cover
Contact Name
R Panji
Contact Email
office@arbapustaka.web.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
office@arbapustaka.web.id
Editorial Address
Jl Banjaranyar Pekuncen, Ajibarang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Multidisiplin Pengabdian Masyarakat (JMPM)
Published by CV. Setia Bangsa
ISSN : -     EISSN : 3063783X     DOI : -
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal peer-review open access yang terbit empat kali dalam setahun (Februari, Mei, Agustus dan November). Jurnal JMPM ini dibuat bertujuan untuk menyediakan forum nasional dan internasional bagi akademisi, peneliti, dan profesional untuk berbagi ide pengabdian pada bidang seperti Kesehatan, Bisnis, Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): November" : 3 Documents clear
Bijak Bermedia Sosial dengan Memahami Konsekuensi Hukum bagi Generasi Zelenial Bayu Aji, Alan; Wahyuni, Hesti Ayu
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity aims to improve digital literacy and legal understanding among the Zelenial generation through an interactive seminar held at SMA N 1 Ayah, Kebumen, on August 6, 2024. Attended by 74 grade 12 students, this activity emphasized the importance of being wise with social media and understanding the legal consequences of behavior in cyberspace. The first speaker discussed positive behavior on social media, while the second speaker elaborated on the legal consequences of digital violations. Using interactive lectures and case studies, this activity encouraged students to be more thoughtful and responsible in using social media. The active participation of participants in discussions and Q&A showed their increased awareness of ethics and legal risks in social media. This activity is expected to minimize the potential for legal violations and strengthen the digital literacy of the younger generation.
Sosialisasi Mengenai Kecakapan Literasi Digital Dalam Pendidikan Karakter Gen-Z Di Era Digitalisasi Di SMPN 5 Kota Tarakan Kharis Hudaiby Hanif; Annida Zakkiah, Annida Zakkiah; Muhammad Aditya, Muhammad Aditya; Nur Hasanah Perangin Angin, Nur Hasanah Perangin Angin; Rahmatullah, Rahmatullah; Susi, Susi
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya teknologi di dalam dunia pendidikan menciptakan rumus kehidupan yang praktis diantaranya meningkatkan kemampuan belajar dan kemudahan akses pembelajaran, meningkatkan kreatifitas. Namun, kecanggihan dan kemudahan yang dilahirkan oleh teknologi ini tidak sera merta selalu berdampak positif. Kecanduan gadget atau asik bermain media sosial membuat seseorang tidak lepas dari alat tersebut. Sehingga terkadang hal ini menjadikan seorang individu tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya. Kendati demikian, berdasarkan permasalahan tersebut kami mengusulkan kegiatan pengabdian masyarakat tentang ”Sosialisasi Mengenai Kecakapan Literasi Digital Dalam Pendidikan Karakter Gen-Z di Era Digitalisasi di SMPN 5 Kota Tarakan”. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memperoleh gambaran tentang kecakapan literasi digital yang dimiliki oleh generasi Z. Untuk mencapai tujuan tersebut kami menggunakan metode P3M yaitu Pemaparan Materi, Menonton, dan Mempraktikkan. Hasil dari sosialisasi ini ialah menumbuhkan karakter siswa SMPN 5 Tarakan dalam literasi digital sangat berperan penting karena anak cenderung lebih tertarik pada hal-hal yang berbau teknologi, youtube dan media sosial yang dapat dimanfaatkan guru atau pendidik sebagai wadah untuk menyalurkan pembangunan nilai-nilai karakter. Kesimpulan dari sosialiasi ini yaitu pemanfaatan literasi digital perlu pengawasan dari orang tua serta guru dengan pemberian pembatasan etika digital, agar siswa terhindar dari dampak negatif dari penggunaan teknologi terkini.
Transformasi Digital Bagi Siswa Tunarungu: Pelatihan SEO Copywriting Sebagai Peluang Karir Kristanto, Barlian; Setia Sandi Ariyanto, Arif; Diannike Putri, Diannike Putri; Aulia Zilmi Kafah, Aulia Zilmi Kafah; Edgina Rangga Arkananta, Edgina Rangga Arkananta; Nur Arifin, Nur Arifin; Siti Shinta Yulistiyani, Siti Shinta Yulistiyani; Esa Aditya Kurniawan, Esa Aditya Kurniawan
Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Jurnal Arba - Multidisiplin Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation provides opportunities for individuals from various backgrounds, including deaf students, to access careers in the digital world. This article discusses a community service program offering SEO copywriting training designed specifically for deaf students as an effort to enhance their skills in digital marketing. The training was conducted with an inclusive approach, adapting content and teaching methods to meet the communication needs of deaf students. Participants were introduced to the basics of SEO, effective content writing strategies, and search engine-friendly copywriting techniques. Evaluation results showed that participants experienced improved understanding and skills in SEO copywriting, as well as saw new career opportunities. This initiative also highlights the challenges deaf students face in learning and working in the digital field and provides recommendations for developing similar programs. This training program is expected to serve as a model that inspires digital empowerment efforts for people with disabilities as they navigate the era of digital transformation.

Page 1 of 1 | Total Record : 3