cover
Contact Name
Reyhan Ainun Yafi
Contact Email
jurnalyazri@gmail.com
Phone
+6287773666282
Journal Mail Official
journal.karuna@gmail.com
Editorial Address
Lengkok Lendang, Desa Tembeng Putik, Kecamatan Wanasaba, Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83653
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
ISSN : ""     EISSN : 30636671     DOI : 10.62238
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk mendokumentasikan hasil-hasil pengabdian kepada Masyarakat dan berfokus pada penyebarluasan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu yang mencakup berbagai bidang studi, termasuk pendidikan, hukum, ekonomi, humaniora, teknik, pertanian, komunikasi, kesehatan, dan rekayasa. Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Kami mengundang akademisi, praktisi, dan profesional untuk mengirimkan artikel yang inovatif dan berkontribusi dalam memajukan masyarakat Indonesia melalui pengabdian yang berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
Program Kajian Ramadan sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Keislaman Remaja Wahyudi
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v3i1.399

Abstract

Bulan Ramadan memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Islam sebagai momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan melalui berbagai aktivitas ibadah dan pembinaan keagamaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keislaman remaja melalui pelaksanaan program kajian Ramadan di lingkungan Jl. Medokan Semampir, Surabaya. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemanfaatan potensi dan aset lokal sebagai dasar pengembangan program. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi keislaman dan diskusi interaktif yang melibatkan partisipasi aktif remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program kajian Ramadan berjalan secara efektif, ditandai dengan tingginya antusiasme peserta serta peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran dan motivasi remaja untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kajian Ramadan berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menjadi alternatif strategis dalam pembinaan keagamaan remaja serta berkontribusi dalam penguatan praktik pendidikan Islam berbasis komunitas. Ramadan holds a significant position in the lives of Muslims as a moment to strengthen faith and piety through various religious practices and spiritual development activities. This community service program aims to enhance adolescents’ understanding of Islamic teachings through the implementation of a Ramadan study program in the Medokan Semampir area, Surabaya. The activity was conducted using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which emphasizes the utilization of local assets and community potential as the foundation for program implementation. The program was carried out through the delivery of Islamic learning materials and interactive discussion sessions involving active youth participation. The results indicate that the Ramadan study program was implemented effectively, as reflected by high participant engagement and improved understanding of Islamic values. Furthermore, the program fostered greater awareness and motivation among adolescents to actively participate in religious activities within their community. Therefore, community-based Ramadan study programs can serve as a strategic alternative for youth religious development while contributing to the advancement of community-based Islamic education practices.
Pendampingan Pembelajaran Tajwid Berbasis Media Audio Visual untuk Meningkatkan Pemahaman Hukum Bacaan Santri TPQ Al-Hidayah Waru Miftahur Rohmah
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v3i1.403

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman santri terhadap hukum bacaan tajwid di TPQ Al-Hidayah Desa Waru yang masih dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kelancaran membaca, serta motivasi belajar santri melalui pemanfaatan media audio-visual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Januari 2025 dengan melibatkan delapan santri usia 9–10 tahun melalui pembelajaran berbasis video tajwid interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan media digital dan buku tajwid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum bacaan, ketepatan pelafalan, serta kelancaran membaca Al-Qur’an. Selain itu, santri menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Suasana belajar yang lebih interaktif juga memperkuat hubungan antara santri dan ustaz/ustazah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio-visual mampu menciptakan pembelajaran tajwid yang lebih efektif, menarik, dan bermakna, serta berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan TPQ.This community service activity was motivated by the low level of students’ understanding of tajwid rules at TPQ Al-Hidayah, Waru Village, which was influenced by the use of conventional teaching methods. The activity aimed to improve students’ comprehension, reading fluency, and learning motivation through the use of audio-visual media. The implementation employed a Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of problem identification, action implementation, observation, and reflection. The activity was conducted on January 15, 2025, involving eight students aged 9–10 years through interactive tajwid video-based learning, direct practice, group discussions, and evaluations using digital media and tajwid textbooks. The results indicated significant improvements in students’ understanding of tajwid rules, pronunciation accuracy, and reading fluency of the Qur’an. In addition, students became more active, confident, and motivated during the learning process. The more interactive learning environment also strengthened the relationship between students and teachers. This activity demonstrates that the use of audio-visual media can create more effective, engaging, and meaningful tajwid learning, with strong potential for sustainable implementation in non-formal Islamic education setting .
Penerapan Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sdn Apaan 2 Moh. Thohir; Mahin Ainun Naim; Amirul Mukminin; Aisya Servia
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2026): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v3i1.449

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan minat baca peserta didik di SDN Apaan 2, Kabupaten Sampang. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam kegiatan pembiasaan membaca, pendampingan, diskusi, serta penyampaian kembali isi bacaan. Kegiatan dilaksanakan pada 15–16 Februari 2026 melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi peserta didik dalam aktivitas membaca, keberanian menyampaikan hasil bacaan, serta antusiasme mengikuti kegiatan literasi. Dukungan guru dan keterlibatan aktif peserta didik menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, meskipun masih dijumpai keterbatasan bahan bacaan dan perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Secara keseluruhan, implementasi GLS melalui kegiatan pendampingan mampu memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dan memberikan rekomendasi bagi pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan di sekolah dasar lainnya This community service program aimed to strengthen the implementation of the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah/GLS) to improve students' reading interest at SDN Apaan 2, Sampang Regency. The program adopted a participatory approach involving school administrators, teachers, and students through a series of literacy activities, including reading habituation, guided assistance, group discussions, and oral presentations of reading outcomes. The program was conducted on 15–16 February 2026 through four stages: preparation, implementation, mentoring, and evaluation. The results indicated a positive improvement in students' participation in literacy activities, confidence in presenting reading comprehension, and enthusiasm for reading. Teacher involvement and continuous mentoring were identified as key factors supporting the success of the program, despite challenges related to limited reading resources and differences in students' reading abilities. Overall, the program contributed to fostering a more sustainable literacy culture within the school and may serve as a practical model for implementing literacy initiatives in other primary schools.

Page 4 of 4 | Total Record : 33