cover
Contact Name
Hani Subagio
Contact Email
hanisubagio@upnyk.ac.id
Phone
+6287891177900
Journal Mail Official
adminjpbn@upnyk.ac.id
Editorial Address
Jl. SWK, Ringroad, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pancasila dan Bela Negara
ISSN : -     EISSN : 27755886     DOI : https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i1
Jurnal Pancasila dan Bela Negara merupakan jurnal berkala yang diterbitkan oleh Pusat Studi Pancasila dan Bela Negara UPN Veteran Yogyakarta.
Articles 60 Documents
Penanaman Pancasila Sebagai Dasar Negara Untuk Pembangunan Karakter Bangsa Indonesia Naifa Maharani Zerlina
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i2.6001

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara merupakan kunci utama dan berperan penting dalam membangun karakter masyarakat Indonesia. Pancasila juga berperan menjadi nilai dasar masyarakat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara agar berjalan denganharmonis. Dan pancasila sebagai nilai dasar akan menjadi pemersatu dari perbedaan pandangan hidup tiap-tiap warga negara, nilai dasar yang tertanam akan membantu warga negara dalam menjalani kehidupan bermasyarakat meskipun dengan banyak  perbedaan pandangan.  Pendidikan karakter dengan penanaman nilai-nilai Pancasila meliputi nilai : religius, jujur, toleran, disiplin, demokratis, peduli lingkungan sekitar, dan cinta tanah air akan menjadikan seluruh warga negara hidup bermasyarakat dan bernegara dengan baik.  Dan terdapat pula faktor pendukung dari keberhasilan pendidikan karakter nilai-nilai pancasila antara lain, kesadaran akan pentingnya pendidikan pancasila untuk penguatan karakter bangsa serta pemahaman pancasila sebagai dasar negara dibantu dengan dukungan dari lingkungan sekitar seorang warga negara. Tulisan ini merupakan hasil pemikiran dan kajian terhadap kesadaran akan pentingnyarevitalisasi pancasila untuk membangun karakter bangsa. Dan dalam mewujudkannya seluruh elemen masyarakat baik pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia wajib menjadi satu kesatuan agar terwujudnya karakter bangsa yang sesuai dengan dasar negara atau ideologi Pancasila.  
Membangun Sikap Bela Negara dengan Nilai Pancasila dalam Ruang Lingkup Masyarakat Masa Kini Rini Novita Kristiani
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i2.5839

Abstract

Bela Negara adalah suatu pengabdian semua warga Negara dalam setiap bentuknya, untuk kepentingan bangsa dan negaranya, yang mengacu pada kondisinya sebagai suatu Dharma Agama dan Dharma Negara. Sikap defensif ini akan memperkuat kondisi bangsa yang besar ini yang bernama Indonesia bertahan di tengah terpaan arus kemajuan era masa kini yang begitu cep. Hal ini akan dipererat dan diperkuat dengan nilai-nilai Pancasila kita sebagai pandangan dan pedoman hidup berkepribadian, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila dijadikan sebagai dasar untuk membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai ideologi berbangsa dan bernegara Indonesia, Pancasila adalah kristalisasi dari nilai adat, nilai budaya dan nilai agama yang terkandung dalam pandangan hidup di Indonesia. Kewarganegaraan adalah dalah hubungan individu dengan negara dan bentuk kebangsaan yang paling istimewa. Istilah yang lebih luas ini menunjukan berbagai individu dan negara. Memudarnya karakter dan jati diri bangsa sebagai individu dan sebagai manusia Indonesia, berimplikasi serius pada rusak atau hilangnya karakter bangsa. Rusaknya karakter bangsa akan berpengaruh signifikan terhadap jati diri bangsa. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi yang dapat dilakukan untuk membangun kesadaran bela negara sesuai nilai-nilai Pancasila yang ada dalam masyarakat.
Pancasila Dalam Berbagai Paradigma di Indonesia Bagus - Hariyadi
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i1.5682

Abstract

The purpose of this paper is to find out the people's economy as a new paradigm and strategy in Indonesia's economic development. The writing of this paper uses the method of literature review (library research). Pancasila experiences inconsistency in continuous development, this is not caused by the weakness of the values contained in it but leads to inconsistencies in its application. In line with the acceptance of the truth of the noble values of Pancasila, the current and enthusiasm for making Pancasila as a paradigm accelerated. Paradigm is a basic assumption and general theoretical assumption so that it is a source of laws, methods, basic principles to solve a problem faced by a nation in the future. From the discussion, it can be concluded that the essence of the position of Pancasila as a development paradigm implies that in all aspects of national development, it must be based on the values contained in the Pancasila precepts. From this paper it can be concluded that Pancasila as a paradigm has a close relationship with the life of society, nation and state. Because Pancasila has a very important role in various fields such as in the fields of law, economy, socio-culture, and also development.
Hubungan Mata Pelajaran Pancasila Di Sekolah Terhadap Penerapan Implementasi Pancasila Pada Pelajar Fatihatun Nisa'; Hanifa Rizqi Larasati; Yuana Berlianti Supratman
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i1.4435

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui penerapan pancasila nilai-nilai pancasila dalam kehidupan di lingkungan sekolah, 2) Mengetetahui apakah mata pelajaran Pancasila penting dan harus tetap ada dalam mata pelajaran wajib di sekolah, 3) Mengetahui apakah nilai-nilai pancasila masih perlu dipertahankan. Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut, maka dalam penelitian ini  menggunakan metode  penelitian deskriptif kualitatif.  Subyek penelitian sebanyak 27 pelajar  di Kabupaten Purworejo.  Metode pengumpulan data menggunakan  survey dengan menyebar google formulir .Hasil penelitian sebagai berikut; (1) Mayoritas pelajar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah sudah mengimplementasikan nilai-nilai sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (2) Pelajaran Pancasila sangat berperan penting dalam pendidikan karakter pelajar sehingga mata pelajaran pancasila sangat perlu diterapkan di sekolah sebagai mata pelajaran wajib. (3) Nilai-nilai Pancasila masih perlu dipertahankan sebagai karakter dan budaya bangsa.  Dengan adanya pendidikan Pancasila, pelajar dapat mengetahui dasar negara, pedoman hidup dan implementasi dari nilai-nilai Pancasila yang masih perlu dipertahankan. Kata kunci : Pancasila , pelajaran, pelajar 
Pancasila Sebagai Pedoman Kehidupan Bagi Generasi Muda Khairun Nisa Surman
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 2, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v2i1.6647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan tentang pandangan generasi muda Indonesia terhadap adanya Pancasila yang dilihat sebagai ideologi bangsa Indonesia. Keberadaan Pancasila adalah sesuatu yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia terutama bagi generasi muda Indonesia yang kedepannya akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera serta merealisasikan cita – cita para pendahulu. Tetapi di masa sekarang, para generasi muda Indonesia sudah tidak ingin lagi memegang teguh nilai – nilai Pancasila sebagai ideologi negara lalu menerapkannya di kehidupan sehari – hari. Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode dengan pendekatan kualitatif. Data yangakan kemudian digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari jurnal ilmiah, berita, dan studi hasil penelitian sebelumnya. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa para generasi muda sebenarnya memiliki pengetahuan tentang pengamalan Pancasila tetapi kurang pada pelaksanaannya. Para generasi muda masih belum bisa melaksanakan dan menghayati nilai – nilai Pancasila karena terdistraksi oleh berbagai macam persoalan bangsa yang tentunya tidak sejalan dengan nilai luhur Pancasila.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Menanggulangi Pandemi Covid-19 Annisa Regita Cahyani
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i2.5709

Abstract

Pandemi covid-19 menjadi masalah serius yang dihadapi oleh semua negara pada saat ini. Keberadaan virus ini memiliki dampak yang besar pada segala aspek kehidupan di dunia. Pandemi covid-19 sudah mengubah beberapa tatanan kebiasaan masyarakat Indonesia yang biasanya sering berkumpul serta melakukan aktivitas secara normal hingga terpaksa untuk menjaga jarak dan melakukan segala aktivitas melalui trying atau advanced. Di lain sisi, digitalisasi akibat pandemi covid- 19 membawa berbagai kemudahan tetapi proses digitalisasi ini juga membawa berbagai hambatan dan tantangan. Hambatan dan tantangan yang dihadapi berkaitan dengan cara penanggulangan pandemic covid-19 ini. Artikel ini mengangkat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam menanggulangi covid- 19 menggunakan  metode Literature review dengan Teknik membuat ringkasan (summarize) yang akan memberikan solusi bagaimana strategi dan cara menanggulangi pandemi covid-19 ini dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila sehingga dapat menjadi langkah yang tepat dalam mengingatkan masyarakat, akan nilai-nilai Pancasila harus dikonstruksikan dan di terapkan sebagai filosofi kehidupan. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia jangan pernah lupa untuk mengimplemantasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup dalam proses menanggulangi pandemi covid-19
Konseptualisasi Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Upaya Bela Negara Danang Prasetyo; Toba Sastrawan Manik; Dwi Riyanti
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i1.4382

Abstract

Upaya bela negara merupakan wujud pertahanan yang harus disesuaikan  dengan keadaan masa sekarang dan masa yang akan datang. Bela Negara yang sesuai untuk saat ini ialah bela Negara secara non-fisik, dengan kesadaran dan kenyataan tersebut, konsep dan praktik bela negara merupakan suatu keharusan demi keberlangsungan negara Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Tulisan ini merupakan penelitian penelitian kualitatif dengan metode kajain pustaka, data kemudian dianalisis dan dikaji secara induktif. Simpulan dari tulisan ini menegaskan bahwa bela negara merupakan sikap dan perbuatan yang ditunjukkan warga negara, kelompok, dan bangsa dalam mengupayakan yang terbaik untuk kepentingan nasional yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Konsep bela negara muncul sebagai perwujudan dari patriotimse atau nasionalisme yang harus dimiliki setiap warga Negara. Oleh karena itu, bela negara bersifat hak sekaligus kewajiban lebih didasari rasionalisasi, urgensinya, dan kompleksitas bentuk-bentuk bela negara. Penempatan bela negara sebagai hak dan kewajiban sudah sangat tepat dan kuat, sehingga bela negara tidak selalu mengandaikan, mensyaratkan atau mengkondisikan pihak lain karena bersifat kewajiban. Setiap warga negara berkewajiban untuk membela negara kapan pun dan dalam bentuk apa pun.
Komponen cadangan sebagai Wujud Bela Negara dan Strategi dalam Menangkal Ancaman Radikalisme-Terorisme di Indonesia Yesika Theresia Sinaga
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 1, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v1i2.5513

Abstract

Urgensi pembentukan Komponen Cadangan kerap menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Adapun demikian, program ini merupakan realisasi amanah Undang-undang tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Kegiatan yang bersifat sukarela ini merupakan aksi untuk mendukung kekuatan Komponen Utama dalam mengatasi ancaman dan wujud bela negara. Selain ancaman perang dan bencana alam, salah satu ancaman adalah radikalisme-terorisme hingga penyebaran ideologi anti Pancasila. Permasalahan ini memerlukan solusi yang melibatkan seluruh pihak terutama dengan adanya program pembentukan Komponen Cadangan. Tulisan ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yang sumber data diperoleh dari kajian pustaka. Selain kemampuan dasar militer, dalam mengatasi ancaman nonmiliter seperti yang dibahas dalam tulisan ini, diperlukan pendampingan dan pemahaman mengenai Pancasila, wawasan kebangsaan, kondisi aktual Indonesia, untuk dapat memahami masalah dan mencari jalan keluar. Sebagai individu yang berperan sebagai anggota Komponen Cadangan yang akan dikembalikan ke lingkungan masyarakat sesuai pekerjaannya, diharapkan mampu menjadi agen perdamaian yang mencitrakan nilai bela negara dan Pancasila. Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan mampu memberi masukan kepada program pendampingan dan pendidikan Komponen Cadangan yang berasal dari generasi muda Indonesia agar mampu menjadi sosok yang inspiratif, kreatif, dan inovatif dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah kondisi global saat ini.
Sikap Generai Muda dalam Menghadapi Intoleransi Aradea Ibnu Tsabit
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 3, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v3i1.5947

Abstract

Bangsa Indonesia memiliki keberagaman yang harus diimbangi dengan sikap toleransi. Saat ini, nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara semakin luntur semenjak pada awal era reformasi. Munculnya intoleransi sebagai salah satu pertanda lunturnya nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara menjadi tantangan yang harus dihadapi. Untuk bela negara, sebagai generasi muda seharusnya tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara agar tetap seperti apa yang dicita-citakan oleh founding fathers Indonesia (Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno). Mengingat Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beberapa suku bangsa, agama, ras, dan antar golongan yang paling cocok untuk menyatukan sebagai warga untuk bela negara adalah Pancasila. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui bagaimana sikap generasi muda dalam menghadapi intoleransi yang terjadi pada masa sekarang ini. Sikap intoleransi terjadi karena kurangnya pemahaman bahwa Indonesia adalah bangsa yang beragam, sehingga timbul rasa bangga terhadap kelompok atau golongan sendiri dan menentang adanya perbedaan. Kesimpulan dari tulisan ini adalah dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai sikap intoleransi yang bertentangan dengan nilai Pancasila. Dalam tulisan ini dijelaskan cara dasar untuk para generasi muda dalam menghindari sikap intoleran yang dapat merusak identitas bangsa Indonesia yaitu dengan cara menerapkan kebaikan dan menegakkan kebenaran untuk bangsa Indonesia tanpa kita sadari sudah menjadi pahlawan bangsa ini.Kata kunci : Keberagaman; Intoleransi; Founding fathers; Bela Negara; Pancasila.
Peran Pancasila dalam Meningkatkan Usaha Perekonomian Rakyat Indonesia Gloria Ivana Sutedjo
Jurnal Pancasila dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jpbn.v4i2.7212

Abstract

Penulisan ini menggunakan penelitian dengan metode analisis data kualitatif dan kuantitatif. Tujuan penulisan ini yaitu agar nilai Pancasila dapat lebih diaktualisasi dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Kehidupan perekonomian khususnya di Indonesia kini belum sepenuhnya didasari oleh nilai-nilai Pancasila. Situasi yang tengah dihadapi masyarakat seperti pandemi covid-19 juga dapat membawa dampak bagi perubahan sistem perekonomian di Indonesia. Ketidakmerataan ekonomi dalam kehidupan rakyat Indonesia menjadi salah satu isu penting yang harus dibenahi. Berdasarkan Badan Pusat Statistik, rasio ketimpangan menunjukkan peningkatan dibandingkan Maret 2020 yang sebesar 0.381 dan September 2019 yang sebesar 0.380. Maka dari itu, pandemi Covid-19 mengakibatkan kesenjangan penduduk antara yang kaya dan miskin semakin melebar. Dalam menghadapi situasi ekonomi baik sekarang maupun dimasa depan, aktualisasi nilai-nilai Pancasila menjadi solusi penting untuk meningkatkan perkonomian Indonesia khususnya usaha perekonomian rakyat agar tujuan kesejahteraan rakyat bagi seluruh rakyat Indonesia dapat teroptimalisasi dengan baik.