cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 294 Documents
MEMBANGUN MOTIVASI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BERWIRAUSAHA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.180

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk membantu KUB Yasinta yang beralamat di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kecamatan Purwokerto Timur, kabupaten Banyumas dalam membangun motivasi untuk meningkatkan kreativitas berwirausaha untuk memunculkan ciri khas bisnis, menghasilkan produk yang belum pernah dipasarkan, menjadikan dirinya bukan sebagai peniru melainkan sebagai pemimpin. Metode dilakukan melalui pendampingan, diskusi, pelatihan keterampilan, dengan materi tentang membangun potensi diri untuk meningkatkan motivasi serta kreativitas dan inovasi dalam berwirausaha. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa berdasarkan identifikasi yang dilakukan, masih terbatasnya kemampuan membangun motivasi untuk meningkatkan kreativitas berwirausaha. Adanya keterbatasan pemahaman yang dimiliki pelaku usaha, maka tim pengabdian memberikan pengetahuan tentang pentingnya membangun motivasi untuk meningkatkan kreativitas berwirausaha, sehingga pelaku usaha terdorong untuk menerapkan dan mempraktekkan pengetahuan mereka untuk meningkatkan hasil produksi untuk mewujudkan tujuan menghasilkan produk yang belum pernah dibuat sebelumnya ke pasar dan menjadikan dirinya bukan sebagai peniru melainkan sebagai pemimpin. The service activity aims to help KUB Yasinta which is located in Sokawera Village, Cilongok District, East Purwokerto District, Banyumas Regency in building motivation to increase entrepreneurial creativity to bring up business characteristics, produce products that have never been marketed, make themselves not as imitators but as leaders. The method is done through mentoring, discussion, skills training, with material on building self-potential to increase motivation and creativity and innovation in entrepreneurship. The results of the service show that based on the identification carried out, there is still limited ability to build motivation to increase entrepreneurial creativity. Due to the limited understanding of business actors, the service team provides knowledge about the importance of building motivation to increase entrepreneurial creativity, so that business actors are encouraged to apply and practice their knowledge to increase production results to realize the goal of producing products that have never been made before to the market and making themselves not as imitators but as leaders.
MEMBANGUN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK Di Desa Kalikesur Kec. Kedungbanteng Kabupaten Banyumas
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah sebagai dampak dari aktivitas manusia, menimbulkan permasalahan yang semakin kompleks, dengan akibat dari dinamika kehidupan. Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja. Diperlukan tindakan nyata dan kerjasama oleh setiap lapisan masyarakat. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya . Meningkatnya jumlah sampah memerlukan pengelolaan.Pengelolaan sampah tanpa menggunakan metode dan teknologi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan tidak hanya memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, namun juga berdampak signifikan terhadap terpeliharanya fungsi lingkungan kawasan pemukiman. . Tumpukan sampah yang terus menumpuk memberikan dampak negatif terhadap kesehatan lingkungan dan menimbulkan berbagai penyakit. Sampah rumah tangga merupakan sumber timbulan sampah terbesar. Di sisi lain, jika pemerintah kota tidak mengambil langkah-langkah untuk mengurangi sampah yang mereka hasilkan, maka tempat pembuangan sampah (TPS) yang tersedia tidak lagi mampu menampung sampah yang terus-menerus dihasilkan oleh pemerintah kota. Manusia dan lingkungan merupakan dua kata yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling mempengaruhi. Pengaruh alam terhadap manusia lebih bersifat pasif, sedangkan pengaruh manusia terhadap alam lebih aktif. Aktivitas manusia terhadap alam, selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, selalu menimbulkan kerusakan pada lingkungan itu sendiri. Kata Kunci : Aktivitas Manusia ; Sampah ; Lingkungan . Waste, as a result of human activity, creates increasingly complex problems, with consequences for the dynamics of life. The waste problem is not a problem that can be left alone. Real action and cooperation is needed by every level of society. Waste management aims to improve public health and environmental quality and turn waste into a resource. The increasing amount of waste requires management. Waste management without using environmentally friendly waste management methods and technology not only has a negative impact on health, but also has a significant impact on maintaining the environmental function of residential areas. Piles of rubbish that continue to accumulate have a negative impact on environmental health and cause various diseases. Household waste is the largest source of waste generation. On the other hand, if city governments do not take steps to reduce the waste they produce, then the available waste disposal sites (TPS) will no longer be able to accommodate the waste that is continuously produced by city governments.. Humans and the environment are two words that cannot be separated. Both influence each other. The influence of nature on humans is more passive, while the influence of humans on nature is more active. Human activities towards nature, apart from meeting daily needs, always cause damage to the environment itself .Keywords: Human Activity; Rubbish ; Environment
PERJANJIAN DAN ASURANSI DI DESA WIDARAPAYUNG KULON KECAMATAN BINANGUN KABUPATEN CILACAP
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.182

Abstract

Tujuan dilakukannya Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah Untuk membantu pemerintah dalam mensosialisasikan hukum dan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap hukum terutama tentang Perjanjian dan Asuransi di Desa Widarapayung Kulon, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Di dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang mengangkat topik “ Perjanjian dan Asuransi” di Desa Widarapayung Kulon, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap ini, tim Pengabdian Pada Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma Purwokerto, menawarkan solusi yang berupa konsultasi dan pendampingan bagi masyarakat yang akan melakukan kegiatan-kegiatan terkait asas-asas hukum perjanjian, arti pentingnya perjanjian tertulis, syarat sahnya perjanjian dan akibat hukum dari perjanjian, serta manfaat kita melakukan perjanjian asuransi. Konsultasi dan pendampingan ini diusahakan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan dengan melibatkan akademisi yang membidangi topik tersebut, Kepala Desa se wilayah Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap. Ada 17 ( Tujuhbelas ) Desa yang ada di Kecamatan Binangun terdiri dari : 1. Desa Jati, 2. Desa Kepudang, 3. Desa Jepara Kulon, 4. Desa Jepara Wetan, 5. Desa Bangkal, 6. Desa Binangun, 7. Desa Alangamba, 8. Desa Pasuruhan, 9. Desa Kemojing, 10. Desa Karangnangka, 11. Desa Pesawahan, 12. Desa Pagubugan, 13. Desa Pagubugan Kulon, 14. Desa Sidaurip, 15. Desa Widarapayung Wetan, 16. Desa Sidayu dan 17. Desa Widarapayung Kulon.. Pengabdian kepada Masyarakat ini, memperoleh tanggapan yang positif dari warga masyarakat. Sebelum Penyuluhan Hukum dilakukan dilakukan, lebih dahulu peserta penyuluhan diberikan pretest dan diakhir penyuluhan dilakukan posttest. Kesimpulan : Sebelum dilakukan penyuluhan hukum banyak yang belum tahu akan asas-asas hukum perjanjian, arti pentingnya perjanjian tertulis, syarat sahnya perjanjian dan akibat hukum dari perjanjian, serta manfaat kita melakukan perjanjian asuransi, namun setelah dilakukan penyuluhan hukum tentang perjanjian dan asuransi, mengetahui dan mengerti tentang asas-asas hukum perjanjian, arti pentingnya perjanjian tertulis, syarat sahnya perjanjian dan akibat hukum dari perjanjian, serta manfaat kita melakukan perjanjian asuransi. Peserta penyuluhan hukum yang dilaksanakan di desa Widarapayung Kulon Kecamatan Binangun Kabupaten Cilacap menghendaki adanya Penyuluhan Hukum lebih lanjut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum bagi masyarakat didesanya masing-masing.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUK INOVATIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS PRODUK
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.183

Abstract

Pengemasan adalah suatu proses pembungkusan, pewadahan atau pengepakan suatu produk dengan menggunakan bahan tertentu sehingga produk yang ada di dalamnya bisa tertampung dan terlindungi. Sedangkan kemasan adalah wadah berupa hasil akhir proses mengemas untuk meningkatkan nilai dan fungsi sebuah produk. Tampilan kemasan yang menarik dapat memberikan kesan tersendiri bagi para konsumen dalam menentukan keputusannya untuk membeli suatu produk. Selain itu, peran kemasan juga mampu meningkatkan atau menurunkan penjualan produk pada suatu perusahaan. Maksud dan tujuan dari adanya kegiatan pendampingan ini adalah membuat produk sekaligus memberi labelling pada produk dan mendesign kemasan semenarik mungkin sehingga mendapat nilai jual yang bisa menambah pendapatan. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat di Desa Pandak adalah wawancara dengan tatap muka serta pendampingan dan pelatihan dalam melakukan pembuatan produk dan labelling kemasan produk. Hasil dari kegiatan pendampingan adalah untuk mengembangkan produk sehingga mempunyai daya tarik dan meyakinkan serta memberi informasi kepada konsumen terhadap produk yang dijual.
OPTIMALISASI KONTEN PROMOSI PRODUK SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN USAHA PADA KUBE PARAMESTI
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.184

Abstract

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memberdayakan kelompok masyarakat dengan pemberian modal usaha yang melalui program Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS). Tujuan pendampingan untuk membantu mengembangkan usaha pembuatan kopi supaya lebih dikenal masyarakat luas. Permasalahan yang ada di KUBE Paramesti ini antara lain belum memiliki akun sosial media, belum memiliki logo, belum memiliki kemasan yang lebih menarik, serta kekurangan alat untuk pembuatan kopi. Metode analisis yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan ini memberi dampak positif yaitu meningkatkannya keterampilan masyarakat khususnya anggaota KUBE dalam mengolah, mengemas dan memasarkan produknya sehingga memiliki nilai jual yang tinggi yang akhirnya diharapkan dapat meningkatakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN STRATEGI PEMASARAN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.185

Abstract

Pembuatan kerajinan tangan di bentuk di Perumahan Pasir Indah Desa Pasir Lor, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas. kerajinan ini sebagai bentuk pemberdayaan UMKM yang akan menunjung kreatifitas masyarakat. Tujuan kegiatan pemberdayaan ini adalah untuk membantu para pelaku UMKM untuk lebih maju dan lebih luas serta memberikan ide dan inovasi. Namun disisi lain terdapat berbagai permasalahan dalam mengembangkanya. Permasalahan dalam kerajinan yaitu kurangnya strategi pemasaran karena UMKM ini belum memiliki logo, dan akun pemasaran lainnya. Selain itu juga rendahnya tenaga kerja lokal karena ada beberapa masyarakat yang tidak tertarik dengan kerajinan karena membutuhakan keterampilan dan pembuatan dengan waktu yang cukup lama. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pendampingan ini tentunya memberi dampak positif yaitu membantu memberikan inovasi produk baru pada masyarakat dan juga membantu memperluas pemasaran sehingga memiliki nilai jual yang tinggi yang akhirnya diharapkan dapat meningkatakan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN SAMPAH DOMESTIK di Desa Lumbu Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.187

Abstract

Tujuan pengelolaan sampah adalah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta mengubah sampah menjadi sumber daya. Dari sudut pandang kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah dikatakan baik jika sampah tidak menjadi tempat berkembang biaknya patogen dan sampah tidak menjadi perantara penyebaran penyakit. Meningkatnya jumlah sampah tentunya akan menimbulkan banyak permasalahan, sehingga memerlukan pengolahan yang bertujuan untuk mengubah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Beberapa upaya telah dilakukan untuk mengurangi jumlah sampah di TPA, termasuk pemisahan sampah yang dapat didaur ulang oleh pengumpul bangkai. Saya menemukan ini sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan. Pengelolaan sampah dengan sistem bank sampah diharapkan dapat membantu pemerintah meningkatkan pembuangan sampah dan perekonomian masyarakat setempat. Bank Sampah didirikan atas dasar kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang semakin banyak dipenuhi sampah organik dan anorganik. Pola pengelolaan sampah berbasis masyarakat dikembangkan dengan menjadikan masyarakat setempat sebagai obyek dan subyek pembangunan khususnya dalam pengelolaan sampah, menjadikan masyarakat setempat sebagai sasaran dan subyek pembangunan, dan menjadikan masyarakat sebagai sasaran dan subyek pembangunan khususnya dalam pengelolaan sampah) hendaknya dilaksanakan secara sinergis (integratif). Lingkungan yang bersih, aman, sehat, indah dan lestari. Keuntungan bank sampah bagi masyarakat adalah ketika mereka menukarkan sampah, mereka dapat menerima kompensasi berupa uang yang terkumpul di rekening yang mereka miliki, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Bank sampah juga didirikan untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat, seperti kerajinan tangan dan pupuk yang memiliki nilai ekonomi. Kata Kunci : Sampah ; Bank Sampah ; Lingkungan The aim of waste management is to improve public health and environmental quality and convert waste into resources. From an environmental health perspective, waste management is said to be good if the waste does not become a breeding ground for pathogens and the waste does not become an intermediary for the spread of disease. The increasing amount of waste will of course cause many problems, so it requires processing that aims to convert waste into useful materials.. Several efforts have been made to reduce the amount of waste in landfills, including separating recyclable waste by carcass collectors. I found this as a way to earn income. Waste management using the waste bank system is expected to help the government improve waste disposal and the economy of local communities. The Waste Bank was founded on the basis of community concern for the environment which is increasingly filled with organic and inorganic waste. The community-based waste management pattern is developed by making the local community the object and subject of development, especially in waste management, making the local community the target and subject of development, and making the community the target and subject of development, especially in waste management) which should be implemented synergistically (integratively). A clean, safe, healthy, beautiful and sustainable environment. The advantage of waste banks for the community is that when they exchange waste, they can receive compensation in the form of money collected in the accounts they have, thereby increasing community income. Waste banks were also established to convert waste into something useful for the community, such as handicrafts and fertilizer which have economic value. Keywords: Garbage; Garbage Banks; Environment
SIGNIFIKANSI IMPLEMENTASI MANAJEMEN DALAM ORGANISASI
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.188

Abstract

Organisasi adalah unit sosial yang terdiri dari dua orang atau lebih yang diatur secara sadar untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen sangat penting dalam organisasi untuk mengatur tata kerja dan mencapai tujuan. Manajemen mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan secara sistematis. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan manajemen, khususnya dalam administrasi organisasi, untuk membantu menyusun laporan dengan baik dan meningkatkan kinerja. Rencana strategi ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya manajemen dalam organisasi untuk mengatasi masalah di lingkungan sekitar. An organization is a social unit consisting of two or more people who are consciously organized to achieve specific goals. Management is very important in an organization to regulate work systems and achieve objectives. Management includes the processes of planning, organizing, leading, and systematically supervising. This service aims to enhance knowledge of management, particularly in organizational administration, to help compile reports properly and improve performance. This strategic plan also aims to raise community awareness about the importance of management in organizations to address problems in the surrounding environment.
SINERGITAS PEMERINTAH DESA DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA KARANGNANAS KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.190

Abstract

Keberadaan BPD dalam pemerintahan desa turut menentukan keberhasilan dalam pembangunan desa, apalagi dengan adanya transfer dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masuk dalam kelompok pendapatan Anggaran Pendapatan Belanja Desa bagi masing-masing desa yang berjumlah milyaran rupiah. Peran BPD sangat dibutuhkan dalam mengawal dana desa agar dana desa ini dapat dimanfaatkan sejalan untuk pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Selain itu BPD juga berperan untuk mengawasi dana desa agar tidak terjadi penyelewengan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Melihat dana desa yang jumlahnya tidak sedikit, tentu BPD harus menjalankan fungsinya dengan baik sebagai lembaga yang dipercaya untuk mewakili masyarakat desa. Pengawasan dana desa oleh BPD Desa Karangnanas Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2015 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Pengawasan yang dilakukan memiliki tujuan yaitu menjadikan desa yang bersih tanpa adanya praktik-praktik kecurangan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme. Oleh karena itu, pengelolaan dana desa perlu diawasi termasuk Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL GUNA MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.191

Abstract

Perkembangan teknologi dan komunikasi yang semakin canggih saat ini, membuat penggunaan media sosial (online) menjadi pilihan utama yang akan diterapkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam memsarkan produknya guna mendapatkan keunggulan. Di zaman ini penggunaan media sosial telah menjadi pilar utama untuk penyampaian informasi, salah satu kelebihan media sosial yaitu memiliki banyak potensi untuk kemajuan suatu usaha. Proyek pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan yang dilakukan dengan memberikan materi berupa strategi peningkatan daya saing umkm melalui pemanfaatan media sosial dan langkah berikutnya dilakukan pendampingan. Hasil dari Proyek kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juni 2024 telah berhasil membuat para pelaku usaha umkm di desa Klapasawit, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen yang bergerak di bidang usaha pembuatan makanan ringan untuk mencoba mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan media sosial untuk memperluas pasar.