cover
Contact Name
Abdul Hamid
Contact Email
journalglossary@gmail.com
Phone
+6285217900078
Journal Mail Official
journalglossary@gmail.com
Editorial Address
Gedung UPPM STIS Ummul Ayman Lt. 1. Jl. Banda Aceh- Medan, Km.165, Desa Meunasah Bie, Kec. Meurah Dua Kab. Pidie Jaya, Aceh, Indonesia, Kode Pos 24186 Email: glossary@stisummulayman.ac.id | Phone: +6282246159385
Location
Kab. pidie jaya,
Aceh
INDONESIA
GLOSSARY
ISSN : 29874688     EISSN : 2987467X     DOI : DOI: https://doi.org/10.52029/gose
Glossary: Jurnal Ekonomi Syariah (E-ISSN: 2987-467X, P-ISSN: 2987-4688) is presented as an effort to promote the Journal of Sharia Economics. This journal is a journal that contains manuscripts in the field of Islamic Economics to the world of knowledge. Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah is a journal of Islamic economics and reference that provides an official source of information for scholars, academics and professionals in the fields of Islamic economics, Islamic finance including business and management. The scope of the Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah is in the form of research results and critical-analytic studies in the field of Sharia Economic Law with the aim of being a credible forum for academics and researchers around the world to disseminate their works, studies, papers and other forms of research. Its establishment aims to become a scientific journal with a national reputation and promote the progress, understanding and practice of Islamic economics.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 25 Documents
Dampak Pertumbuhan Bank Umum Syariah terhadap Strategi Unit Usaha Syariah (UUS) di Indonesia: Tinjauan Perspektif Kesadaran Masyarakat dan Kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasanah, Divany Sauzan; Rivai, Athaullah Andi; Amri, Andi
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.312

Abstract

Pertumbuhan bank syariah di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang pesat, yang turut memengaruhi keberlangsungan dan arah strategis Unit Usaha Syariah (UUS) yang masih bernaung di bawah bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pertumbuhan bank syariah terhadap eksistensi dan strategi UUS di Indonesia, dengan meninjau dari perspektif kesadaran masyarakat terhadap perbankan syariah serta peran kebijakan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi pustaka dan analisis kebijakan terkait, serta data sekunder dari publikasi resmi OJK dan lembaga terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya prinsip keuangan syariah mendorong preferensi terhadap bank syariah murni, sehingga UUS menghadapi tekanan untuk melakukan transformasi struktural. Kebijakan OJK, terutama yang mengatur kewajiban spin-off UUS menjadi bank umum syariah, mempercepat perubahan ini dan menuntut UUS untuk merumuskan strategi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, keberlangsungan UUS sangat bergantung pada kemampuan mereka dalam merespons dinamika pasar serta regulasi yang terus berkembang.
Analisis Pengembalian Uang Belanja dengan Barang dalam Perspektif Islam (Studi Kasus: Penggunaan Permen sebagai Kembalian dalam Transaksi di Biru Swalayan, Desa Bebel, Kecamatan Wiradesa) Nurmulia, Rahmi; Kurniawati, Fitri
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.315

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik penggantian uang kembalian dengan barang di Biru Swalayan Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, dari perspektif hukum dan etika Islam. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan data primer dari wawancara konsumen dan pengelola swalayan, serta data sekunder dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ini masih sering terjadi dan berpotensi melanggar hak konsumen sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Dalam perspektif Islam, penggantian kembalian dengan barang hanya dibenarkan jika ada kesepakatan dan nilai barang setara. Penelitian ini menyimpulkan perlunya peningkatan kesadaran pelaku usaha terhadap peraturan dan etika bisnis Islam, serta edukasi konsumen mengenai hak-haknya. Sistem pembayaran yang transparan dan penggunaan teknologi dapat menjadi solusi berkelanjutan.
Peranan Konsumsi dalam Perekonomian Makro Indonesia dan Implikasinya dalam Perspektif Ekonomi Islam Ramadhan, Dony Tri; Meliala, Endah Sabrina Br.; Salwa, Fany; Nasution, Yenni Samri Juliati
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.341

Abstract

Konsumsi rumah tangga merupakan salah satu pilar utama dalam menopang perekonomian makro Indonesia. Dengan kontribusi lebih dari 50% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), fluktuasi dalam konsumsi memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Seiring berkembangnya zaman, pola konsumsi masyarakat mengalami pergeseran dari yang sebelumnya berorientasi pada kebutuhan dasar berubah menjadi konsumsi yang dipengaruhi gaya hidup, iklan dan simbol status. Pergeseran ini menimbulkan tantangan terhadap keberlanjutan ekonomi dan keadilan sosial. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran konsumsi rumah tangga dalam konteks ekonomi makro Indonesia dan menelaah bagaimana nilai-nilai Islam dapat memberikan arah normatif bagi perilaku konsumsi yang lebih etis dan produktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data sekunder dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Temuan menunjukkan bahwa konsumsi tetap menjadi penggerak ekonomi dengan tingkat keyakinan konsumen yang tinggi dan alokasi pendapatan rumah tangga yang dominan untuk konsumsi. Namun demikian, konsumsi kelompok menengah dan atas cenderung kurang mencerminkan prinsip efisiensi dan pemerataan. Dalam hukum ekonomi Islam, konsumsi tidak hanya terkait manfaat material, tetapi juga tanggung jawab sosial dan spiritual. Prinsip seperti wasathiyyah (keseimbangan), ‘adl (keadilan) dan isti’mar (keberlanjutan) menjadi pijakan dalam membangun pola konsumsi yang sehat. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam kebijakan konsumsi penting untuk menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Inovasi Akad Mudharabah dalam Perbankan Syariah: Persefektif Ekonomi Syariah dan Implikasinya terhadap Praktik Modern Kurnia, Andika Bayu; Rahmadhani, Cahya Afrida; Hatini, Nadda; Kamal, Husni
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.342

Abstract

Akad mudharabah merupakan salah satu pilar penting dalam sistem pembiayaan perbankan syariah yang mengedepankan asas keadilan dan kemitraan melalui prinsip bagi hasil antara shahibul maal (pemilik modal) dan mudharib (pengelola dana). Meskipun secara historis dan syariah memiliki legitimasi kuat, penerapan akad ini dalam perbankan modern masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya pemahaman masyarakat, risiko moral hazard, serta keterbatasan infrastruktur dan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika inovasi dalam akad mudharabah dari perspektif ekonomi syariah, serta bagaimana implementasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan praktik keuangan kontemporer yang semakin kompleks dan kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, dengan merujuk pada literatur akademik, fatwa Dewan Syariah Nasional, serta data empiris dari praktik perbankan syariah di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital seperti sistem pelaporan real-time, platform investasi daring, dan big data analysis dapat mendorong efektivitas, efisiensi, dan transparansi akad mudharabah. Selain itu, pengembangan produk baru seperti mudharabah musytarakah terbukti mampu meningkatkan fleksibilitas dan perluasan segmen pembiayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi yang berbasis prinsip maqashid syariah, didukung dengan edukasi masyarakat, literasi keuangan digital, dan penyempurnaan regulasi, sangat diperlukan untuk menjadikan akad mudharabah sebagai instrumen unggulan dalam mewujudkan sistem keuangan syariah yang inklusif, adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era modern.
Analisis Penerapan PSAK 102 dalam Pembiayaan Murabahah di PT.BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe Abdullah, Ahmad Fauzan; Muchsina, Fachia
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.345

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesesuaian perlakuan akuntansi pembiayaan murabahah sesuai dengan PSAK Nomor 102 baik pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan PT. BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe. Dalam metode penelitian, penulis melakukan teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi dan wawancara. Dokumentasi, yaitu semua pengumpulan data yang telah didokumentasikan oleh perusahaan yang berkaitan dengan pembiayaan murabahah. Wawancara, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada pihak-pihak yang terkait dengan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi pembiayaan murabahah pada PT. BPRS Rahmah Hijrah Agung telah sesuai dengan PSAK Nomor 102 baik pengakuan maupun pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Terdapat transaksi yang tidak sesuai dengan PSAK Nomor 102 yaitu pada angsuran dan pada tunggakan angsuran yang sesuai. PT. BPRS Rahmah Hijrah Agung Lhokseumawe tidak mencatat atau tidak ada perlakuan akuntansi. Secara umum PSAK No. 102 mengatur bahwa ketika hal itu terjadi, margin diakui secara proporsional dengan kas yang diterima.

Page 3 of 3 | Total Record : 25