cover
Contact Name
Hani Subagio
Contact Email
hanisubagio@upnyk.ac.id
Phone
+6287891177900
Journal Mail Official
adminjpbn@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. SWK, Ringroad, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pancasila dan Bela Negara
ISSN : -     EISSN : 27755886     DOI : https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1
Jurnal Pancasila dan Bela Negara merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UPN Veteran Yogyakarta.
Articles 60 Documents
Upaya Pelestarian Kekayaan Alam Indonesia Berlandaskan Nilai-Nilai Pancasila Lisandra Okta Alfiani
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i2.6417

Abstract

Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun dalam  lautan. Kekayaan lingkungan yang sangat beragam harus dijaga dan dilestarikan guna keberlangsungan kehidupan yang dinamis dan statis.Penelitian ini akan berfokus pada keselarasan nilai-nilai Pancasila dalam upaya pelestarian kekayaan di Indonesia.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan meninjau dari panduan buku,skripsi maupun sumber lainnya.Perlunya upaya pelestarian kekayaan alam yang ada di Indonesiayang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila ini menjadi latar belakang masalah yang akan dibahas dalam penelitian kali ini,kemudian adapun tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui keselarasan antara nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dengan upaya-upaya pelestarian kekayaan alam Indonesia.Indonesia merupakan negara yang kaya akan beragam budaya dan beragam kenampakan alamnya dari wilayah Sabang hingga Merauke.Oleh karena itu perlu dilakukan upaya pelestarian lingkungan yang tentunya selaras dengan dasar negara yaitu Pancasila. 
Implementasi Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila Bagi Mahasiswa Dalam Semangat Bela Negara Eldine Hijra Nurnashira
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5937

Abstract

Bela negara adalah sikap dan tindakan warga negara yang dilandasi rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, kerelaan berkorban guna menghadapi setiap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan ( ATHG) baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan Negara, keutuhan wilayah, yuridiksi nasional dan nilai –nilai luhur Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Pancasila adalah sebagai sumber nilai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara bagi bangsa Indonesia, Melalui pendidikan Pancasila, mahasiswa diharapkan mampu memahami, menganalisis, dan mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh adanya mata kuliah pendidikan pancasila terhadap mahasiswa dalam usaha mewujudkan semangat bela negara. Metode penelitian yaitu menggunakan metode survei lapangan dengan cara melakukan wawancara langsung, ataupun observasi secara langsung kepada yang bersangkutan. Hasil Temuan    dilapangan    terungkap   bahwa Silabus  disusun  oleh  tim  dosen  Pendidikan Kewarganegaraan   (PKN),   dan   pembuatan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dikembangkan    oleh    masing-masing    dosen, dan beberapa mahasiswa baru di sebagian besar Universitas yang ada di Indonesia menyebutkan bahwa mereka mendapatkan mata kuliah pendidikan pancasila di semester awal kuliah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Keikutsertaan   warga   negara  dalam  usaha bela negara salah satunya diselenggarakan melalui   Pendidikan   Kewarganegaraan, oleh karena    itu    Pendidikan    Kewarganegaraan merupakan    materi    yang    wajib    diberikan pada satuan pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei. Hasil dari penelitian ini adalah metode yang digunakan dan dirancang dalam SAP, yaitu metode ekspositori, tanya jawab, ceramah, presentasi, diskusi kelompok, observasi, studi kasus, dan problem solving.                                                     
Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bagi Generasi Muda Muhammad Bayu Al Ghifari
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i2.5665

Abstract

This study aims to describe the views of the younger generation of Indonesia on the existence of Pancasila as the ideology of the Indonesian nation. The existence of Pancasila is something that is very valuable for this nation, especially for the younger generation of Indonesia who will then continue the baton of struggle to realize an advanced and prosperous Indonesia and realize the ideals of its predecessors. But nowadays, the younger generation of Indonesia no longer adheres to the values of Pancasila as the state ideology and then applies them in their daily lives. The method used in this study uses a qualitative approach. The data used in this study were obtained from scientific journals, news, and previous research results. Analysis of the data used in this study using analytical descriptive analysis. The results of this study indicate that the younger generation actually has knowledge about the practice of Pancasila but lacks in its implementation. The younger generation is still unable to implement and live the values of Pancasila because they are distracted by various kinds of national problems which are certainly not in line with the noble values of Pancasila.
Nasionalisme Pendidikan dalam Bingkai Pancasila Fendi Pangestu
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i1.6728

Abstract

Kajian ini didasarkan atas kehidupan manusia yang selalu mengalami dinamika dalam suatu arus globalisasi. Orientasi manusia hari ini cenderung bersifat pragmatis dan hanya berdasarkan logika pasar. Sikap hidup masyarakat yang pragmatis dan konsumtif tidak lepas dari pendidikan yang turut mengawal perkembangan kepribadian manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permikiran Ki Hadjar Dewantara terkait nasionalisme pendidikan. Nasionalisme pendidikan dibutuhkan sebagai landasan dalam penguatan karakter manusia melalui pendidikan, yang sesuai dengan jati diri bangsa. Metode dalam penelitian ini adalah metode kuualitatif melalui kajian kepustakaan. Sumber primer yang digunakan adalah literatur-literatur terkait pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa; Pertama, Konsepsi Ki Hadjar tentang nasionalisme pendidikan tidak lepas dari konsepsi tentang Pancasila. Kedua, nasionalisme pendidikan dibutuhkan untuk mengarahkan laku generasi muda yang cinta terhadap tanah air. Cinta tanah air terwujud dalam perbuatan baik terhadap manusia dan segala mahluk hidup yang ada di alam.
Penyimpangan Nilai-Nilai Bela Negara dan Pancasila oleh Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Endah Sulistyaningrum
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i2.5720

Abstract

Penulisan jurnal ini bertujuan untuk meneliti penyimpangan nilai-nilai bela negara dan Pancasila oleh mahasiswa di lingkungan Kampus UPN “Veteran” Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Objek dari penelitian ini adalah perilaku mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terbukti melakukan penyimpangan nilai-nilai bela negara dan Pancasila. Data yang digunakan dalam jurnal ini diperoleh dari kajian literatur dan observasi melalui media sosial Instagram BEM KM UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai wadah aspirasi bagi mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai bela negara dan Pancasila melalui pembelajaran mata kuliah Bela Negara dan Widya Mwat Yasa serta Pendidikan Pancasila yang mejadi mata kuliah wajib bagi mahasiswa semester pertama UPN “Veteran” Yogyakarta masih  dilanggar oleh mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai bela negara dan Pancasila melalui mata kuliah Bela Negara dan Widya Mwat Yasa serta Pendidikan Pancasila belum terimplementasi sepenuhnya oleh mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta sebagai output pembelajaran mata kuliah Pendidikan Pancasila serta Bela Negara dan Widya Mwat Yasa.
Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kepramukaan Remon Matius Richardo Sianturi
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i1.4407

Abstract

Praja Muda Karana atau bisa dibilang Pramuka adalah sebuah bagian dari pengembangan potensi diri dan pembentukan karakter bagi generasi milenial yang sesuai dengan Kode Kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadarma yang berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Penelitian ini akan berfokus pada pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kepramukaan di SMK Negeri 4 Sampit, pelaksanaan program kerja yang sudah ditetapkan oleh pembina atau dewan kerja ambalan, kegiatan kepramukaan disaat pandemi Covid-19 dan sebelum pandemi COVID-19 , faktor-faktor apa saja yang akan terjadi di lapangan, dan pemecahan masalah terkait faktor-faktor apa saja yang akan terjadi di lapangan. Subjek penelitian ini adalah siswa, pembina pramuka, dan guru SMK Negeri 4 Sampit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu teknik pengumpulan data secara deskriptif.
Pembentukan Karakter Bela Negara melalui Aktivitas Olahraga lilik indri harta
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i1.4484

Abstract

Pembentukan karakter bela negara seharusnya dapat disusun dalam perencanaan yang baik. Berbagai pelatihan implementasi model pendidikan karakter bela negara yang telah dilaksanakan belum juga memberikan hasil yang memuaskan karena pengajar masih merasa bahwa model pendidikan karakter bela negara sangat rumit dan menyita banyak waktu serta perhatian untuk diterapkan. Pada dasarnya, pembentukan karakter bela negara tidak hanya dapat dilakukan melalui pendidikan di ruang-ruang kelas. Akan tetapi, juga melalui aktivitas luar ruangan seperti halnya aktivitas olahraga. Melalui aktivitas olahraga didapatkan hal-hal yang positif. Olahraga bukan sekedar kegiatan yang berorientasi kepada faktor fisik belaka, olahraga juga dapat melatih sikap dan mental. Pembentukan karakter bela negara dapat dilakukan salah satunya melalui olahraga. Dengan olahraga dapat dikembangkan karakter bangsa, sportivitas sekaligus merekatkan persatuan bangsa dengan pengembangan karakter bela negara. Atas dasar tersebut, semua komponen bangsa harus memberikan andil dalam memajukan olahraga nasional. Secara normatif, pembentukan karakter bela negara merupakan hal yang amat penting bagi generasi muda dan bahkan menentukan nasib bangsa dimasa yang akan datang. Hal ini dapat dilaksanakan melalui aktivitas olahraga.
Srawung, Semaur, Akur Sebagai Wujud Implementasi Nilai Sila Keempat Pancasila Bagi Warga dan Mahasiswa Indekos di Jalan Jombang Kota Malang Surya Desismansyah Eka Putra
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i1.9715

Abstract

Lingkungan perumahan di sekitar Universitas Negeri Malang (UM) sangatlah padat. Banyak perumahan warga yang dulunya hanya ditempati bersama keluarga kini telah banyak diubah menjadi multi kamar sebagai tempat tinggal sementara atau kos bagi para pendatang. Rata-rata para pendatang ini berstatus mahasiswa. Dengan makin padatnya penduduk yang tinggal di Jalan Jombang, problem sosialnya pun ikut meningkat. Problem tersebut timbul akibat kurangnya jalin persaudaraan antara warga setempat dengan warga pendatang yang menghuni kos. Hal ini disebabkan tidak adanya sarana yang mempertemukan kedua belah pihak dalam satu forum bersama untuk menyamakan persepsi tentang aturan moral maupun norma yang berlaku di lingkungan tersebut. Untuk itu perlu diadakan ruang dialog untuk mengenalkan adat istiadat yang dihayati oleh warga yang menempati lingkungan di wilayah Jalan Jombang tersebut dengan nama Srawung, Semaur, Akur. Srawung Semaur Akur merupakan metode yang dipakai sebagai basis sosial menciptakan ruang publik (public sphare). Hasilnya 1) medium pertemuan Srawung, Semaur, Akur cukup efektif menciptakan rasa empati dan saling menghormati antara warga setempat dengan para penghuni kos/kontrakan yang mayoritas pendatang. 2) pendatang maupun warga setempat kini dapat merasakan rasa aman, nyaman dan tenteram secara lebih baik tanpa ada kecurigaan berlebih terhadap pendatang. 3) nilai-nilai Pancasila dapat ditemukan dalam implementasi Srawung-Semaur Akur, khususnya sila keempat Pancasila.
Penanaman Nilai Nasionalisme Dalam Pendidikan Karakter Di Indonesia Melalui Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter Cucu Sutrisno; Samsuri Samsuri
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i2.9635

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di indonesia penanaman nilai nasionalisme dalam pendidikan karakter di indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten yang bersifat inferensial berupa proses mendeskripsikan, mengklasifikasi, memaknai dan menyimpulkan relevansi pendidika karakter di Idnonesia sebagai pendidikan nasionalisme. Sumber data yang digunakan untuk analisis konten yakni: 1) Dokumen resmi yang memuat mengenai desain Pendidikan karakter dalam Gerakan PPK sejak tahun 2017-2021 berupa peraturan perundang-undangan serta pedoman implementasi Gerakan PPK. Hasil penelitan ini menujukan bahwa pendidikan karakter di Indonesia mengacu pada konsepsi pendidikan karakter dalam Gerakan PPK. Nilai nasionalisme adalah salah satu nilai utama (prioritas) dalam pendidikan karakter. Namun pemaknaannya masih bersifat usang dan kurang sesuai dengan pemaknaan yang ideal. Perlu ada pemaknaan ulang nasionalisme yang digunakan dalam pendidikan karakter tersebut agar dapat mencapai substansi nasionalisme yang mencakup keadilan sosial, kemerdekaan, kesejahteraan, demokrasi dan prestasi bukan hanya sebatas kecintaan dan kebanggaan disertai kerelaan berkorban (patriotisme) tanpa pamrih bagi bangsa dan negara.
Penguatan Ideologi Pancasila di Kalangan Mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta Asha Uswatun Hasanah Fardede
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i2.5797

Abstract

Pancasila mulai tergeser saat terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan di hampir semua bidang kehidupan. Nilai-nilai pancasila yang perlu diestafetkan dari generasi tersebut dapat melalui pendidikan tentang pancasila di perguruan tinggi. Pendidikan tentang pancasila dalam kurikulum sekarang merupakan mata kuliah Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi. Pendidikan Pancasila merupakan salah satu cara untuk menanamkan pribadi yang bermoral dan berwawasan luas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan yang diangkat dalam jurnal ini adalah seberapa besar tingkat pengetahuan dan pemahaman Ideologi Pancasila di kalangan mahasiswa bagaimana solusi untuk menguatkan kembali Ideologi Pancasila dikalangan mahasiswa. Dalam penelitian ini, data primer diperoleh penelitian melalui angket atau kuesioner. Angket atau kuesioner yang digunakan adalah berdasarkan cara menjawab yaitu angket dan kuesioner tertutup. Dari  penelitian didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa hampir seluruh responden pengalaman nilai nilai Pancasila secara signifikan.