cover
Contact Name
Abdul Hamid
Contact Email
journalglossary@gmail.com
Phone
+6285217900078
Journal Mail Official
journalglossary@gmail.com
Editorial Address
Gedung UPPM STIS Ummul Ayman Lt. 1. Jl. Banda Aceh- Medan, Km.165, Desa Meunasah Bie, Kec. Meurah Dua Kab. Pidie Jaya, Aceh, Indonesia, Kode Pos 24186 Email: glossary@stisummulayman.ac.id | Phone: +6282246159385
Location
Kab. pidie jaya,
Aceh
INDONESIA
GLOSSARY
ISSN : 29874688     EISSN : 2987467X     DOI : DOI: https://doi.org/10.52029/gose
Glossary: Jurnal Ekonomi Syariah (E-ISSN: 2987-467X, P-ISSN: 2987-4688) is presented as an effort to promote the Journal of Sharia Economics. This journal is a journal that contains manuscripts in the field of Islamic Economics to the world of knowledge. Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah is a journal of Islamic economics and reference that provides an official source of information for scholars, academics and professionals in the fields of Islamic economics, Islamic finance including business and management. The scope of the Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah is in the form of research results and critical-analytic studies in the field of Sharia Economic Law with the aim of being a credible forum for academics and researchers around the world to disseminate their works, studies, papers and other forms of research. Its establishment aims to become a scientific journal with a national reputation and promote the progress, understanding and practice of Islamic economics.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 25 Documents
Etika Bisnis Islam dalam Praktik Pengembalian Uang Belanja Konsumen (Studi Kasus di Atakana Swalayan Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat) Sakinah Sakinah; Nanda Safarida
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i1.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pembelanjaan belanja konsumen di supermarket Atakana Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat dan menganalisis praktik pembelanjaan konsumen dari sudut pandang etika bisnis islami. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dan informasi yang diperoleh langsung dari informan dan responden serta observasi secara langsung. Dalam praktek pengembalian uang konsumsi konsumen dengan ditukar dengan barang ada beberapa yang menyatakan tidak terpenuhinya akad dan belum diambilnya objek tertentu, artinya pembelian telah terpenuhi namun sama dengan pengembalian uang belanja konsumen dalam penukaran permen yang belum terpenuhi, karena tidak adanya akad atau lafadz yang mengatakan kasir mengganti uang receh dengan permen. Dan konsumen tidak diberi kesempatan untuk menyepakati ganti-ganti barang karena kasir dengan seenaknya menyerahkan candy bar tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, praktek pengalihan sisa uang yang dihabiskan dengan permen ini dilakukan karena sulitnya mendapatkan kembalian nominal yang rendah, yang dilakukan oleh supermarket Atakana Pangkalan Brandan. Dalam Islam seharusnya dilakukan secara transparan dan tidak menghakimi, namun pada kenyataannya perubahan yang dilakukan tanpa persetujuan salah satu pihak dan hanya menguntungkan satu pihak dan dapat merugikan pihak lainnya. Pengembalian nominal konsumsi konsumen, merupakan hak konsumen dan tidak boleh ditukar tanpa persetujuan konsumen. Dalam hal ini terdapat praktek mengambil hak orang lain dan saling menghakimi.
Bisnis Biro Jodoh Perspektif Islam (Studi Terhadap Rumah Jodoh Indonesia, Giwangan — Yogyakarta Dalam Lingkup Kajian Mashlahah Mursalah) Alimuddin HM
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i1.112

Abstract

Bisnis jasa perjodohan merupakan satu dari sekian banyak lembaga bisnis yang terbilang baru di era modern. Bisnis ini memang terbilang unik dan tentunya memiliki nilai tersendiri untuk dikaji lebih mendalam. Ini disebabkan karena masih banyak masyarakat belum memahami dengan pasti terkait status kehalalan serta bagaimana Islam memandang praktek bisnis jasa perjodohan jika ditinjau dari kaidah fikih. Penelitian ini digolongkan dalam jenis penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskriptif yang ditujukan untuk memperjelas bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap bisnis jasa perjodohan. Adapun metodologi penelitian bersifat normatif serta dianalisis dengan menggunakan pendekatan kaidah ushul fikih yaitu Mashlahah Mursalah. Dari penelitian ini, dihasilkan beberapa temuan di antaranya yaitu: 1) Realita visi dan misi Rumah Jodoh Indonesia yang ternyata mampu menjadikan objek kajian ini tidak hanya bermanfaat sebagai media bisnis namun juga sebagai aktifitas tolong menolong dalam rangka menjalankan syariat Allah yaitu menikah. Ini sudah sesuai dengan kaidah mashlahah mursalah dalam kajian ushul fiqih. 2) Implikasi nilai syariah dalam bisnis ini terdapat pada praktek jasa (ijarah) yang tidak bertentangan dengan syariat Islam. 3) Sebagai gambaran akhir dalam penelitian ini menunjukkan tidak adanya penyimpangan akad dalam bisnis jasa Rumah Jodoh Indonesia dan peneliti berkesimpulan bahwa bisnis jasa Rumah Jodoh Indonesia dapat dikategorikan sebagai bisnis jasa yang halal untuk dijalankan selama tetap konsisten untuk berpegang pada nilai-nilai kesyari’ahan suatu lembaga bisnis Islam. Tentu dalam hal ini Al-Qur’an dan As-sunnah sebagai rujukan utama.  
Peluang dan Tantangan dan Islamic Fintech Satria Darma
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i1.113

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi dan menyoroti peluang dan tantangan yang dapat dipelajari oleh lembaga Keuangan Islam dari organisasi Fintech konvensional di seluruh dunia. Pada penelitian ini digunakan metode studi eksplorasi, bersifat deskriptif analisis dalam menganalisa data sekunder yang berkaitan masalah-masalah tersebut. Studi ini mengidentifikasi bahwa kepatuhan syariah terkait Islamic Fintech adalah tantangan terbesar yang dihadapi organisasi Islamic Fintech. Jika lembaga Keuangan Islam ingin meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kepuasan pelanggan, mereka harus mengadopsi Fintech dan menjadi mitra dengan perusahaan Fintech. Penelitian ini akan memberikan kontribusi positif untuk pemahaman Islamic Fintech untuk akademisi, industri, regulator, investor dan pengguna Fintech lainnya.
Pengaruh Strategi Pemasaran Berbasis Information, Communication, Technology (ICT) Terhadap Peningkatan Penjualan Umkm di Desa Kampung Mangkai Kabupaten Batu Bara Sunardi Sunardi
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i1.114

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di Desa Kampung Mangkai Kabupaten Batu Bara dengan pemilik beberapa UMKM, ditemukan ternyata masih ada pelaku UMKM yang tidak memanfaatkan ICT, dikarenakan tidak pahamnya menggunakan gadget ataupun media sosial atau dengan terbatasnya waktu dan wawasan. Kemudian mereka juga masih menggunakan strategi pemasaran dengan cara yang manual. Hasil penelitian menunjukkan beberapa pelaku UMKM kalangan anak muda pada saat ini ternyata masih ada yang memanfaatkan media sosial mereka untuk memasarkan produk mereka dengan menggunakan teknologi dan terjadinya perubahan drastis dengan   peningkatan hasil penjualan mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan penelitian, lokasi dan waktu penelitian, populasi dan sampel, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, analisis data, regresi linier berganda, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini yaitu: berdasarkan hasil pengolahan data dengan mengggunakan SPSS Versi 23 dapat disimpulkan Strategi Pemasaran Berbasis ICT berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan UMKM di Desa Kampung Mangkai Kabupaten Batu Bara. Hal ini dilihat dari nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 < 0,05 dan hasil t hitung > t tabel yaitu sebesar 3,337 > 0,68304, maka dapat disimpulkan Ha diterima. Hal ini menjelaskan bahwa Strategi Pemasaran Berbasis ICT mempengaruhi Peningkatan Penjualan UMKM di Desa Kampung Mangkai Kabupaten Batu Bara.
Pemberian Bisyarah Shalat Jenazah dalam Perspektif Hukum Islam Deni Mulyadi
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i1.115

Abstract

Apabila seseorang melakukan ketaatan, berharap mendapatkan upah maka dia seperti memperjual belikan perintah Allah dengan harga yang sangat murah. Murah karena bisa diukur dengan benda. Sesuatu akan disebut murah selama masih bisa ditakar dan dihargai dengan benda atau uang. Menurut tinjauan Hukum Islam mengenai pengambilan bisyarah shalat jenazah terdapat beberapa pendapat. Ibn Abidin menyebutkan bahwa ulama’ muta‘akhirin dari kalangan Hanafiyah membolehkan memberi upah dalam pekerjaan yang berhubungan dengan ketaatan seperti itu. Ulama’ Malikiyyah memandang perbuatan seperti ini sebagai perbuatan makruh. Ulama hanabilah terbagi menjadi dua bagian, sebagian menyatakan tidak boleh memberi upah perbuatan seperti ini, tetapi sebagian lain menganggap boleh, di antaranya adalah Abu Ishaq bin Syaqil. Adapun mengenai hukum menerima upah atas pengajaran Al-Qur’an atau ilmu-ilmu Islam maupun dakwah Islam di kalangan Ulama’ juga terjadi perbedaan pendapat (Ikhtilaf). Ada yang menetapkan boleh, ada juga yang menetapkan tidak boleh. Sedangkan dalil dari pihak yang mengatakan halalnya menerima dan mengambil upah dari mengajarkan Islam di antaranya, Nabi Muhammad bersabda yang artinya “Sesungguhnya yang paling banyak layak untuk kalian ambil imbalan (ongkos) ialah Kitabullah” (HR. Bukhari). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, pendekatan ini merupakan pendekatan yang berusaha memahami arti peristiwa atau gejala sosial yang muncul dalam pendidikan dan kaitan-kaitannya terhadap konsep.
Pemahaman Umat Muslim Tentang Distribusi Kekayaan dalam Ekonomi Islam: Studi Fenomenologi Tentang Pemerataan Ekonomi Muhammad Syahrul Hidayat
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i2.130

Abstract

This research raises a crucial issue in the context of Islamic economics, namely the understanding of Muslims on the distribution of wealth and the phenomenon of economic equity. Using a phenomenological study approach, this research seeks to gain in-depth insight into the perceptions, views and experiences of Muslims regarding this issue. Through in-depth interviews and participatory observation, qualitative data were obtained to be analyzed descriptively and thematically. The results of this study provide a deep understanding of the thoughts of Muslims towards the distribution of wealth in the Islamic economic paradigm. Within the framework of the concept of economic equity, this study explores the essential aspects that influence the perceptions of Muslims in the context of wealth distribution. The findings of this study also provide a more holistic understanding of the phenomenon of economic equity in Islamic economics. This research has significant implications in developing an understanding of the principles of wealth distribution in Islamic economics. The results of these findings can contribute to the development of more inclusive and just economic policies in Muslim societies. By considering the interests and needs of Muslims, this research encourages the efforts of the government and policy makers to promote economic equality as a strategic step in achieving better social and economic justice.
Penerapan Sistem Reward dan Punishment dalam Perspektif Konsep Mashlahah Parman Parman; Ismail Ismail; Adi Maulana Rachman
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i2.171

Abstract

In essence, in the world of work, of course, it is very necessary for human resources who have a work ethic with high motivation to increase work productivity and as a form of real example of a commitment in order to achieve the goals that have been set. To improve and make morale (work ethic) always present and tend to grow, one of the things that is very important to pay attention to is implementing a reward and punishment system. The policy of implementing rewards and punishments is expected to be a stimulus to improve the culture of maximum performance because performance is a real behavior displayed by each employee as an achievement in accordance with his role (rights and obligations) in an agency. The concept of mashlahah is the path taken by Islamic law to implement His rules and commandments against new events that are not accommodated in the nash, as an effort to create goodness that is long-term (hereafter dimension) and short-term (worldly dimension), material and spiritual and includes collective and individual aspects. In addition, three main elements must be fulfilled, namely sharia compliance (halal causa), having benefits and bringing goodness (thayyib) in various aspects universally that do not cause harm.
Keterkaitan Hukum Privatisasi BUMN Terhadap Kewenangan Negara Intan Qurratulaini; Muhajir Muhajir; Alif Saqrani; Fatir Afwa
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i2.174

Abstract

Privatization of State-Owned Enterprises (BUMN) in Indonesia. Privatization is undertaken with the intention of enhancing company performance, contributing to the country's economy, and improving less efficient management. However, there are concerns regarding the loss of economic sovereignty through privatization. The Indonesian government has implemented a privatization policy based on the 1999 GBHN and the 2003 BUMN Law. Privatization has various dimensions and objectives, including reducing the state's role in the economy, increasing management efficiency, and filling the state budget deficit. The role of BUMN in development has been significant, but there have also been cases of poor management and financial losses. Privatization of BUMN is considered to overcome this problem and improve company performance. However, there are challenges in achieving professionalism and competitiveness in BUMN because employee status is like civil servants. There is also controversy regarding privatization, with some arguing that certain sectors should remain under government control in the interests of the economy. The privatization of BUMN is regulated by the BUMN Law, which emphasizes the importance of transparency, accountability, and fairness in the privatization process. However, there are concerns regarding the consistency of these regulations with the Constitution. Therefore, it is recommended that there be restrictions on the sale of shares during privatization and that the government maintain majority ownership of the shares. Apart from that, a clear definition is needed for the purpose of privatization and more detailed regulations in the BUMN Law.
Analisis Maraknya Warga Miskin yang Kecanduan Judi Online di Indonesia Safira Mustaqilla; Siti Sarah; Eva Zahara Salsabila; Aina Fadhilla
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i2.175

Abstract

Gambling is a criminal act by risking a certain amount of money where the party who wins will get all the betting money. Gambling can be detrimental to society and damage the nation's morals. Gambling behavior will become a problem when it starts to approach the diagnostic criteria for pathological gambling, where the behavior is mal-like. -adaptive and sustainable, giving rise to a series of further problems, such as continuing to try to bet even though you have lost many times. According to all religious views, gambling is something that is prohibited. Online gambling games played by people are the result of social interactions that occur between them. Social interaction can be likened to a currency that has two sides: positive and negative. One example of the negative impact is what happens to people who take part in online gambling games. As technology develops, gambling is now moving to a place that is a little more elite. Technological advances too. changing the way of playing gambling, along with developments in technology, now gambling has moved to a slightly more elite place. Advances in technology have also changed the way of playing gambling. Now, gambling doesn't have to be hidden like in the past, just by sitting relaxed in front of a computer or cellphone that is connected to the internet network, we can play this haram game.
Peran Baitul Mal dalam Pemungutan Zakat Profesi Notaris di Kota Langsa Maulina Ulfanur; Nur Anshari; Satria Darma
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v1i2.176

Abstract

If someone's professional income has met the mandatory zakat provisions, it is obligatory for him to pay zakat. The problem in this paper is how the role of Baitul Mal in collecting zakat profession, especially zakat from the notary profession in Langsa City and what are the obstacles in collecting zakat professionally. notary in Langsa City. And here the author wants to reveal the extent of the role of Baitul Mal in collecting zakat on notaries in Langsa City. This type of research is qualitative research. To collect the data needed in this study, the authors used Field Research, namely by using several data collection techniques, namely interviews and documentation. Based on the research that has been carried out at the Baitul Mal Kota Langsa office, the authors can conclude. So far, Baitul Mal Kota Langsa is still not optimal in socializing professional zakat to Notaries in Langsa City. So that there are still many who do not understand that they can channel their professional zakat to mustahiq zakat through the City Baitul Mall. However, so far, Baitul Mal has actually provided information and outreach to the public, but mostly in the form of lectures and billboards.

Page 1 of 3 | Total Record : 25