cover
Contact Name
Julaibib
Contact Email
julaibib@umbjm.ac.id
Phone
+628121010713
Journal Mail Official
psycholistik@umbjm.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin - Jl. Gubernur Syarkawi Kec. Alalak Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Psycho Holistic
ISSN : -     EISSN : 26859092     DOI : https://doi.org/10.35747/ph
Psycho Holistic is an open access peer-reviewed journal, dedicated to the wide dissemination of novel and innovative research in various aspects of psychology, with a particular interest of the development of psychology and behavioral sciences in the world. Psyco Holistic invites manuscripts in the areas (1) Developmental Psychology, (2) Industrial and Organizational Psychology, (3) Clinical Psychology, (4) Social Psychology, (5) Educational Psychology, (6) Indigeneous Psychology, and (7) Psychometrics. Psycho Holistic accepts empirical research and non-empirical study (such as literature review, systematic review, scoping review, and meta-analysis) in any psychology-related subjects and any research methodology that meet the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2019)" : 6 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA FORGIVENESS DENGAN STRESS KERJA PADA PERAWAT Lita Ariani; Fikrie Seff
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgiveness dengan stress kerja. Subjek penelitian ini berjumlah 55 orang perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Desain penelitian ini berupa correlational research. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua macam instrument yaitu instrument forgiveness dan stress kerja. Hasil analisis Analisis data yang digunakan menggunakan teknik korelasi product moment Pearson. Hasil analisis data diperoleh nilai r = -0,246, dan p = 0,035 (p < 0,05); artinya penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang sangat signifikan antara forgiveness dengan stres kerja. Pada subjek dengan forgiveness tinggi ditemukan stres kerja rendah dan begitupula sebaliknya pada subjek dengan forgiveness rendah ditemukan stres kerja yang tinggi. Sedangkan nilai koefisien determinasi (r2) = 0,060; menunjukkan sumbangan efektif forgiveness terhadap stres kerja 6 %, sisanya 94 % dipengaruhi oleh variabel lain.
HUBUNGAN SELF ESTEEM TERHADAP KECENDERUNGAN DEPRESI PADA MAHASISWA Aziza Fitriah; Dyta Setiawati Hariyono
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.586

Abstract

Dewasa ini perkembangan zaman menuntut tantangan hidup dan tanggung jawab yang semakin berat. Dalam kehidupan sehari-hari banyak persitiwa yang berdampak pada tekanan psikologis dan menimbulkan reaksi emosional, seperti cemas, khawatir, turunya minat terhadap aktifitas sosial dan pribadi. Masalahdepresi pada mahasiswa dalam proses mereka menjalani studi di perguruan tinggi cukup tinggi, dengan kondisi tersebut perlu kiranya dilakukan studi lebih lanjut tentang kondisi pribadi terutama Self Esteem dalam diri mahasiswa sebagai pribadi yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Self Esteem terhadap Depresi pada Mahasiswa. Didapatkan hasil bahwa ada hubungan negatif yang signifikan ( xy= -0,270; sig = 0,000 < 0,05) antara Self Esteem dengan Depresi. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa sumbangan efektif variabel Self Esteem terhadap variabel depresi sebesar r2 = 0,073,hubungan Self Esteem terhadap depresi sebesar 7,3%, ini berarti variabel lain yang mempengaruhi depresi sebesar 92,7%. Hasil analisa didapatkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara Self Esteem dengan kecenderungan depresi dengan angka sebesar -0,270 dengan p = < 0,000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apabila semakin tinggi tingkat Self Esteemnya mahasiswa maka semakin rendah tingkat depresi, begitu pula sebaliknya apabila Self Esteem mahasiswa rendah maka semakin tinggi pula tingkat depresi.
PERBEDAAN PERILAKU PROSOSIAL PADA REMAJA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN Fikrie Seff; Aziza Fitriah
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.587

Abstract

Perilaku prososial merupakan komponen kunci dari kompetensi sosial yang dapat mendorong munculnya interaksi sosial yang positif pada remaja. Perilaku prososial merupakan bentuk perilaku yang dilakukan untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku prososial adalah jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan perilaku prososial ditinjau dari jenis kelamin (lakilai dan perempuan). Penelitian ini merupakan penelitian perbandingan dengan subjek sebanyak 44 (22 perempuan dan 20 laki-laki) mahasiswa Universitas Muhamadiyah Banjarmasin. Instrumen penelitian yang digunakan adalah prosocial tendencie measure (PTM) dengan alpha cronbach sebesar 0,82. Analisis data menggunakan Independent samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perilaku prososial diantara laki-laki dan perempuan (p = 0,045,p < 0,05), dimana perempuan memiliki nilai rata-rata perilaku prososial yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki (mean perempuan = 80,80; mean laki-laki = 76,47).
BODY IMAGE DAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA MAHASISWI Mochamad Indra Wahyudi; Muhammad Salis Yuniardi
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.588

Abstract

Kecenderungan body dysmorphic disorder dapat diartikan sebagai peralakuan yang obsesif jika seseorang tidak puas terhadap penampilan fisiknya yang dianggap belum menarik. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecenderungan body dysmorphic disorder adalah body image atau citra tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana hubungan body image terhadap kecenderungan body dysmorphic disorder pada mahasiswi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan crosssectional study, teknik pengambilan data menggunakan teknik accidental sampling. Adapun subjek dalam penelitian bejumlah 357 mahasiswi. Hasilnya diketahui bahwa adanya korelasi negatif antara kedua variabel, namun memiliki angka korelasi lemah yaitu sebesar -0,281. Nilai signifikansi sebesar 0,000 menunjukkan adanya pengaruh body image terhadap kecenderungan BDD pada mahasiswi.
SELF – ESTEEM DAN KECENDERUNGAN BODY DYSMORPHIC DISORDER PADA MAHASISWI Dicky Wira Raharja; Muhammad Salis Yuniardi
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.589

Abstract

Terlalu terobsesi untuk memiliki bentuk tubuh ataupun penampilan fisik yang sempurna merupakan salah satu indikasi bahwa wanita tersebut memiliki karakteristik dari kecenderungan body dysmorphic disorder. Salah satu faktor psikologis yang dianggap memiliki peran penting terhadap berkembangnya kecenderungan body dysmorphic disorder adalah self-esteem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan kecenderungan body dysmorphic disorder. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional dan teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan subjek 350 mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang. Hasil uji korelasi antara variabel self-esteem terhadap body dismorphic disorder dengan menggunakan analisa product moment menunjukkan angka probabilitas (sig 2 tailed) 0,00 < 0,05 yang membuktikan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan, dengan korelasi -0,438. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi self-esteem maka akan semakin rendah kecenderungan body dysmorphic disorder dan sebaliknya semakin rendah self-esteem maka akan semakin tinggi kecenderungan body dysmorphic disorder.
HUBUNGAN ANTARA EGOSENTRISME DENGAN PENERIMAAN SOSIAL SISWA REGULER TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI Khoirun Nissa; Alifah Nabilah Masturah; Achmad Faisal
Psycho Holistic Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v1i1.590

Abstract

Pendidikan inklusi mendorong siswa reguler untuk belajar menerima, memahami, dan peduli terhadap siswa berkebutuhan khusus yang memiliki kekurangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara egosentrisme dengan penerimaan sosial siswa reguler terhadap siswa ABK. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif non-eksperimen dengan menggunakan skala egosentrisme dan skala penerimaan sosial. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 114 siswa dengan mengunakan metode purposive sampling. Metode analisa data yang digunakan adalah uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara egosentrisme dengan penerimaan sosial atau hipotesis awal ditolak. Nilai signifikansi sebesar 0,397 (p>0,05) dan nilai korelasi adalah r= -0,080. Tingkat egosentrisme dan penerimaan siswa reguler berada pada kategori rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6