cover
Contact Name
Desi Pujianti
Contact Email
jkaap@gunadarma.ac.id
Phone
+6221-78881112
Journal Mail Official
jkaap@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : -     EISSN : 30477255     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/jkaap
Jurnal JKAAP (Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan) diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal JKAAP (Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan) menerbitkan artikel di bidang akuntansi yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu akuntansi, praktik akuntansi, dan profesi akuntansi.
Articles 33 Documents
Corporate Value: Are Investors Evaluating Environmental Performance and Eco-Efficiency Alongside Profitability? Caecilia Widi Pratiwi; Mochamad Ilham Fauzi; Emmy Indrayani
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 1, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2024.v1i2.13049

Abstract

Corporate value refers to the evaluation investors place on a company's success and performance, which is reflected in its stock market price. This study seeks to analyze the impact of Environmental Performance, Profitability, and Eco-Efficiency on Corporate Value. The independent variables include environmental performance, measured by adherence to standards, profitability assessed through return on assets, and eco-efficiency represented by ISO-14001 certifications. The research utilizes secondary data from the annual financial statements of mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2017 to 2021. A purposive sampling technique was employed based on specific criteria, resulting in a sample of 10 companies. Data analysis was conducted using multiple linear regression analysis with SPSS version 25. The findings indicate that Environmental Performance and Eco-Efficiency do not significantly affect Corporate Value, whereas profitability does have an impact.
Kinerja Economic Value Added dan Market Value Added Berpengaruh Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Telekomunikasi Agnesia Julie Puspita; Desi Pujiati
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2024.v1i1.10882

Abstract

Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Saham telekomunikasi merupakan saham dari perusahaan telekomunikasi yang menawarkan produk dan jasa. Pentingnya return saham yang dihasilkan perusahaan Telekomunikasi untuk menunjukkan kualitas perusahaan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Economic Value Added (EVA) terhadap return saham dan Market Value Added (MVA) terhadap return saham perusahan Telekomunikasi yang terdaftar di BEI periode 2018 – 2022 serta pengaruh kedua variabel tersebut secara bersamaan terhadap return saham. Metode penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor telekomunikasi pada laporan keuangan tahunan yang diambil melalui website perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Tahap uji yang dilakukan adalah : uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji t (parsial) dan uji determinasi R2. Pilihan Purposive sampling pada perusahaan Telekomunikasi dengan alat analisis linier berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kinerja EVA berpengaruh  terhadap tingkat return saham. kinerja MVA berpengaruh  terhadap tingkat return saham. Kinerja EVA dan MVA mampu menjelaskan tingkat return saham pada perusahaan Telekomunikasi selama periode 2018-2022 dengan prosentase 83,7%.
Determinan Nilai Perusahaan dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai Variabel Intervening pada PT. Bank BNI Santoso, Budi; Sasmiharti, Juni
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14357

Abstract

Setiap perusahaan tentu ingin memiliki nilai perusahaan di mata para investor di pasar saham, termasuk pada perusahaan yang berkecimpung di industri perbankan, seperti PT. Bank BNI. Untuk memiliki nilai perusahaan yang tinggi, tentu suatu perusahaan bank harus memperlihatkan kinerja keuangan seperti profitabilitas dan kecukupan modal. Bank dengan profitabilitas yang baik dan kecukupan modal yang memadai di mata para investor, diharapkan akan bisa menjadi faktor yang menentukan nilai perusahaan suatu bank. Untuk mengukur profitabilitas, suatu perusahaan bank bisa diukur dengan ukuran return on assets (ROA) dan net interest margin (NIM). Kemudian kecukupan modal diukur dengan ukuran capital adequacy ratio (CAR) dan nilai perusahaan diukur dengan ukuran price book to value (PBV) PT. Bank BNI. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan apakah ROA dan NIM memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan PT. Bank BNI. Selain itu juga untuk mengetahui apakah rasio kecukupan modal (CAR) bisa mengintervensi pengaruh ROA dan NIM terhadap nilai perusahaan (PBV) PT. Bank BNI. Hasil penelitian menunjukan, variabel ROA dan NIM secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV). Temuan yang lain yaitu rasio kecukupan modal (CAR) ternyata tidak mampu mengintervensi pengaruh ROA dan NIM terhadap nilai perusahaan PT. Bank BNI
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham pada Sektor Transportasi dan Logistik yang Terdaftar di BEI Ekastuti, Zaidatun; Sandra, Yulia; Sudarsono, Sudarsono
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14576

Abstract

Harga saham adalah faktor penting yang menjadi pertimbangan utama bagi para investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi di pasar modal. Perusahaan dengan kinerja keuangan yang baik dapat menarik minat investor untuk berinvestasi. Hal ini akan mengakibatkan permintaan saham perusahaan menjadi tinggi, sehingga harga saham juga akan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan yaitu Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap harga saham di Sektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 14 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan alat bantu SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return On Equity (ROE), Current Ratio (CR), dan Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan Return On Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara simultan Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Debt to Asset Ratio (DAR) berpengaruh terhadap harga saham
Sustainability Report dan Leverage Pengaruhnya Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Energy Graninda, Marcella Kesha; Renny, Renny
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14358

Abstract

Memaksimumkan nilai perusahaan dan meningkatkan laba perusahaan merupakan tujuan perusahaan yang saling berkaitan untuk meningkatkan kesejahteraan para stakeholder. Meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim serta kerusakan lingkungan mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis berkelanjutan untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sustainability report, dan leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor energy yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2020-2023. Data dalam penelitian ini diambil dari annual report dan sustainability report. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi liner berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sustainability report dan  leverage tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai perusahaan, namun secara simultan  sustainability report, dan leverage mempengaruhi nilai perusahaan.
Financial Distress Di Sektor Kosmetik dan Rumah Tangga : Studi Perbandingan Metode Altman, Springate dan Zmijewski Utomo, Ely Sapto; Safira, Neny Royani
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14577

Abstract

Perkembangan ekonomi dan teknologi di Indonesia telah memperketat persaingan bisnis, khususnya di industri kosmetik yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Maraknya produk kecantikan impor, terutama yang mengikuti tren Korea Selatan, mendorong perusahaan kosmetik lokal untuk melakukan go public guna memperkuat daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi financial distress pada perusahaan subsektor kosmetik dan barang rumah tangga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2022 dengan membandingkan tiga metode: Altman Z-Score, Springate S-Score, dan Zmijewski X-Score. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih sampel, menghasilkan lima perusahaan yang memenuhi kriteria. Data diperoleh dari laporan keuangan sekunder dan dianalisis secara deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian mengungkapkan variasi prediksi antar metode: (1) Altman Z-Score mengidentifikasi satu perusahaan berada di grey area selama 2019–2022; (2) Springate S-Score menunjukkan tiga perusahaan mengalami financial distress pada tahun yang berbeda; dan (3) Zmijewski X-Score mendeteksi satu perusahaan dalam kondisi financial distress pada tahun 2022. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pemangku kepentingan dalam mengevaluasi kesehatan finansial perusahaan.
Penerapan Metode Harga Pokok Full Costing Sebagai Penentu Harga Jual Pada UMKM Dapur Teh End Fialita, Irene
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.13042

Abstract

Harga Pokok Produksi (HPP) adalah elemen krusial yang perlu diperhatikan sebelum menetapkan harga jual suatu produk. Biaya produksi memainkan peran penting dalam menentukan harga jual, karena persaingan antara perusahaan sering kali bergantung pada perhitungan HPP. Dalam penulisan ini, HPP dihitung menggunakan metode harga pokok penuh (full costing) serta harga jual dihitung dengan metode cost plus pricing pada UMKM Dapur Teh End, yang bergerak di bidang produksi makanan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen biaya produksi, memahami cara perusahaan menghitung biaya produksinya, serta membandingkan hasil perhitungan HPP dan harga jual berdasarkan metode full costing dan cost plus pricing dengan perhitungan yang diterapkan oleh UMKM Dapur Teh End. Metode yang digunakan selama penelitian meliputi wawancara, observasi, dan praktik langsung. Hasilnya menunjukkan adanya perbedaan antara HPP dan harga jual produk KriBaw yang dihitung oleh penulis dan yang ditetapkan UMKM. Harga jual yang ditetapkan UMKM Dapur Teh End dinilai terlalu rendah jika dibandingkan dengan harga jual yang dihitung menggunakan metode full costing dan cost plus pricing dengan margin keuntungan yang sama.
The Role of Return on Assets on Stock Prices and Tax Aggressiveness Food and Beverage Companies Pujiati, Desi; Misdiyono, Misdiyono
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14359

Abstract

The food and beverage industry is one of the five leading sub-sectors in the non-oil and gas management industry. One of the factors that influences stock prices is the company's internal factors. Internal factors can be seen through the company's future performance projections. Tax aggressiveness is an action to reduce the company's tax burden by legal (tax avoidance) or illegal (tax evasion) means to optimize the company's profits. This study aims to analyze the role of Return On Asset on tax aggressiveness and stock prices in food and beverage sub-sector companies on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period. The method used is quantitative with the analysis tool used, namely simple linear regression analysis. The results of the study indicate that Return On Asset in food and beverage sub-sector companies on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 period plays a role in changes in stock prices. Return On Asset has no role in companies carrying out tax aggressiveness. The results of the adjusted R-square show that changes in stock prices can be explained by a greater increase in the Return on Asset ratio than by the aggressive tax practices carried out by the company.
Transfer Pricing dan Faktor-Faktor Pendorongnya: Bukti Empiris dari Perusahaan Consumer Non-Cyclicals di Indonesia Purwaningrum, Supiningtyas; Ayuningtyas, Aprillia Sekar; Pratiwi, Caecilia Widi; Natalina, Ary
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14578

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh pajak, nilai tukar, insentif tunneling, dan ukuran perusahaan terhadap keputusan Transfer Pricing pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel pajak, nilai tukar, insentif tunneling, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap Transfer Pricing. Namun, secara parsial, pajak dan insentif tunneling tidak berpengaruh signifikan, sedangkan nilai tukar dan ukuran perusahaan terbukti berpengaruh signifikan. Hasil tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan kebijakan Transfer Pricing yang efektif, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan karakteristik perusahaan untuk mengoptimalkan laba tanpa melanggar ketentuan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap praktik Transfer Pricing untuk mencegah potensi penghindaran pajak.
International Tax Potential in the Digital Economy: A Study on MNE Tax Avoidance and the Strengthening of Indonesia’s Tax Regime Wibisono, Masodah
Jurnal Kajian Akuntansi, Auditing dan Perpajakan Vol 2, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jkaap.2025.v2i1.14355

Abstract

International tax issues have become increasingly complex alongside the rising activities of multinational enterprises (MNEs), particularly within the digital economy. This study analyzes tax avoidance strategies employed by a simulated company, DIGIO FP Group, which exploits the “Double Irish” scheme, aggressive transfer pricing, and tax treaty abuse to shift profits to low-tax jurisdictions. Using a content analysis approach and fiscal adjustment simulation, the study finds that although DIGIO FP generates substantial revenue from users in Indonesia, its tax contribution remains minimal due to an operational structure that does not reflect actual economic substance. Additionally, practices such as treaty shopping and inconsistencies with the beneficial ownership principle indicate potential treaty abuse. The discovery of hidden funds through the AEOI system highlights the need to strengthen oversight of offshore assets. These findings underscore the importance of implementing the Global Minimum Tax regime (PMK 136/2024), enforcing the arm’s length principle in transfer pricing, and reforming the definition of Permanent Establishment (PE). This research offers policy recommendations to enhance Indonesia's tax system in facing the challenges of globalization and digitalization of the economy.

Page 3 of 4 | Total Record : 33