cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
aseprahman@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
aseprahman@ybli.or.id
Editorial Address
Jalan Lentera, Lingkungan 2, Kelurahan Pandu
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera Farma
ISSN : -     EISSN : 29634334     DOI : 29634334
Core Subject : Health,
Jurnal Lentera Farma mempublikasikan hasil penelitian di bidang farmasi yang mencakup ilmu farmasi dasar, farmasi klinik dan komunitas, farmakologi, farmasetika, kimia farmasi, bioteknologi farmasi, serta pengembangan obat berbasis bahan alam. Jurnal ini juga menerima kajian terkait kebijakan farmasi, teknologi farmasi, serta inovasi dalam pelayanan kefarmasian. Lentera Farma berkomitmen menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam berbagi ilmu serta temuan terbaru yang berkontribusi pada kemajuan ilmu farmasi dan kesehatan masyarakat.
Articles 34 Documents
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Noongan Israel, Melianinsi; Lolo, Widya Astuty; Rundengan, Gerald
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/9bjraj98

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan memiliki hubungan yang erat dengan kepuasan pasien dan merupakan indikator penting bagi pelayanan kefarmasian. Kualitas pelayanan yang baik dapat memberikan kepuasan kepada pasie sehingga mempengaruhi pasien untuk kembali lagi ke rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Noongan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan sampel sebanyak 328 responden di Instalasi Farmasi RSUD Noongan. Hasil penelitian yang diperoleh, rata-rata secara keseluruhan kepuasan pasien sebesar 82,90 %. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Instalasi Farmasi RSUD Noongan dinyatakan sangat puas dan telah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Departemen Kesehatan Republik Indonesia yaitu lebih dari 80%.
Gambaran Swamedikasi Kepada Pasien yang Datang di Klinik Rilan Kecamatan Girian, Kota Bitung Lambey, Juan Sebastian; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam; Windah, Axl Laurens Lukas
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/e349gg18

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk menjaga kesehatannya sendiri. Peran farmasis dibutuhkan dalam pelaksanaan swamedikasi oleh masyarakat, untuk memastikan tersedianya obat yang cukup serta informasi yang memadai dalam proses meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman swamedikasi pasien yang berkunjung di Klinik Rilan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dengan teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas pasien pada penelitian ini berumur 21-30 responden pada penelitian ini di dominasi oleh pria dengan pekerjaan yaitu karyawan dengan tingkat pendidikan terakhir tamat SMA/SMK/MA dengan persentase 80 responden, diikuti dengan pendidikan S1-S3 dengan persentase sebanyak 67 responden. Pada penelitian ini sebanyak 174 responden pernah melakukan swamedikasi pada penyakit batuk dan flu, demam, dan sembelit dengan alasan sakit ringan dan jika tidak sembuh setelah melakukan swamedikasi, pasien beralih ke dokter praktek. Sehingga dapat di Tarik kesimpulan bahwa bahwa pasien di klinik rilan menggunakan obat lebih dari tiga hari, menyimpan obat sampai kadaluarsa, lalu mencari informasi bukan dari apoteker namun dari internet dan teman, dan jarak dari rumah pasien ke apotek yaitu 1 sampai 2 kilometer.
Identifikasi Medication Discrepancies Pada Pengobatan Pasien di Instalasi Rawat Inap Pediatrik RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Barham, Nur Mahraini S.; Wiyono, Weny I.; Rundengan, Gerald E.
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/8gk29v03

Abstract

Rekonsiliasi obat merupakan proses membandingkan instruksi pengobatan dengan obat yang telah didapat pasien. Rekonsiliasi dilakukan untuk mencegah terjadinya kesalahan obat (medication error) seperti obat tidak diberikan, duplikasi, kesalahan dosis atau interaksi obat. Perbedaan pengobatan terbagi menjadi dua yaitu perbedaan yang tidak disengaja (meliputi: omission of a medication, prescription of a discharge, commission of a medication, incomplete prescription dan double medication) dan perbedaan yang disengaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah perbedaan pengobatan di Instalasi Rawat Inap Pediatrik RSUP PROF. DR. R. D. Kandou Manado dengan pengambilan data secara periodik selama dua bulan dan dikumpulkan melalui rekam medik pasien, buku catatan perawat dan wawancara langsung kepada keluarga pasien yang kemudian diikuti secara prospektif hingga pasien keluar dari rumah sakit. Hasil penelitian ini menunjukan dari total 59 pasien, teridentifikasi perbedaan pengobatan yang tidak disengaja berupa omission of a medication yaitu keadaan ketika obat yang pasien gunakan sebelum masuk rumah sakit tidak diresepkan kembali pada saat keluar dari rumah sakit tanpa penjelasan klinis terjadi pada sebanyak 1 pasien (1,69 %) dan perbedaan yang disengaja yaitu keadaan ketika perbedaan antara obat yang didapatkan pada saat pasien keluar rumah sakit dibandingkan dengan sebelum masuk rumah sakit dan perubahan tersebut didasarkan pada kondisi pasien, ini terjadi pada 58 pasien (98,31 %).
Analisis Waktu Tunggu Pelayanan Resep Rawat Jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bhayangkara Manado Makinggung, Catalina Aurelia Jetty; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q9h98r52

Abstract

Waktu tunggu pelayanan resep mempengaruhi harapan pasien terhadap pelayanan yang ada di rumah sakit khususnya pelayanan instalasi farmasi rumah sakit. Waktu tunggu yang lama dapat menjadi salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung lamanya waktu tunggu pelayanan resep serta mengatahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tunggu pelayanan resep racikan dan non racikan pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado. Penelitian ini adalah survey dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan dalam pengamatan jumlah waktu tunggu dalam menyelesaikan resep dengan sampel sebanyak 360 resep pasien rawat jalan. Penelitian secara kualitatif dengan melakukan pengamatan langsung dan wawancara kepada kepala Instalasi Farmasi dan tenaga kefarmasian untuk memperkuat data-data yang didapatkan secara kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukan ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya keterlambatan diantaranya yaitu jumlah sumber daya manusia, kesalahan resep dokter, sarana dan prasarana, perilaku petugas serta ketersediaan stok obat. Untuk Rata-rata waktu tunggu yang diperoleh untuk resep obat jadi yaitu 11 menit 20 detik untuk resep obat racikan didapatkan selama 27 menit 25 detik dimana hasil tersebut tidak melewati standar waktu yang telah ditetapkan yaitu maksimal 30 menit untuk obat jadi dan 60 menit untuk obat racikan. Rumah Sakit Bhayangkara Manado telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Analisis Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung Tatara, Juita S. D.; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/gdeee208

Abstract

Kepuasan pasien sebagai bentuk outcome dari kenerja atau pelayanan yang diperoleh, semakin baik pelayanan yang diterima maka kepuasan pasien akan semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan survey deskriptif, menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat ukur kuisioner kepada 263 responden yang memenuhi kriteria inklusi, dan lembar wawancara untuk Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kepuasan pasien pada masing-masing dimensi yaitu bukti fisik sebesar –0,002, dimensi kehandalan sebesar -0,002, jaminan sebesar -0,002, daya tanggap sebesar 0,002 dan empati sebesar 0,009. Dengan total rata-rata dari keseluruhan dimensi sebesar 0,001. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung berada pada rentang positif yang dapat diartikan bahwa pasien puas dengan pelayanan yang diterima saat berobat di Puskesmas Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan, Kota Bitung.
Analisis Korelasi Aktivitas Antioksidan Minuman Herbal Pala dengan Kandungan Total Fenolik dan Total Flavonoid Rumagit, Tjandra A.; Fatimawali; Antasionasti, Irma
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/2c4en482

Abstract

Daging buah pala memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dibandingkan dengan bagian biji, akar dan batang. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pembuatan minuman instan terenkapsupsulasi dari buah pala yang kaya akan antioksidan. Minuman instan herbal pala (MHP) dibuat dengan proses enkapsulasi menggunakan maltodekstrin : susu skim (2:4). Pengujian antioksidan dengan metode DPPH, dan kandungan total fenolik dan flavonoid menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Korelasi aktivitas antioksidan dengan kandungan total fenolik dan total flavonoid didasarkan pada persamaan regresi (total fenolik/ flavonoid vs antioksidan). Berdasarkan hasil pengujian MHP dengan konsentrasi 25% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat (IC50 : 21,20361 μg/mL.) Kekuatan antioksidan yang diberikan sampel lebih rendah dibandingkan dengan vitamin C (0,568 μg/mL), namun aktivitas antioksidan sampel masih tergolong sangat kuat. Aktivitas antioksidan yang diberikan dipengaruhi oleh kandungan fenolik dan flavonoid yang mana sekitar 39,07% kandungan total fenolik mempengaruhi aktivitas antioksidan. Sementara kandungan total flavonoid sebesar 39,5% adalah bagian dari senyawa fenolik yang mempengaruhi aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, herbal pala dapat dikembangkan sebagai minuman fungsional antioksidan bernilai gizi.
Review Artikel : Analisis Kandungan Berbahaya pada Lipstik yang Beredar di Masyarakat dengan Berbagai Metode Masontik, Riya; Kaawoan, Glory Syalomitha Ceasaria; Moningka, Giano Natanael; Assa, Lidia
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/p8rw8d16

Abstract

Lipstik merupakan kosmetik untuk bibir yang digemari oleh sebagian besar kaum wanita. Penggunaan lipstik dimaksudkan untuk memberi warna pada bibir sehingga terlihat lebih menarik. Pemilihan sumber warna pada sediaan lipstik harus memiliki kriteria aman namun, penyalahgunaan zat warna pada lipstik marak ditemukan. Salah satu pencemar yang sering disalahgunakan dalam pewarna lipstik yaitu rhodamin B dan logam berat. Review ini bertujuan untuk mengetahui cemaran zat pewarna sintesis pada lipstik dengan metode Literature Review Article (LRA) atau studi pustaka yang diawali dengan penelusuran jurnal/artikel dengan menggunakan kata kunci rhodamin B, analisis lipstik, logam timbal, kromatografi lapis tipis, spektrofotometri uv-vis, spektrofotometri serapan atom, dan kromatografi cair kinerja tinggi. Penetapan kadar timbal (Pb) dalam lipstik dapat dilakukan dengan metode spektrofotometri serapan atom. Sedangkan metode analisis yang dapat digunakan dalam penetapan kadar rhodamin B dalam lipstik yaitu kromatografi lapis tipis (KLT), kromatograsi cair kinerja tinggi (KCKT) dan spektrofotometri uv-vis.
Analisa Pengaruh HOT (Human, Organization, and Technoloy) Fit terhadap Kinerja Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Manado Kawuwung, Christy Eunike Launa; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/wkvrdk69

Abstract

Penggunaan SIMRS yang berada di Instalasi Farmasi pada RS Bhayangkara Manado masih mengalami beberapa kendala, dimana kendala yang paling sering terjadi saat penggunaan SIMRS yaitu pada hambatan jaringan, serta sering mengalami ketidaksesuaian antara stok obat yang ada secara fisik dengan stok obat yang terdapat dalam sistem. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah human, organization, dan technology berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi manajemen rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional yang dilakukan menggunakan kerangka human, organization, technology–Fit. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa SIMRS yang berada di Instalasi Farmasi yang dievaluasi dengan menggunakan variabel human, organization, technology, dan benefit telah berjalan dengan baik secara keseluruhan. Hal ini dapat diketahui berdasarkan kategorisasi variabel yang menyatakan bahwa SIMRS sudah baik dengan nilai 81% dan memiliki kebermanfaatan bagi pengguna. Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ya, human organization dan technologi Fit memiliki pengaruh terhadap kinerja sistem informasi manajemen rumah sakit.
Evaluasi Pengelolaan Obat dan Strategi Perbaikan dengan Metode Hanlon di Instalasi Farmasi Rumah Sakit TK. II R.W. Mongisidi Manado Rumangkang, Jonathan C.; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/yq9tvm82

Abstract

Pengelolaan obat merupakan bagian dari siklus manajemen obat yang meliputi empat tahap yaitu seleksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pengelolaan obat di insatalasi farmasi rumah sakit Tk. II R.W Mongisidi dan dilakukan strategi perbaikan mengunakan metode Hanlon. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif untuk data tahun 2022 yang bersifat retrospektif. Data dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif dari pengamatan dokumen serta wawancara dengan responden yang ada. Seluruh tahapan pengelolaan obat di diukur tingkat efisiensi menggunakan indikator Permenkes dan WHO. Hasil penelitian didapatkan sistem pengelolaan obat yang sesuai standar sebagai berikut: alokasi dana untuk instalasi farmasi (30%), frekuensi tertundanya pembayaran sebanyak 1 sampai 2 kali, tingkat ketersediaan obat (13 bulan) dan jumlah item obat tiap resep (2 item obat tiap resep). Tahapan pengelolaan obat yang belum sesuai standar yaitu : kesesuaian item obat berdasarkan Formularium Nasional (85,23%).
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Pangi (Pangium edule Reinw ex. Blume) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Salmonella typhi Mokalu, Ribka G.; Simbala, Herny E. I.; Bakti, Andi Ikhtiar
Jurnal Lentera Farma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/69vqz257

Abstract

Tumbuhan Pangi merupakan salah satu tumbuhan asli Indonesia yang termasuk dalam family Flacourticeae dimana semua bagian tumbuhan dapat dimanfaatkan. Daun pangi memiliki kandungan senyawa fitokimia sebagai antibakteri dan antiseptik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun Pangi (Pangium edule Reinw ex. Blume) terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Salmonella typhi dengan menggunakan metode difusi cakram ditinjau dari diameter zona hambat. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pangi diperoleh hasil rata-rata diameter zona hambat pada bakteri S.aureus dengan konsentrasi 20% sebesar 7,9 mm, konsentrasi 40% sebesar 9,7 mm, konsentrasi 60% sebesar 10,64 mm. Pada bakteri E.coli didapatkan konsentrasi 20% sebesar 6,6 mm, konsentrasi 40% sebesar 6,7 mm, konsentrasi 60% sebesar 9,3 mm. Pada bakteri S.typhi konsentrasi 20% 6,2 mm, konsentrasi 40% sebesar 6,8 mm, konsentrasi 60% sebesar 7,54 mm. Hal tersebut membuktikan bahwa ekstrak etanol daun pangi memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori daya hambat sedang.

Page 2 of 4 | Total Record : 34