WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Articles
294 Documents
PENDAMPINGAN DAN MONITORING KEGIATAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PMK (PENYAKIT MULUT DAN KUKU)
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.127
Indonesia kembali dilanda wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (Sapi, Kerbau, Kambing, Domba, Babi) dan beberapa jenis hewan liar. Penyakit ini menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 06005/pk.310/F/05/22 tertanggal 6 Mei 2022 perihal peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pertanian melakukan upaya antisipasi dan kewaspadaan dini terhadap pemasukan, penularan dan penyebaran PMK ke wilayah Kabupaten Cilacap dengan mengadakan sosialisasi dan vaksinasi kepada peternak. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah tercapainya tingkat vaksinasi ternak sehingga membantu meminimalisir semakin meluasnya wabah PMK dan meningkatkan kesadaran peternak terhadap kesehatan ternaknya. Indonesia has again been hit by an outbreak of Foot and Mouth Disease (FMD) in livestock. Foot and Mouth Disease (FMD) is a viral infectious disease that is acute and highly contagious in even/split hoofed animals (cows, buffalo, goats, sheep, pigs) and several types of wild animals. This disease causes enormous economic losses. Following up on the Circular of the Director General of Livestock and Animal Health No. 06005/pk.310/F/05/22 dated 6 May 2022 regarding increasing awareness of foot and mouth disease (PMK), the Cilacap Regency Government through the Agriculture Service is making efforts to anticipate and early alert against the entry, transmission and spread of FMD to the Cilacap Regency area by conducting outreach and vaccination to farmers. The results of the service activities are the achievement of livestock vaccination levels so as to help minimize the further spread of FMD outbreaks and increase farmer awareness of the health of their livestock.
KESADARAN HUKUM DALAM BERLALU LINTAS DI KELURAHAN PURBALINGGA WETAN KECAMATAN PURBALINGG KABUPATEN PURBALINGGA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.128
Abstrak Transportasi merupakan sarana penting dalam menjalankan roda kehidupan manusia. Alat transportasi yang awalnya manusia hanya menggunakan alas kaki dan tenaga binatang guna mencapai tempat tujuan, kini sejalan dengan laju perkembangan teknologi beragam kendaraan diciptakan,udara, darat, air, dan semua terjamah. Berawal dari rasa keingintahuan manusia terhadap lingkungannya dan mencari tempat yang dapat di huni untuk memenuhi segala keinginannya, manusia menciptakan alat transportasi. Di dalam melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang mengangkat topik “ Kesadaran Hukum Berlalu Lintas” di Kelurahan Purbalingga Wetan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga ini, tim Pengabdian Pada Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma Purwokerto, menawarkan solusi yang berupa konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang akan melakukan kegiatan-kegiatan terkait kesadaran hukum berlalu lintas. Konsultasi dan pendampingan ini diusahakan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan melibatkan akademisi yang membidangi topik tersebut, perangkat Kelurahan , tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kelurahan Purbalingga Wetan Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga. Pengabdian kepada masyarakat yang berupa penyuluhan hukum tentang Kesadaran Hukum Berlalu Lintas di Kelurahan Purbalingga Wetan, Kecamatan Purbalingga Kabupaten Purbalingga, memperoleh tanggapan yang positif dari warga masyarakat. Sebelum penyuluhan Hukum dilakukan dilakukan lebih dahulu Sebelum dilakukan penyuluhan peserta penyuluhan diberikan pretest dan diakhir penyuluhan dilakukan posttest
DIGITALISASI SEBAGAI MEDIA PENCATATAN AKUNTANSI SEDERHANA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Salon Ibu Kesti, Desa Kedungwringin, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemilik usaha untuk memahami dan melakukan pencatatan keuangan sederhana untuk usaha Salon Ibu Kesti. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pemberian materi secara interaktif, dan dilanjutkan dengan pendampingan dan pelatihan keterampilan akuntansi. Hasil dari kegiatan pendampingan ini diantaranya adalah meningkatkan ketrampilan pencatatan akuntansi sederhana bagi pemilik UMKM dengan memanfaatkan berbagai media teknologi yang ada. Peserta pendampingan telah memahami mengapa akuntansi sangat diperlukan dalam pengelolaan keuangan usaha kecil. Peserta pendampingan telah dapat mengidentifikasi transaksi keuangan, mencatat ke dalam buku kas harian, membuat neraca saldo dan membuat laporan keuangan sederhana untuk usaha kecil rumah tangga.
Inovasi dan Kreativitas dalam Kewirausahaan Berbasis Pemanfaatan Teknologi pada SMK Mardikenya Purwokerto
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.131
Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia membuat dunia berubah. Perpindahan metode penjualan dari yang sebelumnya secara langsung, kini berubah secara online membuat penjual/pemasar harus memiliki kesiapan untuk memanfaatkan teknologi agar tidak kalah saing. Maka dari itu pengabdian ini perlu dilakukan agar penjual/pemasar mampu bersaing dengan penjual lainnya. Hasil pengabdian yang dilakukan di SMK Mardikenya Purwokerto adalah pengetahuan dan pemahaman tentang pemanfaatan teknologi dalam berwirausaha dan memasarkan produk pada SMK Mardikenya Purwokerto meningkat. Selain itu guru dan siswa SMK Mardikenya Purwokerto semakin termotivasi dan dapat terus optimis untuk berusaha mengembangkan diri dalam pemanfaatan teknologi dalam berwirausaha dan memasarkan produk yang semakin kreatif dan inovatif.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MELALUI BUDIDAYA MAGOT
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.132
Pengabdian ini bertujuan untuk mendorong dan memotivasi pelaku budidaya magot untuk lebih menekuni usahanya dalam rangka meningkatakan pendapatan serta dalam upaya untuk mengurangi limbah pertanian yang banyak terjadi di Desa pagenteran. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat pada Pelaku Budidaya Magot di Desa Pagenteran adalah pendampingan langsung dengan memberikan coaching dan mentoring tentang bagaimana cara pembudidayaan magot agar berkelanjutan, dan bagaimana pemasarannya serta bagaimana strategi pengolahan sampah sebagai bahan pakan magot. Sasaran kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah pelaku budidaya Magot yang berada di Desa Pagenteran Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang. Hasil kegiatan pengabdian para pelaku Budidaya Magot memahami tentang pentingnya menjaga keberlanjutan usaha budidaya magot melalui pemanfaatan sampah pertanian secara optimal sebagai bahan pakan utama magot. Serta bagaimana memasarkan hasil budidaya magot sehinggga dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha budidaya magot tersebut.
Penyuluhan Hukum tentang Hukum Perkawinan
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam diri setiap manusia terdapat naluri/hasrat, yaitu hasrat untuk melanjutkan jenisnya dengan mengadakan keturunan. Hasrat itu menjadi dorongan untuk adanya bentuk hidup suami isteri, hidup berkeluarga dan akhirnya menjadi suatu masyarakat. Dengan kata lain hasrat untukmengadakan/melangsungkan perkawinan. Masalah perkawinan bukanlah semata-mata merupakan masalah mereka berdua yang melangsungkan perkawinan, tetapi juga merupakan masalah keluarga dan bahkan menjadi masalah masyarakat.[1] Oleh karena itu masyarakat wajib untuk mengatahui dan menghayati peraturan tentang perkawinan yang berlaku, yaitu UU No. 1 th 1974 tentang Perkawinan beserta Peraturan Pemerintah No 9 th 1975 sebagai pelaksanaannya.
ANALISIS SIFAT TEKNIS TANAH PADA SISI LERENG UNDERPASS DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In order to improve the welfare of the community in Banyumas Regency, the implementation of the Development Program in all fields, including transportation, buildings and so on, is carried out on an ongoing basis. One of the things that can be seen from the development to facilitate the transportation sector is the construction of an underpass in Kebocoran Village, with the aim of facilitating the transportation of road users in this area. However, there are several issues that are important to think about in the context of road construction, namely aspects of people's lives in several places, especially those related to the comfort and safety of road users. The existence of a slide on one side of the slope causes disruption of transportation routes around the underpass. ‘With the existence of these sliding conditions, it is necessary to review the technical and mechanical properties of the soil in that location, especially the certainty of the type of soil classification , the value of the water content, the value of the consistency limits for the value of soil density, as well as the value of the parameter of soil shear strength. Given these conditions, the Wijayakusuma University Purwokerto Faculty of Engineering Team through its Tri Dharma as a government partner feels responsible to participate in contributing or contributing knowledge to society. In this case, it is conveying the results of research that has been carried out on soil samples at that location’.
TEKNIK MEILIH BAHAN BANGUNAN SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BANGUNAN : -
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.135
UU no.6 tahun 2014 tentang Desa menjelaskan bahwa desa diberi keleluasaan yang cukup besar untuk mengelola pemerintahan dan pembangunan secara lebih leluasa. Amanat Undang Undang tersebut memberikan kewenangan pemerintah desa untuk secara mandiri merencanakan dan melaksanakan tatakelola pemerintahan dan melaksanakan pembangunan wilayah secara mandiri. Dalam pelaksanaannya, desa sebagai stake holder biasanya diwakili oleh Badan/Lembaga Keswadayaan Masyarakat dan Badan Usaha Milik Desa (BKM/LKM & BUMDES). Permasalahan muncul jika pelaksana program kurang kompeten dalam bidang infrastuktur dan bahan bangunan. Pengetahuan dalam memilih dan mengenali bahan bangunan sangat diperlukan agar menghasilkan bangunan yang berkualitas. Proyek Pengabdian Kepada Masyarakat di Kelurahan Bobosan Kecamatan Puwokerto Utara ini diperuntukkan bagi perangkat dan para pelaku program desa. Pelaksanaan program pengabdian menggunakan metode penyuluhan dan pendampingan dengan tema “Teknik Memilih Bahan Bangunan Untuk Konstruksi Bangunan Sederhana. Hasil dari Proyek Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah meningkatnya wawasan masyarakat (para pelaksana Program Desa) tentang cara mengenali dan teknik memilih bahan bangunan yang berkualitas baik. Karena dengan bahan yang baik diharapkan dapat menghasilkan bangunan yang berkualitas. Abstract Law no. 6 of 2014 concerning Villages explains that villages are given considerable discretion to manage government and development more freely. The mandate of the law gives the village government the authority to independently plan and implement governance and carry out regional development independently. In practice, the village as a stakeholder is usually represented by Community Self-Help Agencies/Institutions and Village-Owned Enterprises (BKM/LKM & BUMDES). Problems arise if program implementers are less competent in the field of infrastructure and building materials. Knowledge in choosing and identifying building materials is needed in order to produce quality buildings. The Community Service Project in Bobosan Village, Puwokerto Utara District, is intended for village program officials and actors. The implementation of the service program uses counseling and mentoring methods with the theme "Techniques for Choosing Building Materials for Simple Building Construction. The result of this Community Service Project is the increasing knowledge of the community (Village Program implementers) about how to recognize and how to choose good quality building materials. Because with good materials it is expected to produce quality buildings.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI BUDIDAYA LEBAH KLANCENG DI KELURAHAN JOGLO KOTA SURAKARTA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56681/wikuacitya.v2i2.136
Kelurahan Joglo merupakan bagian integral dari Kota Surakarta yang masyarakatnya bermatapencaharian sebagai buruh pabrik, PNS, dan UMKM. Terlebih sebagian besar masyarakat Kelurahan Joglo masih hidup dalam kondisi ekonomi rendah. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui budidaya lebah klanceng sebagai jawaban konkrit dalam menghadapi perubahan dan mengoptimalkan potensi yang ada sehingga masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan melalui kegiatan berwirausaha. Budidaya lebah klanceng telah diidentifikasi sebagai solusi inovatif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. Adapun metode yang digunakan adalah andragogi yang melibatkan Kelompok Tani Sumber Berkah sebagai subjek. Lebih lanjut, selain manfaat ekonomi, budidaya lebah klanceng juga memberikan dampak ekologis melalui polinasi dan konservasi jenis lebah tanpa sengat. Keamanan dalam pemeliharaan mendukung integrasi dengan lingkungan pemukiman manusia. Dalam aspek sosial, program kerja KKN 248 UNS ini mendorong partisipasi Kelompok Tani Sumber Berkah dan masyarakat Kelurahan Joglo, meningkatkan keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan program menunjukkan bahwa budidaya lebah klanceng bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang dapat diadopsi oleh daerah lainnya.
INOVASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI KOTORAN HEWAN TERNAK DI DESA SUKOWIRYO
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Limbah kotoran hewan ternak dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan. Masyarakat di Desa Sukowiryo belum memanfaatkan limbah kotoran hewan ternak dengan maksimal sehingga terjadi penumpukan. Oleh karena itu, inovasi pembuatan pupuk organik cair yang berbahan dasar dari kotoran sapi dilakukan. Pupuk organik cair (POC) yang berasal dari kotoran sapi telah menjadi pilihan yang semakin populer dalam pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan POC dari kotoran sapi dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman, dampaknya terhadap kesehatan lingkungan, hingga peluangnya untuk bernilai ekonomis bagi masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan kotoran sapi, pembuatan dan fermentasi POC, uji lapangan pada tanaman dan sosialiasi terhadap masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa POC dari kotoran sapi mengandung nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta unsur mikro yang dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan optimal. Tanaman yang diaplikasikan POC menunjukkan pertumbuhan yang baik. Selain itu, pengelolaan kotoran sapi melalui produksi POC dapat mengurangi dampak negatif peternakan terhadap lingkungan, seperti mengurangi volume kotoran hewan ternak yang berkontribusi dalam peningkatan gas rumah kaca. Penelitian ini juga menunjukkan proses pembuatan POC yang mudah dan tidak mengeluarkan biaya yang besar sehingga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Secara keseluruhan, penelitian ini mengkonfirmasi bahwa POC dari kotoran sapi memiliki potensi besar dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan POC sebagai alternatif pupuk yang ramah lingkungan diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan dan kesehatan lingkungan yang lebih baik di masa depan.