cover
Contact Name
Agus Nisfur Romdioni
Contact Email
pej.papsel@gmail.com
Phone
+6285254873119
Journal Mail Official
pej.papsel@gmail.com
Editorial Address
Papsel Riset dan Konsultan Jl. Kamizaun 99611 Merauke, Papua Selatan - Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Papsel Economic Journal
ISSN : 30309123     EISSN : 30267064     DOI : https://doi.org/10.63185/pej
Core Subject : Economy,
Papsel Economic Journal or PEJ is a journal that is published three times a year. PEJ focuses on a wide range of topics covering economics, business, financial stability, financial markets, and economic growth (including policy coordination), management, and Islamic Economics that have national, regional, and global relevance. PEJ strives to publish quality research that contributes to the literature and/or impacts policy making. In this regard, PEJ welcomes research papers from economists, academics, and regardless of their institutional affiliation and geographical location.
Articles 36 Documents
Peran Media Sosial dan Motivasi dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha Mahasiswa FEB Universitas Musamus Merauke Muafa, Irfan Wildzan; Awal, Muhammad
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 1 (2025): November - Februari
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i1.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengarauh media sosial dan motivasi terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke angkatan 2019 & 2020. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 449 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Musamus Merauke angkatan 2019 & 2020, sampel pada penelitian ini berjumblah 83 responden mahasiswa dari tiga jurusan dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu sample random sampling dimana pengambilan sampel dari populasi secara ajak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Sumber data yang di gunakan yaitu data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan kuesioner. Pengukuran variabel dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media sosial secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara media sosial dengan minat berwirausaha, diperoleh nilai thitung = 0,697 dengan nilai signifikan sebesar 0,488. Nilai ttabel = 1,664. Karena ttabel > thitung , maka H0 diterima dan Ha ditolak. Sedangkan untuk motivasi diperoleh nilai thitung = 3,973 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Nilai ttabel untuk variabel motivasi sebesar 1,664. Karena nilai ttabel < thitung maka H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya, secara parsial ada pengaruh yang signifikan anatar motivasi dan minat berwirausaha. Pada hasil uji F berdasarkan analisis diperoleh nilai Ftabel < Fhitung yaitu 3,11 < 10,151, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yaitu lebih kecil dari 0,05. Artinya, media sosial dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap minat berwirausaha (Y).
Konstruksi Model Social Entrepreneurship Sebagai Gagasan Inovasi Sosial Bagi Pembangunan Perekonomian Di Distrik Semangga Awal, Muhamad; Nahumury, Marthen A. I.; Arifudin, Aldisa
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 1 (2025): November - Februari
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i1.228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membangun model social entrepreneurship yang adaptif terhadap kondisi masyarakat asli Papua guna mendorong penciptaan nilai sosial dan peningkatan kesejahteraan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kajian pustaka (library research), yang dikombinasikan dengan analisis konteks sosial ekonomi lokal. Penelitian ini merumuskan model social entrepreneurshipyang berlandaskan pada empat elemen utama, yaitu: social value, civil society, innovation, dan economic activity. Model ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat lokal, pemanfaatan kearifan lokal, serta kolaborasi lintas sektor sebagai kunci sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model social entrepreneurship dapat menjadi strategi yang efektif dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja berbasis sosial. Selain itu, keterlibatan generasi muda sebagai pelaku kewirausahaan sosial dinilai mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang inklusif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian social entrepreneurship di Indonesia serta menawarkan kerangka praktis untuk implementasi model pada wilayah-wilayah tertinggal.
Manajemen Pemanfaatan Sumber Daya Ikan Gabus (Channa Striata) melalui Diversifikasi Produk Kerupuk Berbasis Rumah Tangga Revarindah; Nelly F M. Lucyani Dumatubun; Restu M. N. Betaubun
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-Juni
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i2.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui manajemen pemanfaatan sumber daya ikan gabus (Channa striata) melalui diversifikasi produk kerupuk berbasis rumah tangga, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengelolaan usaha kerupuk ikan berbasis rumah tangga dan mengetahui peluang pengembangan usaha kerupuk ikan gabus dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukan pemanfaatan ikan gabus (Channa striata) di Kabupaten Merauke masih dilakukan secara sederhana dan lebih banyak dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Diversifikasi produk melalui pengolahan kerupuk berbasis rumah tangga terbukti dapat meningkatkan nilai jual, memperpanjang daya simpan, serta menambah pendapatan masyarakat. Selain itu, usaha kerupuk ikan gabus memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Merauke. Hasil temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan mengenai potensi pemanfaatan ikan gabus, strategi pengolahan produk bernilai tambah, serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Pengaruh Bauran Pemasaran Pariwisata Dan Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Kembali Pada Taman Wisata Seribu Musamus Novi Irianti; Semuel Batlajery; Irfan Wildzan Muafa
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-Juni
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i2.298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali pada Taman Wisata Seribu Musamus. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden. Prosedur pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lemeshow. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran skala Likert dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji f, uji t, dan koefisien determinasi dengan alat bantu SPSS versi 25. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial bauran pemasaran pariwisata berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali dengan nilai thitung 3,464 > nilai ttabel 1,661, secara parsial citra destinasi berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali dengan nilai thitung 4 956 > nilai ttabel 1.661, dan secara simultan bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung kembali pada Taman Wisata Seribu Musamus dengan nilai fhitung (133,384) > nilai ftabel (3,095). Nilai R-Square sebesar 0,736 atau 73,6% dijelaskan variabel bauran pemasaran pariwisata dan citra destinasi berkontribusi terhadap minat berkunjung kembali 73,6% sedangkan sisanya sebesar 26,40% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dal am penelitian ini.
Persepsi Wajib Pajak Terhadap Layanan Coretax: Studi Kasus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Merauke Mohamad Ilham; Mensy Otelyo Kastanya; Caecilia Henny Setya Wati
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-Juni
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i2.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wajib pajak UMKM terhadap layanan Coretax di Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive, yaitu pelaku UMKM yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah menggunakan Coretax dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis temuan mengacu pada Technology Acceptance Model (TAM) serta Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone dan McLean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM memiliki persepsi positif terhadap Coretax karena dinilai membantu proses perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak secara lebih efisien. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang memengaruhi pengalaman pengguna, seperti kesulitan memahami fitur dan istilah perpajakan, gangguan server, lambatnya akses sistem, serta tampilan antarmuka yang kurang nyaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi wajib pajak terhadap layanan Coretax dipengaruhi oleh manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, kualitas sistem, dan kualitas informasi yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas layanan, penyederhanaan antarmuka, serta penyajian informasi yang lebih mudah dipahami guna mendukung keberhasilan implementasi Coretax pada sektor UMKM.
Strategi Pengembangan Pemasaran Kredit Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke Y. Eriks Ambauw; Surachman Surjaatmadja; Batara M.S Simatupang; Taufiq Hidayat
Papsel Economic Journal Vol. 3 No. 2 (2026): Maret-Juni
Publisher : Papsel Riset dan Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63185/pej.v3i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pemasaran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bank Papua Cabang Utama Merauke. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pangsa pasar kredit UMKM Bank Papua yang hanya mencapai 4,63% dari total kredit, meskipun potensi sektor UMKM di Merauke cukup besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Populasi penelitian mencakup pelaku UMKM dan pegawai Bank Papua dengan jumlah sampel 50 responden. Variabel penelitian terdiri atas faktor internal dan eksternal yang dianalisis menggunakan alat IFAS dan EFAS dalam kerangka SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Bank Papua terletak pada pemahaman lokal dan dukungan pemerintah daerah, sedangkan kelemahan mencakup keterbatasan inovasi produk, infrastruktur, dan promosi. Peluang berasal dari pertumbuhan UMKM dan kebijakan pemerintah, sementara ancaman berasal dari persaingan bank nasional. Implikasi manajerial menekankan perlunya digitalisasi layanan, inovasi produk kredit, peningkatan literasi keuangan, dan kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah untuk memperluas pangsa pasar kredit UMKM.

Page 4 of 4 | Total Record : 36