cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 294 Documents
SIAGA BENCANA DENGAN MEMBANGUN RUMAH TAHAN GEMPA (DISASTER PREPARED BY BUILDING AN EARTHQUAKE RESISTANT HOUSE
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.192

Abstract

Natural disasters can occur anytime and anywhere, including in Indonesia. There needs to be anticipatory steps that must be taken to prevent natural disasters from occurring. Efforts to minimize the impact of disasters include building dams, building residential houses or buildings with earthquake-resistant construction. Earthquakes as a natural disaster can have huge impacts that must be experienced by humans. Therefore, there is a need for a deeper understanding regarding the need to plan and build a facility, in this case a residential house which has a building construction structure that is designed to withstand earthquakes that occur on a certain magnitude scale. Residential houses that have a construction structure that is resistant to earthquakes are expected to minimize damage to residential facilities that have been built so that no loss of life occurs. Education from the start regarding natural disasters and their mitigation to the community and providing an understanding of the need to plan and build residential houses that have a building construction structure that is resistant to earthquakes in the form of socialization as a community service activity is carried out so that the community understands how to overcome them by understanding the importance of building a house stand.
STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITAL PADA USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM)
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.197

Abstract

ABSTRAK Pemahaman masyarakat untuk mampu memaksimalisasi sumber daya yang ada dengan tersistem masih kurang. Banyak UMKM yang belum memiliki nama atau merk produk, sehingga tidak bisa membuat logo untuk produk mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan sosialisasi digital marketing UMKM dalam optimalisasi potensi ekonomi desa. jenelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang menggabungkan metode wawancara mendalam dan observasi terhadap pelaku UMKM. Sosialisasi tersebut diikuti oleh ibu ibu PKK dan pelaku UMKM yang ada di Desa berjumlah 20 orang.Sehingga kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat yang memiliki UMKM sudah mulai memahami mengenai digital marketing dengan metode sosialisasi mempermudah masyarakat dalam memahami materi digitalisasi marketing. Implikasi penelitian ini diharapkan Pelaku UMKM yang menjadi target sosialisasi ini mampu menciptakan citra usaha (branding), logo dan packaging yang baik demi efisiensi dan efektifitas kinerja dari usaha yang dijalankannya. ABSTRACT Public understanding of being able to maximize existing resources in a systematic manner is still lacking. Many UMKM do not yet have product names or brands, so they cannot create logos for their own products. This research aims to analyze digital marketing socialization activities for UMKM in optimizing village economic potential. This research uses qualitative methods, which combine in-depth interview methods and observations of UMKM actors. This socialization was attended by PKK women and 20 UMKM actors in the village. So the conclusion from this service activity is that people who own UMKM have begun to understand digital marketing with the socialization method making it easier for people to understand marketing digitalization material. The implications of this research are that it is hoped that UMKM actors who are the target of this socialization will be able to create a good business image (branding), logo and packaging for the efficiency and effectiveness of the performance of the business they run.
PENINGKATAN DAN PENGEMBANGAN KEMAJUAN MITRA UMKM DESA WALUYO MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.198

Abstract

ABSTRAK Pengelolaan keuangan merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan UMKM. Dalam pengembangan usaha mikro dan usaha kecil diperlukan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang baik oleh pelaku UMKM. Pelaku UMKM pada umumnya hanya melakukan pencatatan sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran. Akibatnya adalah pencatatan tidak menggambarkan kondisi keuangan sesungguhnya. Permasalahan yang dihadapi mitra UMKM adalah belum ada pelatihan tentang pengelolaan keuangan usaha yang baik. Solusi dari kelompok KKN 13 Universitas Wijayakusuma Purwokerto adalah mengadakan sosialisasi secara langsug tentang pengelolaan keuangan mitra UMKM yang di isi oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto di Desa Waluyo, Kec. Buluspesantren, Kab. Kebumen. Tujuan dari solusi berikut adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan mitra UMKM untuk mengelola keuangan usaha mereka. Kegiatan ini melibatkan 21 pelaku mitra UMKM Desa Waluyo, 9 mahasiswa KKN Universitas Wijayakusuma Purwokerto, serta 3 pemateri yaitu dosen Fakultas Eknomi dan Bisnis dari Universitas Wijayakusuma Purwokerto. Kata kunci: Pengelolaan Keuangan; UMKM; Sosialisasi ABSTRACT Financial management is something that needs to be considered in running MSMEs. In developing micro and small businesses, an understanding of good financial management is needed by MSMEs. MSMEs generally only keep simple records of income and expenses. The result is that recording does not reflect actual financial conditions. The problem faced by MSME partners is that there has been no training on good business financial management. The solution from the KKN group 13, Wijayakusuma University, Purwokerto, was to hold direct socialization about the financial management of MSME partners, which was provided by lecturers from the Faculty of Economics and Business from Wijayakusuma University, Purwokerto in Waluyo Village, District. Bulus Pesantren, Kab. Kebumen. The aim of the following solution is to develop the knowledge and abilities of MSME partners to manage their business finances. This activity involved 21 Waluyo Village MSME partners, 9 KKN students from Wijayakusuma University, Purwokerto, and 3 presenters, namely lecturers from the Faculty of Economics and Business from Wijayakusuma University, Purwokerto. Keywords: Financial Management; MSMEs; Socialization
PENERAPAN FINANCIAL MANAGEMENT UNTUK KEBERLANJUTAN USAHA SAUNG BATIK BASWET
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.200

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Saung Batik Baswet Desa Banjarsari Wetan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang bertujuan untuk menyusun manajemen usaha dan pengelolaan keuangan serta mengembangkan usaha yang didasarkan pada studi kelayakan bisnis sebagai upaya keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan dengan memberikan presentasi terkait studi kelayakan bisnis dan manajemen keuangan, yang diharapkan dapat membantu para peserta memahami kelayakan bisnis dan pengelolaan keuangan dari usaha yang mereka tekuni. Hasil dari kegiatan ini adalah materi yang dipaparkan dapat disampaikan dengan baik dan diterima oleh peserta pelatihan. Peserta tertarik untuk belajar tentang berbagai cara untuk memulai dan mengembangkan bisnis dengan menggunakan studi kelayakan bisnis, seperti memperoleh modal, membuat produk inovatif, dan memiliki pengelolaan keuangan yang baik. Selain itu, pemilik usaha yang menerima pelatihan manajemen keuangan memperoleh pemahaman dan keterampilan yang lebih baik tentang mengelola keuangan mereka. Mereka dapat merencanakan anggaran, mengelola pembukuan dengan lebih baik, dan membuat laporan keuangan yang akurat. Hal ini meningkatkan keberlanjutan perusahaan dengan memberikan peluang untuk pertumbuhan bisnis, pengembangan produk baru, dan kemitraan yang kuat dengan berbagai perusahaan.
PENERAPAN LOYVERSE POINT OF SALES (POS) PADA UMKM CANNA TART DAN BAKERY
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.201

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dengan adanya kegiatan KKN ini diharapkan mampu mengatasi masalah dalam masyarakat serta dapat mencari solusinya dimana masalah yang dihadapi pelaku UMKM di Desa Karangsari yaitu pencatatan bisnis yang masih konvensional sehigga sering terjadi kekeliruan. Kegiatan dilakukan dengan tahap-tahap seperti observasi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Aplikasi Kasir Loyverse dapat menjawab permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Desa Karangsari sehingga mempermudah dalam menjalankan usahanya. Konsistensi sangat dibutuhkan demi menghadapi perkembangan aplikasi kasir POS di masa yang akan datang.
PENYULUHAN DASAR-DASAR BERWIRAUSAHA DI ERA DIGITAL DAN TANTANGANNYA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.202

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat. Di era digital ini, pemahaman tentang kewirausahaan menjadi sangat penting bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Di Desa Karangsari permasalahan yang terjadi adalah mereka tidak mengetahui dasar-dasar cara berwirausaha, seperti bagaimana cara memulai sebuah usaha dan belum bisa memanfaatkan teknologi yang saat ini berkembang pesat. Dengan melalui kegiatan penyuluhan diharapkan masyarakat dapat memahami dasar-dasar cara berwirausaha. Metode yang digunakan adalah praktek, dan diskusi materi dasar-dasar berwirausaha di era digital. Hasil yang didapatkan dari kegiatan penyuluhan adalah adanya tambahan pengetahuan dan informasi yang baru tentang berwirausaha yang dapat membantu menghadapi tantangan dunia bisnis di era digital.
PENGGUNAAN APLIKASI GOOGLE MAPS SEBAGAI MEDIA PROMOSI UMKM GERABAH DESA PEJAGATAN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.203

Abstract

Desa Pejagatan adalah salah satu Desa di Kecamatan Kutowinangun dimana mayoritas warganya terlibat dalam usaha UMKM, tetapi memiliki keterbatasan pengetahuan terutama dalam aspek pemasaran dan promosi. Adapun usahanya seperti pengrajin gerabah dan menjual makanan. Sebagian besar UMKM di Pejagatan belum memanfaatkan promosi melalui media digital. Secara umum, promosi yang dilakukan masih bersifat tatap muka, dan pembeli utamanya adalah warga sekitar. Potensi pengembangan UMKM di Pejagatan dapat dioptimalkan melalui implementasi aplikasi Google Maps, khususnya untuk promosi gerabah. Fokus Pengabdian ini adalah mentransfer pengetahuan dan teknologi kepada warga Desa Pejagatan yang berbisnis, terutama di bidang gerabah. Melalui pelatihan dan pendampingan, aplikasi Google Maps dijadikan alat promosi. Rincian program melibatkan sosialisasi awal kepada mitra UMKM. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan dalam promosi dan pemasaran, terutama dalam pemanfaatan Google Maps. Dampaknya terlihat pada peningkatan pencarian alamat usaha melalui Google Maps, dan hasil akhir dari pengabdian ini adalah pendaftaran usaha UMKM di Google Maps.
PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI MEMILIKI NILAI HARGA JUAL TINGGI
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.204

Abstract

Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aroma terapi merupakan salah satu program kerja dari Mahasiswa KKN Universitas Wijayakusuma Purwokerto kelompok 4 Desa Triwarno. Dengan mengedukasi ibu-ibu PKK bagaimana cara mendaur ulang minyak jelantah yang sudah terpakai, karena mayoritas ibu-ibu menggunakan minyak sebagai bahan utama dalam membuat gorengan, namun setelah digunakan minyak tersebut sering kali tidak terpakai dan terbuang begitu saja. Minyak jelantah merupakan minyak yang diperoleh dari bekas memasak yang digunakan lebih dari dua atau tiga kali penggorengan dan bisa disebut minyak limbah. Artikel ini disusun menggunakan pendekatan kualitatif deskiptif, dengan metode pengumpulan data berupa studi pustaka dan observasi. Hasil dari pemanfaatan minyak jelantah yang tidak terpakai tersebut diupayakan dapat mengedukasi ibu-ibu PKK agar lebih kreatif menginovasikan limbah rumah tangga yang tidak terpakai lagi dan memiliki nilai jual.
SOSIALISASI MENABUNG SEJAK DINI DAN MEMBUAT TABUNGAN DARI BARANG BEKAS DI SD NEGERI TANJUNGSARI KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.205

Abstract

Menabung adalah kegiatan menyisihkan sebagian pendapatan secara berkala untuk disimpan dan digunakan untuk keperluan masa mendatang. Kegiatan menabung memiliki banyak manfaat sehingga perlu menjadi budaya yang harus diterapkan sedini mungkin. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen mengadakan sosialisasi tentang menabung sejak dini dan membuat kreasi tabungan dengan memanfaatkan barang bekas di SD Negeri Tanjungsari. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk: 1) setelah rangkaian kegiatan tersebut siswa dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kebiasaan menabung sejak dini; 2) siswa dapat memiliki kreativitas yang tinggi dalam berkreasi memanfaatkan barang bekas untuk membuat tabungan; dan 3) siswa menjadi termotivasi untuk menabung sejak dini dan menyisihkan uang jajannya untuk kemudian ditabung. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh siswa-siswi kelas satu sampai tiga SD Negeri Tanjungsari dan terdiri atas dua bagian, yaitu penyampaian materi menabung sejak dini dan praktik pembuatan tabungan dari bahan bekas. Setelah proses penyampaian materi dan praktik pembuatan tabungan dari bahan bekas maka dapat disimpulkan bahwa: 1) siswa telah memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya kebiasaan menabung sejak dini; 2) siswa telah memiliki kreativitas tinggi dalam memanfaatkan barang bekas untuk membuat tabungan; dan 3) siswa termotivasi untuk menabung sejak dini dan menyisihkan uang jajannya untuk ditabung.
STRATEGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PARIWISATA PANTAI HAPPY SEBAGAI ICON DESA AYAMPUTIH
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.206

Abstract

Pembangunan pariwisata adalah proses transformasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai dalam setiap aspek industri pariwisata, termasuk sarana dan prasarana, Objek Daya Tarik Wisata (ODTW), dan elemen lainnya.. Pantai Happy merupakan salah satu obyek wisata alam yang berada di Kabupaten Kebumen yang terletak di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren dan telah begitu dikenal oleh wisatawan sebagai Icon Desa Ayamputih. Dengan adanya permasalahan pengembangan strategi pariwisata yang komprehensif dan berkelanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan potensi Pantai Happy sebagai icon desa Ayamputih dan destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kebumen. Strategi ini harus mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung, pengembangan program promosi dan pemasaran yang efektif, hingga upaya pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Dimana penelitian ini digolongkan sebagai penelitian kualitatif dengan metode pemetaan partisipatif. Pemetaan partisipatif adalah proses mengumpulkan informasi dan pemahaman dari berbagai pihak terkait untuk memetakan potensi, masalah, dan kebutuhan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata di Pantai Happy. Metode ini melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, stakeholder, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merencanakan strategi pengembangan pariwisata. Setelah dilakukannya diskusi dengan pengelola dan pemerintahan desa diperolehan hasil pembahasan untuk beberapa program kerja yang dapat membantu dan bermanfat dalam proses pengembangan dan pelestarian terkhususnya untuk sarana dan prasarana yang dibutuhkan adalah perenovasian panggung live music, mendekorasi ayunan untuk dijadikan spot foto yang indah agar dapat digunakan oleh pengunjung, pembuatan dan pemasangan papan petunjuk arah disekitar pantai agar mempermudah pengunjung ketika berkeliling serta penambahan tong sampah untuk menjaga kebersihan pantai agar terhindar dari sampah yang berserakan