cover
Contact Name
Devi I Mariatul Qiptiah
Contact Email
educouns-g@umsj.ac.id
Phone
+62331-335728
Journal Mail Official
educouns-g@umsj.ac.id
Editorial Address
Jl. Sriwijaya No.32, Kali Oktak, Karangrejo, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68124
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance
ISSN : -     EISSN : 3063329X     DOI : https://doi.org/10.70079/egjecg
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Published by Universitas Moch. Sroedji with E-ISSN number: 3063-329X provides a forum for researchers to publish their research and innovative ideas in the field of. This journal is published twice a year, namely in June and December. This journal focuses on guidance and counseling, middle school education, high school education, higher education, character education, and special education (non-formal, informal, and inclusive).
Articles 17 Documents
Penerapan CBT Untuk Menangani Masalah Strict Parents Pada Siswa SMP Nurul Falah Kecamatan Silo Nazihah A.R., Safura; Panca Mei , Rhesty; Agustarika H, Alifia
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.84

Abstract

Studi ini mengkaji anak yang menerima pola asuh otoriter dan pengaruhnya terhadap perilaku mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana anak merespons pola asuh otoriter serta dampaknya terhadap perilaku anak di SMP Nurul Falah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT), melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data penelitian diperoleh dari seorang siswa yang menunjukkan permasalahan perilaku. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa dampak negatif pola asuh otoriter pada anak antara lain adalah kecenderungan untuk berbohong, memberontak, dan kurang peduli terhadap keluarga; kesulitan berkomunikasi dengan orang tua; kecenderungan memendam perasaan dan overthinking; kesulitan dan rasa takut dalam bertindak; preferensi untuk mencari kebebasan di luar rumah; potensi perilaku ekstrem; serta kecenderungan membolos dan mencontek; dan perasaan terpaksa dalam mematuhi perintah orang tua. Meskipun demikian, pola asuh ini diterapkan dengan maksud baik, yaitu agar anak menjadi lebih disiplin, berperilaku positif, serta menjaga nama baik diri sendiri dan keluarga. Namun, dari sudut pandang anak, pola asuh otoriter dianggap kurang sesuai, karena menimbulkan perasaan terbebani, terbatas, dan tidak nyaman. Hasil penelitian ini dengan penerapan CBT untuk menangani masalah Strict Parent Metode CBT telah menunjukkan efektivitasnya dalam menanggulangi beragam masalah strict parents yang dihadapi siswa SMP Nurul Falah Kecamatan Silo.
Perilaku Kedisiplinan Pada Kalangan Calon Konselor Sulistiawati, Hendrik
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.87

Abstract

Perilaku disiplin di lingkungan perguruan tinggi memilii implikasi signifikan terhadap prestasi akademik dan pengembangan pribadi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pola perilaku disiplin, faktor-faktor yang mempengaruhinya dan solusi potensial untuk meningkatkan tingkat disiplin di kalangan mahasiswa dengan fokus pada Universitas Mochammad Sroedji Jember. Metode penelitian yang di gunakan adalah survei dengan angket yang di bagikan kepada mahasiswa. Temuan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan kebijakan dan praktik di pendidikan tinggi untuk meningkatkan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan siswa secara holistik. Disiplin mencakup kemampuan seseorang untuk mengikuti aturan, mematuhi tugas yang di berikan, dan bertanggung jawab atas tindakan mereka. Dalam konteks pendidikan, disiplin membantu siswa untuk tetap fokus mempelajari materi, mengatur waktu secara efisien, dan menghadapi tantangan akademik dengan tekun. Disiplin juga penting dalam membentuk kebiasaan belajar yang baik. 
Urgensi Peer-Counseling Dalam Kesiapan Diri Menjadi Guru Bimbingan Konseling Amirul Mukminin, Candra
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.88

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi peer counseling dalam kesiapan calon guru Bimbingan dan Konseling mahasiswa BK di Universitas Mochammad Sroedji Jember. Peer counseling diyakini dapat meningkatkan keterampilan konseling, kepercayaan diri, serta pemahaman dinamika kelompok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan instrument berupa kuesioner, yang dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics versi 27.0.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesiapan dengan cukup baik, terutama dalam aspek keterampilan mengendalikan emosi dan menjaga kerahasiaan klien. Namun masih terdapat kelemahan dalam hal objektivitas saat menyelesaikan masalah dan netralitas konseling yang perlu ditingkatkan. Kesimpulannya, meskipun kesiapan mahasiswa dalam menjalankan peran peer counselor tergolong baik secara umum, penguatan pada keterampilan-keterampilan tertentu tetap dibutuhkan agar pelaksanaan konseling sejawat menjadi lebih efektif. Hasil dari penelitian ini diharapkan mendorong pengembangan program peer counseling di Universitas Mochammad Sroedji Jember.
Fenomena Smartphone Addiction di Kalangan Remaja SMP Rukminingsih, Siti
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.89

Abstract

Kecanduan smartphone di kalangan remaja adalah fenomena yang sangat memprihatinkan dengan berbagai dampak pada kehidupan sehari-hari para remaja. Ditambah dengan adanya beberapa guru dan orang tua yang melaporkan teridentifikasinya tanda-tanda kecanduan smartphone pada sebagian mayoritas siswa kelas VII, seperti penurunan konsentrasi saat belajar, kurangnya partisipasi dalam kegiatan fisik, perubahan gaya hidup, serta perubahan pola tidur si siswa sehingga membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di SMPN 1 Arjasa tentang smartphone addiction di kalangan remaja sekolah tersebut. Tujuan penelitian ialah mengidentifikasi tingkat pemahaman smartphone addiction dan faktor-faktor serta dampak yang berkaitan terhadap kecanduan smartphone. Metode yang dipakai dalam penelitian adalah melalui penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif. Sehingga melalui metode tersebut serta didukung dengan instrument pengumpulan data yaitu angket dengan skala pengukurannya adalah Smartphone Addiction Scale (SAS), maka diperoleh hasil nilai rata-rata tertinggi 2,8 dengan standart deviasi 1,05935 dan nilai rata-rata terendah 1,9 dengan standart deviasi 0,42164.
Strategi CBT untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Individu dengan Riwayat Trauma Masa Lalu Syifaus S, Adinda; Eka S, Fitriani
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.90

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak trauma masa lalu pada kesehatan mental individu dewasa. Trauma didefinisikan sebagai pengalaman yang menghancurkan rasa aman dan harga diri, dapat menyebabkan luka psikologis yang mendalam dan berkelanjutan. Studi ini menggunakan metode studi pustaka untuk mengumpulkan data dari berbagai literatur yang relevan, serta wawancara langsung untuk mendapatkan gambaran mendalam tentang subjek penelitian. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menangani trauma, yang mencakup intervensi psikologis, dukungan sosial, dan perawatan mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma masa lalu dapat memicu gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan gangguan stres pasca-traumatik (PTSD). Reaksi terhadap trauma bervariasi, dengan beberapa individu mengalami dampak segera, sementara yang lain menghadapi konsekuensi jangka panjang. Penanganan trauma dapat dilakukan melalui tindakan konseling, seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT), yang membantu individu mengelola perasaan dan pikiran terkait trauma. Dukungan sosial dan lingkungan yang mendukung juga berperan penting dalam proses pemulihan. Dengan memahami dan menangani trauma secara efektif, individu dapat meningkatkan kesehatan mental dan kualitas hidup mereka. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana trauma masa lalu mempengaruhi kesehatan mental dan menawarkan wawasan tentang strategi pemulihan yang efektif. Temuan ini penting bagi praktisi kesehatan mental dalam merancang intervensi yang tepat untuk individu yang mengalami trauma.
Konseling Mindfulness Based Cognitive Therapy (MBCT) Terhadap Tingkat Stress Guru PAUD Neely H, Dina; Nurlaili , Anis
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.91

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak dari Konseling Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) terhadap tingkat stres yang dialami oleh pendidik anak usia dini (PAUD). Guru PAUD sering menghadapi beban kerja yang berat, termasuk tanggung jawab administratif, pengelolaan perilaku siswa, dan tuntutan lingkungan, yang dapat menyebabkan stres berkepanjangan. Stres yang tidak diatasi dapat menurunkan kualitas pengajaran dan kesejahteraan emosional guru. Pendekatan MBCT, yang menggabungkan teknik-teknik mindfulness seperti body scan, mindfulness-breathing meditation, dan mindful eating, diharapkan dapat mengurangi stres guru dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini dilakukan dengan cara kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan studi pustaka Subjek penelitian terdiri dari tiga guru PAUD yang menjalani terapi mindfulness selama dua minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi MBCT dapat meningkatkan emosi positif, kemampuan untuk mengendalikan pikiran negatif, dan ketenangan guru PAUD dalam menghadapi stres. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik mindfulness yang diterapkan melalui MBCT dapat secara efektif mengurangi stres guru PAUD dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional serta kualitas pengajaran mereka.
Problematik Self Confidence Pada Mahasiswa Bimbingan Konseling Sebagai Calon Konselor Andrian N, Yulio
EDUCOUNS GUIDANCE: Journal of Educational and Counseling Guidance Vol. 2 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/egjecg.v2i1.128

Abstract

Self confidence merupakan elemen krusial dalam efektivitas seorang calon konselor, mempengaruhi kemampuan mereka dalam membangun hubungan yang kuat dan memberikan dukungan yang tepat kepada klien. Faktor-faktor seperti pengalaman masa lalu yang negatif, kritik diri berlebihan, dan tekanan sosial berperan dalam menurunkan nilai self confidence. Selain itu, kurangnya pengalaman praktis dan dukungan profesional selama masa pelatihan juga dapat memperburuk masalah ini.  Calon konselor dengan self confidence yang rendah mungkin kesulitan dalam menghadapi situasi sulit, memberikan bimbingan yang konsisten, dan menerima umpan balik secara konstruktif. Hal ini tidak hanya mempengaruhi hubungan konselor-klien, tetapi juga pertumbuhan profesional konselor itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat self confidence melalui bimbingan yang tepat, pelatihan yang berkelanjutan, dan dukungan dari lingkungan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor penyebab rendahnya self confidence dan merumuskan strategi yang efektif untuk mengatasinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya problematic self confidence dengan hasil korelasi 0,05. Problematik self confidence pada calon konselor pada penelitian ini juga menunjukkan sebesar angka rata rata 3,5 dan reliabilitas Nilai Cronbach’s Alpha 0,534. 

Page 2 of 2 | Total Record : 17