cover
Contact Name
Ira Puspita Dewi
Contact Email
irapuspitadewi@ulm.ac.id
Phone
+6282250285465
Journal Mail Official
mcsi.jurnal@ulm.ac.id
Editorial Address
https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/mcs/about/contact
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
MCSIJ (Marine, Coastal and Small Islands Journal) : Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Ilmu Kelautan
ISSN : -     EISSN : 25990454     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Marine, Coastal and Small Islands Journal adalah jurnal yang berisikan hasil-hasil penelitian mahasiswa kelautan tentang wilayah, ekosistem pantai dan lautan: oseanografi, bio-ekologi pesisir dan laut, instrumentasi dan akustik kelautan, remote sensing dan SIG kelautan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
ANALISIS KERAPATAN VEGETASI MANGROVE BERDASARKAN KARATERISTIK NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX (NDVI) PADA CITRA SENTINEL-2 DI KAWASAN MANGROVE DESA PAGATAN BESAR Rempil, Nicolas Teah Batara; Syahdan, Muhammad; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kerapatan mangrove berdasarkan analisis NDVI Citra Sentinel-2 di Desa Pagatan Besar Kabupaten Tanah Laut. Pengambilan data dilakukan dengan cara langsung turun ke lapangan dan pengambilan titik di lapangan dengan cara marking area yaitu dengan cara mengambil titik GCP dan keterangan di lapangan yang dipakai untuk klasifikasi terbimbing. Luasan total mangrove di desa pagatan besar adalah 389,53 Ha, nilai pantulan vegetasi mangrove dibagi kedalam 5 kelas kerapatan yaitu mangrove kerapatan sangat jarang dengan luas 3,44 Ha, mangrove dengan tingkat kerapatan jarang dengan luas 29,53 Ha, mangrove dengan tingkat kerapatan sedang dengan luas 75,23 Ha, mangrove dengan tingkat kerapatan rapat dengan luas 143,01, mangrove dengan tingkat kerapatan sangat rapat dengan luas 138,32 Ha.
STUDI KERAPATAN DAN PENUTUPAN JENIS LAMUN DI PULAU KARAJAAN DAN PULAU TEPIAN MATAJA KABUPATEN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Herianto, Herianto; Salim, Dafiuddin; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11790

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis lamun, mengetahui kerapatan dan persentase dan mengetahui hubungan kerapatan parameter lingkungan. Adapun kegunaan penelitian ini sebagai bahan informasi dalam pengolahan lingkungan pesisir dan sebagai bahan referensi untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap ekosistem padang lamun. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Pulau Karajaan dan Pulau Tepian Mataja pada bulan April - Oktober 2021. Adapun jenis lamun yang didapat ada 5 jenis yaitu Cymodocea serrulata, Halophila minor, Halophila ovalis, Halodule uninervis dan Thalassia hemprichii. Nilai kerapatan lamun di Pulau Karajaan dan Pulau Tepian Mataja Kabupaten Kotabaru untuk Cymodocea serrulata adalah 48 ind/m², Halophila minor 397 ind/m², Halophila ovalis 42 ind/m², Halodule uninervis 115 ind/m² dan Thalassia hemprichii 4 ind/m². Persentase tutupan lamun di Pulau Karajaan dan Pulau Tepian Mataja Kabupaten Kotabaru adalah 41,38% termasuk dalam kategori “Sedang”.
KEPADATAN DAN PENUTUPAN KARANG LUNAK (SOFT CORAL) PADA GUGUSAN KANDANG HAUR DI PERAIRAN DESA SUNGAI DUA LAUT KABUPATEN TANAH BUMBU Wati, Puspita; Salim, Dafiuddin; Hamdani, Hamdani
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai faktor pembatas bagi pertumbuhan karang lunak, mengetahui genus, kepadatan dan persentase penutupan karang lunak, serta mengetahui hubungannya terhadap faktor pembatas pada Gugusan Kandang Haur di Perairan Desa Sungai Dua Laut Kabupaten Tanah Bumbu. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode transek garis yang dikombinasikan dengan transek kuadran. Nilai faktor pembatas masih sesuai dengan standar baku mutu menurut KEPMENLH No. 51 tahun 2004. Genus karang lunak yang ditemukan berjumlah 3 genus, yaitu Sinularia (12 ind), Lobophytum (1 ind) dan Sarcophyton (14 ind). Kepadatan individu karang lunak tertinggi diperoleh pada Karang Katoang sebesar 0,5 ind/m2 (Sarcophyton) dan terendah pada Karang Penyulingan sebesar 0,05 individu/m2 (Sinularia) dan 0,05 ind/m2 (Sarcophyton). Persentase penutupan pada Karang Katoang sebesar 5,4%, Karang Penyulingan sebesar 0,6% dan Karang Mabela sebesar 0,85%.
PERBANDINGAN PEMODELAN GELOMBANG MENGGUNAKAN MODUL SPECTRAL WAVES DENGAN CMS-WAVE DI WILAYAH PANTAI BALIKPAPAN DAN SEKITARNYA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Kristiawan, Karlitos Yohanes; Dewi, Ira Puspita; Baharuddin, Baharuddin
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11791

Abstract

Pantai Balikpapan dan sekitarnya terdiri dari dua orientasi pantai yakni wilayah pantai timur merupakan daerah semi-tertutup dan pantai selatan termasuk daerah terbuka yang memiliki kondisi batimetri yang bervariasi sehingga transformasi gelombang yang terjadi memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Pola transformasi gelombang telah dilakukan dengan berbagai metode dan pendekatan model. Setiap kajian pemodelan gelombang laut menunjukkan pola refraksi gelombang pada tipe pantai yang berbeda dimana gelombang mengalami perubahan arah dan tinggi karena di pengaruhi kedalaman yang berbeda. Dari hasil simulasi transformasi gelombang menggunakan modul Spectral Wave dan CMS-Wave dari arah tenggara, barat daya, timur dan selatan terlihat adanya perbedaan output yang di hasilkan yakni modul spectral wave memiliki tinggi gelombang yang berubah sebelum dipengaruh kedalaman yang lebih dangkal akan tetapi perubahan sudut arah gelombang yang dihasilkan sesuai  dengan sudut orientasi pantai sedangkan hasil dari CMS-Wave memiliki perubahan tinggi gelombang setelah dipengaruhi kontur kedalaman yang lebih dangkal kemudian perubahan sudut arah gelombang yang mengalami refraksi memiliki perubahan sudut yang tidak terlalu besar untuk mengikuti sudut orientasi pantai yang dituju
KEANEKARAGAMAN PERIFITON PADA DAUN LAMUN JENIS HALOPHILA OVALIS DAN ENHALUS ACOROIDES DI PERAIRAN DESA TANJUNG SUNGKAI KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Sirojudin, Sindyan; Salim, Dafiuddin; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11796

Abstract

Perifiton adalah salah satu organisme yang memiliki hubungan erat dengan tumbuhan lamun. Perifiton berfungsi sebagai produsen utama bagi organisme akuatik dalam rantai makanan di laut. Perifiton melimpah dikarenakan banyaknya nutrien yang ada di ekosistem lamun. Namun, kelimpahan perifiton pada daun lamun dapat menyebabkan degradasi ekosistem lamun karena dapat menghambat proses fotosintesis. Kondisi ekosistem lamun sangat menentukan keberadaan perifiton, dimana lamun dengan kesuburan dan kerapatan yang tinggi menjadi media yang baik bagi penempelan perifiton. Jenis perifiton yang menempel pada lamun jenis  Enhalus acoroides dan Halophila ovalis yaitu sebanyak 17 jenis yang terdiri dari 10 famili. Kelimpahan perifiton pada setiap stasiun sebanyak 395 - 513 individu/cm2. Indeks keanekaragaman yang terdapat di semua stasiun yakni sebesar 1,145 - 1,192, sedangkan indeks keseragaman pada setiap stasiun sebanyak 0,413 - 0,430, dan indeks dominasi pada setiap stasiun antara 0,069 - 0,083. Hubungan kerapatan dengan kelimpahan lamun di Perairan Desa Tanjung Sungai terbilang kuat, yaitu 95 %.
IDENTIFIKASI JENIS DAN KEANEKARAGAMAN ANEMON LAUT SERTA IKAN ANEMON YANG BERSIMBIOSIS DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN AREA II SUNGAI LOBAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Damoiko, Muhammad Haitami; Rifa'i, Muhammad Ahsin; Nursalam, Nursalam
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, kepadatan dan keanekaragaman anemon laut serta mengetahui spesies ikan anemon. Penelitian dilakukan pada Kawasan Konservasi Perairan Area II Sungai Loban Tanah Bumbu Kalimantan Selatan yaitu pada lokasi Karang Katoang, Karang Penyulingan, Karang Mabela, pengambilan data anemon dilakukan dengan cara menyelam (diving) maupun berenang di permukaan (snorkeling) di lokasi terumbu karang dan membentang roll meter sepanjang 75 m, kemudian diamati ke kiri 1 m dan ke kanan 1 meter sehingga total luas transek 150 m2. Pengukuran parameter lingkungan dilakukan secara insitu di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepadatan anemon laut tertinggi yaitu jenis Stichodactyla gigantea 0,04 ind/m2 dan yang terendah jenis Heteractis crispa dengan nilai 0,007 ind/m2, sedangkan keanekaragaman jenis anemon bahwa seluruh stasiun pengamatan masuk dalam kategori keanekaragaman yang rendah yaitu berkisar antara 0,178 – 0,301. Ikan anemon yang di temukan hanya satu jenis yaitu Amphiprion ocellaris
KEPADATAN DAN PENUTUPAN SPONS PADA GUGUSAN KANDANG HAUR DI PERAIRAN DESA SUNGAI DUA LAUT KABUPATEN TANAH BUMBU Nor, Muhammad; Hamdani, Hamdani; Salim, Dafiuddin
Marine Coastal and Small Islands Journal - Jurnal ilmiah Ilmu Kelautan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/m.v5i1.11793

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tutupan, kepadatan dan hubungan perameter, serta mengetahui genus spons pada Gugusan Kandang Haur di perairan Desa Sungai Dua Laut Kabupaten Tanah Bumbu. Data diambil menggunakan metode transek kuadran dan line transek sepanjang 50 meter, dengan luas 2m x 2m dan interval 10 m. Hasil dari pengamatan diketahui bahwa terdapat 8 genus spons yaitu Xestopongia, Gelliodes, Phyliospongia, Espriopsis, Haliclona, Petrosia, Cinachyra dan Amphimidon. Kepadatan individu tertinggi berada di Karang Katoang (2,5 ind/m2) dan terendah pada Karang Penyulingan (2 ind/m2). Penutupan rata-rata spons tertinggi di Karang Penyulingan yaitu sebesar 13,05% dan terendah pada Karang mabela sebesar 3,7%. Hubungan kepadatan spons dengan faktor pembatas di lokasi penelitian masuk dalam tingkat hubungan positif sedang, hubungan positif kuat, hubungan negatif sangat lemah dan hubungan negatif sangat kuat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7