cover
Contact Name
Devi Oktafiani
Contact Email
devioktafiani.fk.untad@gmail.com
Phone
+6285232897873
Journal Mail Official
tadulakomedika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta, KM.09, Kota Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23551933     EISSN : 25807390     DOI : https://doi.org/10.22487/mtj.v9i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Tadulako merupakan jurnal ilmiah yag menerbitkan artikel hasil penelitian, literatur review, case report pada bidang Ilmu Kedokteran, Mikrobiologi, Biokimia, Anatomi, Pendidikan Kedokteran
Articles 72 Documents
KERATITIS BAKTERIALIS AKIBAT DRY EYE SYNDROME: LAPORAN KASUS Tri, Rais; Sabir, M; Pratika, Mayabi
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i2.2094

Abstract

Keratitis bakterialis adalah suatu entitas klinis dengan ciri khas berupa kerusakan lapisan kornea mata akibat inflamasi yang berasal dari toksin bakteri. Kondisi ini berkaitan dengan lemahnya pertahanan lapisan mata akibat kondisi dry eye syndrome. Keratitis bakterialis dapat menyebabkan ulkus kornea yang mengancam fungsi penglihatan mata, oleh karena itu pemahaman tentang penegakan diagnosis dan prinsip penatalaksanaan yang tepat sangat penting guna menghindari komplikasi lebih lanjut. Laporan kasus seorang perempuan 53 tahun dengan mata merah disertai rasa nyeri pada mata kirinya sejak 2 bulan terakhir. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan visus oculi sinistra 20/60, pinhole tetap, didapatkan injeksi siliar, tampak infiltrat kornea, dan pemeriksaan fluorescence test positif. Pasien diberikan artificial tear, antibiotik topikal dan analgesik.
DIABETIC KIDNEY DISEASE : LAPORAN KASUS Septianika, Septianika
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i2.2095

Abstract

Diabetic Kidney Disease (DKD) merupakan komplikasi mikrovaskular kronis pembuluh darah kapiler ginjal penderita DM. Ditandai dengan albuminuria menetap yaitu: >300 mg/24jam atau >200 mikrogram/menit minimal 2x pemeriksaan (3-6 bulan). Pasien perempuan 71 tahun masukdengan keluhan dizziness, fatigue, nausea, nyeri epigastrik. Beberapa minggu terakhir anoreksia. Parestesia ujung jari, memberat dimalam hari. Miopia. Riwayat dyspepsia, DM tipe 2 sejak >20 tahun, hipertensi, dan CKD on HD regular. Pemeriksaan fisik keadaan umum sakit sedang,TTV TD :194/73 mmHg lainnya dalam batas normal. Wajah pucat, konjungtiva anemis bilateral, visus 3/60/3/60 , ektremitas bawah edem. Laboratorium HGB, RBC, HCT, PLT, dan Na menurun, tetapi peningkatan terjadi pada ureum kreatinin, protein urin dan GDS normal. Terapi: IVFD Nacl 0,9% 500 cc/16tpm, Inj.Omeprazol 1amp/12jam, Inj.Furosemid 20mg 1amp/8jam, Insulin Aspart 3x6 IU sc, Asam Amino Esensial & Lisin 1tab/8jam, Amlodipin 10mg/24jam, Candesartan 16mg/24jam, Mecobalamin 500mg/24jam, Zink 20mg/24jam, Curcuma 1tab/8jam, Vit B Komleks 1tab/12 jam, Vit C 100mg/24 jam, Transfusi PRC 2 Bag. DM tidak terkontrol menyebabkan komplikasi kronik makrovaskular berupaDKD dan berakhir gagal ginjal sampai kematian. Prognosis DKD berkaitan dengan nilai GFR.