cover
Contact Name
Sutriyono
Contact Email
sutriyono0775@gmail.com
Phone
+6285785692168
Journal Mail Official
bilhikmah@stidalhadid.ac.id
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak No.80, Kejawaan Putih Tamba, Kec. Mulyorejo, Kota SBY, Jawa Timur 60112
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bil Hikmah
ISSN : 29878853     EISSN : 29873266     DOI : 10.55372
Bil Hikmah : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam (JKPI) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STID Al-Hadid dengan fokus kajian pengembangan komunikasi dan penyiaran Islam berbasis Islam Rasional Kebangsaan (IRK), meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah. Bil Hikmah terbit dalam format cetak dan online Focus & Scope Bil Hikmah JKPI fokus pada Dakwah dan Komunikasi , sedangkan Scopenya meliputi bidang: Dakwah bil lisan, Dakwah bil qalam, Dakwah new media, Komunikasi Islam, Penyiaran Islam, Jurnalistik Islam, Komunikasi Politik Islam, dan studi dakwah
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2025)" : 15 Documents clear
Komunikasi Persuasif dalam Al-Qur’an tentang Keutamaan Alam Akhirat dari Alam Dunia Krisdianto, Didit
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.84

Abstract

Al-Qur’an menjelaskan perbandingan kehidupan alam dunia dan akhirat agar manusia tidak keliru dalam menetapkan tujuan hidupnya. Sulitnya mempersuasif umat Islam untuk memilih akhirat daripada dunia karena akhirat sangat abstrak. Umumnya umat Islam berdakwah dengan doktrin tentang alam akhirat, sehingga memiliki keyakinan yang lemah. Allah SWT. menurunkan ayat-ayat Al-Qur’an secara berulang-ulang dengan komunikasi persuasif agar umat Islam memilih kehidupan akhirat daripada dunia. Allah SWT. menunjukkan gambaran kongkrit tentang perbandingan alam akhirat dan dunia, bukan dengan cara-cara doktriner. Dengan menggunakan komunikasi persuasif, Allah Swt mengajak umat manusia agar mengutamanakan kehidupan akhirat dari kehidupan dunia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi persuasif dalam Al-Qur'an tentang keutamaan alam akhirat dari alam dunia. Sumber datanya adalah ayat-ayat dari Al-Qur'an mengenai perbandingan deskripsi alam akhirat dan dunia. Analisa menggunakan teori komunikasi persuasif Onong Uchjana Effendy. Hasil penelitiannya adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan karakteristik yang khas pada penerapan teknik komunikasi persuasif dalam Al-Qur’an yang menunjukkan bahwa kenikmatan alam akhirat lebih utama dari alam dunia dengan perhitungan logis. Penggunaan teknik komunikasi persuasif tersebut adalah Icing technique (teknik tataan) dan Pay-of technique (teknik ganjaran).
Pengaruh Tayangan Misteri dan Mistis di Televisi terhadap Perubahan Perilaku Masyarakat Islam: Pendekatan Kultivasi Media Priyanto, Agung Teguh; Maimunah, Maimunah
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.88

Abstract

Hari ini tayangan mistis cukup masiv di TV. Umat Islam yang menonton tayangan tersebut sedikit banyak akan terpapar dan berpotensi mempengaruhi perilakunya. Penting untuk mengetahui bagaimana dan seberapa besar pengaruhnya. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh tayangan mistis pada media TV terhadap perilaku umat Islam. Kajian ini menggunakan survey dengan objek data tayangan-tayangan mistis dan misteri yang disiarkan pada TV dan juga pada platfrom media sosial. Dengan pendekatan teori  kultivasi media Goerge Gerbner, dimana pemirsa TV dan sosial media akan  memilik paradigma akibat paparan televisi yang luas membuat pandangan penonton menjadi lebih homogen. Artinya, perbedaan individu dalam memandang realitas menjadi semakin kecil dan terjadi pengalaman yang dinamakan Resonance, yaitu ketika pengalaman pribadi seseorang sesuai dengan apa yang dilihatnya di televisi, maka pengaruh televisi tersebut akan semakin kuat dalam membentuk perilaku pemirsanya. Dan dampaknya kalau ini berlaku secara kolektif di masyarakat maka akan bisa merubah perilaku masyarakat tersebut. Misalkan perilaku rasa takut di daerah-daerah tertentu, melakukan ritual-ritual tertentu di tempat yang ada penunggunya.
Studi Komparasi Struktur Narasi Cerpen Dakwah pada Website NU Online Herlina
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.90

Abstract

Seringkali pesan dakwah dalam sebuah cerpen disampaikan berulang kali untuk menjadi penekanan, seperti dalam cerpen Aku, Preman dan Kalimat Tauhid dan cerpen Preman itu Mengejarku di website NU Online. Cerpen-cerpen tersebut membahas tema tentang pertaubatan seorang preman yang disampaikan dalam dua versi. Kedua cerpen ini akan dibandingkan struktur narasinya untuk menemukan variasi penyampaian struktur narasi. Dari variasi tersebut akan menjadi referensi bagi para dai atau pendakwah untuk menyampaikan pesan dakwah yang sama namun dengan versi yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbandingan struktur narasi kedua cerpen. Selaras dengan tujuannya, maka penelitian ini dikaji secara deskriptif kualitatif dan sumber data utama berupa naskah kedua cerpen dalam website dengan teknik analisis naratif dan juga teknik komparasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa adanya perbedaan variasi struktur narasi yang dihadirkan pada masing-masing cerpen. Mulai dari bagian awal, bagian tengah dan juga bagian akhir cerpen. Perbedaan yang paling mencolok adalah pola konflik yang dihadirkan pada kedua cerpen tersebut. Pada cerpen pertama menggunakan pola konflik masalah-masalah berdatangan dan diselesaikan secara bersamaan atau biasanya disebut dengan gaya penyelesaian masalah yang kolaboratif dan kooperatif. Sedangkan cerpen kedua menggunakan pola konflik menyelesaikan masalah satu persatu, lalu muncul masalah baru dan diselesaikan kembali atau penyelesaian masalahnya bersifat temporary.
Fleksibilitas Podcast Sebagai Media Dakwah Non Visual: Studi Komparasi dengan Media Youtube Mujianti, Fitri
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.95

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana fleksibilitas Podcast sebagai media dakwah non visual dibandingkan YouTube sebagai media dakwah visual. Tulisan ini dilatar belakangi adanya suatu kajian yang menyatakan bahwa podcast dianggap sebagai media dakwah alternatif selain YouTube. Podcast dianggap sebagai media yang bisa digunakan kapanpun dan dimanapun. Tentunya hal tersebut tidak dimiliki oleh Youtube. Kelebihan tersebut mengindikasikan bahwa Podcast memiliki fleksibilitas yang tidak dimiliki oleh YouTube. Selain itu, masih belum ditemukan penelitian akademik yang secara khusus membahas tentang fleksibilitas Podcast dengan YouTube sebagai media dakwah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Data-data yang dibutuhkan diperoleh melalui studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah. Metode analisis menggunakan pendekatan deskripsi komparatif. Kajian ini menggunakan dua pendekatan teori, yaitu teori Uses and Gratification dan Affordance media digital. Hasil yang didapatkan adalah fleksibilitas Podcast sebagai media dakwah cenderung memiliki kesamaan dengan YouTube. Perbedaannya terletak pada variabel integrasi dan interaksi sosial; variabel visibilitas; variabel persistence. Kajian ini bisa dimanfaatkan sebagai masukan bagi para dai dalam menentukan media dakwah yang tepat sesuai dengan asumsi mad’u.
Model Komunikasi Dakwah Antarbudaya Muhammad Yunus Konteks Budaya Purdah pada Masyarakat Jobra Khadayah, Siti Syifatul; Masruuroh, Lina
Bil Hikmah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : STID Al Hadid Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/bilhikmahjkpi.v3i2.96

Abstract

Dalam berdakwah, tidak menutup kemungkinan dai menjumpai mad’uw yang memiliki latar belakang berbeda, khususnya perbedaan budaya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam berdakwah. Guna meminimalisir tantangan tersebut perlu bagi dai untuk mempertimbangkan budaya mad’uw untuk dijadikan asumsi dalam pemilihan model komunikasi dakwah antarbudaya. Muhammad Yunus dalam upayanya mengentaskan kemiskinan, dia mendirikan bank grameen dan berupaya mengajak masyarakat untuk menjadi nasabahnya. Upaya dakwah yang dilakukan Muhammad Yunus termasuk dalam dakwah bil hal. Dalam pelaksanaannya, Muhammad Yunus mengalami pertentangan budaya di Desa Jobra Bangladesh. Budaya purdah di sana tidak mengizinkan perempuan bertemu laki-laki di luar keluarganya dan tidak mengizinkan perempuan untuk mengelola bahkan memegang keuangan.  Pertentangan terjadi mulai dari para muallah dan suami dari perempuan di desa. Namun, semua pertentangan tersebut berhasil dilalui Muhammad Yunus dengan berbagai upaya komunikasi yang mempertimbangkan budaya purdah. Tujuan kajian ini adalah untuk mengidentifikasi model komunikasi dakwah antarbudaya Muhammad Yunus dalam konteks budaya Purdah pada masyarakat Jobra di Bangladesh. Guna mendapatkan tujuan tersebut digunakanlah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka sejarah yang dianalisis menggunakan lima model komunikasi budaya Kinast dkk. Berdasarkan hasil kajian, model strategi yang dilakukan Muhammad Yunus dalam komunikasi dakwah antarbudaya yaitu adaptation, dominance, inovation, dan adanya model lain yaitu mengikuti untuk mempertahankan.

Page 2 of 2 | Total Record : 15