cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
jomaa@nuris.ac.id
Phone
+6285335339697
Journal Mail Official
jomaa@nuris.ac.id
Editorial Address
Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kab. Mojokerto, Jawa Timur
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Management, Accounting, and Administration
ISSN : -     EISSN : 30638992     DOI : https://doi.org/10.52620/jomaa
The Journal of Management, Accounting, and Administration (JoMAA) ISSN 3063-8992 published by STAI Nurul Islam Mojokerto is a newly launched academic journal starting in 2024. It aims to provide a platform for innovative research and insights in the fields of management, accounting, and administration. The journal seeks to contribute to academic discourse and practical applications by publishing high-quality, peer-reviewed articles that address contemporary issues and advancements in these disciplines.
Articles 61 Documents
Analisis Akad Murabahah pada Pembiayaan Modal Usaha UMKM dalam Perspektif Fiqh Muamalah Romadloni, Fitria; Hariroh, Siti; Hilmi, Hilmi; Fadhilah, Dwi Nanda Nur; Hanifah, Luluk
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 4: 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i4.240

Abstract

Kajian ini berfokus pada analisis praktik akad murabahah dalam pembiayaan modal usaha UMKM dengan menempatkan prinsip Fiqh Muamalah sebagai kerangka evaluasi utama. Dominasi murabahah sebagai instrumen pembiayaan tidak selalu sejalan dengan pemenuhan substansi syariah, khususnya dalam penerapan rukun dan syarat akad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan memanfaatkan sumber data sekunder berupa laporan keuangan, dokumen  kontrak standar, regulasi OJK, serta fatwa DSN-MUI. Data dianalisis melalui metode analisis isi secara deduktif untuk menilai kesesuaian antara praktik operasional dan norma fiqh. Hasil kajian mengungkap bahwa meskipun murabahah telah memenuhi ketentuan formal regulatif, terdapat titik rawan pada pemenuhan aspek qabdh dalam skema murabahah bil wakalah. Ketidakjelasan bukti transaksi berpotensi menggeser akad dari jual beli menjadi pinjaman berbunga. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan dan keterbukaan penetapan margin guna memastikan penerapan kepatuhan syariah yang komprehensif.