawatan menerbitkan temuan-temuan hasil penelitian dalam bentuk artikel. Focus pada jurnal ini adalah original article, systematic review and meta-analysis, dan case study. Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia memiliki scope penelitian yang mencakup masalah pada bidang Keperawatan Dewasa (Keperawatan Medikal Bedah), Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Kritis, Keperawatan Paliatif, Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Terapi Complementary and Alternative Medicine (CAM), serta Pendidikan Tinggi Keperawatan.
Articles 19 Documents
Hubungan Antara Konsumsi Alkohol Dengan Kadar Kolesterol Pada Mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta: The Relationship Between Alcohol Consumption and Cholesterol Levels in Students of STIKES Guna Bangsa Yogyakarta Asri Kurniawati, Fajar; Santoso, Teguh; Jennifa
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.55

Abstract

Latar Belakang: Konsumsi alkohol pada mahasiswa memiliki berbagai faktor penyebab, penyalahgunaan konsumsi alkohol sudah hampir merata di kalangan pelajar sampai mahasiswa. Konsumsi alkohol dikaitkan dengan risiko timbulnya masalah kesehatan seperti gangguan mental dan perilaku, termasuk ketergantungan alkohol, dan penyakit tidak menular utama seperti sirosis hati, beberapa jenis kanker, dan penyakit jantung koroner. Salah satu faktor risiko penyebab Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah kadar kolesterol yang tinggi, kadar kolesterol total yang tinggi ini bisa didapatkan apabila mengkonsumsi alkohol dalam jumlah tinggi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara konsumsi alkohol dengan kadar kolesterol pada mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 127 responden dengan teknik pengambilan proporsional. data diolah menggunakan uji korelasi Kendall-tau. Penelitian dilakukan di STIKES Guna Bangsa Yogyakarta pada bulan Juni 2024. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa STKES Guna Bangsa Yogyakarta mengkonsumsi alkohol dalam kategori ringan 67,7%, sebagian besar mahasiswa STIKES Guna Bangsa memiliki kadar kolesterol sebagian besar pada tingkat normal dan batas resiko tinggi masing-masing sebesar 41%, berdasarkan uji korelasi Kendall tau diperoleh nilai p = 0,064. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan konsumsi alkohol dengan kadar kolesterol pada mahasiswa STIKES Guna Bangsa Yogyakarta.
Cat Stretch Exercise Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri: Cat Stretching Exercises Reduce Dysmenorrhea in Adolescent Girls I Gusti Ayu, Ratih Agustini
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.59

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi yang dialami remaja putri biasanya disertai dismenore, hal ini merupakan siksaan tersendiri yang dapat mengganggu aktivitasnya. Dismenore terjadi akibat adanya ketidakseimbangan sekresi prostaglandin dari endometrium saat proses menstruasi. Pendekatan non farmakologi dapat dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah teknik distraksi. Teknik distraksi yang dapat berperan dalam manajemen dismenore non farmakalogis salah satunya adalah cat stretch exercise. Cat stretch exercise juga dapat meningkatkan kadar hormon endorphin empat sampai lima kali dalam darah sehingga hal tersebut dapat menurunkan rasa nyeri saat menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-experimental dengan menggunakan rancangan one-group pre-post tes design. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling sebanyak 34 responden. Intrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian didapatkan sebelum diberikan cat stretch exercise rerata intensitas dismenore 5,24 dan 3,74 setelah diberikan cat stretch exercise. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji paired t didapatkan hasil terdapat pengaruh pemberian teknik cat stretch exercise terhadap intensitas dismenore pada remaja putri dengan nilai p = 0,0001 < 0,05. Kesimpulan: Gerakan yang dilakukan selam melakukan terapi cat stretch exercise menyebabkan kontraksi otot dinding rahin ketika mengalami dismenore melemah dan vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah di area pelvik yang berpengaruh terhadap penurunan intensitas dismenore.
Pengaruh Pemberian Senam Kaki Terhadap Kelancaran Sirkulasi Perifer Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: The Effect Of Giving Foot Exercises To Improve Peripheral Circulation In Patients With Type 2 Diabetes Mellitus Hadi, Irwan
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i2.60

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) tipe 2 dapat menyebabkan gangguan sirkulasi perifer yang ditandai dengan penurunan nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan meningkatkan risiko ulkus diabetikum. Senam kaki diabetes merupakan intervensi keperawatan non farmakologis yang berpotensi memperbaiki sirkulasi perifer melalui peningkatan perfusi jaringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam kaki diabetes terhadap perubahan  sirkulasi perifer pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 18 pasien di Puskesmas Sedau dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam kaki diabetes dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Pengukuran ABI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank. Hasil: Dari 18 responden, mayoritas responden memiliki nilai ABI pada kategori ringan/sedang sebanyak 13 responden (72.2%). Sedangkan setelah diberikan intervensi, kategori ABI responden pada kategori normal sebanyak 14 responden (77.8%). Nilai uji hipotesis menunjukkan p = 0.000. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang bermakna sebelum dan sesudah pemberian senam kaki untuk memperlancar sirkulasi perifer.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada Balita Di Pusat Kesehatan Masyarakat: Analysis of Factors Associated with the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers at Community Health Centers Idris, Baiq Nurainun Apriani
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i2.66

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas pada balita. Berbagai faktor intrinsik dan ekstrinsik diduga berperan terhadap kejadian ISPA, namun bukti empiris pada tingkat pelayanan primer masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian infeksi saluran pernapasan akut (ispa) pada balita di pusat kesehatan masyarakat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel berjumlah 79 responden yang terdiri dari 40 balita dengan ISPA (kasus) dan 39 balita tanpa ISPA (kontrol), yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Status imunisasi (p=0,005), status gizi (p=0,005), kepadatan hunian rumah (p=0,009), dan jenis lantai rumah (p=0,005) berhubungan secara signifikan dengan kejadian ISPA pada balita. Sementara itu, riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) (p=0,615) dan ventilasi rumah (p=0,239) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa faktor imunisasi, status gizi, dan kondisi lingkungan rumah merupakan determinan penting kejadian ISPA pada balita. Oleh karena itu, diperlukan penguatan upaya promotif dan preventif melalui peningkatan cakupan imunisasi, perbaikan status gizi, serta intervensi lingkungan rumah sehat untuk menurunkan kejadian ISPA pada balita.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Shivering Pasca Operasi Di Ruang Operasi: Factors Associated with the Occurrence of Postoperative Shivering in the Operating Room Dwipayana, Kadek Ary; Arisudhana, Gede Arya Bagus; Sudiarta, I Ketut
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.67

Abstract

Latar Belakang: pembedahana merupakan salah satu tatalaksana pengobatan kuratif melalui proses interprofesi. Pembedahan memiliki komplikasi yang mungkin terjadi diantaranya shivering. Kondisi ini dapat terjadi karena beberapa faktor pendukung. Kondisi shivering ini sering terjadi pasca pembedahan dilakukan. Beberapa faktor penyebab perlu dilakukan pengkajian lebih jauh sehingga dapat dilakukan pencegahan pada kondisi yang lebih buruk. Tujuan: penelitian ini memilki tujuan utama untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan shivering pada pasien post operasi menggunakan teknik spinal anestesi. Metode: Penelitian merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 67 pasien post operasi, diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji multivariat regresi linier ganda. Hasil: Uji terhadap variabel independen menunjukkan korelasi antara variabel usia dengan kejadian shivering (nilai p = 0,004), indeks masa tubuh berkorelasi dengan kejadian shivering (nilai p = 0,005), variabel lama operasi memiliki korelasi dengan kejadian shivering (nilai p = 0,000). Kesimpulan: Tatalaksana bedah merupakan intervensi yang kompleks melibatkan interprofesi, sehingga pemantauan terhadap kondisi pasien demi keselamatan menjadi penting, terutama ketika pasien mengalami kondisi hipotermi dan shivering. Berdasarkan temuan penelitian terdapat beberapa faktor seperti usia, indeks massa tubuh dan lama operasi yang berkorelasi dengan shivering pada pasien pasca operasi.
Hubungan Manajemen Diri Dengan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Di Desa Luwus Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan: Self-Management and Quality of Life among Hypertensive Patients in Luwus Village, Tabanan Tiana, Ni Luh Lela; Oktavyanti, Dwi
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.68

Abstract

Latar Belakang: Kualitas hidup penderita hipertensi menjadi perhatian penting dalam dunia kesehatan karena penderita hipertensi berisiko memiliki kualitas hidup yang buruk seiring dengan komplikasi yang dapat ditimbulkan dari penyakit hipertensi itu sendiri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen diri dengan kualitas hidup penderita hipertensi di Desa Luwus Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan. Metode: Penelitian merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 62 penderita hipertensi yang dipilih berdasarkan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) dan instrumen WHOQoL-BREF. Data dianalisis dengan uji Rank Spearman. Hasil: Penelitian menemulan manajemen diri pasien hipertensi sebagian besar berada dalam kategori cukup, yaitu sebanyak 38 orang (61,3%) dan kualitas hidup responden sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu sebanyak 49 orang (60,9%). Manajemen diri memiliki hubungan signifikan dengan kualitas hidup penderita hipertensi di Desa Luwus Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan (p = 0,001; r = 0,428). Kesimpulan: Manajemen diri merupakan pilar utama pasien dengan penyakit kronis dalam keberhasilan tatalaksana perawatan. Semakin baik manajemen diri pasien hipertensi, maka akan semakin baik kualitas hidupnya.
Pengaruh Pemberian Akupresur Terhadap Mual Muntah Pasca Operasi Pasien Dengan Anestesi Umum : The Effect of Acupressure on Postoperative Nausea and Vomiting in Patients Undergoing General Anesthesia Ganda Sari, Ni Ketut Dwi; Arisudhana, Gede Arya Bagus
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i2.69

Abstract

Latar Belakang: Mual muntah pasca operasi menjadi perhatian utama pasien dengan anastesi umum. Hal ini terjadi akibat stimulasi terhadap chemoreseptor trigger zone ke pusat rangsang mual muntah di medula oblongata. Akupresur pada akupoin PC6 mampu membantu menstimulasi endorfin sebagai antiemetik alami. Tujuan: Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui pengaruh pemberian akupresur terhadap mual muntah pasca anestesi umum. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pre-test post-test. Sampel berjumlah 32 orang dipilih dengan teknik purposive sampling. Akupresur dilakukan selama 30 tekanan dengan waktu getaran 15-20 detik. Penekanan dapat dihentikan sejenak setelah 3 menit penekanan dan kemudian diteruskan hingga lama total penekanan 15 menit dengan 1 kali pengulangan. Alat yang digunakan mengumpulkan data adalah lembar observasi. Analisa data menggunakan uji wilcoxon sign rank. Hasil: Skor mual muntah sebelum intervensi memiliki rata-rata 2,66, nilai median 3. Setelah intervensi akupresur diberikan, rata-rata  skor mual muntah menjadi  1,19, dengan median 1. Uji hipotesis dengan wilcoxon sign rank diketahui nilai Zhitung = 5,092 > Ztabel = 1,96 dan nilai p = 0,001 (α<0,05). Kesimpulan: Akupresur dapat meningkatkan pelepasan neurotransmiter seperti serotonin dan endorfin, yang berperan dalam regulasi mual dan muntah. Setelah diberikan intervensi akupresur menunjukkan ada pengaruh terhadap mual muntah pasca anestesi umum.
Pengaruh Pemberian Edukasi Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Manajemen Diri Pada Pasien Diabetes Melitus : The Effect of Leaflet-Based Education on Knowledge of Self-Management Among Patients with Diabetes Mellitus Jayanti, Ni Putu Dewi; Dewi, Desak Putu Risna
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.70

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan tentang manajemen diri pada pasien diabetes melitus masih terbatas dimiliki bagi beberapa pasien dan hal tersebut merupakan hal penting untuk diperhatikan untuk mencegah adanya komplikasi penyakit yang lebih buruk. Pemberian edukasi menjadi upaya yang penting dilakukan melalui beberapa media, salah satunya leaflet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi dengan leaflet terhadap pengetahuan tentang manajemen diri pada pasien diabetes melitus di Poliklinik Rumah Sakit Balimed Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test, yang melibatkan 31 responden serta ditentukan dengan teknik purposive sampling. Edukasi dilakukan selama satu kali dalam waktu 15 menit. Alat ukur pengetahuan menggunakan Kuisioner. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon sign rank. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi sebesar 14,68 menjadi 16,42 setelah diberikan intervensi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Sign Rank diperoleh nilai Zhitung = 4,062 dan nilai p = 0,000 (<α=0,05). Kesimpulan: Pemberian edukasi dengan leaflet secara konsisten efektif meningkatkan pengetahuan pasien diabetes melitus tentang manajemen diri.
Pengaruh Akupresur PC6 Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Pertama : The Effect of PC6 Acupressure on Emesis Gravidarum in Pregnant Women in the First Trimester I Gusti Ayu, Ratih Agustini; Dewi, Komang Puspita; Lestarini, Putu Ayu
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i2.71

Abstract

Latar Belakang: Emesis gravidarum merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada wanita hamil pada trimester pertama sebanyak 50%-90%. Akupresur pada perikardium 6 dianggap sebagai titik kunci dalam mengurangi gejala emesis gravidarum. Tujuan: Tujuan penelitian mengetahui pengaruh akupresur PC6 terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra eksperimental dengan rancangan one-group pre-test post test design. Sampel ibu hamil trimester I sebanyak 31 orang dengan teknik sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE)-24 Scoring System, analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank. Inervensi penekanan pada titik PC6 sebanyak 60 kali putaran dengan arah putaran berlawanan dengan arah jarum jam selama 2 menit dengan 3 kali pengulangan diberikan 1 kali sehari selama 1 minggu. Hasil: Tingkat emesis gravidarum sebelum intervensi sebagian besar kategori sedang sebanyak 27 orang (87,1%) dan setelah intervensi sebagian besar kategori ringan sebanyak 28 orang (90,3%). Nilai Zhitung = 4,882 > Ztabel = 1,96 dan nilai p = 0,000 (α=0,05). Kesimpulan: Akupresur yang diberikan pada ibu hamil menstimulasi inhibisi syaraf simpatis yang meningkatkan kerja saraf simpatis sehingga memperlambat peristaltik usus dengan hasil akhir penurunan gejala mual dan muntah. Terdapat pengaruh akupresur PC6 terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama.

Page 2 of 2 | Total Record : 19