cover
Contact Name
DWI ATMOKO
Contact Email
atmokodwi120@gmail.com
Phone
+6285722699017
Journal Mail Official
jitkbhamada@gmail.com
Editorial Address
Jalan Cut Nyak Dhien No. 16, Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal
Location
Kab. tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
ISSN : 20884435     EISSN : 23553863     DOI : https://doi.org/10.36308/jik.v15i2
Core Subject : Health, Social,
JITK Bhamada adalah untuk diterbitkan, menyebarluaskan, dan membahas berbagai tulisan tentang penelitian kesehatan, yang membantu pendidik, pelaksana penelitian kesehatan, peneliti, dan membuat agar lebih efektif. JITK Bhamada dalam menerima artikel akan menyaring untuk keaslian, relevansi penelitian dan perbaikan pelayanan kesehatan. Setelah penyaringan awal artikel akan dikirim ke mitra bestari untuk diminta ulang isi artikel. Editor akan memutuskan menerima artikel dengan mempertimbangkan rekomendasinya dari mitra bestari yang telah ditunjuk. Editor berhak untuk mengubah artikel yang disetujui perlu, misal dengan memperpendek isi artikel atau menghilangkan bagan dan tabel.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2023)" : 15 Documents clear
STUDI DESKTIPTIF KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Risnanto Risnanto
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.483

Abstract

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis yang terjadi pada saat periode kritis dari proses tumbuh dan kembang mulai janin, dimana hasil pengukuran panjang/tinggi badan menurut umur (TB/U atau PB/U) menunjukkan < -2 SD s.d. < -3 SD dari standar WHO (Permenkes RI, 2020). Stunting pada anak merupakan masalah yang cukup serius karena berkaitan dengan risiko terjadinya kesakitan di masa yang akan datang serta sulitnya untuk mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Tujuan riset untuk mengidentifikasi kejadian stunting pada Balita di Desa Kalisapu Kec. Sawi Kab. Tegal. Metode riset yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Hasil riset jenis kelamin putri (62,06%), usia Balita (89,66%), riwayat berat bayi lahir lebih dari 2,5 kg (91,37%), tidak diberikan ASI Ekslusif (68,97%), ibu tidak bekerja (58,63%), pendidikan tinggi sebanyak 3 orang (5,3%), usia ibu 20-35 tahun sebanyak 39 orang (69,6%), riwayat usia ibu menikah pertama ≤20 tahun sebanyak 44 orang (78,7%), paritas 1-2 sebanyak 41 orang (73,2%) dan pendapatan orangtua <UMR (68,97%).
EFEKTIFITAS OVITRAP DENGAN ATRAKTAN AIR RENDAMAN JERAMI SEBAGAI PERANGKAP JENTIK NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE Arif Rakhman; Dwi Budi Prastiani; Sriantika Putri; Khodijah Khodijah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.484

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh infeksi virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Langkah penanggulangan DBD yaitu dengan melakukan 3M-Plus. Arti Plus dalam 3M-Plus yaitu salah satunya adalah menggunakan alat ovitrap sebagai perangkap jentik untuk memutuskan siklus perkembangan nyamuk Aedes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami sebagai perangkap jentik nyamuk demam berdarah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian quasy experiment melalui pendekatan Post-test only nonequivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah rumah-rumah di Desa Yamansari dengan menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 34 rumah. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok control yang masing-masing berjumlah 17 rumah. Alat penelitian yang digunakan adalah ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami pada kelompok intervensi dan ovitrap dengan atraktan air setempat pada kelompok control serta lembar observasi untuk menghitung jumlah jentik. Hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney didapatkan hasil p-value 0,000 < 0,05 yang berarti ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami lebih efektif menangkap jentik nyamuk dibandingkan dengan ovitrap dengan atraktan air setempat. Ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami dapat digunakan sebagai perangkap jentik nyamuk dengan cara diletakkan di tempat-tempat yang dianggap sebagai sarang nyamuk sehingga keluarga terhindar dari penyakit DBD.
HUBUNGAN INTENSITAS BIMBINGAN SKRIPSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI Nurhakim Yudhi Wibowo; Susi Muryani; Ramadhan Putra Satria
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.486

Abstract

Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi cenderung memiliki masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Mahasiswa merasakan takut dan khawatir sebelum bertemu dosen pembimbing, proses bimbingan skripsi juga membuat mahasiswa menjadi lebih sensitif dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden dengan menggunakan teknik total samping. Berdasarkan hasil uji Kendall’s Tau didapatkan p value 0,477>0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Hasil peneliian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan bimbingan skripsi dengan intensitas sedang dan dengan tingkat kecemasan ringan. Hasil penelitian ini diharapkan apabila terjadi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi, maka tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas bimbingan yang rendah, namun perlu mengetahui faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi.
ASPEK PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN DALAM PELAYANA KESEHATAN INFORMED CONSENT LITERATUR REVIEW Umi Salamah
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.487

Abstract

Pasien memiliki hak untuk menyetujui atau menolak persetujuan dalam sebuah tindakan. Persetujuan sebagaimana dimaksud diberikan setelah pasien mendapat penjelasan secara lengkap, diagnosis dan tata cara tindakan medis, tujuan tindakan medis alternatif tindakan lain dan risikonya, risiko terhadap tindakan yang dilakukan Informed consent diberikan secara lisan maupun tulisan. Segala bentuk informasi medis harus diberikan kepada pasien maupun keluarga pasien. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (literature review). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data sekunder. Database yang digunakan pada pencarian literatur antara lain yaitu PubMed, Science Direct (Elsevier) dan Google Scholar. Hasil penelitian yaitu secara umum Informed Consent dapat diartikan sebagai persetujuan yang diberikan oleh seorang pasien kepada dokter atas suatu tindakan medik yang akan dilakukan, setelah mendapatkan informasi yang jelas akan tindakan tersebut. Informed Consent menurut Permenkes No.585 / Menkes / Per / IX / 1989, Persetujuan Tindakan Medik adalah Persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarganya atas dasar penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Semua tindakan kedokteran yang akan dilakukan terhadap pasien harus mendapat persetujuan. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 290/ Menkes/PER/III/2009 tentang Persetujuan dan Penjelasan tindakan medis yang akan dilakukan, sekurang-kurangnya meliputi diagnosis dan tata cara tindakan kedokteran, alternatif tindakan lain dan resikonya, resiko dan komplikasi yangmungkin terjadi dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan, perkiraan biaya.
PERSONAL HYGIENE REMAJA SAAT MENSTRUASI DI WILAYAH PEDESAAN Natasya Nazla Prasetyo; Safarina Kartika Sari; Nadya Audina Fadilah; Muhammad Ichsan; Chahya Kharin Herbawani
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.491

Abstract

ersonal hygiene saat menstruasi merupakan hal yang krusial dalam menjaga kebersihan dan kesehatan. Selain itu, personal hygiene juga dapat menentukan status kesehatan reproduksi remaja di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa narrative review dari delapan artikel dengan menggunakan database Garuda dan Google Scholar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa remaja putri yang tinggal di pedesaan sebagian besar memiliki keterbatasan akses terhadap informasi, khususnya informasi tentang kesehatan reproduksi. Informasi seperti itu masih dianggap tabu oleh orang-orang di sekitarnya. Akibatnya, mereka harus mencari informasi sendiri. Rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya personal hygiene pada remaja putri, terutama pada saat menstruasi, juga memperkuat alasan mengapa remaja putri banyak mengalami masalah reproduksi. Sikap ditentukan oleh pengetahuan, keyakinan individu, tanggapan terhadap rangsangan, dan pengaruh lingkungan sekitarnya. Kurangnya sikap personal hygiene remaja yang baik di pedesaan disebabkan oleh kurangnya informasi yang diperoleh dan kurangnya komunikasi antara orang tua dengan anaknya mengenai personal hygiene saat menstruasi. Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya pengetahuan dan sikap remaja di pedesaan adalah pengaruh mitos.

Page 2 of 2 | Total Record : 15