cover
Contact Name
Hani Subagio
Contact Email
hanisubagio@upnyk.ac.id
Phone
+6287891177900
Journal Mail Official
adminjpbn@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. SWK, Ringroad, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pancasila dan Bela Negara
ISSN : -     EISSN : 27755886     DOI : https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1
Jurnal Pancasila dan Bela Negara merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UPN Veteran Yogyakarta.
Articles 60 Documents
Bentuk Cinta Tanah Air Di Era Globalisasi Indi Ayunur Aini
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5698

Abstract

Rasa cinta tanah air merupakan salah satu sikap yang sepatutnya dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia. Negeri yang kaya akan suku dan budaya ini menjadi salah satu harta yang tak ternilai harganya dan patut untuk diapresiasi keberadaanya. Namun, dengan adanya berbagai tantangan yang ada, seperti pada era globalisasi saat ini dapat menggoyahkan sikap cinta tanah air tersebut. Berbagai persoalan, seperti pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada semakin menyebar luas di kalangan masyarakat terutama para remaja. Hal ini tentunya akan menjadi pokok bahasan yang cukup menarik diurai pada jurnal ini. Banyak remaja yang tidak mengetahui potensi budaya lokalnya sendiri sehingga cenderung untuk membanggakan budaya asing. Dikarenakan hal tersebut, tujuan dari dituliskannya jurnal ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang terjadi pada era globalisasi terhadap sikap cinta tanah air, berbagai budaya Indonesia yang sudah dikenal oleh mancanegara, serta memberikan contoh tentang bentuk sikap tanah air yang dapat dilakukan untuk menyeimbangi arus globalisasi yang ada.
Penyimpangan Nilai-Nilai Dasar Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat dan Bernegara Hanifah Budi Novitasari
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i2.5695

Abstract

Penyimpangan akan nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila sampai detik ini masih sering terjadi di sekitar kita. Penyelenggaraannya terkadang masih tidak sesuai dengan isi dan hakikat yang seharusnya. Tidak sedikit juga masyarakat yang tidak sepenuhnya mengerti akan penting dan betapa fatalnya penyimpangan akan nilai-nilai dasar pancasila ini bila terjadi. Kesatuan negara menjadi salah satu hal yang terdampak jika penyimpangan akan nilai pancasila di Indonesia terus terjadi. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk memberikan gambaran sekaligus kesadaran akan pentingnya hal tersebut dan apa hal yang harus dilakukan masyarakat dan negara untuk mengatasinya menggunakan metode analisis kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis yang berfokus pada kasus ketika penyelidikan dilakukan, memproses dan menganalisis temuan, dan menarik kesimpulan atas kasus tersebut. Hasil penyelidikan dan analisis menunjukan bahwa masih banyak sekali kasus-kasus dan konflik akan penyimpangan nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara pada setiap niali-nilai dasar sila-sila dalam pancasila sehingga harus disikapi dengan lebih tegas lagi oleh seluruh warga negara Indonesia. 
Memaknai Nilai-Nilai Pancasila dari Kehidupan Masyarakat Desa Diasma Sandi Swandaru
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i2.7957

Abstract

 Kajian ini didasarkan pada krisis yang dialami masyarakat modern khususnya mereka yang tinggal di perkotaan. Masyarakat modern perkotaan hari ini mengalami krisis di berbagai bidang, baik kemanusiaan maupun lingkungan. Tujuan penelitian untuk memberi suatu alternatif sudut pandang dalam menghadapi krisis yang dialami oleh masyarakat modern, khususnya di bidang kemanusiaan dan ekologi. Alternatif sudut pandang tersebut digali dari cara hidup masyarakat desa yang lekat dengan nilai-nilai Pancasila, yang merupakan suatu antitesis dari apa yang dilakukan oleh masyarakat perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif melalui kajian kepustakaan. Sumber data yang digunakan berupa buku-buku, artikel ilmiah, dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan topik pembahasan. Kajian ini menyimpulkan bahwa; Pertama, masyarakat modern perkotaan mengalami berbagai krisis dikarenakan bersikap egosentris dan individual. Kedua, Nilai-nilai Pancasila terdapat pada laku hidup masyarakat pedesaan yang religius dan toleran. Ketiga, kembali kepada cara hidup masyarakat pedesaan yang toleran dan religius dapat menjadi suatu alternatif dalam menghadapi berbagai krisis yang terjadi serta menumbuhkan kembali semangat keindonesiaan sebagaimana yang dicita-citakan. 
Penguatan Ideologi Pancasila di Kalangan Mahasiswa Saat Ini Yohana Agil Permata
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i2.5890

Abstract

Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan kesepakatan politik pada saat negara Indonesia didirikan. Tetapi melalui perjalanan yang panjang kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila seringkali mengalami banyak konflik dalam aktualisasi nilai- nilainya. Era reformasi sudah banyak membawa perubahan-perubahan nyata yang terjadi pada kehidupan sosial, ekonomi, politik bahkan dalam dunia pendidikan. Pancasila mulai tergeser pada saat terjadi krisis yang menyebebkan keterpurukan di hampir semua bidang kehidupan. Nilai-nilai pancasila yang perlu diturunkan dari generasi ke generasi tersebut dapat disalurkan lewat pengajaran mengenai pancasila pada perguruan tinggi. Pendidikan tentang pancasila pada kurikulum saat ini merupakan mata kuliah Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi. Pendidikan pancasila ialah salah satu cara untuk menanamkan pribadi yang bermoral dan berwawasan luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan yang diangkat pada artikel ini ialah seberapa banyak tingkat pengetahuan serta pemahaman mengenai Ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa,sebagaimana solusi untuk menguatkan kembali Ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa. Pada penelitian ini, data primer didapat peneliti lewat angket atau survey. Angket atau survey yang digunakan berdasarkan cara menjawab yaitu angket atau kuesioner tertutup. Dari penilitian diperoleh hasil yang menerangkan kan bahwa banyak responden pengamalan nilai nilai Pancasila secara signifikan.
Pancasila Menurut Perspektif Generasi Muda Nimas Ayu Wulandari
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i1.4413

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan generasi muda tentang Pancasila pada era milenial. Selama ini penghayatan Pancasila di kalangan generasi muda dianggap mulai hilang. Penyebab hilangnya penghayatan Pancasila di kalangan generasi muda karena beberapa faktor baik dari dalam diri generasi muda maupun faktor lingkungan. Pancasila adalah dasar Negara Republik Indonesia. Pancasila secara umum dipahami sebagai kumpulan gagasan, ide-ide dasar keyakinan dan kepercayaan dalam rumusan dari segi kehidupan, berbangsa dan bernegara. Metode penulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dari penelitian ini diperoleh dari Jurnal ilmiah, berita, dan wawancara terhadap generasi muda melalui melalui whatsapp (wa) atau daring. Analisis data yang digunakan menggunakan analisis tekstual dan induksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa generasi muda memahami Pancasila bukan hanya sekedar dasar Negara melainkan dengan adanya Pancasila adalah sebagai pemersatu bangsa dari Sabang sampai Merauke. Namun, Pancasila belum sepenuhnya bisa dihayati dan diamalkan oleh masyarakat dan penyelenggara negara karena masih terjadi berbagai macam persoalan kebangsaan yang bertentangan dengan Pancasila.
Internalisasi Pancasila Pada Lingkup Perguruan Tinggi Naufalin Akbar Fauzia
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i1.5677

Abstract

Keberadaan Pancasila pada perkuliahan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa atas pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaaan dalam upaya menuntut ilmu. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dengan kajian kepustakaan dan metode deskriptif-kualitatif bersumber dari buku bahan ajar, jurnal, penelitian ilmiah, dan artikel media massa tentang Pancasila. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Cara melakukan internalisasi dapat berupa memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila, memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap kebangsaan, menerapkan praktik dalam pengabdian masyarakat. Upaya meningkatkan pemahaman tentang Pancasila menjadi penting bagi mahasiswa sebagai proses pembentukan karakter bangsa.
Nasionalisme dalam Ketahanan Nasional Inggisa Cendra Prakesti
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i1.5893

Abstract

Bela Negara adalah tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 rela berkorban demi menjamin kelangsungan hidup dan Negara. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: Pertama, bagaimana konsep bela negara di Indonesia? Kedua, bagaimanakah kelebihan dan kerugian penerapan bela negara di Indonesia saat ini? Metode dalam penelitian ini adalah normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsep dan pendekatan kasus. Setelah dilakukan pengkajian diketahui bahwa konsep bela negara yang lebih menitikberatkan pada pemahaman nilai-nilai luhur pancasila terkait dengan karakter atau perilaku dan penulis melihat kajian ini dalam dua sudut pandang yang berbeda dituangkan dalam bentuk kebijkan penerapan bela negara dengan bersandar pada peraturan perundang-undangan melalui kebijakan tentang bela negara.Kata-kata Kunci: Bela negara, karakter bangsa, wajib militer
Pancasila Sebagai Landasan Politik Luar Negeri Indonesia Di Tengah Sistem Internasional Multipolar Fernanda Dewa Ariansyah
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i2.13260

Abstract

Sistem internasional multipolar yang ditandai dengan munculnya banyak kekuatan berpotensi menimbulkan beragam isu internasional sekaligus peluang kerja sama multilateral. Negara membutuhkan suatu landasan fundamental dalam menentukan sikap dan tindakan di tengah perubahan konstelasi global tersebut untuk dapat beradaptasi dan mencapai tujuan nasionalnya. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia berfungsi sebagai landasan fundamental dalam setiap sikap dan tindakan yang dilakukan Indonesia, termasuk politik luar negeri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pancasila dalam memandu politik luar negeri Indonesia di tengah sistem internasional multipolar. Penelitian ini berangkat dari kerangka pemikiran Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dan konsep sistem multipolar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data sekunder dari studi kepustakaan. Hasil dari peneltian ini menunjukkan bahwa Pancasila masih dijadikan pedoman dalam poliitk luar negeri Indonesia di tengah sistem internasional multipolar. Nilai-nilai fundamental Pancasila mendorong komitmen politik luar negeri bebas aktif Indonesia untuk menjadi aktor utama di kancah global dengan mempromosikan perdamaian dunia, menghubungkan negara berkembang dengan subjek internasional lain, dan mendukung agenda global dalam Sustainable Development Goals (SDGs). 
Pancasila Dalam Berbagai Paradigma di Indonesia Hariyadi, Bagus -
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5682

Abstract

The purpose of this paper is to find out the people's economy as a new paradigm and strategy in Indonesia's economic development. The writing of this paper uses the method of literature review (library research). Pancasila experiences inconsistency in continuous development, this is not caused by the weakness of the values contained in it but leads to inconsistencies in its application. In line with the acceptance of the truth of the noble values of Pancasila, the current and enthusiasm for making Pancasila as a paradigm accelerated. Paradigm is a basic assumption and general theoretical assumption so that it is a source of laws, methods, basic principles to solve a problem faced by a nation in the future. From the discussion, it can be concluded that the essence of the position of Pancasila as a development paradigm implies that in all aspects of national development, it must be based on the values contained in the Pancasila precepts. From this paper it can be concluded that Pancasila as a paradigm has a close relationship with the life of society, nation and state. Because Pancasila has a very important role in various fields such as in the fields of law, economy, socio-culture, and also development.
Bentuk Cinta Tanah Air Di Era Globalisasi Aini, Indi Ayunur
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5698

Abstract

Rasa cinta tanah air merupakan salah satu sikap yang sepatutnya dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia. Negeri yang kaya akan suku dan budaya ini menjadi salah satu harta yang tak ternilai harganya dan patut untuk diapresiasi keberadaanya. Namun, dengan adanya berbagai tantangan yang ada, seperti pada era globalisasi saat ini dapat menggoyahkan sikap cinta tanah air tersebut. Berbagai persoalan, seperti pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada semakin menyebar luas di kalangan masyarakat terutama para remaja. Hal ini tentunya akan menjadi pokok bahasan yang cukup menarik diurai pada jurnal ini. Banyak remaja yang tidak mengetahui potensi budaya lokalnya sendiri sehingga cenderung untuk membanggakan budaya asing. Dikarenakan hal tersebut, tujuan dari dituliskannya jurnal ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan yang terjadi pada era globalisasi terhadap sikap cinta tanah air, berbagai budaya Indonesia yang sudah dikenal oleh mancanegara, serta memberikan contoh tentang bentuk sikap tanah air yang dapat dilakukan untuk menyeimbangi arus globalisasi yang ada.