cover
Contact Name
Julaibib
Contact Email
julaibib@umbjm.ac.id
Phone
+628121010713
Journal Mail Official
psycholistik@umbjm.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin - Jl. Gubernur Syarkawi Kec. Alalak Kab. Barito Kuala, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Psycho Holistic
ISSN : -     EISSN : 26859092     DOI : https://doi.org/10.35747/ph
Psycho Holistic is an open access peer-reviewed journal, dedicated to the wide dissemination of novel and innovative research in various aspects of psychology, with a particular interest of the development of psychology and behavioral sciences in the world. Psyco Holistic invites manuscripts in the areas (1) Developmental Psychology, (2) Industrial and Organizational Psychology, (3) Clinical Psychology, (4) Social Psychology, (5) Educational Psychology, (6) Indigeneous Psychology, and (7) Psychometrics. Psycho Holistic accepts empirical research and non-empirical study (such as literature review, systematic review, scoping review, and meta-analysis) in any psychology-related subjects and any research methodology that meet the standard publication in this journal. The primary target audiences of this journal are academicians, graduate students, practitioners, and other professionals with interest in psychology.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020)" : 6 Documents clear
PERAN REGULASI DIRI TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING Calvin Zannua Prihambodo; Zainul Anwar; Devina Andriany
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.616

Abstract

Penggunaan teknologi dan internet yang dilakukan oleh para remaja tidak dapat dihindari dari adanya resiko atau dapat disebut dengan cyberbullying. Cyberbullying merupakan perilaku yang dilakukan secara berulang kali dengan tujuan untuk menyakiti melalui sosial media. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku cyberbullying salah satunya adalah faktor internal, yaitu dalam penelitian ini adalah regulasi diri. Regulasi diri merupakan kemampuan individu dalam mengatur pikiran, perasaan serta tindakannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa SMP berusia 12-15 tahun dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala regulasi diri yang diadaptasi dan disusun berdasarkan aspek – aspek yang telah dijelaskan oleh Zimmerman. Skala perilaku cyberbullying diadaptasi dan disusun berdasarkan aspek menurut Langos. Metode analisis data menggunakan metode regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan antara regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying. Adapun kontribusi regulasi diri terhadap perilaku cyberbullying sebesar 52.6%
PERBEDAAN KEMATANGAN EMOSI DITINJAU DARI KEUTUHAN KELUARGA PADA REMAJA Khairil Ashran T; Latipun; Sofa Amalia
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.617

Abstract

Kematangan emosi adalah salah satu aspek perkembangan emosi remaja yang dilihat melalui perilaku dan dipengaruhi oleh keutuhan keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan kematangan emosi remaja ditinjau dari keutuhan keluarga. Fokus keutuhan keluarga dalam penelitian ini adalah remaja dari orang tua utuh dan remaja dari orang tua bercerai. Subjek penelitian berjumlah 122 yang terdiri dari 61 remaja dengan orang tua utuh dan 61 remaja dengan orang tua yang telah bercerai yang diambil dengan teknik quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah Emotional Maturity Scale (EMS) dengan nilai reliabilitas sebesar 0.94. Hasil uji beda menunjukkan nilai p=0,049 dengan nilai mean yang didapatkan dari remaja berkeluarga utuh adalah 122,72, sedangkan remaja dengan orang tua bercerai adalah 133,36. Hasil tersebut menunjukkan bahwa remaja dari keluarga utuh lebih matang emosinya dibandingkan remaja dari orang tua bercerai. Kesimpulan yang didapatkan adalah ada perbedaan yang signifikan kematangan emosi remaja ditinjau dari keutuhan keluarga (p ≤ 0,05).
HUBUNGAN KUALITAS PERSAHABATAN DENGAN RESILIENSI PADA REMAJA YANG ORANG TUANYA BERCERAI Lutfi Soviana
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.618

Abstract

Kualitas persahabatan pada remaja dapat mempengaruhi keterbukaan dan kenyamanan remaja dalam menceritakan informasi pribadinya kepada sahabatnya. Kondisi ini diprediksi dapat meningkatkan resiliensi pada remaja yang menghadapi banyak masalah. Remaja yang orang tuanya bercerai adalah salah satu gambaran remaja yang menghadapi banyak masalah. Resiliensi merupakan kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi saat remaja menghadapi banyak masalah. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas persahabatan dengan resiliensi remaja yang orang tuanya bercerai. Subjek penelitian adalah 250 orang remaja lakilaki atau perempuan yang memiliki orang tua bercerai, usia 16 tahun sampai 21 tahun dan berdomisili di Jawa Timur. Kualitas persahabatan diukur diukur menggunakan Friendship Quality Scale (FQS) dan Resiliensi menggunakan skala resiliensi Reivich dan Shatte. Uji analisis menggunakan korelasi product moment pearson. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan positif antara kualitas persahabatan dengan resiliensi pada remaja yang orang tuanya bercerai (sig = 0.000 <0.05). Arah hubungannya positif dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.415. Artinya semakin tinggi kualitas persahabatan maka semakin tinggi resiliensi. Sebaliknya, semakin rendah kualitas persahabatan maka semakin rendah resiliensi. Kualitas persahabatan memberikan kontribusi terhadap resiliensi sebesar 17.2%(R2= 0.172).
RELIGIUSITAS DAN PERILAKU BULLYING PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Maziyatul Hamidah
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.619

Abstract

Bullying merupakan keinginan untuk menyakiti, diwujudkan melalui tindakan yang membuat seseorang menjadi menderita. Bentuk dari perilaku bullying memang bervariasi baik secara fisik, verbal maupun psikis. Perilaku bullying merupakan masalah yang ada pada sistem pendidikan di dunia dan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Sedangkan religiusitas diartikan sebagai sebuah bentuk hubungan manusia dengan Tuhannya melalui ajaran agama yang sudah terinternalisasi dalam diri individu sehingga terlihat dari sikap dan perilakunya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan perilaku bullying pada santri di pondok pesantren. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini adalah santri SMA pondok pesantren AlIzzah Batu, berjumlah 189 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan skala religiusitas (CRS) dan skala perilaku bullying. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis korelasi product moment dari Karl Pearson. Analisis data dilakukan dengan bantuan progam SPSS versi 22. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0.066 dengan p=0.370 (p>0.05) yang berarti ada hubungan negatif namun tidak signifikan antarareligiusitas dengan perilaku bullying.
PERFEKSIONISME DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA MAHASISWA ORGANISASI KESENIAN Mukaromah; Djudiyah; Uun Zulfiana
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.620

Abstract

Perfeksionisme telah lama dikaitkan dengan kurangnya kesejahteraan. Teori self determination menunjukkan bahwakesejahteraan seseorang rendah apabila kebutuhannya tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan subjective well-being. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek penelitian ini berjumlah 150 mahasiswa di Forum UKM Universitas Muhammadiyah Malang bidang kesenian yang diambil dengan teknik total sampling. Pengukuran perfekisonisme menggunakan alat ukur Multidimesional Perfectionism Scale dan pengukuran subjective well-being menggunakan alat ukur Satisfaction with life scale dan Scale of positive and negative experience.
DAMPAK DARI KESALAHAN REKRUTMEN DAN SELEKSI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA HOME INDUSTRI Q PATYY Ceria Hermina; Feny Aulia; Sekar Safitri; Muhammad Husaini Aditya Noor
Psycho Holistic Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/ph.v2i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan nuntuk mengetahui dampak dari kesalahan rekrutment dan seleksi terhadap kinerja karyawan perushaan Q Patty. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, data yang di dapat melalui wawancara mendalam mengenai kesalahan rekrutment. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dan observasi. Kesalahan terhadap rekrutment dan seleksi pernah terjadi pada perusahaan Q Patty yang di mana berdampak pada omset penjualan Q Patty. Dilihat dari hasil wawancara yang mendalam dengan pemilik Q Patty tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 6