cover
Contact Name
Monica Widyaswari
Contact Email
monicawidyaswari@unesa.ac.id
Phone
+6282231135605
Journal Mail Official
jplus@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Lidah Wetan: Terletak di Jl. Lidah Wetan, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya, Jawa Timur 60213
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
J+Plus: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah
  • jurnal-pendidikan-luar-sekolah
  • Website
ISSN : 23379286     EISSN : -     DOI : -
Strategi, metode, dan model pembelajaran dalam Pendidikan Nonformal Teknologi dan media pembelajaran untuk Pendidikan Nonformal Pelatihan berbasis komunitas dan pengembangan keterampilan Inovasi dalam pendidikan masyarakat dan pendidikan seumur hidup Pendidikan vokasional dan pelatihan kerja Program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan Kebijakan dan manajemen Pendidikan Nonformal Studi kasus implementasi Pendidikan Nonformal di berbagai wilayah Kolaborasi antar lembaga dalam mendukung Pendidikan Nonformal Evaluasi program dan dampak Pendidikan Nonformal
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2018)" : 19 Documents clear
PENERAPAN PENDEKATAN ANDRAGOGI PADA PEMBELAJARAN PRIVATE CLASS UNTUK MEMBENTUK KETERAMPILAN BERBICARA DI LKP PROFESSIONAL BROADCASTING SCHOOL SURABAYA SHAFI LAILI DEWI NUR LATIFAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada dasarnya mereka yang menekuni bidang broadcasting atau public speaking memerlukan skill di bidangnya. Individu yang bekerja pada sektor tersebut kecenderungannya sudah dewasa, maka mereka memerlukan tambahan skill akan lebih tepat jika menggunakan pendekatan yang sesuai. Orang dewasa memiliki gaya belajar yang berbeda dengan anak-anak, hal ini menjadi tantangan bagi pendidik untuk memberikan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik orang dewasa, pendekatan tersebut yakni pendekatan andragogi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang (1) penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara, (2) pembentukan keterampilan berbicara melalui penerapan pendekatan andragogi, (3) faktor pendukung penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara dan (4) faktor penghambat penerapan pendekatan andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, maka dilakukan analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian, (1) Penerapan prinsip-prinsip pendidikan orang dewasa untuk membentuk keterampilan berbicara ditunjukkan dengan pendekatan yang dilakukan tutor berupa sharing, praktek dan evaluasi, (2) Faktor pendukung penerapan prinsip-prinsip andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara: (a) sarana dan prasarana, (b) tutor berasal dari praktisi broadcasting dan public speaking, (c) pembelajaran 30% teori dan 70% praktek, (d) jadwal fleksibel., (3) Faktor penghambat penerapan prinsip-prinsip andragogi pada pembelajaran private class untuk membentuk keterampilan berbicara: (a) kondisi lalu lintas padat, (b) ketidaktuntasan peserta didik. Kata Kunci: prinsip andragogi, keterampilan berbicara AbstractBasically those who persue the field of broadcasting or public speaking requires skills in its field. Individuals who work in this sector tend to be mature, then they need additional skilss and it will be more appropriate if using the right approach. Adults have different learning styles with children, it is a challenge for educators to provide an appropriate approach to the characteristic of adults, it is the andragogy approach. The purpose of this study is to describe: (1) the application of andragogical approaches in private class for forming speaking skills, (2) the forming of speaking skills through the application of andragogical approaches, (3) the supporting factors on the application of andragogical approaches in private class learning for forming speaking skills, and (4) the obstacles on the application of andragogical approaches in private class learning for forming speaking skills.The approach used is qualitative approach. The data was undertaken with interview techniques, observation, and documentation. After data had been collected, the analysis of the data was done by using reduction of data, display data, and verification.The results of the research, (1) The application of adult education principles to form speaking skills is shown by the approach of tutor in the form of sharing, practice and evaluation, (2) The supporting factors of applying the andragogy principles in private class learning to form speaking skills are: (a) facilities and infrastructures, (b) tutors are from broadcasting and public speaking practitioners, (c) 30% theory and 70% practice, and (d) flexible schedules, (3) The obstacles of applying the principles of andragogy in private class learning to form speaking skills are: (a) Solid traffic conditions and (b) non-completion of learners. Key Word: Andragogy approaches, speaking skills
PERAN FASILITATOR SEBAGAI AGEN PEMBAHARU DALAM KOMUNITAS BELAJAR DI PKBM SANGGAR ANAK ALAM BANTUL YOGYAKARTA INDRI AJENG SETYONINGRUM
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Metode Bermain Peran Untuk Perkembangan Sosial Emosional Anak Di Kelompok B PAUD UPT SPNF SKB Gresik ZUMROTUS SHOLICHAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode bermain peran untuk perkembangan sosial emosional anak, berdampak pada perkembangan sosial emosional, faktor pendukung dan penghambat penerapan metode bermain peran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu para siswa, guru kelas dan orang tua siswa. Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tehnik analisis tema kultural dengan tahap kondensasi data, display data, verifkasi dan simpulan. Keabsahan data di uji dengan tehnik Uji kredibilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas dan uji transferabilitas. Hasil penelitian penerapan metode bermain peran dilakukan dalam 4 tahap yaitu persiapan, pembukaan, inti dan penutup/evaluasi. Dampak yang dapat diperoleh anak yaitu praktik hubungan sosial; membantu perkembangan sosial emosional,perkembangan sosial emosional anak setelah penerapan metode bermain peran terdapat sebesar 11.6% atau ? 3 anak yang masih dalam tahap perkembangan. Sebesar 79.6% atau ? 20 anak yang perkembangan sosial emosionalnya berkembang sesuai dengan harapan dan sebesar 8.8% atau ? 2 anak yang perkembangan sosial emosionalnya sangat baik; memiliki rasa simpati dan empati; belajar berbagi, dan interaksi sosial yang baik. Bermain peran didukung oleh minat anak dan sarana prasarana. Faktor penghambat yaitu keterbatasan alokasi waktu pembelajaran dan tidak ada ruang tersendiri / sentra untuk bermain peran. Penerapan metode bermain peran dapat membantu perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun Kata Kunci : Bermain Peran, Anak Usia Dini, Sosial EmosionalAbstrack The purpose of this research is to know the application of role playing method for childrens emotional social development, impact on emotional social development, supporting and inhibiting factors the application of role playing methods. This research use desciptive qualitative approach. The subjects of this study are the students, class teachers and parents of students. Data were collected by in-depth interview method, participant observation and documentation. The data were analyzed by cultural theme analysis technique with data condensation stage, data display, verification and conclusion. Validity of data in test by technique Test of credibility, dependability test, confirmability test and transferability test. The results of research on the application of role play method is done in 4 stages: preparation, opening, core and cover / evaluation. Impacts that can be obtained by the child is the practice of social relationships; fostering emotional social development, emotional social development of children after application of role playing method is 11.6% or ? 3 children who are still in development stage. Of 79.6% or ?20 children whose emotional social development develops as expected and by 8.8% or ? 2 children whose emotional social development is excellent; have a sense of sympathy and empathy; learning sharing, and good social interaction. Role play is supported by childrens interests and infrastructure. Inhibiting factors are limited learning time allocation and there is no separate space / center for role play. Implementation of role playing methods can help the emotional social development of children aged 5-6 years. Keywords: Role Playing, Early Childhood, Social Emotional
Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Andragogi Terhadap Hasil Belajar Peserta Pelatihan Budidaya Jamur Tiram Oleh PKBM Al Amin Dalam Program Desa Vokasi Di Desa Karangsoko Kecamatan Trenggalek SUCI AYU FARIDA
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pelatihan budidaya jamur tiram yang diselenggarakan oleh PKBM Al Amin diikuti oleh perempuan usia produktif antara 20-40 tahun yang dapat dikategorikan sebagai orang dewasa yang telah memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman kehidupan. Namun, pembelajaran orang dewasa tidak cukup hanya dengan memberi tambahan pengetahuan, namun harus dibekali rasa percaya diri yang kuat sehingga apa yang dilakukan dapat dipraktikkan dengan baik. Sehingga dalam kegiatan pelatihan dibutuhkan fasilitator yang mampu mengarahkan peserta untuk mencapai tujuan dengan menerapkan prinsip pembelajaran bagi orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan prinsip-prinsip andragogi terhadap hasil belajar peserta pelatihan budidaya jamur tiram. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden 50 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh dari variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa r hitung (0,284) lebih besar dari r tabel (0,279). Kedua variabel memiliki hubungan linier yang ditunjukkan dengan uji statistik dengan hasil sebesar 0,230. Variabel penerapan prinsip-prinsip andragogi berpengaruh terhadap hasil belajar peserta dengan nilai 0,230 namun nilai yang didapat masih tergolong kecil karena terdapat indikator yang kurang dicapai secara maksimal. Apabila variabel prinsip-prinsip andragogi dilakukan secara maksimal maka akan mencapai hasil belajar yang maksimal. Kesimpulannya penerapan prinsip-prinsip andragogi berpengaruh terhadap hasil belajar peserta namun hasil yang didapat dari uji statistika masih tergolong kecil karena terdapat indikator yang memiliki nilai tergolong rendah yaitu pada indikator materi dan kesesuaian pengalaman. Kata kunci: prinsip-prinsip andragogi, hasil belajar, pelatihan. Abstract Al Amin Community Learning Center organizes oyster mushroom cultivation training and followed by women of productive age between 20-40 years old who can be categorized as adults who already have a lot of knowledge and life experience. But, adult learning is not enough to provide additional knowledge, but must be equipped with a strong sense of confidence so that what is done can be executed properly. So in the training activities required facilitator who is able to lead the participants to achieve the goal by applying the principles of learning for adults. This study aims to determine the influence of andragogy principles implementation on the learning result of oyster mushroom cultivation training participants. This research was conducted using quantitative approach with 50 respondents. Data collection techniques used questionnaires, observations, and documentation. The data analysis techniques using simple linear regression to determine the effect of the variables studied. The result of this research indicate that r count (0,284) bigger than r table (0,279). Both variables have a linear relationship which is indicated by statistical test with the result of 0,230. Variable of andragogy principles implementation affects the learning result of participants with a value of 0.230 but the value obtained is relatively small because there are indicators that are not achieved maximally. If the variable of andragogy principles is done maximally it will achieve maximum learning result. In conclusion, the implementation of the andragogy principles affects the participantss learning result but the results obtained from statistical tests are relatively small because there are indicators that have a relatively low value that is on the indicator of the material and the suitability of experience. Keywords: principles of andragogy, learning result, training.
PELATIHAN PEMBUATAN KUE DALAM RANGKA MEMBENTUK WIRAUSAHA PEREMPUAN DI PKBM LATANSA DESA SOKO KECAMATAN GLAGAH KABUPATEN LAMONGAN LAILATUL FATHIHAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan pembuatan kue di harapkan warga khusunya yang perempuan dapat lebih mandiri dalam menciptakan sebuah usaha kecil dan inspirasi yang nantinya akan menjadikan motivasi untuk belajar sehingga dapat menghasilkan suatu pembelajaran yang bermanfaat dan menjadikan semangat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelatihan wirausaha pembuatan kue yang ada di PKBM Latansa desa soko kecamatan Glagah kabupaten Lamongan dengan sampel 20 orang. Dan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan angket yang dibagikan dapat diperoleh hasil indikator pertama untuk mengetahui Ketepatan Penggunaan Input (Unsur-Unsur Pelatihan) telah didapatkan rata-rata 76,92% , indikator kedua untuk mengetahui Tujuan Dan Sasaran Pelatihan telah didapatkan rata-rata 78,64%, dan indikator ketiga untuk mengetahui Peningkatan Kesejahteraan Peserta Didik telah didapatkan rata-rata 80,55%. Rata-rata dari ketiga indikator tersebut adalah 78,70% bisa disimpulkan bahwa hasil pelatihan pembuatan kue di PKBM Latansa masuk pada katagori sangat tinggi. Dengan demikian peneliti menarik kesimpulan bahwa dalam pelaksanaan pelatihan kewirausaan pembuatan kue dalam rangka pemberdayaan perempuan di PKBM Latansa desa soko kecamatan glagah kabupaten lamongan sangat efektif. Kata Kunci : Pelatihan, Kewirausahaan Pembuatan Kue, Pemberdayaan Perempuan.
STRATEGI PEMASARAN PROGRAM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT PERKOTAAN DI TBM TAMAN FLORA KOTA SURABAYA SITI QOMARIAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK STRATEGI PEMASARAN PROGRAM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT PERKOTAAN DI TBM TAMAN FLORA KOTA SURABAYA Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pemasaran program Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dengan menggunakan alat pemasaran yang dikenal dengan Marketing Mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, Proceses) guna meningkatkan minat baca masyarakat perkotaan di TBM Taman Flora Kota Surabaya, dimana pengunjung/penggunanya masih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang sudah dilakukan oleh TBM Taman Flora.Dalam penelitian ini ada 8 informan, 3 informan pengelola TBM, dan 5 informan pengunjung TBM Taman Flora. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yaitu metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Dalam penelitian ini diambil informan utama secukupnya untuk diwawancarai menggunakan HP. Data yang telah terkumpul diolah kembali dengan menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan simpulan untuk mengetahui hasil penelitian. Sedangkan uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TBM Taman Flora Kota Surabaya dalam memasarkan TBM menggunakan alat pemasaran Marketing Mix 7P, meliputi : 1) Product (Produk) TBM Taman Flora memiliki produk berupa koleksi tercetak yang bersifat umum dan layanan jasa untuk masyarakat. 2) Price (Biaya) TBM Taman Flora tidak menerapkan biaya sedikitpun kepada masyarakat, semua layanan informasi dapat diakses dengan gratis. 3) Place (Tempat) Karena berada di tengah kota Surabaya Taman Flora mudah diakses oleh pengunjung. 4) Promotion (Promosi) Dalam memperkenalkan TBM kepada masyarakat, TBM Taman Flora telah bekerjasama dengan masyarakat yang ada disekitar taman flora. Selain itu juga melalui banner, papan plakat, blog, dan beberapa kegiatan lainnya. 5) People (Orang) Pengelola TBM Taman Flora adalah lulusan S1 Humaniora dan SMK, pengelola TBM mengikuti bimbingan teknis terkait pengelolaan TBM guna meningkatkan pelayanan yang terbaik untuk pengunjung. 6) Physical Evidence (Sarana Fisik) Ruang TBM didesain menjadi ruangan yang nyaman dengan sirkulasi udara yang cukup sehingga pengunjung betah berada di TBM, namun perlu adanya pemenuhan sarpras seperti halnya akses internet. 7) Processes (Proses) Pelayanan di TBM Taman Flora telah dilakukan dengan sebaik-baiknya, namun perlu ditingkatkan lagi guna memenuhi kebutuhan dan memuaskan pengunjung. Strategi pemasaran yang di lakukan oleh TBM Taman Flora belum efektif dalam meningkatkan minat baca masyarakat, sebab TBM Taman Flora belum dapat mempertahankan dan meningkatkan jumlah pengunjung. Simpulan dari penelitian ini, yaitu ; 1) Strategi pemasaran yang dilakukan di TBM Taman Flora menggunakan alat pemasaran Marketing Mix 7P, 2) Dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat perkotaan TBM Taman Flora belum efektif, dikarenakan keberadaan produk dan jasa layanan TBM belum maksimal. Saran yang diberikan kepada TBM yaitu perlu diperbaiki keberadaan produk dan layanan - layanan jasa yang masih memiliki kinerja yang kurang baik bagi pengunjung. Sehingga pengunjung semakin puas dan nyaman terhadap pelayanan-pelayanan yang ada di TBM dan tertarik mengunjungi TBM Taman Flora.Kata Kunci : Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Strategi Pemasaran, Minat Baca Masyarakat ABSTRACT MARKETING STRATEGIES OF COMMUNITY LIBRARY (TBM) PROGRAM IN IMPROVING INTEREST READ OF URBAN SOCIETY IN TBM FLORA PARK SURABAYA CITY The problem in this research is How can a marketing strategy program Community Library (TBM) using a marketing tool known as the Marketing Mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, Proceses) in order to increase public interest urban in TBM of Flora Park Surabaya City, where visitors / users are still few. The reseach aims to analyze the marketing strategy that has been sealed ukan by TBM Wildlife Flora.In this study there are 8 informants, 3 TBM management informants, and 5 informants visitors TBM of Flora Park. This research uses descriptive analysis with qualitative approach. Technique of data collecting done by using some method that is observation method, method of interview, and method of documentation. In this study the main informants were taken sufficiently to be interviewed using Handphone. The collected data is processed again by using data collection, data reduction, data presentation, data verification and conclusion drawing to know the result of the research. While the test data validity using source triangulation.The results of this study indicate that TBM of Flora Park in Surabaya City using marketing tools Mix 7P Marketing, including: 1) Product - TBM of Flora Park has a product in the form of public printed collectibles and services for the community. 2) Price - TBM of Flora Park does not charge any fees to the community, all information services can be accessed for free. 3) Place - Being in the middle of Surabaya Flora Park is easily accessible to visitors. 4) Promotion - In introducing TBM to the community, TBM of Flora Park has been working with the community around the flora park. In addition, through banners, plaque boards, blogs, and some other activities. 5) Browse - TBM Manager of Flora Park is a graduate of S1 Humaniora and SMK, TBM managers follow technical guidance related to TBM management in order to improve the best service for visitors. 6) Physical Evidence - TBM room is designed to be a comfortable room with adequate air circulation so that visitors feel at home in TBM, but need the fulfillment of sarpras as well as internet access. 7) Processes- The service at TBM of Flora Park has been done well, but needs to be improved again to meet the needs and satisfy the visitors. The marketing strategy undertaken by TBM of Flora Park has not been effective in increasing the interest of reading the community, because TBM of Flora Park has not been able to maintain and increase the number of visitors.The conclusions of this research, namely; 1) The marketing strategy undertaken at TBM of Flora Park using marketing tools Mix 7P, 2) In an effort to improve the reading interest of TBM of Flora Park urban community has not been effective, due to the existence of TBM products and services is not maximal yet. The advice given to the TBM need is repaired where products and services that still have poor performance for visitors. So that visitors more satisfied and comfortable to the existing services in TBM and interested to visit TBM of Flora Park. Keywords : Community Library (TBM), Marketing Strategies, Interest Read of Community
HUBUNGAN LAYANAN ANAK USIA DINI PADA PROGRAM DAY CARE DENGAN TINGKAT KEPUASAN ORANG TUA DI TPA ADNI ISLAMIC ENGLISH SCHOOL WIYUNG SURABAYA YUYUN KURNIAWATI
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengurus Taman Penitipan Anak kepada siswa maupun orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara layanan anak usia dini dengan tingkat kepuasan orang tua di Taman Penitipan Anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Jumlah responden dalam penelitian ini berjumlah 27 orang dari seluruh jumlah orang tua di Taman Penitipan Anak tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, angket dalam hal ini menjelaskan tentang pokok persoalan dalam penelitian sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai data pendukung dalam penelitian. Sedangkan teknik analisis data menggunakan rumus Kendall Tau. Rumus ini digunakan untuk menganalisis responden yang berukuran kurang dari 30 responden. Dari hasil pengolahan data penelitian, maka diperoleh bahwa hasil layanan Anak Usia Dini memiliki tingkat validitas 0,72 termasuk dalam kategori tinggi dan hasilnya signifikan dan reliabilitas sebesar 0,899. Dapat disimpulkan bahwa layanan Anak Usia Dini memiliki nilai validitas dan reliabilitas dengan skala normal suatu standar yang dapat digunakan untuk menemukan data penelitian. Hasil penelitian menggunakan analisis korelasi yang menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel (0,811>0,381) yang artinya terdapat hubungan antara kedua variabel. Hubungan antara kedua variabel termasuk dalam kategori kuat yaitu berada pada internal 0,72-0,899. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, yang berarti ada hubungan antara layanan anak usia dini dengan tingkat kepuasan orang tua di Taman Penitipan Anak. Layanan anak usia dini berkontribusi terhadap pelayanan yang ada di lembaga Taman Penitipan Anak sebesar 75,18%, sedangkan untuk 36,84% dinilai dari tingkat kepuasan orang tua. Kata kunci: Layanan Anak Usia Dini, Tingkat Kepuasan Orang Tua. Abstract This research is motivated by the quality of services provided by the childhood board to students and parents. This study aims to determine the relationship between early childhood services with the level of satisfaction of parents in the landfill. This research uses quantitative research approach with correlational research type. The number of respondents in this study amounted to 27 people from all parents in the landfill. Data collection techniques used are questionnaires, questionnaires in this case explain the subject matter in research while interviews and documentation as supporting data in research. While the technique of data analysis using Kendall Tau formula. This formula is used to analyze the respondents of less than 30 respondents. From the results of data processing research, it is obtained that the results of childhood services have a validity level of 0.72 included in the high category and the results are significant and reliability of 0.899. It can be concluded that the childood service has a validity and reliability value with the normal scale of a standard that can be used to find research data. The result of this research is using correlation analysis which shows that r count is bigger than r table (0,811> 0,381) which means there is relationship between two variables. The relationship between the two variables included in the strong category that is in the internal 0.72-0.899. So it can be concluded that Ha accepted, which means there is a relationship between early childhood services with the level of satisfaction of parents in the landfill. Early childhood services contribute to existing services in the day care center institution of 75.18%, while for 36.84% judged from the level of satisfaction of parents. Keywords: Early Childhood Service, Level of Parent Satisfaction.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN SIKAP SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA PERWANIDA III DESA SUKOANYAR KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN RETNO RAHAYUNING TYAS
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN METODE READING ALOUD DALAM MENAMBAH KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI GRIYA BACA ABUKUS JOMBANG RAHMA KAMILIA ALI HIKMAH
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan penerapan metode reading aloud pada anak usia 5-6 tahun dan menjelaskan hasil penambahan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di Griya Baca Abukus Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu pengelola, tutor dan orang tua anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahap reduksi data, display data, verifkasi dan simpulan. Keabsahan data di uji dengan tehnik uji kredibilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas dan uji transferabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan penerapan metode reading aloud sudah cukup baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya karakteristik dan manfaat metode reading aloud yang tercapai dalam penerapannya. Didalam penerapan metode reading aloud terdapat aspek bahasa dan literasi melalui gemar membaca dan menambah kosakata, selain itu didalam menyimak peserta didik terdapat konsentrasi, dan partisipasi. Diskusi didalamnya mencakup pengajuan pertanyaan, pemecahan masalah dan menghargai pendapat. Didalam kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun terdapat aspek kebahasaan dan non kebahasaan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode reading aloud, sebagian besar kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun menjadi bertambah. Hal ini didukung dengan indikator dan hasil wawacara yang menunjukkan aspek kebahasaan dan non kebahasaan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun mengalami penambahan sebesar 54,5% dibuktikan dengan data perkembangan kemampuan berbicara anak. Kata Kunci : Metode Reading Aloud, Kemampuan Berbicara Abstract The purpose of this research is to explain the application of the reading aloud method for children aged 5-6 years and to explain the results of the addition of speaking ability of children aged 5-6 years in Griya Baca Abukus Jombang. This research use desciptive qualitative approach. The subjects of this study are the manager, tutor and parents of children aged 5-6 years. Data were collected by in-depth interview method, observation and documentation. The data were analyzed by data reduction, data display, verification and conclusion. Validity of data in test by technique Test of credibility, dependability test, confirmability test and transferability test. The results showed that the implementation of reading aloud method is good enough. This can be proved by the characteristics and benefits of reading aloud method that was achieved in its application. In the application of reading aloud method there are aspects of language and literacy through reading and adding vocabularies, moreover in listening there are concentration, and participation. The discussion includes asking questions, solving problems and appreciating opinions. In the speaking ability of children aged 5-6 years there are aspects of linguistic and non linguistic. The results indicates that by the application of the reading aloud method, most of the speaking ability of children aged 5-6 years were increased. This was supported by indicators and the results of interviews that show that from the aspects of linguistic and non-linguistic speaking ability of children aged 5-6 years have addition of equal to 54,5% proved with data development of speaking capability. Keywords: Reading Aloud Method, Speaking Capability
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MESIN LOGAM UNTUK MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA DI UPT PELATIHAN KERJA SURABAYA BIBIT NURDIANA
J+PLUS UNESA Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MESIN LOGAM UNTUK MENUMBUHKAN JIWA WIRAUSAHA DI UPT PELATIHAN KERJA SURABAYA Bibit Nurdiana PLS FIP Universitas Negeri Surabaya (e-mail : bibitnurdiana@gmail.com ) I Ketut Atmaja JA PLS FIP Universitas Negeri Surabaya Abstrak Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat ekonomi rendah untuk melepaskan diri dari kesenjangan sosial. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu melalui penyelenggaraan pendidikan non formal berupa program pelatihan yang bertujuan untuk mendidik dan melatih masyarakat yang memenuhi prasyarat (penduduk yang putus sekolah, pencari kerja, dan kurang mampu). Penelitian ini menjelaskan bagaimana pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mesin logam untuk menumbuhkan jiwa wirausaha dan bagaimana menumbuhkan jiwa wirausaha. Adanya pelatihan mesin logam mampu menumbuhkan jiwa wirausaha peserta pelatihan dibuktikan dengan peningkatan keterampilan, sikap, dan keahlian dari peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Teknik tersebut digunakan untuk mencari data dalam penelitian pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mesin logam. Hasil penelitian pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mesin logam memiliki peran yang sangat penting dalam menumbuhkan jiwa wirausaha bagi masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mesin logam dan bagaimana menumbuhkan jiwa wirausaha pada program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mesin logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program sudah berjalan dengan baik yang didukung oleh komponen-komponen yang sesuai berupa peran instruktur, seleksi peserta yang tepat, metode pembelajaran, dan tujuan yang tepat sasaran. Penumbuhan jiwa wirausaha didukung oleh upaya yang dilakukan yang mampu mendorong peserta didik memiliki kemauan dan rasa percaya diri, disiplin yang tinggi, motivasi, keberanian mengambil resiko, serta kreatifitas dan inovasi terbukti. Keberhasilan tersebut terbukti dari keinginan peserta pelatihan mesin logam untuk bekerja pada orang lain ataupun membuka usaha sendiri. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Mesin Logam, Jiwa Wirausaha Abstract Community empowerment is an effort to increase the dignity and the dignity of the low economic community to escape from social inequality. One of the efforts made is through the provision of non-formal education in the form of training programs that aim to educate and train people who meet the prerequisites (residents who drop out, job seekers, and less able). This study explains how the implementation of community empowerment through metal machine training to foster entrepreneurial spirit in UPT Training Workshop of Surabaya and how to grow entrepreneurial spirit. The existence of metal machine training is able to cultivate the entrepreneur spirit of the trainees as evidenced by the improvement of skills, attitudes, and skills of learners. This research uses condensing data, data collection using in-depth interview technique, participant observation and documentation. Data were analyzed using data reduction techniques, data presentation, and data verification. The technique is used to search data in community empowerment research through metal machine training. The results of the implementation of community empowerment through metal machine training has a very important role in fostering entrepreneurial spirit for the community. This research has a purpose to explain how the implementation of community empowerment program through metal machine training and how to grow entrepreneur spirit in community empowerment program through metal machine training. The results show that the implementation of the program is running well supported by the appropriate components in the form of the role of instructor, selection of appropriate participants, learning methods, and objectives of the right target. The growth of entrepreneurial spirit is supported by efforts made that can encourage learners to have the will and confidence, high discipline, motivation, risk-taking courage, and creativity and innovation proven. The success is evident from the desire of metal machine trainees to work on others or open their own business. Keywords: Community Empowerment, Metal Machine Training, Entrepreneurial Soul

Page 1 of 2 | Total Record : 19