cover
Contact Name
-
Contact Email
Lppm.akbidsuryamandiribima@gmail.com
Phone
+6285242804422
Journal Mail Official
Lppm.akbidsuryamandiribima@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajahmada No.19 Penatoi Mpunda Kota Bima NTB
Location
Kab. bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan
ISSN : 00000000     EISSN : 30479789     DOI : https://doi.org/10.70683
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan published with ISSN 3047-9789 (online) by Akbid Surya Mandiri Bima. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan published 2 times a year in July and December. Contains writings raised from research results in the field of midwifery and health (Public Health, Health Management, Mental Health, Child Health, Family Health, Midwifery and Health Education, Complementary Therapy, Maternal and Child Health, Pregnancy, Labour, Birth & Postpartum, Fetal Medicine, Newborn, Baby & Child, Breastfeeding, Maternity Care and sociological aspects of pregnancy and childbirth, Adolescence, Family Planning, Reproduction Health, Climacterium, Midwifery Community, Education in Midwifery, Complementary Therapy in Midwifery, Holistic Care in Midwifery). Every article that goes to the editorial staff will be selected through Initial Review processes by Editorial Board. Then, the articles will be sent to peer reviewers and will go to the next selection by Blind Review Process. After that, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take a month for a maximum time. For each manuscript, peer reviewers will rate the substantial and technical aspects, peer reviewers who collaborate with Jurnal Kebidanan dan Kesehatan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Pada Kehamilan Di Desa Tolo Uwi Wilayah Kerja Puskesmas Monta Atika Faris, Laila; Faturrahmah, Erni; Susanti
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.26

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan ibu tentang tanda tanda bahaya dalam kehamilan sangat penting, jika ibu telah mengetahui tanda tanda bahaya dalam kehamilan dan ibu mengalaminya ibu dapat langsung mengambil keputusan tindakan yang harus ibu lakukan untuk meminimalisir terjadinya komplikasi dan memburuknya kondisi ibu, dengan itu masalah terdeteksi lebih awal dan lebih cepat pula penanganan dilakukan. Peran Bidan sebagai educator dalam memberikan pendidikan tentang pengetahuan dan memotivasi ibu untuk mau membaca buku pedoman kehamilan atau buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) agar ibu lebih waspada terhadap tandatanda bahaya kehamilan Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Lactation Amenorhea Method Sebagai Alat Kontrasepsi Alami Di Puskesmas Langgudu Timur Tahun 2024 Metodelogi Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan variabel tunggal yaitu Pengetahuan Ibu hamil Tentang Lactation Amenorhea Method . Sampel yaitu ibu hamil sebanyak 29 orang. Teknik sampling yatitu purposive sampling Analisis data menggunakan analisis univariat dengan menghotung distribusi frekuensi Hasil Penelitian : Karakteristik ibu hamil di Desa Tolouwi Wilayah Kerja Puskesmas Monta tahun 2024 berdasarkan umur sebagian besar pada kategroi umur 20-35 tahun yaitu sebesar 79,3%, berdasarkan pendidikan sebagian besar pada kategroi pendidikan menengah yaitu sebesar 82,8%, berdasarkan pekerjaan sebagian besar pada kategroi tidak bekerja yaitu sebesar 65,5%, dan berdasarkan paritas sebagian besar pada kategroi primipara yaitu sebesar 69,0% serta pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan di Desa Tolouwi Wilayah kerja Puskesmas Monta tahun 2024 yaitu sebagain besar pada kategori cukup sebesar 41,4% Kesimpulan : Gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya pada kehamilan di Desa Tolouwi Wilayah kerja Puskesmas Monta tahun 2024 yaitu sebagain besar pada kategori cukup sebesar 41,4% Saran : instansi terkait dapat memberikan edukasi salah satunya dengan cara memberikan penyuluhan tentang tanda bahaya pada kehamilan dengan demikian dapat meningkatkan pengetahuan ibu dan mengurangi angka kesakitan dan kematian pada ibu dan bayi.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kolostrum Di Lingkungan Kodo Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Nur Fajariati; Hayati, Zahratul; Faturahmah, Erni
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.27

Abstract

Latar belakang : Colostrum merupakan bagian dari ASI yang penting untuk diberikan pada kehidupan pertama bayi, karena colostrum mengandung Zat kekebalan tubuh terutama immunoglobulin (IgA) untuk melindungi bayi dari berbagai zat infeksi dan zat ini tidak akan ditemukan dalam ASI selanjutnya atau dalam susu formula. Komposisi ASI tidak sama dari waktu ke waktu dan terbagi tiga yaitu Colostrum, ASI Masa Transisi dan ASI Matur. Berdasarkan data tentang IMD di Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima tahun 2020, jumlah bayi baru lahir sebanyak 376 bayi dan sedangkan jumlah bayi yang mendapatkan IMD sebanyak 313 bayi, dan jumlah bayi yang tidak mendapatkan IMD sebanyak 63 bayi. Dari hasil data tersebut ternyata masih ada beberapa bayi yang belum mendapatkan IMD yaitu sebanyak 63 bayi, sehingga peneliti tertarik untuk meneliti tentang “Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kolostrum di Lingkungan Kodo Wilayah Kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima Tahun 2024”. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu Hamil sejumlah 49 responden. Sampel sebanyak 49 responden. Teknik sampling menggunakkan total sampling. Hasil penelitian : berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 49 responden yang memiliki pengetahuan baik adalah 22 orang (45%), pengetahuan cukup adalah 15 orang (30%) dan pengetahuan kurang adalah 12 orang (25%). Kesimpulan: Gambaran pengetahuan ibu Hamil tentang Kolostrum di Lingkungan Kodo wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur Kota Bima dalam kategori baik yaitu sebanyak 22 responden (45%). Saran: diharapkan Ibu Hamil di Lingkungan Kodo wilayah kerja Puskesmas Rasanae Timur dapat meningkatkan lagi pengetahuan tentang Kolostrum
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Perawatan Bayi Baru Lahir Di Kelurahan Dodu Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima Rabyatul Anis, Aminah; Mariza RA, Dian; Qamarya, Nurul
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.28

Abstract

Latar belakang: Masa bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia. Pada masa ini terjadi proses penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intrauterin ke kehidupan ekstrauterin. Masa ini adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi (Rudolf, 2016). Perawatan bayi baru lahir yang dapat dilakukan meliputi perawatan tali pusar, memandikan bayi, ASI eksklusif, cara memberisihkan hidung, mata, dan telinga bayi, membersihkan kelamin bayi, memoton kuku bayi, menggendong bayi, dan membungkus bayi (Pusdiknakes, 2013). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Kelurahan Dodu Wilayah Kerja Puskesmas Rasana’e Timur pada bulan April Tahun 2024 didapatkan sebanyak 70 orang ibu hamil dengan ibu hamil primigravida sebanyak 32 orang dan 28 orang multigravida, dilakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan tentang perawatan bayi baru lahir kepada 12 orang ibu hamil primigravida, diperoleh hasil sebanyak 5 orang ibu hamil mengetahui tentang perawatan bayi baru lahir dan 7 orang ibu hamil tidak mengetahui tentang perawatan bayi baru lahir. berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 49 responden yang memiliki pengetahuan baik adalah 22 orang (45%), pengetahuan cukup adalah 15 orang (30%) dan pengetahuan kurang adalah 12 orang (25%) Tujuan penelitian: Mengidentifikasi Karakteristik ibu balita berdasarkan umur, Pendidikan, dan pekerjaan Di Puskesmas Rasana’e Timur Kota Bima tahun 2024. Metode Penelitian: Jenis dan desain penelitian ini adalah penelitan deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang menggambarkan terhadap suatu objek yang nyata melalui data sampel atau populasi dengan pengumpulan data menggunakan instrument penelitian (Arikunto, 2019). Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan dari 33 responden didapatkan sebagian besar responden berada pada usia 20-35 tahun yaitu sebanyak 30 orang (90,9%). Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa ibu hamil primigravida paling banyak dengan tingkat penidikan menengah yaitu sebanyak 28 orang (84,8%). Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa ibu hamil primigravida paling banyak berada pada kategori tidak bekerja sebanyak 31 orang (93,9%) Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida paling banyak berada pada kategori pengetahuan cukup yaitu sebanyak 16 orang (48,5%). Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil primigravida paling banyak berada pada kategori pengetahuan cukup yaitu sebanyak 16 orang (48,5%).
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Bahaya Penggunaan Bedak Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Desa Sumi Wilayah Kerja Puskesmas Lambu Yanti; Sulami, Neti; Aliayati, Nini Niatullah
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.29

Abstract

Latar belakang: Bedak bayi adalah sediaan kosmetika bayi yang berguna untuk menyerap keringat, mencegah adanya luka karena gesekan, dan karena mempunyai permukaan yang luas maka mungkin dapat mempunyai efek mendinginkan kulit dengan pemberian yang tepat. Resiko penggunaan bedak yang tidak tepat pada bayi dapat mengakibatkan beberapa ganguan kesehatan seperti iritasi, ganguan pernapasan, kanker paru-paru dan masih banyak lagi. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 23 maret 2024 di Puskesmas Lambu yang memiliki bayi bulan Januari sampe bulan maret 2024 tercatat sebanyak 38 orang ibu. Dan dengan melakukan instrumen terhadap 5 orang ibu yang memiliki bayi pada saat posyandu didapatkan bahwa 2 diantaranya memiliki pengetahuan tentang bahaya pemberian bedak pada bayi dan 3 orang tidak tahu sama sekali. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Bahaya Penggunaan Bedak Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Desa Sumi Wilayah Kerja Puskesmas Lambu Kabupaten Bima. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi sejumlah 38 responden. Sampel sebanyak 38 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 38 responden yang memiliki pengetahuan baik adalah 16 orang (42,1%), pengetahuan cukup adalah 19 orang (50,0%) dan pengetahuan kurang adalah 3 orang (7,9%). Kesimpulan: Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Bahaya penggunaan Bedak Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Desa Sumi Wilayah Kerja Puskesmas Lambu Kabupaten Bima dalam kategori cukup yaitu sebanyak 19 responden (50,0%).
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Penyakit Pneumonia Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Desa Kaleo Wilayah Kerja Puskesmas Lambu Kurniawati; Qamarya, Nurul; Sulami, Neti
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.30

Abstract

Latar Belakang : Pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian balita tertinggi di dunia. Pada kawasan Asia Tenggara, kasus ini sebanyak 186.965. Indonesia merupakan negara penyebab kematian Pneumonia kedua tertinggi di Asia Tenggara, dengan kasusnya sebanyak 19.671. World Health Organization telah menyatakan Indonesia menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia. Anak dengan orangtua yang merokok memiliki risiko lebih tinggi terpapar asap rokok karena mereka mempunyai kontak fisik yang lebih dekat dengan orangtuanya, serta dengan permukaan dan debu yang terkontaminasi oleh asap rokok. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang penyakit pneumonia di Desa Kaleo Wilayah Kerja Puskesmas Lambu tahun 2024. Metodelogi Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan variabel tunggal yaitu Pengetahuan Ibu Tentang penyakit pneumonia . Sampel yaitu ibu sebanyak 30 orang. Teknik sampling yatitu total sampling Analisis data menggunakan analisis univariat dengan menghitung distribusi frekuensi. Hasil Penelitian : Karakteristik ibu di Desa Kaleo Wilayah Kerja Puskesmas Lambu tahun 2024 berdasarkan umur sebagian besar pada kategori umur 20-35 tahun yaitu sebesar 83%, berdasarkan pendidikan sebagian besar pada kategori pendidikan menengah yaitu sebesar 63%. Dan berdasarkan pekerjaan sebagian besar pada kategori tidak bekerja yaitu sebesar 63%. Kesimpulan : Pengetahuan ibu tentang penyakit pneumonia tahun 2024 sebagian besar pada kategori cukup yaitu sebesar 77% Saran : pengetahuan yang dimiliki diperthanakan dan ditingkatkan sehingga dapat menekan angka kesakitan pada anak yang mengalami penyakit pneumonia
Gambaran Pengetahuan Ibu Post Partum Tentang Perawatan Perineum Di Desa Nunggi Kecamatan Wera Wilayah Kerja Puskesmas Wera Susilawati, Irna Rahma; Susanti; Aliayati, Nini Niatullah
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Akbid Surya Mandiri Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70683/jkk.v2i2.31

Abstract

Latar belakang: Perawatan perineum adalah upaya memberikan pemenuhan kebutuhan rasa nyaman dengan cara menyehatkan daerah antara kedua paha yang dibatasi antara vulva dan anus pada ibu yang dalam masa antara kelahiran plasenta sampai dengan kembalinya organ genetik seperti waktu sebelum Hamil. Berdasarkan studi pendahuluan pada tanggal 23-24 Maret 2024 di Desa Nunggi Wilayah Kerja Puskesmas Wera, ibu post partum sebanyak 24 responden, pada saat kegiatan posyandu saya mewawancarai 10 orang ibu nifas, 7 orang ibu nifas tidak mengetahui cara perawatan luka jahitan perineum yang benar, 3 orang ibu nifas mengetahui cara perawatan luka jahitan perineum yang benar. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post partum tentang perawatan perineum di Desa Nunggi Wilayah kerja Puskesmas Wera. Metode Penelitian: Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum sejumlah 24 responden. Sampel sebanyak 24 responden. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil penelitian: Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari 24 responden yang memiliki pengetahuan baik adalah 7 orang (29,2%), pengetahuan cukup adalah 8 orang (33,3%), dan pengetahuan kurang adalah 9 orang (37,5%). Kesimpulan: Gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan perineum di Desa Nunggi Wilayah kerja Puskesmas Wera Kabupaten Bima dalam kategori kurang yaitu sebanyak 9 orang (37,5%). Saran: Agar Desa Nunggi wilayah kerja Puskesmas Wera dapat meningkatkan lagi pengetahuan tentang perawatan perineum.

Page 1 of 1 | Total Record : 6