cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 772 Documents
Pengaruh Berbagai Jenis Pupuk Organik Cair (Poc) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Sorgum (Sorghum Bicolor (L.) Moench Siti Shalahiah; Karno; Mohamad Fadli
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.803

Abstract

Pengaruh Berbagai Jenis POC Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench). Dibawah bimbingan Karno dan Mohamad Fadli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis Pupuk Organik Cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil sorgum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Oktober 2024 bertempat di lahan Pertanian Balai Benih Pembantu Tanaman Pangan (BBPTP) Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan POC (P) yang diulang 4 kali. Perlakuan POC terdiri dari 6 taraf, diantaranya p0 (tanpa POC), p1 (bio activator C-01), p2 (biang pupuk C-02), p3 (bio boost C-3), p4 (aktiv), p5 (EM4). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berbagai jenis POC tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Hasil biji perhektar tertinggi pada perlakuan p4 (aktiv) dengan hasil 6,72 (t ha-1) dan yang terendah dari perlakuan p1(bio aktivaor) dan p3(bio boost C-3) dengan hasil 6,25. hasil
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Pada Balita Di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Tahun 2025 Tesia Septiani; Yulia; Meyi Yanti
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.804

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyakit menular pada balita usia 24-59 bulan. Namun cakupan imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Balai Gadang wilayah kerja Puskesmas Air Dingin belum mencapai target nasional 95%, dengan tingkat kelengkapan hanya 42%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 24-59 bulan di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin.Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai Agustus di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin. Populasi seluruh ibu yang memiliki balita usia 24–59 bulan sebanyak 356 orang. Sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 79 responden. Data dikumpulkan dari 2-16 Juli melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil penelitian didapatkan dari 79 responden, sebanyak 70,9% belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap, sebanyak 50,6% tingkat pengetahuan ibu kurang baik, sebanyak 50,6% dukungan keluarga tidak mendukung dan sebanyak 60,8% peran petugas kesehatan kurang baik . Hasil uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,011) dengan pemberian imunisasi dasar lengkap sedangkan tidak terdapat hubungan peran petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap (p=1,000).Tingkat pengetahuan ibu dan dukungan keluarga merupakan faktor yang dapat berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada balita usia 24-59 bulan. Diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan penyuluhan serta melibatkan keluarga dalam promosi imunisasi untuk mencapai kelengkapan pemberian imunisasi dasar lengkap.