cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
iin_indrayani@polsri.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Sriwijaya Jurusan Teknik Sipil Jl. Srijaya Negara Bukit Besar Palembang - 30139 Telp: 0711-353414, Fax:0711-355918
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
PILAR
ISSN : 19076975     EISSN : 27222926     DOI : -
Jurnal Pilar adalah jurnal dibidang Teknik Sipil dengan Bidang kajian : Sumber Daya Air Manajemen Rekayasa Geoteknik Struktur Transportasi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019" : 5 Documents clear
TINJAUAN PERANCANGAN RUAS JALAN PAMPANGAN LEBUNG BATANG KABUPATEN OKI PROVINSI SUMATERA SELATAN ( 7-13 ) Bagaskara Pratama; Adrienta Imanullah; Ika Sulianti; Darma Prabudi; Indrayani Indrayani
PILAR Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur dari suatu daerah merupakan tolak ukur dari perkembangan otonomi daerah. Pembangunan jalan pada suatu ruas jalan disebabkan oleh kebutuhan, juga meningkatnya jumlah kendaraan yang melewati suatu daerah tersebut. Kebutuhan yang dimkasudkan seperti jalan telah rusak ataupun tidak ada akses jalan sama sekali untuk menuju kesuatu daerah seperti yang terjadi di Ruas Jalan Pampangan – Lebung Batang STA 0+000 – 6+039 Kabupaten Ogan Komering Ilir Provinsi Sumatera Selatan ini.Didalam merencanakan desain geometrik jalan raya, hal-hal yang menjadi acuan dalam perencanaan meliputi perhitungan alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, serta menetapkan perkerasan apa yang akan digunakan.Dari hasil perhitungan-perhitungan diatas maka Jalan Pampangan-Lebung Batang ini merupakan jalan Arteri kelas I dengan kecepatan rencana jalan 60 km/jam, dan pada jalan ini menggunakan 4 buah tikungan diantaranya, 4 Full Circle, 2 Spiral Circle Spiral dan 2 Spiral Spiral. Lapisan permukaan jalan menggunakan Perkerasan Rigid dengan tebal lapisan 29,5 cm, sedangkan lapisan pondasi bawah menggunakan Lean Concrete dengan tebal 10 cm dan Aggregat Kelas A dengan tebal lapisan 15 cm. Pembangunan ruas jalan ini dilaksanakan dalam waktu 266 hari kerja dengan total dana Rp 123.828.951.800,00 (Seratus Dua Puluh Tiga Miliyar Delapan Ratus Dua Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Rupiah)Kata kunci : Jalan, Desain Geometrik, Tebal perkerasan kaku
KONTRIBUSI ANGKUTAN PUBLIK TERHADAP LALULINTAS PERKOTAAN (STUDI KASUS DI KOTA PALEMBANG) ( 14-20 ) Yusri Bermawi; A. Z. Fuad Z.; Moch. Absor; A. Latif1
PILAR Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan Publik yang aman, nyaman dan lancar merupakan idaman bagi masyarakat yang menggunakannya. Berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah untuk mencapai tujuan tersebut. Kebijakan yang ditempuh dengan menambah jenis angkutan seperti Bus Rapid Transit serta jumlah armada, merupakan kebijakan yang dilakukan Pemerintah Kota Palembang dalam rangka peremajaan angkutan publik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar BRT Transmusi berkontribusi terhadap pelayanan ruas jalan pada koridor yang di lalui serta bagaimana solusi agar angkutan publik ini beroperasional dan berkesinambungan Kajian ini dilakukan pada koridor BRT Sako-PIM. Dipilihnya koridor ini karena merupakan koridor yang banyak melayani aktifitas masyarakat perkotaan, seperti pertokoan, perkantoran dan pusat perbelajaan Mall yang ada di kota Palembang.  Pengamatan dilakukan pada koridor Sako-PIM.   Titik pengamata berada pada dua titik yaitu pada Halte PTC-A dan pada Halte GLORIA.  Kedua tempat ini merupaka halte Transit, yang volume lalulintas akan meningkat karena bertemu dengan koridor koridor lain. Dari hasil kajian diperoleh bahwa kontribusi angkutan Publik BRT TransMusi terhadap total lalu lintas pada koridor yang dilalui relatif kecil.  Untuk Nilai kecepatan rerata pada Jl. R.Soekamto, angkutan BRT sebesar : 22,00 km/jam terhadap total rerata kendaraan lain adalah sebesar : 23.01km/jam.  Pada Jl. Sudirman Halte Gloria nilai rerata kecepatan BRT =17,3 km/jam sedangkan rerata kecepatan total =19,6 km/jam.  Untuk Nilai Kepadatan BRT rerata : Jalan R.Soekamto Halte PTC-A sebesar: 0.084 smp/jam ᴝ 0,1 smp/jam dari total 120 smp/jam.  Pada Jl. Jend.Sudirman Halte Gloria nilai rerata BRT kepadatan sebesar: 0,4 % dari 204 smp/jam.
PENGARUH PEMAKAIAN KAWAT BENDRAT GALVANIS SEBAGAI BAHAN TAMBAH TERHADAP KUAT TEKAN BETON ( 21-24 ) Hamdi Hamdi; Dafrimon Dafrimon; Sugeng Harijadi1
PILAR Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kekuatan struktur beton mengidentifikasikan kualitas beton yang digunakan. Semakin tinggi kekuatan struktur beton yang dikehendaki, maka semakin tinggi pula mutu beton yang harus digunakan. Penambahan serat  baja berupa kawat bendrat berkait (hooked), diharapkan dapat memperbaiki kualitas beton dari sisi kekuatan lenturnya. Penelitian dilakukan melalui uji sampel yang dilakukan di laboratorium, yaitu dengan menggunakan beton polos mutu K-300 (umur 28 hari), dengan penambahan serat kawat bendrat kadar 0%, 1%, 2%, 3%, 4% dan 5%. Hasil pengujian pada sampel usia 14 hari diperoleh bahwa, pada penambahan 1%, 2%, 3%, 4% dan 5% kawat bendrat terhadap semen, berturut-turut dihasilkan kekuatan lentur sebesar 219 kg/cm2, 230 kg/cm2, 212 kg/cm2, 208 kg/cm2, 187 kg/cm2 dan 181 kg/cm2. Dapat disimpulkan bahwa penambahan kawat bendrat 1% kedalam campuran beton memiliki nilai kuat tekan tertinggi diantara komposisi lainnya.Kata kunci: beton, kawat bendrat, kuat tekan.
TINJAUAN DISAIN STRUKTUR JEMBATAN BETON PRATEGANG DARI SISI ABUTMEN ( 25-30 ) Royhan Fadlan; Amirul Syah; Djaka Suhirkam; Agus Subrianto
PILAR Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTPrestressed Concrete Bridge of Keramasan Section in Palembang, South Sumatra Province, is part of the Kayu Agung - Palembang - Betung Toll Road to connect the toll road section separated by the river. The bridge has  total length 1153 m and width 12.7 m in one direction and is supported by 2 abutments and 22 piers. However, in the following design, we only review the design along the 200 m length of the bridge or from abutment to pier 2. The bridge has 6 girders for each span with 2.25 m distance between girders. The main girder of this bridge uses PC-I shape with post-tensioned method using 50 Mpa grade concrete. For floor slabs using in-situ reinforced concrete, so there will be a composite action between precast beams and concrete slab. Based on the results of borlog testing, hard soil is at a depth of 64 meters. So we use pile foundation which carrying capacity of a combination of end bearings and friction. This bridge design refers to RSNI T - 02 - 2005 and RSNI - T - 03 - 2004. The design results are 25 cm slab thickness, 2.1 m girder height, and 60 cm diameter of piles varying amounts of abutments and pillars.Keywords : Dedign, bridge, Prestressed Concrete Girder, Abutment, PierABSTRAKJembatan Beton Prategang Keramasan Ruas pada Tol Kapalbetung Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, merupakan bagian dari Ruas Tol Kayu Agung – Palembang – Betung untuk menghubungkan trase jalan tol yang terpisahkan oleh sungai keramasan. Jembatan ini memiliki panjang total sepanjang 1153 m dan lebar 12,7 m untuk satu arahnya serta ditopang oleh 2 abutmen dan 22 pilar jembatan. Namun dalam perencanaan berikut ini, kami hanya meninjau disain sepanjang 200 m panjang jembatan atau dari abutmen sampai pilar 2. Jembatan ini memiliki 6 gelagar mamanjang untuk tiap bentangnya dengan jarak antar gelagar 2,25 m. Struktur utama dari jembatan ini berupa Balok Prategang I (PCI), dengan metode pasca-tarik dan mutu beton K-500. Untuk pelat lantai mengunakan konstruksi beton bertulang dengan metode insitu, sehingga akan terjadi aksi komposit antar-balok pracetak dan pelat cor di tempat. Sedangkan untuk konstruksi kepala jembatan juga direncakan menggunakan beton bertulang dengan metode insitu. Dilihat dari hasil pengujian borlog, tanah keras berada pada kedalaman 64 meter. Letak tanah keras yang relatif dalam, maka digunakan pondasi tiang pancang dengan daya dukung kombinasi end bearing dan friction. Perencanaan jembatan ini mengacu pada RSNI T – 02 – 2005 dan RSNI – T – 03 – 2004. Hasil disain adalah tebal pelat 25 cm, tinggi gelagar 2,1 m, dan menggunakan tiang pancang diameter 60 cm dengan jumlah bervariasi pada abutmen dan pilar.Kata-kata kunci : Disain, Jembatan, Balok Beton Prategang, Abutmen, Pilar
PENGARUH CANGKANG TELUR AYAM SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON ( 1-6 ) Dina Novianti; Nyimas Syavira Putri; Lina Flaviana Tilik; Hamdi Hamdi
PILAR Vol. 14 No. 2 (2019): Pilar: September 2019
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTConcrete is a construction material that is often used in civil engineering such as building bridges, roads, and others. The purpose of this reserach is to determine the influences addition of chicken eggshell as a cement substitution at the Compressive Strength. Chicken eggshell often found in Martabak HAR Restaurant, especially in Palembang. In these studies, the shell egg mashed up to escape the Sieve Filter No. 200 (0.074 mm). The testing that was done in this study include strong press, where test objects that are used in the form of cylinder 15 cm × 30 cm. Variations of chicken eggshells 0%, 1%, 2,5% and 5%. Where testing is done at the press day , , , and . With the quality of concrete planned is fc ' 25. Of the results showed the use of chicken egg shells againts the powerful press concrete age 28 days with a variation of 1% of 29,736 MPa, and 2,5% for variations of 25,077 MPa, then to a variation of 5% 16,407 MPa, compared with the strong press egg shells without concrete (Normal Concrete) of 41,204 MPa. Keyword : Normal Concrete; Chicken Eggshell; Compressive Strength of Concrete ABSTRAKBeton merupakan salah satu bahan konstruksi yang sering digunakan di bidang Teknik Sipil seperti pada bangunan jembatan, jalan, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan cangkang telur ayam sebagai subtitusi semen terhadap kuat tekan beton. Cangkang telur ayam sering ditemui di rumah makan Martabak HAR, terutama di kota Palembang. Dalam penlitian ini, cangkang telur ayam dihaluskan hingga lolos saringan ayakan no. 200 (0,075 mm). Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi kuat tekan, dimana benda uji yang digunakan berupa silinder 15cm × 30cm. Variasi cangkang telur ayam 0%, 1%, 2,5%, dan 5%. Dimana pengujian tekan dilakukan pada hari ke-3, 7, 14, dan 28. Dengan mutu beton yang direncanakan adalah fc’ 25. Dari hasil penelitian menunjukkan penggunaan cangkang telur ayam terhadap kuat tekan beton umur 28 hari dengan variasi 1% sebesar 29,736 MPa, dan untuk variasi 2,5% sebesar 25,077 MPa, lalu untuk variasi 5% sebesar 16,407 MPa, bila dibandingkan dengan kuat tekan beton tanpa cangkang telur (Beton Nnormal) sebesar 41,204 MPa. Kata Kunci : Beton Normal; Cangkang Telur Ayam; Kuat Tekan Beton

Page 1 of 1 | Total Record : 5