cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025)" : 20 Documents clear
Peran Pancasila dalam Membangun Karakter Anti-Korupsi di Kalangan Generasi Muda Armadi, Irsan; Syahputra, Erwin
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pemahaman nilai-nilai Pancasila dan sikap anti-korupsi di kalangan mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As-Syifa Kisaran. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang Pancasila dan menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan korupsi. Dari 100 responden, 45% memiliki pemahaman dan sikap anti-korupsi yang sangat baik, sementara 35% berada dalam kategori baik. Namun, ada 15% mahasiswa dengan pemahaman yang cukup dan 5% yang memiliki pemahaman dan sikap kurang. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan anti-korupsi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem pendidikan karakter di Indonesia.
Inovasi Pembelajaran Berbasis Tik: Peluang dan Tantangan Pendidikan Indonesia Magay, Deky; Satyawati, Sophia Tri; Relmasira, Stefanus Christian
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.205

Abstract

Transformasi digital telah menjadi kekuatan utama dalam mengubah lanskap pendidikan global. Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam proses belajar-mengajar terbukti mampu meningkatkan akses, fleksibilitas, serta efektivitas pendidikan (Erlangga et al., 2023; Owoc et al., 2021). Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan, khususnya di Indonesia. Pemanfaatan TIK dalam proses pembelajaran merupakan inovasi penting yang mendukung akses, fleksibilitas, dan efektivitas pendidikan. Artikel ini membahas berbagai peluang yang ditawarkan oleh pembelajaran berbasis TIK, seperti perluasan jangkauan pendidikan, penggunaan media interaktif, dan personalisasi pembelajaran. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan infrastruktur, kesenjangan digital antarwilayah, dan rendahnya literasi digital di kalangan pendidik dan peserta didik. Tujuan untuk mendeskripsikan peluang dan tantangan implementasi inovasi pembelajaran berbasis TIK di Indonesia serta menawarkan strategi rekomendasi melalui kolaborasi lintas sektor. Metode menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka untuk mengkaji potensi dan kendala yang ada. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan transformasi pendidikan berbasis TIK yang berkeadilan dan berkelanjutan. disarankan agar pemanfaatan TIK dalam pendidikan tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat, tetapi juga pada Penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan berbasis TPACK.
Inovasi Pembelajaran Abad 21 di Indonesia: Analisis Praktik, Peluang, dan Tantangan Magay, Deky; Relmasira, Stefanus Christian; Sanoto, Herry
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.206

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut adanya transformasi dalam cara belajar dan mengajar agar dapat menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan global. Pendidikan abad 21 menuntut adanya perubahan mendasar dalam pendekatan pembelajaran agar dapat menghasilkan pembelajar yang kreatif, kritis, kolaboratif, dan komunikatif (4C). Di Indonesia, berbagai bentuk inovasi pembelajaran telah diterapkan sebagai respons terhadap tuntutan global dan kemajuan teknologi, seperti penggunaan media digital, model pembelajaran berbasis proyek, dan penerapan Kurikulum Mandiri. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik inovasi pembelajaran abad 21 di Indonesia, mengkaji prospeknya dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan literatur ilmiah 5 tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran berbasis TIK dan kurikulum yang fleksibel memberikan peluang besar dalam mewujudkan pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik. Namun, tantangan seperti kesiapan guru, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan digital masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang integratif dan pelatihan berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan inovasi pendidikan di era digital.
Strategi Diferensiasi Sekolah Dasar Swasta Berbasis Keberagaman dan Program Unggulan di Tengah Persaingan Sekolah Negeri Magay , Deky; Sette, Landro; Ismanto, Bambang; Nugraha, Albert Kriestian N.A.
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diferensiasi yang diterapkan oleh sekolah dasar swasta, khususnya SD Kristen Satya Wacana Salatiga, dalam meningkatkan daya saing di tengah dominasi sekolah negeri yang menawarkan pendidikan gratis. Fokus utama analisis adalah pada pemanfaatan keberagaman siswa dan program unggulan sebagai daya tarik utama sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan kepala sekolah dan dianalisis secara tematik berdasarkan teori diferensiasi dan pemasaran pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Kristen Satya Wacana telah mengimplementasikan sejumlah strategi pemasaran, antara lain pembentukan panitia BBDB, promosi langsung ke TK dan gereja, pelibatan guru dan siswa dalam kegiatan seni, serta penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan promosi. Keunikan sekolah terletak pada keberagaman suku, agama, dan budaya siswa, serta eksistensi program ekstrakurikuler yang mendorong siswa berprestasi dalam ajang nasional. Strategi ini dianggap efektif dalam membentuk citra sekolah sebagai lembaga yang inklusif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Namun, tantangan dari sekolah negeri tetap signifikan, khususnya terkait biaya dan persepsi masyarakat. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah memperkuat promosi digital, mengembangkan program beasiswa, serta menyelaraskan program unggulan dengan kebutuhan pasar dan kurikulum internasional. Strategi diferensiasi berbasis nilai dan keberlanjutan menjadi kunci dalam mempertahankan posisi sekolah swasta di era persaingan terbuka.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Terhadap Pencegahan Perilaku Bullying Pada PAUD 5-6 Tahun Musafa’ah, Hayyu Qayyum; Leksana, Dinar Mahdalena
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.218

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah bagian penting dari proses ini. perkembangan ini, anak-anak sedang belajar cara berinteraksi dengan teman sebaya dan mengelola perasaan mereka. Pendidikan yang fokus pada pengelolaan emosi dan hubungan sosial ini membantu anak-anak membangun kecerdasan emosional yang kuat, yang mendukung interaksi yang lebih harmonis dengan teman sebaya dan mengurangi perilaku seperti memukul atau mencubit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bimbingan kelompok terhadap pencegahan perilaku bullying. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 15 anak dan menggunakan instrumen yang sesuai dengan Standar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen pretest-posttest one group design. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor pretest dari 267, setelah mendapatkan treatment menggunakan teknik bermain peran menjadi 540. Hal ini dibuktikan melalui analisis data uji Wilcoxon menggunakan SPSS 23 yang menunjukkan nilai signifikansi (sig) 0,00, yang artinya kurang dari 0,05. Dengan demikian, hipotesis diterima, yang menunjukkan bahwa terdapat efektivitas bimbingan kelompok terhadap pencegahan perilaku bullying pada anak usia dini. Dalam upaya menanamkan nilai empati, kerjasama, dan pengendalian diri pada anak usia dini. Perlu mengintegrasikan program bimbingan kelompok dalam kegiatan rutin sekolah, terutama dengan pendekatan bermain peran yang sesuai dengan perkembangan psikologis anak.
Layanan Konseling Kelompok dengan Role Playing Untuk Mengatasi Tantrum pada AUD Cahyani, Windy Nindya; Leksana, Dinar Mahdalena
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.219

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya kesenjangan atas kondisi di lapangan seperti menangis dengan kencang, berteriak, memukul, mendorong, menjerit, menendang, dan merengek. Terkait perilaku tantrum pada anak usia 4-5 tahun di TK Al-Amin Timbuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik role playing dalam mengatasi perilaku tantrum pada anak usia 4–5 tahun di TK Al-Amin Timbuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu jenis one group pretest-posttest design melalui analisis data uji paired sample t-test menggunakan SPSS 16. Subjek penelitian adalah seluruh peserta didik kelompok A TK Al-Amin sebanyak 15 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi dan intensitas perilaku tantrum setelah diberikan perlakuan berupa layanan konseling kelompok dengan teknik role playing. Dengan demikian, layanan konseling kelompok dengan teknik role playing terbukti efektif sebagai strategi intervensi dalam mengatasi tantrum pada anak usia 4 – 5 tahun. Salah satu alternatif metode dan teknik dalam menurunkan kecenderungan tantrum pada AUD, sehingga bisa dipertimbangkan untuk dapat dilaksanakan secara terjadwal di sekolah. 
Rekronstuksi Sistem Ngabdi dalam perspektif MSDM di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Pakuniran Maesan Bondowoso Widad, Zahrotul; Solihan, Amilah
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.235

Abstract

Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki sistem manajemen yang khas dalam mengelola sumber daya manusianya. Salah satu praktik yang masih dilestarikan adalah ngabdi, yaitu pengabdian santri atau alumni kepada pesantren setelah menyelesaikan masa studinya (Fiqih, 2022). Penelitian ini bertujuan merekonstruksi sistem ngabdi sebagai model manajemen sumber daya manusia (MSDM) di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Pakuniran Maesan Bondowoso. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada praktik ngabdi yang unik, di mana santri dan alumni mengabdi secara ikhlas tanpa orientasi material, namun berperan penting dalam keberlangsungan lembaga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ngabdi dijalankan melalui empat tahapan MSDM yaitu rekrutmen, seleksi, penempatan, dan pembinaan. Keempat tahapan tersebut menegaskan integrasi nilai spiritual, loyalitas, dan profesionalitas dalam pengelolaan SDM di pesantren. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa sistem ngabdi tidak hanya relevan dengan teori MSDM modern, tetapi juga memberikan kontribusi baru berupa model pengelolaan SDM berbasis kearifan lokal pesantren.
Analisis Strategi Emotional Branding dalam Lagu 나의 소나기 (‘Bout You) oleh NCT DREAM terhadap Loyalitas Penggemar di Indonesia Andayani, Ni Putu Rika; Juniari, Ni Wayan Eka Putri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.224

Abstract

NCT DREAM merupakan sub-unit dari grup idola asal Korea Selatan, NCT, yang dibentuk oleh SM Entertainment dan memulai debutnya pada tahun 2016. Grup ini dikenal dengan identitas musik yang menggambarkan fase remaja hingga kedewasaan emosional, serta memiliki basis penggemar internasional yang sangat aktif, termasuk di Indonesia. Salah satu lagu mereka yang bertajuk 나의 소나기 (‘Bout You) menempati posisi keenam dalam album penuh kelima mereka Go Back to the Future, yang dirilis pada 14 Juli 2025. Lagu ini menyampaikan pesan yang hangat seperti kasih sayang, rasa ingin melindungi, dan empati, yang mampu menciptakan kedekatan emosional dengan para pendengarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana strategi emotional branding diterapkan dalam lagu tersebut, serta bagaimana efeknya terhadap loyalitas penggemar di Indonesia. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua informan aktif dari kalangan penggemar NCT DREAM, melalui kuesioner terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen emosional dalam lirik dan komposisi musik memainkan peran penting dalam membentuk ikatan antara artis dan penggemarnya. Strategi emotional branding ini terbukti memperkuat persepsi positif terhadap citra NCT DREAM serta meningkatkan loyalitas penggemar, baik secara emosional maupun dalam tindakan nyata seperti membeli merchandise, promosi sukarela, hingga aktif di komunitas online. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa emotional branding merupakan strategi pemasaran yang efektif dalam membangun hubungan jangka panjang antara artis dan audiens, khususnya dalam konteks industri musik.
Pendidikan Etika Dalam Menyikapi Terjadinya Hamil di Luar Nikah (Perspektif Ajaran Hindu) Sukancajaya, I Made; Nurhayanti, Ketut; Muliati, Ni Kadek
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.229

Abstract

Perkembangan jaman saat ini membawa pengaruh positif dan pengaruh negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah merosotnya moral generasi muda, banyak anak muda yang sudah mulai berpandangan bahwa seks bebas sudah menjadi hal yang lumrah di lakukan saat ini, tidak menjadi hal tabu lagi. Terjadinya seks bebas telah banyak mengakibatkan kehamilan di luar nikah terhadap generasi muda Hindu dan terjadi pada usia yang sangat muda. Penelitian ini akan menerapkan metode kualitatif dengan tujuan menyelidiki pandangan agama Hindu terhadap aborsi. Melibatkan pemuka agama Hindu, cendekiawan, praktisi, dan anggota masyarakat Hindu, penelitian akan menggunakan wawancara, diskusi kelompok, dan analisis dokumen untuk menggali pemahaman mendalam tentang perspektif ini. Meningkatnya kasus kehamilan di luar nikah di Bali merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pergaulan bebas, lemahnya pendidikan moral dan agama, kurangnya pengawasan keluarga, hingga pengaruh globalisasi dan kemajuan teknologi yang tidak disertai dengan kontrol diri. disarankan untuk melibatkan lebih banyak partisipan dari berbagai latar belakang dalam komunitas Hindu, termasuk pemuka agama, praktisi, dan akademisi. Selain itu, memperluas cakupan studi dengan melibatkan pandangan agama lain dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas pandangan terhadap aborsi.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Digital pada Pendidikan Pancasila Kelas IX di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan Fajriatin, Kwartanti; Zaki, Ammar; Wingkolatin, Wingkolatin; Handayani, Nur Fitri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i1.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pembelajaran berbasis digital dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Muhammadiyah 2 Kalasan, serta mengidentifikasi faktor pendukung, faktor penghambat, dan solusi yang dapat diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital yang digunakan antara lain Google Sites, Google Classroom, Quizizz, Kahoot, eBook, Canva, CapCut, serta media audio-visual seperti YouTube dan video animasi. Pemanfaatan media tersebut membuat pembelajaran lebih variatif, interaktif, dan menarik sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta pemahaman materi Pendidikan Pancasila. Faktor pendukung meliputi ketersediaan perangkat teknologi, kompetensi guru dalam literasi digital, dukungan sekolah, akses internet yang memadai, serta motivasi dan kesiapan siswa. Sebaliknya, faktor penghambat antara lain keterbatasan fasilitas, kuota internet yang terbatas, rendahnya kemampuan adaptasi siswa, kurangnya motivasi belajar, serta minimnya dukungan lingkungan belajar di rumah. Solusi yang ditawarkan mencakup penyediaan alternatif media cetak atau offline, kerjasama sekolah dengan penyedia internet, pelatihan literasi digital bagi guru, penerapan metode interaktif dan berbasis proyek, serta peningkatan peran orang tua dalam mendukung proses belajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi media digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan proses belajar, baik tatap muka maupun daring.

Page 2 of 2 | Total Record : 20