cover
Contact Name
Devi Oktafiani
Contact Email
devioktafiani.fk.untad@gmail.com
Phone
+6285232897873
Journal Mail Official
tadulakomedika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Soekarno Hatta, KM.09, Kota Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23551933     EISSN : 25807390     DOI : https://doi.org/10.22487/mtj.v9i2
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Tadulako merupakan jurnal ilmiah yag menerbitkan artikel hasil penelitian, literatur review, case report pada bidang Ilmu Kedokteran, Mikrobiologi, Biokimia, Anatomi, Pendidikan Kedokteran
Articles 72 Documents
TINGKAT PENDIDIKAN, PENGETAHUAN DAN MOTIVASI IBU DENGAN KUNJUNGAN PENIMBANGAN BALITA KE POSYANDU DI PUSKESMAS MANUTAPEN KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG TAHUN 2023 Marselina Melania Bora; Christina Rony Nayoan; Enjelita M. Ndoen
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i2.1045

Abstract

   ABSTRAK  Penimbangan balita yang teratur dan disertai dengan pengawasan dari petugas kesehatan yang ada diposyandu dapat mendeteksi secara dini masalah gizi dan keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan balita. Keteraturan ibu menimbang balita di Posyandu sangat penting untuk memantau tumbuh kembang, status gizi dan kesehatan balitanya. Rendahnya kunjungan Ibu yang tidak menimbang balita ke posyandu dapat menyebabkan tidak terpantau pertumbuhan dan perkembangan balitanya, berisiko keadaan gizinya memburuk sehingga mengalami gangguan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendidikan, pengetahuan dan motivasi ibu dengan kunjungan penimbangan balita ke Posyandu di Puskesmas Manutapen. Jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2023 di Wilayah kerja Puskesmas Manutapen dengan populasi 909 jiwa. Sampel pada penelitian ini adalah 91 ibu balita. Teknik pengumpulan data menggunakan Simple Random Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil uji statisik menunjukkan ada hubungan antara pendidikan (p-value= 0,004), pengetahuan (p-value= 0,004) Baik 40,7%, motivasi (p-value= 0,016) Sedang 56% dengan kunjungan penimbangan balita di Posyandu Baik (71,4%). Ibu balita perlu berperan aktif mengikuti kegiatan Posyandu dan melakukan penimbangan balita sehingga pertumbuhan dan perkembangan anaknya terus dipantau. Tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan upaya promosi kesehatan dengan melakukan penyuluhan atau sosialisasi tentang manfaat kunjungan penimbangan balita di Posyandu.  ABSTRACT  Regular weighing of toddlers and accompanied by supervision from health workers in the Posyandu can detect early nutritional problems and delays in growth and development of toddlers. The regularity of mothers weighing toddlers at Posyandu is very important to monitor the growth and development, nutritional status and health of their toddlers. Low visits by mothers who do not weigh toddlers to the posyandu can cause unmonitored growth and development of their toddlers, risking their nutritional condition worsening so that they experience growth disorders. This study aims to determine the relationship between education, knowledge and motivation of mothers with weighing visits of toddlers to Posyandu at Manutapen Health Center. This type of research uses an analytic survey method with a cross sectional approach. The research was conducted in February-March 2023 in the Manutapen Health Center working area with a population of 909 people. The sample in this study were 91 mothers of toddlers. Data collection techniques using Simple Random Sampling. Data analysis used is univariate analysis and bivariate analysis with chi-square statistical test. The results of the statistical test showed there was a relationship between education (p-value = 0.004), knowledge (p-value = 0.004) Good 40.7%, motivation (p-value = 0.016) Medium 56% with toddler weighing visits at the Posyandu Good (71.4%). Mothers of toddlers need to play an active role in participating in Posyandu activities and weighing toddlers so that the growth and development of their children continues to be monitored. Health workers are expected to increase health promotion efforts by conducting counseling or socialization about the benefits of toddler weighing visits at Posyandu.   
PENANGANAN RINITIS ALERGI PADA KEHAMILAN NAYOAN, CHRISTIN
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i2.1087

Abstract

ABSTRAK Rinitis alergi (RA) merupakan kelainan pada hidung dengan gejala bersin-bersin, rasa gatal, rhinore dan hidung tersumbat setelah mukosa hidung tepapar alergen yang diperantarai oleh Ig E. RA menimbulkan permasalahan kesehatan secara global dengan angka kejadian RA berkisar 10% - 25% dari populasi dunia. Seorang wanita menderita rinitis alergi disertai dengan kehamilan akan dapat memperburuk keluhan rinitis alergi, gejala menetap atau lambat penyembuhan. Pada wanita hamil dengan rinitis alergi perlu diperhatikan tentang keamanan penggunaan obat, jika menghindari alergen tidak berhasil maka pemberian secara medikamentosa dapat dilakukan untuk mengendalikan gejala. Terdapat beberapa pilihan obat pada wanita hamil dengan RA antara lain antihistamin , nasal saline dan dekongestan. ABSTRACTAllergic rhinitis (RA) is a disorder of the nose with symptoms of sneezing, itching, rhinorrhea and nasal congestion after the nasal mucosa is exposed to an allergen which is mediated by Ig E. RA causes global health problems with the incidence of RA ranging from 10% - 25% of world population. A woman suffering from allergic rhinitis accompanied by pregnancy can worsen allergic rhinitis complaints, the symptoms persist or delayed healing. In pregnant women with allergic rhinitis, it is necessary to pay attention to the safety of using medication. If avoiding allergens does not work, medication can be administered to control symptoms. There are several drug options for pregnant women with RA, including antihistamines, nasal saline and decongestants.
Resistensi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Mekanisme Kerja Antiretroviral Devi Oktafiani; Intania Riska Putrie
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i2.1097

Abstract

   ABSTRAK  Penggunaan obat antiretrovirus pada pasien HIV merupakan langkah utama yang digunakan dalam menekan jumlah virus dalam tubuh. Obat ARV terdiri atas beberapa golongan seperti nucleoside reserve transcriptase inhibitor, nucleotide reserve transcriptase inhibitor, nonnucleoside reserve transcriptase inhibitor dan inhibitor protease. Cara kerja obat ARV ini dapat dibedakan menjadi empat titik kerja yaitu saat virus masuk (entry), awal replikasi (early replication), akhir replikasi (late replication) dan perakitan virus (assembly). Mutasi pada virus terjadi Ketika virus mengalami kesalahan dalam proses perbanyakan diri pada sel inangnya. Beberapa fakktor yang mempengaruhi mutasi ini antara lain yaitu kepatuhan, efek samping obat yang menyebabkan penghentian obat, absorbsi buruk, dosis suboptimal, serta resistensi virus. Mutasi virus ini akan mengakibatkan dampak yang kurang menguntungkan bagi pasien jika terjadi pada titik kerja arv. Secara berkala disarankan pasien untuk melakukan tes resistensi agar terpantau obat yang digunakan efektif untuk pengobatan.  ABSTRACT  The use of antiretroviral drugs in HIV patients is the main step used in suppressing the amount of virus in the body. ARV drugs consist of several groups such as nucleoside reverse transcriptase inhibitors, nucleotide reverse transcriptase inhibitors, nonnucleoside reverse transcriptase inhibitors, and protease inhibitors. The way these ARV drugs work can be divided into four points of action, namely when the virus enters, early replication, late replication, and virus assembly. Mutations in viruses occur when viruses experience errors in the process of self-replication in their host cells. Some of the factors that influence this mutation include adherence, drug side effects that lead to drug discontinuation, poor absorption, suboptimal doses, and viral resistance. Mutation of this virus will have an unfavorable impact on the patient if it occurs at the point of action of ARV. Patients are periodically advised to carry out resistance tests so that the drugs used are monitored to be effective for treatment. 
INTERVENSI TERAPI KOMPRES AIR HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS TINGGEDE KECAMATAN MARAWOLA KEBUPATEN SIGI Ni Wayan Sridani; Parmin; Hayati; Tiara Tilana
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 8 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v8i2.1103

Abstract

RUPTUR SEPTUM VENTRIKEL TIPE II PADA PASIEN STEMI ANTERIOR ONSET LAMBAT TANPA TERAPI FIBRINOLITIK : SEBUAH LAPORAN KASUS JARANG Josafat Pondang; Affan Rayhan Ismail; Ghazy Wira Pradipta
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1130

Abstract

Ruptur septum ventrikel (VSR) adalah salah satu komplikasi mekanis yang fatal setelah Infark Miokard Akut (AMI). Meskipun RSV merupakan kondisi yang jarang terjadi, komplikasi ini dikaitkan dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang signifikan. Mortalitas pada pasien RSV yang tidak menjalani operasi atau penutupan alat berkisar antara 46-90%. Seorang laki-laki berusia 75 tahun datang ke IGD dengan keluhan utama nyeri dada tengah menjalar ke punggung disertai sesak nafas selama 3 hari. Dari pemeriksaan jantung ditemukan murmur pada PSM 4/VI LLSB, kardiomegali. Pasien didiagnosis STEMI Anterior dengan gelombang Q patologis pada V6 dan Elevasi ST pada V2-V6. Dari pemeriksaan ekokardiografi diperoleh LVH Concentric dengan kelainan gerak dinding segmental, EF 40% (Simpson). Pasien tidak menjalani terapi reperfusi karena hemodinamiknya tidak stabil. VSR pasca MI terjadi pada 1-3% pasien STEMI yang tidak menjalani terapi reperfusi.Ruptur tipe 2 berhubungan dengan infiltrasi neutrofil dan nekrosis koagulasi.Pasien mengalami VSR apikal karena infark anterior yang luas dan erosi miokard, yang mengakibatkan pirau Kiri ke Kanan. Diperlukan strategi pemantauan hemodinamik yang ketat dan terapi bedah invasif harus dilakukan segera setelah terjadi perbaikan hemodinamik.
CORRELATION BETWEEN SLEEP QUALITY AND INTERPRETATION OF THE COLD PRESSURE TEST IN STUDENTS OF THE FACULTY OF MEDICINE CLASS OF 2022 TADULAKO UNIVERSITY Assar, Cindy Iriany Assar; Salikunna, Nur Asmar; Fitriah Handayani; Rahma Badaruddin
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1139

Abstract

Background: Sleep quality is one of the risk factors that influences the incidence of hypertension. Cold pressure test (CPT) is considered to have the potential that can be used as an evaluation in predicting the incidence of hypertension in the future. This study aims to determine the correlation between sleep quality and the interpretation of the CPT in medical faculty students class of 2022 at Tadulako University. Methods: This study uses a quasi-experimental, with one group pretest-posttest research design. In this sudy there is no control group. Samples were taken by total sampling technique with a total of 125 samples. The data collection method used the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire to measure sleep quality and cold pressure test (CPT) to predict the risk of hypertension. Results: Based on the Spearman rank correlation test, the correlation coefficient is negative, which is -,007, which means the relationship between the two variables is not unidirectional, that means, the worse the sleep quality, the more hyperreactive the CPT interpretation. In this study, significance value correlation (p value) is 0,94. Conclusion: There is no significant relationship between sleep quality and cold pressure test (CPT) interpretation in medical students class of 2022 at Tadulako University.
HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK DENGAN DERAJAT DISMENORE PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Fitriana Nur, Maftilah; Ria Sulistiana
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1187

Abstract

Latar Belakang : Dismenore merupakan gangguan siklus menstruasi dengan prevalensi tertinggi dan wanita yang aktif secara fisik dilaporkan lebih sedikit dismenore. Sebagai mahasiswa kedokteran, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako memiliki pengetahuan mengenai dismenore dan faktor risikonya, contohnya aktivitas fisik. Tetapi, mereka juga memiliki kesibukkan dengan kegiatan perkuliahan yang beragam, baik akademik maupun organisasi. Oleh karena itu, mahasiswi kedokteran mempunyai kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami dismenore Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat aktivitas fisik dengan derajat dismenore pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2022. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan sampel sebanyak 30 orang. Teknik analisis : Data diolah menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS) dengan metode Spearman dengan Spearman's rho <0,05. Hasil : Hasil uji statistik Spearman’s rho hubungan tingkat aktivitas fisik dengan derajat dismenore p = 0,744 atau p = >0,05 sehingga hal ini menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan derajat dismenore.
BACTERIAL IDENTIFICATION ON ESCALATOR HANDRAIL IN SHOPPING MALLS IN PALU Harun, Haerani; Sibarani, Deri Ezra; Asrinawaty, Andi Nur; Tulaka, Budi Dharmono
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1215

Abstract

Latar Belakang: Eskalator merupakan konveyer yang banyak digunakan untuk transportasi terutama dalam gedung besar. Kontak eskalator dengan manusia menyebabkan tertinggalnya jejak kuman termasuk bakteri pada pegangan eskalator yang berpotensi berpindah ke orang lain. Identifikasi bakteri pada pegangan eskalator diperlukan untuk menentukan potensi patogen yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Tujuan: Mengidentifikasi jenis bakteri pada pegangan eskalator di pusat perbelanjaan di kota palu Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan sampel dengan cara total sampling. Sampel diambil dari pegangan eskalator di pusat perbelanjaan yang ada di kota palu. Hasil: Hasil kultur bakteri didapatkan 22% Staphylococcus aureus, 14% Serratia marcescens, 12% Escherichia coli, 12% Serratia sp, 8% Klebsiella sp, 4% Staphylococcus epidermidis, 4% Proteus sp, 4% Proteus penneri.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN NILAI UJIAN BLOK MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO YANG MENDERITA DISPEPSIA FUNGSIONAL HAFIDZAH B., NURUL; Sulistiana, Ria; Fitriani, Yuli; Badaruddin, Rahma; Tulaka, Budi Dharmono
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1216

Abstract

Latar Belakang : Dispepsia fungsional adalah suatu keadaan nyeri atau perasaan tidak nyaman pada daerah ulu hati (regio gastroduodenal) yang berlangsung kronis dan berulang. Hal ini berpengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa dikarenakan dapat mengganggu fungsi psikologis dan fisiologis normal seseorang. Hasil belajar adalah bentuk pencapaian yang diperoleh mahasiswa dari proses belajar yang dapat dilihat dari pencapaian hasil ujian blok yang tentunya dipengaruhi oleh gaya belajar setiap individu. Tujuan : untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara gaya belajar dengan nilai ujian blok mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang menderita dispepsia fungsional. Metode : Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu cross-sectional dengan jumlah sampel 97 dari seluruh Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako angkatan 2022. Pengambilan sampel menggunkaan teknik nonprobability sampling yaitu total sampling. Hasil : Hasil uji fisher’s exact menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan nilai ujian blok mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dengan nilai Sig-2 1,000. Kesimpulan : Tidak adanya hubungan gaya belajar dengan nilai ujian blok mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang menderita dispepsia fungsional. Kata Kunci : Gaya Belajar, Prestasi belajar, VARK, Dispepsia fungsional
HUBUNGAN DURASI SCREEN TIME TERHADAP TAJAM PENGLIHATAN SISWA KELAS 5 DAN 6 SDN MODEL TERPADU MADANI PALU sultan, bintang; Yuli Fitriana
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1227

Abstract

Latar Belakang : Masalah penglihatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan dikalangan pelajar. Akibat dari masalah penglihatan ini diperlukan deteksi dini adanya penurunan visus mata pada anak usia sekolah agar dapat diketahui adakah kasus penurunan visus akibat durasi penggunaan screen time. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan durasi Screen Time terhadap tajam penglihatan siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data diolah dengan metode chi-square dengan nilai p<0,05. Hasil : Karakteristik responden berdaskan lama penggunaan screen time sebanyak 28 orang responden menggunakan media screen time <2 jam/hari (22.6%) dan 96 orang menggunakan media screen time >2 jam/hari (77.4%). Karakteristik responden berdasarkan penurunan visus terdapat 74 orang responden tidak mengalami penurunan visus dan 50 orang responden mengalami penurunan visus. Hasil uji chi-square menunjukan nilai p=0,572 (p>0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara durasi screen time terhadap tajam penglihatan siswa kelas 5 dan 6 SDN Model Terpadu Madani Palu. Kata Kunci : Screen time, Tajam penglihatan, Siswa sekolah dasar