cover
Contact Name
Damar Jati
Contact Email
damar.74t1@gmail.com
Phone
+6285647176931
Journal Mail Official
journal.wikuacitya@gmail.com
Editorial Address
https://wikuacitya.unwiku.ac.id/index.php/wikuacitya/EditorialTeam
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29644631     DOI : https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v3i2.185
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi dan bisnis, teknik, peternakan, administrasi publik, dan hukum. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit enam bulan sekali, yaitu Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 294 Documents
MEMBANGUN BRANDING UMKM DAN PENGELOLAAN BISNIS YANG EFEKTIF DI DESA KLAPASAWIT, KECAMATAN BULUSPESANTREN, KABUPATEN KEBUMEN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.251

Abstract

Usaha rumahan merupakan kategori UMKM yang banyak berkembang di masyarakat dan umumnya dikelola dengan sederhana tanpa menerapkan prinsip manajemen usaha yang baik. Bahkan banyak UMKM yang tidak memberi merk dagang atau brand, karena beranggapan bahwa brand tidaklah terlalu penting. Padahal sesungguhnya kekuatan bisnis UMKM justru datang dari brand yang akan dibangun. Pelaku UMKM juga cenderung kurang bisa memanfaatkan teknologi yang semakin maju, padahal kemajuan teknologi telah mengubah banyak hal dalam aspek kehidupan manusia. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah (a) menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan mengenai branding, sehingga pemilik UMKM dapat termotivasi dan mampu meningkatkan kreatifitas membuat branding, (b) menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan mengenai pengelolaan usaha, sehingga pemilik UMKM dapat meningkatkan kemampuan dan melakukan pengelolaan usaha dengan lebih baik, (c) memberikan motivasi dan mendorong penerapan digital marketing pada UMKM agar pemilik UMKM dapat termotivasi dan mampu menerapkan digital marketing. Metode pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat di Desa Klapasawit, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen adalah presentasi dengan tatap muka, pendampingan dan pelatihan pengenalan teknologi serta pemanfaatan media sosial dalam pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dan pemilik UMKM setelah mendapatkan tambahan pengetahuan tentang branding, pengelolaan/manajemen usaha, serta pemasaran digital, serta dapat termotivasi melakukan pembenahan pengelolaan usaha dan menjalankan pemasaran digital.
OPTIMALISASI PERAN LEMBAGA DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMBANGUNAN DI DESA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.252

Abstract

Synergy and participation are the main things that need to receive primary attention in efforts to realize development in society, especially in villages. In an effort to realize sustainable development, the development aspect is not only aimed at today's society but also at future society. Therefore, it is hoped that with participation between elements in society, development in the village can run more optimally. This service activity is aimed at empowering village institutions so that they can play their role in actively participating in the synergy of implementing development in the village. This activity was carried out in July 2024 in Pliken Village, Kembaran District, Banyumas Regency. The main target of this activity is village institutional officials in Pliken Village. This activity is carried out offline through a socialization mechanism during the routine village government meeting agenda. The results of the activity show that there has been an increase in understanding and insight into the importance of synergy and participation between village institutions to optimize village development programs.
PENINGKATAN NILAI EKONOMIS BARANG BEKAS MELALUI KREATIVITAS DAN INOVASI BAGI LANSIA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA (PPSLU) SUDAGARAN, KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.253

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Sudagaran Banyumas. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para lansia untuk lebih produktif sekaligus dapat memanfaatkan hasil kerajinan sebagai salah satu sumber pendapatan tambahan dengan menggunakan kantong plastik. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara pemberian materi secara interaktif, dan dilanjutkan praktik pembuatan kerajinan. Hasil dari kegiatan pendampingan ini diantaranya adalah pemanfaatan sampah dan limbah plastik rumah tangga menjadi kerajinan dapat membantu lansia di PPSLU Sudagaran untuk lebih produktif. Sampah dan limbah rumah tangga yang bernilai ekonomis juga dapat menjadi usaha sampingan yang dapat menambah pendapatan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN ADMINISTRASI KEUANGAN PARA PEMILIK UMKM DI DESA KLAPAGADING KECAMATAN WANGON KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.254

Abstract

Usaha Kecil Mikri Menengah (UMKM) merupakan suatu kegiatan usaha yang tumbuh di masyarakat bawah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan pemilik dan peningkatan ekonomi kerakyatan. Masalah yang utama dalam mengembangkan usaha adanya keterbatasana kekampuan pencatatan administrasi keuangan usaha. Adapun keberhasilan usaha kecil dapat didukung dengan adanya kemampuan pemiliki dalam melakukan pencatatan keuangan usaha mereka. Masyarakat pemilik UMKM di Desa Klapagading Kecamatan Wangon Kabupaten Banyumas perlu diberikan upaya peningkatan kemampuan dan keahlian tentang administrasi pencatatan keuangan usaha yang tepat bagi pemilik UMKM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pemahaman materi tentang pentingnya pemilik usaha untuk dapat melakukan administrasi pencatatan keuangan untuk usaha kecil mereka dalam upaya mencapai keberhasilan usaha serta keberlanjutan usaha UMKM mereka. Penyampaian materi dan pengetahuan tentang pencatatan admistrasi keuangan usaha disampaian melalui pemamparan materi dengan tatap muka dengan melakukan konsultasi/pendampingan/mediasi untuk dapat memecahkan masalah tersebut. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa masih Perlunya pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan keuangan usaha dengan pencatatan dan administrasu keuangan usaha pada masayarakat dan pemilik UMKM untuk meningkatkan usahanya demi tercapainya   kesejahteraan hidup yang semakin baik.  
PENTINGNYA INOVASI PRODUK DEMI KEBERLANGSUNGAN UMKM
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.255

Abstract

Abstract The purpose of community service is to provide an understanding of knowledge about product innovation and provide knowledge about strategies for carrying out product innovation for the sustainability of MSMEs. Product innovation efforts can be in the form of utilizing useless materials to be useful, such as: dragon fruit skin can be made into healthy and fresh drinks and can also change the variant, shape, size, taste, etc. This is because it meets the needs and desires of consumers who are constantly changing. Therefore, product innovation is needed for the sustainability of MSMEs. Product innovation is an innovation in products, the process of making products that are better than previous versions or developing existing products. The goals of product innovation include improving product quality, meeting customer demand, creating new markets amidst existing competition, replacing products. The target of this community service is the members and chair of the Yasinta KUB, Sokawera Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The method used is the lecture method from the community service team, the practice of cooking dragon fruit skin into healthy and fresh drinks and providing assistance for additional capital to help purchase raw materials, such as: dragon fruit, lime, granulated sugar, glass cups, etc. The result of the service is that the members and chairman of KUB Yasinta, Sokawera Village, Cilongok District, Banyumas Regency understand the importance of product innovation, strategies for carrying out product innovation for the sustainability of MSMEs and providing assistance for purchasing raw materials. The service team was happily received by the chairman and members of KUB Yasinta Cilongok  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN JURNAL PEMBUKUAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KELURAHAN PENAMBONGAN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.256

Abstract

Permasalahan yang dihadapi uasaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kelurahan Penambongan Kabupaten Purbalingga pada saat ini yaitu keterbatasan pengetahuan tentang menyusun laporan keuangan. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kemampuan, kemandirian dan keterampilan mereka dalam mengelola keuangan secara efektif. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan diskusi melalui tanya jawab dan diskusi antara peserta dan narasumber untuk meningkatkan pemahaman. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat baik Ketika saat pemaparan materi melalui tatap muka maupun melalui diskusi telah memperlihatkan bahwa ternyata pemilik usaha kecil dan menenegah menyatakan sangat puas atas pelaksanaan pengabidan kepada Masyarakat ini. Dimana tujuan utama pengabdian kepada Masyarakat sudah tercapai, hal tersebut tampak Dimana para pemilik usaha mikro kecil menengah tersebut merasa memperoleh manfaat yaitu berupa pengetahuan, pemahaman dan keterampilan yang berhubungan dengan penyusunan jurnal pembukuan. Sehingga hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat peserta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memahami dan mampu mengimplementasikan jurnal pembukuan dalam skala kecil .
TINDAK PIDANA PERKAWINAN POLIGAMI YANG TIDAK MEMENUHI KETENTUAN UU No.1 TH 1974 DI DESA WIDARAPAYUNG KULON KECAMATAN BINANGUN KABUPATEN CILACAP
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.258

Abstract

Tujuan dilakukannya Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah Untukmembantu pemerintah dalam mensosialisasikan hukum dan meningkatkan pengetahuanmasyarakat terhadap hukum terutama tentang Tindak Pidana Perkawinan Poligami yangTidak Memenuhi Ketentuan UU No. 1Tahun 1974 di Desa Widarapayung Kulon, KecamatanBinangun, Kabupaten Cilacap. Di dalam melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakatyang mengangkat topik “ Tindak Pidana Perkawinan Poligami yang Tidak MemenuhiKetentuan UU No. 1Tahun 1974” di Desa Widarapayung Kulon, Kecamatan Binangun,Kabupaten Cilacap ini, tim Pengabdian Pada Masyarakat Fakultas Hukum UniversitasWijayakusuma Purwokerto, menawarkan solusi yang berupa konsultasi dan pendampinganbagi masyarakat yang akan melakukan kegiatan-kegiatan terkait pengertian poligami, syaratsyarat perkawinan poligami, tindak pidana perkawinan poligami yang tidak memenuhiketentuan UU No. 1 Tahun 1974. Konsultasi dan pendampingan ini diusahakan dilakukansecara terencana dan berkelanjutan dengan melibatkan akademisi yang membidangi topiktersebut, perangkat desa , tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Desa Widarapayung Kulon,Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Pengabdian kepada Masyarakat ini, memperolehtanggapan yang positif dari warga masyarakat. Sebelum Penyuluhan Hukum dilakukan dilakukan,lebih dahulu peserta penyuluhan diberikan pretest dan diakhir penyuluhan dilakukan posttest.Kesimpulan : Sebelum dilakukan penyuluhan hukum banyak dari Masyarakat yang belumtahu akan pengertian poligami, syarat-syarat perkawinan poligami, tindak pidana perkawinanpoligami yang tidak memenuhi ketentuan UU No. 1 Tahun 1974.. Masyarakat desaWidarapayung Kulon, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap menghendaki adanyaPenyuluhan Hukum lebih lanjut untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum bagiMasyarakat desa Widarapayung Kulon, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap .
PENYULUHAN HUKUM TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS DI KALANGAN REMAJA
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.260

Abstract

Pergaulan bebas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap remaja yang sedang melakukan proses pencarian jati diri. Pergaulan bebas dapat dimaknai sebagai bentuk perilaku menyimpang yang melewati batas-batas norma. Faktor penyebab pergaulan bebas dari orang tua di antaranya rendahnya tingkat pendidikan keluarga, keadaan keluarga yang tidak stabil, kurangnya perhatian orang tua, hingga tingkat ekonomi keluarga yang rendah. Dilansir laman Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemdikbud, contoh konkret dari pergaulan bebas seperti merokok, menenggak minuman keras, tawuran, mengonsumsi obat-obatan terlarang, hingga melakukan seks bebas. Dampak pergaulan bebas terhadap remaja meliputi risiko kesehatan mental dan fisik yang meningkat, serta penghambatan prestasi akademik. Oleh karena itu, perlu adanya peran aktif dari keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan pemahaman yang benar mengenai pergaulan bebas kepada remaja. Dengan demikian, remaja dapat terhindar dari pergaulan bebas yang berdampak negatif pada perkembangan mereka.
STUDI KUAT GESER TANAH DISAMPAIKAN DI DESA PASIR LOR KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.261

Abstract

The Soil Shear Strength Study is an activity providing material that aims to provide knowledge to village residents about soil shear strength and its parameters, about the technical and mechanical properties of soil at local locations, as an effort to increase insight and knowledge. In this way, it is possible to anticipate the occurrence of shifts in the soil in the area. The method used in implementing this activity is the method of visiting and providing material or explaining material directly to the community, as well as discussions and questions and answers. The material given is about Shear Strength of Soil, which is a basic theory in soil mechanics which assumes that failure in soil is due to shear failure, namely the relative motion between soil particles. The shear strength of soil can be considered to consist of two parts, namely: Cohesion (c), namely the tensile force between soil grains which depends on the type of soil and the density of the grains, the friction part, which depends on the effective stress in the shear plane, namely the internal friction angle.The implementation of the activity of providing material on Soil Shear Strength Studies was welcomed with high enthusiasm by the participants present, both from the apparatus and the village community. This is also due to curiosity about the cause of the condition of the riverside area in this village, namely the presence of landslides along the riverbank. Given the existing conditions, the Village Head and officials ask for suggestions or input or solutions to these conditions. Future team visits are still needed by this village, in order to provide various kinds of knowledge exposure and also useful input for the progress of the village.
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SEHARI-HARI DI DESA JLEGIWINANGUN KECAMATAN KUTOWINANGAN KABUPATEN KEBUMEN
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v3i2.262

Abstract

Food security starts from the level of family food security by utilizing the land around the house to produce food crops, does not require a lot of planting media, and can also reduce household costs. What is more important is being able to produce food without buying it on the market. In general, yard land in urban areas has a narrow area. Likewise, the condition of the yard in Jegliwinangun Village, Kec. Kutowinangun, Kab. Kebumen, with optimal and planned use of yard land, it is hoped that the community can meet the family's food needs and can also obtain additional income outside of income from the main job. Mentoring was carried out for 8 months. Location: Jegliwinangun Village, Kuthowinangun District, Kebumen Regency, which was attended by around 60 participants consisting of Village officials, the PKK Mobilization Team, Representatives, the community and the young generation of Jegliwinangun Village. The method used is to provide socialization followed by a demonstration on how to plant on narrow land as an effort to meet daily needs. The activity took place on March 5 2024. Based on the results of the activities that have been carried out, it shows that residents are enthusiastic about becoming more productive and enthusiastic about entrepreneurship and farming.