cover
Contact Name
Ikhwanul Arifan
Contact Email
ikhwanularifan@fik.unp.ac.id
Phone
+6281270855129
Journal Mail Official
gladiator@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
JL.Prof Dr. HAMKA Air TAwar Barat Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Gladiator
ISSN : -     EISSN : 29629969     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Gladiator merupakan jurnal kepelatihan olahraga yang sudah ada sejak tahun 2018 dan terus mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dibidang pendidikan kepelatihan olahraga hingga kini yang dilandasi dengan persyaratan publikasi ilmiah untuk wisudawan khususnya Jurusan Kepelatihan FIK UNP. Jurnal Gladiator hingga kini terus aktif mempublikasikan artikel penelitian di bidang Pendidikan Kepelatihan Olahraga. Fokus: Pengembangan Ilmu Kepelatian Olahraga Lingkup: Ilmu Kepelatihan Manajemen Olahraga Filsafat Olahraga Pedagogi Fisiologi Olahraga Biomekanika Olahraga Psikologi Olahraga Sosiologi Olahraga
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 420 Documents
Pengaruh Latihan Plyometric Terhadap Peningkatan Kemampuan Tendangan T Atlet Perguruan Silat Tangan Mas Lubuk Basung Mulyadi, Irvan; Yendrizal, Yendrizal; Haryanto, Jeki; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2279011

Abstract

Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah minimnya kemampuan tendangan T di kalangan atlet Perguruan Silat Tangan Mas, sehingga tendangan tersebut kerap kali dapat diketahui oleh lawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa besar pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kemampuan tendangan T para atlet Perguruan Silat Tangan Mas. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu. Kegiatan penelitian ini berlangsung pada bulan September 2025 di Padepokan Pencak Silat Tangan Mas Lubuk Basung. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 10 atlet putra dari Perguruan Pencak Silat Tangan Mas Lubuk Basung. Alat ukur yang digunakan adalah tes tendangan T yang dilakukan dalam waktu 10 detik. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan tendangan T mengalami peningkatan setelah pelaksanaan latihan plyometric. Rata-rata nilai pretest tercatat 15,5, yang kemudian meningkat menjadi 18,7 pada posttest. Uji normalitas menghasilkan nilai signifikansi pretest 0,080 dan posttest 0,086, yang menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal. Uji homogenitas menunjukkan nilai Sig. = 0,932 (> 0,05), menandakan bahwa varians data bersifat homogen. Hasil dari uji T menunjukkan nilai t = –6,857 dengan Sig. = 0,000 (< 0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, latihan plyometric terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan tendangan T para atlet Perguruan Silat Tangan Mas.
Kontribusi Koordinasi Mata Kaki dan Kelentukan Terhadap Kemampuan Servis Atlet Sepak Takraw Pada Klub BBTC Padang Perdana, Jagu Febnisil Raja
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2284011

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kemampuan servis sepaktakraw atlet Klub BBTC Padang yang diduga disebabkan oleh kurangnya tingkat koordinasi mata kaki dan kelentukan atlet Klub BBTC Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi koordinasi mata kaki dan kelentukan terhadap kemampuan servis atlet Klub BBTC Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2025 di lapangan BBTC Padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet Klub BBTC Padang yang berjumlah 12 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, maka jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 12 orang atlet. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari: 1) tes koordinasi mata kaki, 2) sit and reach test, dan 3) tes kemampuan servis sepaktakraw. Hasil penelitian ini adalah: 1) Koordinasi mata kaki memberikan kontribusi sebesar 46,66% terhadap Kemampuan servis atlet sepak takraw pada klub BBTC Padang, 2) Kelentukan memberikan kontribusi sebesar 44,79% terhadap Kemampuan servis atlet sepak takraw pada klub BBTC Padang, 3) Koordinasi mata kaki dan kelentukan secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 72,69% terhadap Kemampuan servis atlet sepak takraw pada klub BBTC Padang.
Tinjauan Tentang Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang sari, milda puspita; Donie, Donie; Haryanto, Jeki; Putra, Juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2285011

Abstract

Tinjauan Tentang Kondisi Fisik Atlet Pencak Silat Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik atlet pencak silat Perguruan Empat Banding Budi Air Tawar Kota Padang. Kondisi fisik merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi, khususnya pada cabang olahraga pencak silat yang menuntut kemampuan fisik secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 19 atlet pencak silat dewasa kategori tanding yang aktif berlatih, terdiri atas atlet putra dan putri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran kondisi fisik yang meliputi koordinasi mata-tangan, kelentukan, keseimbangan, daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, kelincahan, waktu reaksi, dan daya tahan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan diklasifikasikan ke dalam kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kondisi fisik atlet berada pada kategori sedang hingga baik. Komponen koordinasi mata-tangan, kelentukan, daya ledak otot tungkai, dan daya tahan menunjukkan hasil yang relatif lebih baik, sementara komponen keseimbangan, kelincahan, daya ledak otot lengan, dan waktu reaksi masih memerlukan peningkatan. Temuan ini menunjukkan perlunya program latihan yang lebih terarah, spesifik, dan berkelanjutan agar seluruh komponen kondisi fisik atlet dapat berkembang secara optimal guna mendukung peningkatan prestasi pencak silat. Kata kunci: kondisi fisik, pencak silat, atlet, prestasi olahraga An Overview of the Physical Condition of Pencak Silat Athletes at the Four Bands of Budi Freshwater, Padang City ABSTRACT study aims to determine the physical condition of pencak silat athletes from the Empat Banding Budi Air Tawar School in Padang City. Physical condition is one of the main factors that determine the success of athletes in achieving achievements, especially in the sport of pencak silat which demands overall physical abilities. The research method used is descriptive research with a quantitative approach. The research subjects consisted of 19 adult pencak silat athletes in the competitive category who were actively training, consisting of male and female athletes. Data collection techniques were carried out through tests and measurements of physical conditions including eye-hand coordination, flexibility, balance, explosive power of arm muscles, explosive power of leg muscles, agility, reaction time, and endurance. The data obtained were analyzed using descriptive statistics and classified into assessment categories. The results of the study showed that in general the physical condition of athletes was in the moderate to good category. The components of eye-hand coordination, flexibility, explosive power of leg muscles, and endurance showed relatively better results, while the components of balance, agility, explosive power of arm muscles, and reaction time still needed improvement. These findings demonstrate the need for more targeted, specific, and sustainable training programs to optimally develop all components of an athlete's physical condition, supporting improved pencak silat performance. Keywords: physical condition, pencak silat, athlete, sports performance
PENGARUH LATIHAN INTERVAL BERBASIS MEDIA BOLA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN DAYA TAHAN PEMAIN TALUK FC KU 14-17 ramadan, zaki; ARWANDI, JOHN; ARIFAN, IKHWANUL; SONIAWAN, VEGA
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2287011

Abstract

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh metode Latihan interval berbasis media bola terhadap kemampuan daya tahan pemain Taluk FC Ku 14-17. Masalah dalam penelitian ini adalah masih kurangnya kemampuan daya tahan pemain Taluk FC Ku 14-17. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode purposive sampling. Populasi pada pemain Taluk Fc sebanyak 82 orang. Teknik penarikan sampel yaitu purposive sampling, dimana pengambilan sampel yang ditetapkan adalah pemain Taluk FC Ku 14-17 tahun dengan jumlah 30 orang terdaftar. Sedangkan yang aktif mengikuti latihan dan sudah pernah mengikuti tournament yang berjumlah 22 orang. Instrument penelitian menggunakan Yo-Yo Intermittent Recovery Test. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan taraf signifikan ɑ=0,05 dan uji normalitas menggunakan liliefors. Dari hasil hipotesis dan pembahasan hasil penelitian dapat di tarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh metode latihan interval berbasis media bola terhadap kemampuan daya tahan pemain Taluk FC Ku 14-17. Hal tersebut ditandai pada hasil rata-rata tes awal sebesar 43 sedangkan hasil tes akhir terjadi peningkatan menjadi 47. Sehingga dapat diartikan bahwa perlakuan pemberian latihan melalui bentuk-bentuk metode latihan interval berbasis media bola yang diberikan berdasarkan program latihan yang telah disetujui dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kemampuan daya tahan pemain Taluk FC Ku 14-17. Kata Kunci : Latihan Interval, Media Bola, Kemampuan Daya Tahan, Daya Tahan
Perbedaan Pengaruh Latihan Stride Jump Crossover Dan Squad Split Jump Terhadap Kecepatan Tendangan Lurus Pada Atlet Pencak Silat Perguruan Thaimin Unit Padang Pariaman RIZALDI, FAJAR ICHSAN; irawan, roma; haryanto, jeki; lesmana, heru
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2299011

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbedaan pengaruh latihan Stride Jump Crossover dan Squad Split Jump terhadap kecepatan tendangan lurus pada atlet pencak silat Perguruan Thaimin Unit Padang Pariaman. Penelitian bersifat eksperimental semu dengan desain Two Group Pre-Test Post-Test Design, melibatkan 10 atlet putra usia 15-18 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, dilakukan selama 20 Juni-20 Juli 2025 di Nagari Sicincin.​ Hasil pre-test menunjukkan rata-rata kecepatan tendangan lurus kelompok Stride Jump Crossover sebesar 13,8 (kategori kurang) dan Squad Split Jump 14,6 (kategori kurang). Post-test meningkat menjadi 24,4 untuk kedua kelompok (kategori cukup), dengan uji normalitas Liliefors menegaskan data berdistribusi normal dan uji t membuktikan pengaruh signifikan dari masing-masing latihan (th > tt pada α=0,05).​ Namun, uji perbedaan antar kelompok menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (th=0,34 < tt=2,306), meskipun Stride Jump Crossover sedikit lebih unggul dalam koordinasi dan daya ledak lateral yang mirip gerakan pencak silat. Kesimpulan menyatakan kedua latihan efektif meningkatkan power tungkai dan kecepatan tendangan, direkomendasikan untuk pembinaan atlet pencak silat.
Manajemen Pembinaan Di SMAN 12 Merangin Terhadap Ekstrakurikuler Bola Voli Sonia, Silvia Della; Yenes, Ronni; Rizal, Yend; anto, Rudy
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2304011

Abstract

Permasalahan dengan penelitian ini adalah belum diketahui manajemen pembinaan di SMAN 12 Merangin terhadap bola voli. Banyak faktor yang berkontribusi terhadap hal ini, oleh karena itu penelitian harus dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui manajemen pembinaan di SMAN 12 Merangin terhadap bola voli. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2026 dan bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pemain bola voli hingga pelatih SMAN 12 Merangin yang berjumlah 30 orang. Sampel diambil seluruh pemain dan pelatih bola voli SMAN 12 Merangin total 30 orang dengan cara total sampling. Mengumpulkan data melalui pengujian, dengan instrument mengunakan tes angket. Metodologi distribusi frekuensi adalah metode analisis yang digunakan. Temuan dari penelitian manajemen pembinaan di SMAN 12 Merangin terhadap Ekstrakurikuler bola voli menunjukkan bahwa: 1) Aspek perencanaan yang dimiliki rata-rata 74% berkategori kuat. 2) Aspek pengorganisasian yang dimiliki pemain rata-rata 76% berkategori kuat. 3) Aspek pelaksanaan yang dimiliki pemain rata - rata 64 % berkategori kuat. 4) Aspek kepemimpinan yang dimiliki pemain rata - rata 57 % berkategori cukup. 5) Aspek pengawasan yang dimiliki pemain rata - rata 62% berkategori cukup.
Pengaruh Latihan Pliometrik Terhadap Power Otot Tungkai Atlet Balap Sepeda Ramadhan, Nopan Dwi; Mardela, Romi; Yendrizal, Yendrizal; Donie, Donie
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2311011

Abstract

Masalah pada penelitian ini adalah kemampuan Power Otot Tungkai belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan pliometrik Terhadap Power Otot Tungkai atlet balap sepeda Sumatera Barat. Jenis desain penelitian ini menggunakan “One group pretest-posttest”. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus s.d September 2025 di lapangan tenis outdoor dan Ruangan tes pengukuran Uneversitas negeri. Populasi penelitian ini adalah atlet balap sepeda Sumatera Barat yang berjumlah 6 orang. Teknik yang digunakan ialah total sampling, maka jumlah sampel pada penelitian ini 6 orang atlet atlet balap sepeda Sumatera Barat. Instrument penelitian ini adalah instrument tes 4DP menggunakan Wahoo Kickr Smart Trainer dengan melaksanakan pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara Latihan pliometrik Terhadap Power Otot Tungkai atlet Sumatera Barat. Hal tersebut ditandai pada hasil rata-rata tes Power Otot Tungkai menggunakan tes 4DP diawal yaitu 690,6 watt atau 11w/kg sedangkan hasil rata-rata tes akhir terjadi peningkatan menjadi 743, watt atau 12w/kg. Hal ini te3rbukti secara signifikan, dimana setelah dilakukannya uji t dengan nilai thitung sebesar 4,6 > ttabel 2,015 dalam taraf ἀ = 0,05. Sehingga dapat diartikan bahwa perlakuan pemberian latihan pliometrik yang diberikan berdasarkan program latihan yang telah disetujui dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kemampuan Power Otot Tungkai Balap Sepeda Sumatera Barat.
Kontribusi antara Kecepatan Reaksi, Koordinasi Mata Tangan dan Konsentrasi terhadap Kemampuan Batting pada Atlet UK Kriket UNP andika, rama; donie, donie; mardela, romi; sari, suci nanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2312011

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah masih kurang di bagian teknik betsmen atau bating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kecepatan reaksi, koordinasi mata tangan dan konsentrasi terhadap kemampuan batting pada atlet UK Kriket UNP. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional. Populasi di dalam penelitian ini adalah seluruh komponen komunitas yang terlibat dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kriket Universitas Negeri Padang sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling, dimana yang dijadikan sampel yaitu pemain yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian ini melalui tes whole body reaction, tes ballwerfen und-fangen, tes bourdon group dan tes kemampuan batting. Teknik analisa data menggunakan teknik analisis korelasi dan korelasi ganda dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil analisis menunjukan: (1) Terdapat kontribusi yang signifikan antara kecepatan reaksi terhadap kemampuan batting atlet UKM kriket UNP. Maka diperoleh rhitung 0,531 > rtabel 0,444, dan Koefisien Determinasi 28,2%. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan antara koordinasi mata tangan terhadap kemampuan batting atlet UKM kriket UNP. Maka diperoleh rhitung 0,515 > rtabel 0,444, dan Koefisien Determinasi 26,6%. (3) Terdapat kontribusi yang signifikan antara konsentrasi terhadap kemampuan batting atlet UKM kriket UNP. Maka diperoleh rhitung 0,504 > rtabel 0,444, dan Koefisien Determinasi 25,4%. (4) Terdapat kontribusi yang signifikan antara kecepatan reaksi, koordinasi mata tangan dan konsenttrasi secara bersama-sama terhadap kemampuan batting atlet UKM kriket UNP. Maka diperoleh Rhitung 0,761 > Rtabel 0,444, dan Koefisien Determinasi 57,9%.
Konstribusi Kekuatan Otot Lengan Dan Koordinasi Mata Tangan Terhadap Kemampuan Lob Atlet Pb Tanah Datar. Mauludi, Yovi; masrun, masrun; edmizal, eval; putra, juanda
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2313011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap kemampuan pukulan lob atlet bulutangkis PB Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh atlet PB Tanah Datar yang berjumlah 17 orang, dengan sampel sebanyak 8 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling pada kelompok umur anak- anak dan pemula. Pengumpulan data dilakukan melalui tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan, tes lempar tangkap bola tenis ke dinding untuk mengukur koordinasi mata tangan, serta tes pukulan lob untuk mengukur kemampuan pukulan lob bulutangkis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot lengan memiliki kontribusi signifikan terhadap kemampuan pukulan lob dengan nilai r = 0,903 dan kontribusi sebesar 81,50%. Koordinasi mata tangan juga memberikan kontribusi signifikan dengan nilai r = 0,763 dan kontribusi sebesar 58,21%. Secara bersama-sama, kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan memberikan kontribusi sebesar 14,44% terhadap kemampuan pukulan lob atlet PB Tanah Datar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pukulan lob atlet bulutangkis.
Pengaruh Latihan Pull Buoy Terhadap Kecepatan Renang Gaya Bebas Pada Atlet Searia Akuatik Febrianto, Andre; Denai, Naluri; Mardesia, Pringgo
Jurnal Gladiator Vol 6 No 1 (2026): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2315011

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu belum optimalnya kecepatan renang gaya bebas pada atlet Searia Akuatik. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain lemahnya gerakan tangan dan kaki yang menyebabkan dorongan di dalam air belum maksimal saat berenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Pull Buoy terhadap kecepatan renang gaya bebas pada atlet Searia Akuatik Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasy experiment) menggunakan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 15 atlet berusia 11–14 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kecepatan renang gaya bebas 50 meter yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan latihan Pull Buoy sebanyak 16 kali pertemuan. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu kecepatan renang gaya bebas pada saat pretest adalah 39,25 detik, sedangkan pada posttest menurun menjadi 37,41 detik, sehingga terjadi peningkatan kecepatan dengan selisih rata-rata 1,84 detik. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kecepatan renang gaya bebas setelah diberikan latihan Pull Buoy.