cover
Contact Name
Robet Perangin-angin
Contact Email
robert.peranginangin@gmail.com
Phone
+6285280618599
Journal Mail Official
semnaspkpkarawang@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang Jl. Lingkar Tanjungpura, Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Proceedings of the Vocational Seminar on Marine and Inland Fisheries
ISSN : -     EISSN : 30893739     DOI : http://dx.doi.org/10.15578/voc_seminar
Core Subject : Agriculture, Social,
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries, merupakan wadah publikasi naskah-naskah yang diseminarkan pada kegiatan Vocational Seminar: Marine & Inland Fisheries yang diselenggarakan oleh Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang. Vocational Seminar ini merupakan forum pertemuan strategis bagi ilmuwan, peneliti, akademisi, praktisi, penyelenggara negara, profesional pelaku usaha tokoh masyarakat serta penggiat lembaga swadaya masyarakat. Vocational Seminar ini direncanakan menjadi kegiatan seminar tahunan, sebagai bentuk refleksi serta apresiasi atas hasil-hasil penelitian terapan sektor kemaritiman. Ruang lingkup makalah, meliputi: a) Perikanan tangkap berkelanjutan; b) Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan; c) Sumberdaya dan jasa Kelautan Perikanan; d) Budidaya Perikanan berkelanjutan; e) Pengolahan hasil Perikanan; f) Bioteknologi Kelautan dan Perikanan; g) Kebijakan pengembangan Kelautan dan Perikanan; h) Mekanisasi Kelautan dan Perikanan.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025" : 15 Documents clear
Efektivitas Dan Kesesuaian Alat Tangkap Ikan Pacing Tonda Terhadap Permen Kp No.18 Tahun 2021 Di Natuna, Kepulauan Riau Prayogo, Ahmad Hadi
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15377

Abstract

Studi ini mengkaji tentang penggunaan alat tangkap pancing tonda oleh nelayan di Natuna, Kepulauan Riau. Penelitian dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (PERMEN KP) No.18 Tahun 2021 yang mengatur tentang penangkapan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian operasi pancing tonda terhadap peraturan pemerintah dan efektivitas teknisnya dalam mendukung keberlanjutan sumber daya ikan. Metode penelitian dilaksanakan menggunakan identifikasi lapangan, uji operasional di laut, dan pengumpulan data sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pancing tonda di Natuna tidak sesuai dengan peraturan pemerintah, terutama mengenai jalur penangkapan dan kapasitas alat tangkap. Data lapangan menunjukkan penggunaan pancing nelayan adalah 15 hingga 25 pancing per main line, dimana jumlah ini melebihi batas dari 10 pancing yang ditetapkan oleh undang-undang. Studi ini juga menemukan bahwa cara nelayan menggunakan pancing tonda dan ulur secara bergantian berperan penting dalam meningkatkan efisiensi. Berdasarkan pengkajian di lapangan, diperlukan adanya peninjauan ulang terkait dengan regulasi pemerintah untuk mendukung operasional nelayan kecil, termasuk pembukaan jalur III untuk alat tangkap tonda, guna memperkuat pengelolaan wilayah laut perbatasan secara berkelanjutan
Penerapan Good Manufacturing Practice (Gmp) Dan Sanitation Standar Operating Procedure (Ssop) Pada Proses Pengolahan Tekwan Ikan Tenggiri (Scomberomorus guttatus) Piasari, Roza; Soeprijadi, Liliek; Saputra, Rahmad Surya Hadi
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15342

Abstract

Penerapan Good Manufacturing Practice (Gmp) Dan Sanitation Standar Operating Procedure (Ssop) Pada Proses Pengolahan Tekwan Ikan Tenggiri (Scomberomorus guttatus) Roza Piasari1), Liliek Soeprijadi2), Rahmad Surya Hadi Saputra3) 1, Teknik Pengolahan Produk Perikanan, Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) pada proses pengolahan tekwan ikan tenggiri (Scomberomorus guttatus) di UMKM X. Subjek dalam penelitian ini adalah perusahaan pengolahan makanan laut yang memproduksi tekwan ikan tenggiri, sedangkan objek yang diteliti adalah penerapan GMP dan SSOP dalam proses produksi tekwan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi langsung terhadap proses produksi, wawancara dengan petigas terkait, serta analisis dokumentasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sudah menerapkan Sebagian besar prinsip GMP dan SSOP, namun terdapat beberapa area yang perlu diperbaiki, seperti pengawasan terhadap kebersihan alat dan sanitasi ruangan produksi yang masih kurang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun penerapan GMP dan SSOP telah dilaksanakan dengan baik, masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk. Perusahaan disarankan untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pelatihan kepada karyawan dalam menjaga kebersihan dan sanitasi selama proses produksi.
Inventarisasi Perubahan Luas Mangrove Berbasis Webgis Di Kabupaten Karawang Romauli, Angelina Yohana
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15388

Abstract

WebGIS merupakan pengembangan sistem informasi geografi berbasis web yang terintegrasi dan bisa diakses melalui laman internet. Penelitian ini bertujuan untuk membuat WebGIS luas mangrove di Kabupaten Karawang pada tahun 2020 - 2024 menggunakan Sentinel 2A dengan metode Mangrove Vegetation Index (MVI). MVI merupakan indeks mangrove yang disederhanakan menggunakan band NIR, SWIR1, dan hijau untuk memetakan mangrove dengan cepat dan akurat. Penelitian ini dilakukan di 9 Kecamatan dan 19 Desa pesisir Kabupaten Karawang. Alat dan bahan yang digunakan yaitu Sentinel 2A yang di download dari Copernicus, dan software ArcMap, ArcGIS Online, dan ArcGIS Instant Apps. Terdapat 3 tahap prosedur kerja yaitu 1) tahap persiapan, dengan mempelajari software dan studi literatur, 2) tahap pengumpulan dan pengolahan data, 3) tahap akhir dengan menganalisis data dengan lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas mangrove pada tahun 2020 adalah 1632.16 Ha, yang kemudian mengalami kenaikan menjadi 2322.56 Ha pada tahun 2021 (terjadi penambahan luas mangrove sebesar 690,4 Ha). Sedangkan luas mangrove pada tahun 2021 ke 2022 menurun tajam hingga 510,92 Ha (tahun 2022 seluas 1811.64 Ha) Namun, pada tahun 2022 ke 2023 bertambah lagi sebesar 612,87 Ha (tahun 2023 seluas 2424.51 Ha), dan pada tahun 2023 ke 2024 terjadi penurunan luas mangrove lagi sebesar 366,15 Ha (tahun 2024 seluas 2058.36 Ha). Peningkatan dan penurunan luasan mangrove terjadi secara rutin tiap 1 tahun. Hal ini disebabkan oleh keberhasilan konservasi mangrove, maupun dampak buruk alam dan faktor antropogenik. Penelitian ini diharapkan dapat  menjadi acuan  dalam  penentuan  arah  pengelolaan  mangrove di Kabupaten Karawang
Implementasi Program Fish Apartment Untuk Jadikan Laut Sehat, Nelayan Hebat Dan Mandiri (Fuji Lestari) Sebagai Upaya Konservasi Sutrisno, Bagus Oktori
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15378

Abstract

FUJI LESTARI (Fish-Apartment untuk Jadikan Laut Sehat, Nelayan Hebat dan Mandiri) merupakan program pemberdayaan masyarakat berupa pemberian bantuan, pendampingan, dan bimbingan / pelatihan teknis terhadap kelompok nelayan di Indonesia. Fish-apartment merupakan salah satu inovasi Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang. Inovasi ini mendukung SDGs ke-14 yaitu manfaat untuk kehidupan bawah laut dan telah diakui pemerintah untuk menjadi program prioritas nasional. Fish-apartment merupakan suatu struktur di bawah air dari bahan Polypropylene (PP) yang dirangkai menjadi 1 modul. Sebanyak +10.000 modul telah ditenggelamkan di 34 provinsi mulai tahun 2011 – 2023. Terdapat +200 kelompok yang terdiri dari +8000 nelayan telah dilibatkan dan merasakan dampak dari fish-apartment di Indonesia. Salah satu daerah percontohan yang sukses memanfaatkan fish-apartment adalah Bangsring Underwater, Kab. Banyuwangi. Fish-apartment berhasil memulihkan ekosistem perairan yang rusak / terdegradasi dan meningkatkan hasil tangkapan  nelayan  hingga  80%.  Secara  nasional,  fish-apartment  telah  menyumbang  dampak  ekonomi mencapai 1,2 triliun rupiah per tahun. Keberhasilan FUJI LESTARI merupakan bentuk nyata dari pelayanan publik yang dilakukan BBPI. Salah satu tugas dan fungsinya adalah melakukan uji terap teknologi tepat guna pada masyarakat dengan terus berkolaborasi bersama stake holder perikanan tangkap. BBPI berkomitmen akan terus melaksanakan FUJI LESTARI untuk mewujudkan Laut Sehat, Nelayannya Hebat dan Mandiri. Kata Kunci: Fuji Lestari, Fish Apartment, Nelayan, Bangsring.
Pengolahan Ikan Lemuru (Sardinella Lemuru) Dengan Media Saus Cabai Dalam Kaleng Fuadi, Khairil
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15343

Abstract

Pengawetan makanan dalam kaleng adalah teknik pengolahan makanan dengan cara mengemasnya dalam wadah tertutup rapat (kaleng) dan dipanaskan pada suhu tertentu untuk mematikan mikroorganisme. Penelitian tujuan ini untuk mengukur proses pengolahan ikan lemuru kaleng media saos cabai, menguji mutu dan suhu pada ikan lemuru kaleng. Metode dilakukan dengan observasi dan survey, dengan mengikuti secara langsung seluruh proses pengolahan, dimulai dari penerimaan bahan baku hingga pemuatan. Pengujian dilakukan pada mutu (organoleptik, sensori, histamin, dan bobot tuntas) serta penerapan suhu tahapan pengolahan. Analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Pengalengan ikan lemuru terdiri dari 18 tahapan. Hasil pengujian mutu bahan baku menunjukkan nilai organoleptik rata-rata 7 dan nilai sensori produk akhir rata-rata 7. Uji bobot tuntas ikan kaleng rata-reata 59,15%. Uji kimia  yaitu Histamin 29,81 mg/kg, Stanun (Sn)  ND mg/kg, Merkuri (Hg) 0,105 mg/kg, cadmium (Cd) 0,0232 mg/kg, Plumbum (Pb) 0,12349 mg/kg, Arsen (AS) 0,8946 mg/kg. Uji ALT Aerob <10 dan Bakteri Anaerob <10. Penerapan suhu telah dilakukan dengan baik dengan suhu penerimaan bahan baku -4,9⁰C, thawing -4,72⁰C, pengguntingan 12,12 ⁰C, pengisian kaleng  25,46, precooking 81,635⁰C, penirisan 54,88 ⁰C, Kesimpulan menunjukkan proses pengalengan ikan lemuru dalam saos cabai dilakukan sesuai dengan SNI8222:2022 tentang sarden dan makarel dalam kemasan kaleng.
Pengolahan Data Foto Udara Orthophoto Dan DEM Menggunakan Software Agisoft Di Muara Pantai Samas Bantul Lubis, Khofifah Miranda
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15364

Abstract

Pengolahan data foto udara orthophoto dan DIGITAL ELEVATION MODEL (DEM) menjadi salah satu langkah penting dalam pemetaan dan analisis geospasial. Dalam proses ini, agisoft digunakan sebagai perangkat lunak utama untuk mengolah data dengan presisi tinggi. Orthophoto, yang merupakan hasil koreksi geometric foto udara, memungkinkan representasi akurat dari permukaan bumi tanpa distori perspektif. Sementara itu, DEM menyediakan informasi ketinggian yang esensial untuk analisis kemir- ingan, dan pemodelan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tahapan pengolahan data orthophoto dan DEM menggunakan agisoft, mulai dari import data, georeferensi, hingga analisis spasial. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi orthopohoto dan DEM dapat memberikan visualisasi dan analisis geopasial yang lebih baik, khususnya dalam bidang perencanaan tata ruang, mitigasi bencana, dan pemetaan sumber daya alam. Studi ini juga membahas tantangan dalam pengolahaan data, seperti resolusi spasial dan kual- itas data input, yang mempengaruhi hasil akhir. Kesimpulan, agisoft merupakan alat yang efisien untuk memperoses untuk memperoses data orthophoto dan DEM, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih akurat bebrbasis data spasial.
Karakteristik Mutu, Rendemen Dan Produktivitas Pengalengan Ikan Lemuru (Sardinella Lemuru) Dengan Media Saus Tomat Janesa, Olva
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15379

Abstract

Ikan lemuru (Sardinella lemuru) banyak ditemui di perairan selat Bali adalah jenis ikan pelagis kecil, salah satu pemanfaatannya menjadi produk pengalengan ikan lemuru. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik proses pengolahan ikan lemuru kaleng mulai alur proses pengolahan, pengujian mutu bahan baku dan produk akhir, penerapan suhu, rendemen dan produktivitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan komparatif.  Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif, dengan cara peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan. Pengolahan ikan lemuru dalam kaleng melalui 17 tahapan proses diawali dari penerimaan bahan baku hingga pengiriman. Hasil uji organoleptik bahan baku dan sensori produk akhir yatu 8 dan 8,9. Uji kadar histamin bahan baku dan produk akhir 35 ppm dan 3,24 ppm. Uji Kimia logam berat produk akhir yaitu Timbal (Pb) ND (<0,08 mg/kg), Tembaga (Cu) 0,9 mg/kg, Arsen (As) 0,39 mg/kg, Merkuri (Hg) ND(<0,000) mg/kg,  Timah (sn) ND (<5,00) mg/kg dan Seng (zn) 16,74 mg/kg. Uji mutu secara mikrobiologi pada bahan baku dan produk sudah memenuhi ketentuan sesuai SNI 2332.3.2015. uji bobot tuntas hasil rata rata 58,05%. Penerapan suhu selama proses pengalengan telah memenuhi standar suhu pengolahan di perusahaan. Rendemen ikan lemuru pada pengguntingan 61,5%, precooking hasil 87%. Produktivitas pada tahapan pengguntingan 52,88 kg/jam/orang dan filling 371,95 kg/jam/orang.
Penerapan GMP Dan SSOP Pada Pengolahan Tuna Albacore (thunnus alalunga) Masak Beku Di PT LSS, Banyuwangi Abdurazzak, Baharudin
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15344

Abstract

Ikan tuna adalah salah satu hasil perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi, dan banyak dikomsumsi lokal maupun sebagai komoditas ekspor. Ikan tuna memiliki faktor penentu sebagai primadona ekspor dalam perdagangan internasional. Penelitian ini dilakukan untuk mengamati Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) pada proses pengolahan tuna loin masak beku. Metode kerja dengan observasi mengikuti langsung proses pengolahan mulai dari penerimaan tuna beku, sampai distribusi produk tuna loin masak beku. Pengujian mutu dilakukan pada mutu organoleptik, histamin, mikrobiologi, dan suhu, Pengolahan data dengan metode analisa kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengujian organoleptik tuna beku adalah 8.0 dan tuna loin masak beku adalah 8.0. Nilai ALT tuna tuna loin masak beku tertinggi 6,5 x 10⁴ ALT kol/g, memenuhi standar perusahaan dan SNI. Hasil uji histamin pada tuna beku dan tuna loin masak beku tertinggi 14,3 ppm dan 16,4 ppm, masih dalam kisaran batas aman yang dipersyaratkan oleh Uni Eropa. Penerapan suhu, GMP dan SSOP telah diterapkan dengan baik oleh perusahaan sesuai dengan SNI 7968 : 2014 tuna loin masak beku
Pengolahan Data Pasang Surut Dengan Metode Least Square Di Perairan Pulau Obi Maluku Utara Fathikah, Ayu Dila
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15365

Abstract

Pulau Obi yang terletak di Kepulauan Maluku Utara dengan letaknya yang strategis di perairan Laut Maluku yang berdekatan dengan Samudra Pasifik, Pulau Obi juga rentan terhadap dinamika pasang surut laut yang mempengaruhi berbagai aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan kelautan, transportasi, dan kegiatan  eksplorasi  sumber  daya  alam.  Pasang  surut  adalah  fenomena  naik  turunnya  muka  laut  secara berkala akibat adanya gaya tarik benda-benda angkasa terutama matahari dan bulan terhadap massa air di bumi. Tujuan mengolah data pasang surut dalam kegiatan survei batimetri ini adalah mereduksi kedalaman dengan memberikan koreksi nilai kedalaman akibat perubahan tinggi muka laut yang dinamis, sehingga nilai kedalaman yang didapat tidak vertikal, menentukan nilai konstituen, dan tipe pasang surut di Perairan Pulau Obi Maluku Utara. Perhitungan ini menggunakan salah satu metode analisis harmonik yaitu metode Least Square. Metode Least Square adalah metode yang digunakan untuk menghitung konstituen pasang surut dari pengamatan yang dilakukan setiap jam selama waktu 15 hari. kemudian menghasilkan komponen pasang surut (K1, O1, M2, S2, N2, M4, K2, P1, MS4). Setelah itu dari beberapa komponen didapatkan jenis atau tipe pasang surut berdasarkan bilangan formzahl (F) dengan perbandingan (K1+O1) / (M2 + S2). Dari hasil analisa diperoleh komponen pasang surut dominan adalah M2 dengan nilai amplitudo 0.3248 m. Dan diperoleh jenis atau tipe pasang surut di Perairan Pulau Obi yaitu tipe pasang surut campuran dominan ganda(mixed tide, prevailing semidiurnal) yang mana dalam
Kelayakan Dasar Pengolahan Ikan Lemuru (sardinella lemuru) Dalam Kaleng Dengan Media Saus Tomat di PT. SMS, Muncar-Jawa Timur Risnawati,, Ike
Proceedings of The Vocational Seminar on Marine & Inland Fisheries Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/voc_seminar.v2i1.15380

Abstract

Ikan Lemuru (Sardinella lemuru) merupakan komoditas perikanan pelagis yang sangat bernilai ekonomis di kalangan masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dasar penerapan GMP dan SSOP pada  pengolahan ikan lemuru dalam kaleng dengan media saos tomat. Metode penelitian dilakukan dengan observasi dan wawancara. Metode kerja dilakukan mengikuti langsung proses penerapan GMP dan SSOP sejak penerimaan bahan baku sampai pemuatan, dengan pengujian mutu (organoleptik, mikrobiologi, antibiotik) dan pengukuran suhu. Penilaian  Sertifikat  Kelayakan  Pengolahan  (SKP)  mengacu PermenKP No. 17 tahun 2019.  Analisa data dilakukan dengan deskriptif. Hasil penelitian menunjukan penerapan GMP dan SSOP sudah dilakukan dengan baik sesuai SNI.  Hasil pengujan mutu organoleptik bahan baku dan produk kaleng adalah 8,25 dan 8,84.  Hasil pengujian histamin bahan baku ikan 27,09  ppm, produk lemuru kaleng 29,51 ppm. Bobot tuntas adalah 62,68 ± 0,81 %.  Hasil uji kimia produk lemuru kaleng yaitu, Merkuri (Hg) 0,0341 mg/kg,  Kadmium (Cd) 0,0468 mg/kg,  Timbal (Pb) 0,2092 mg/kg, dan  Arsen (As) 0,7308 mg/kg. Uji ALT Aerob dan ALT Anaerob mendapatkan hasil <10 koloni/g.    Kelayakan dasar pengolahan lemuru sterilisasi  dalam kaleng  telah dilakukan dengan menerapkan persyaratan dasar dengan baik. Hasil penilaian hasil  SKP adalah rating B dimana  terdapat 2 penyimpangan yaitu serius pada klausul  (XIV) dan  XVIII dan mayor

Page 1 of 2 | Total Record : 15