cover
Contact Name
Anggi Hanafiah Syanif
Contact Email
anggihanafiah@helvetia.ac.id
Phone
anggihanafiah@helvetia.ac
Journal Mail Official
nursingupdate@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Sumarsono, No.107 Helvetia Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Nursing Update
ISSN : 27156192     EISSN : -     DOI : 10.33085
Core Subject : Health,
Jurnal Nursing Update adalah media penyebaran informasi terkait penelitian kematian dan studi berdasarkan bukti tentang masalah kematian. Ini mencakup isu-isu khusus tentang pendidikan, praktik, dan penelitian. Jurnal ini juga mempertimbangkan presentasi pengetahuan yang baik terkait dengan memperkuat sistem perawatan kesehatan yang mencakup tenaga kesehatan, dan kebijakan kesehatan. Kami menerima artikel yang belum diterbitkan. Semua kontribusi yang disampaikan akan menjalani proses peer-review double blind sesuai dengan standar kriteria. Jurnal Nursing Update diterbitkan secara online secara berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Nursing Update dengan media online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JPP. Oleh karena itu, JNP juga terus mengundang penulis untuk menyumbangkan artikel, terutama yang merupakan hasil penelitian kontemporer.
Articles 126 Documents
Faktor Yang Memengaruhi Profesionalisme Petugas Rawat Inap Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di RSU Mitra Medika Amplas Chintami Octavia; Erik Winarno; Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti; Kartika Wanda Juliana; Trisna Putri Murni
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6717

Abstract

Pendahuluan; mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal yang penting dan selalu diperhatikan oleh pasien. Saat ini di Indonesia sampai tahun 2023 cakupan pelayanan kesehatan yang diberikan  kepada  masyarakat  masih  belum  mencapai  target  yaitu  hanya  90,3%  dari  target  yang ditetapkan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 97%. Tujuan; untuk mengetahui faktor yang memengaruhi  profesionalisme  petugas  rawat  inap  terhadap  mutu  pelayanan  kesehatan  di  RSU Mitra Medika Amplas. Metode; jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh petugas rawat inap sebanyak 75 orang dengan sampel  75 orang yang diambil  menggunakan  teknik  total sampling.  Analisis  data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji statistik regresi logistik. Hasil; hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel caring yaitu p = 0,028, kolaborasi p = 0,286, kecepatan p = 0,028, empati p = 0,043 dan komunikasi teraupetik p = 0,023, yang artinya ada pengaruh caring, kecepatan, empati, dan komunikasi teraupetik terhadap mutu pelayanan kesehatan, sedangkan kolaborasi tidak memiliki pengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan. Kesimpulan; ada pengaruh caring, kecepatan, empati, dan komunikasi teraupetik terhadap mutu pelayanan kesehatan, sedangkan kolaborasi tidak memiliki pengaruh terhadap mutu pelayanan kesehatan
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Jumlah Kunjungan Pasien Di Poliklinik Gigi Dan Mulut Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan Shinta Anggraini; Firdha Muharraran; Bernard Bernard; Putri Lasma Sari Siagian; Rani Lubis
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.7019

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat kepuasan dan loyalitas pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan. Pelayanan yang berkualitas diharapkan mampu memenuhi harapan pasien sehingga mendorong peningkatan jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan. Poliklinik Gigi dan Mulut sebagai salah satu unit pelayanan kesehatan perlu memberikan pelayanan yang bermutu untuk mempertahankan dan meningkatkan kunjungan pasien. Namun, masih ditemukan berbagai permasalahan terkait mutu pelayanan yang berpotensi memengaruhi keputusan pasien untuk melakukan kunjungan kembali. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan dan jumlah kunjungan pasien di poliklinik gigi dan mulut Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang pernah berobat ke poliklinik gigi dan mulut Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 51 orang. Analisa data menggunakan uji chi-square. 3. Variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien adalah variabel jaminan, karena jaminan yang baik akan memengaruhi kepuasan pasien sebanyak 31 kali lebih banyak dibanding dengan yang jaminan tidak baik. hasil penelitian akan disosialisasikan kepada pihak terkait agar dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan jumlah kunjungan pasien
Hubungan Self Care Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure Di Rumah Sakit Umum Wulan Windy Tahun 2025 Anggi Hanafiah Syanif; dedi dedi
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6724

Abstract

Pendahuluan : Congestive Heart Failure didefinisikan sebagai suatu kumpulan gejala kompleks yang diakibatkan adanya gangguan pada proses kerja jantung, baik itu secara struktural maupun fungsional. Congestive Heart Failure merupakan penyebab kematian nomor 1 di dunia. CHF adalah penyakit progresif yang dapat menyebabkan rehospitalisasi dan menjadi salah satu masalah kesehatan dalam system kardiovaskuler yang jumlahnya semakin meningkat. Penyakit ini,menjadi masalah kesehatan yang progresif, dimana angka mortalitas dan morbiditas tinggi. Tujuan; mengetahui hubungan self care management dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Umum Wulan Windy. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 97 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Dengan mengacu pada rumus slovin. Hasil: hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square di peroleh nilai p – value = ( 0,05) maka lebih kecil atau tidak lebih dari α=0,05 yang artinya Ho ditolak H1 diterima hal ini bisa di katakan ada hubungan. self care management dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Umum Wulan Windy. Kesimpulan : secara statistik ada self care management dengan kualitas hidup pasien Congestive Heart Failure di Rumah Sakit Umum Wulan Windy tahun 2025
Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di Rsu Mitra Medika Tanjung Mulia Agus Surya Bakti; Muflih Muflih; Ani Rahmadhani; Maya Ardilla Siregar
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6884

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik ≥ 90 mmHg, di asia tenggara menempati urutan ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% dari total populasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode :Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study dan uji chi-square. Populasi terdiri dari 401 pasien Hipertensi, dan sampel di bulatkan menjadi 80 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang valid, dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Dari hasil analisa data menggunakan uji statistik chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS di dapat kan dari karakteristik jenis kelaminnilai p-value 0,032, umur nilai p- value 0,972, pendidikan nilai p-value 0,809, pekerjaan nilai p-value 0,214, agama nilai p-value 0,537, suku nilai p-value 0,095 yang berarti p- value 0,05. Kesimpulan : hal ini menunjukan bahwa Ho di tolak Ha di terima sehingga dapat di simpulkan bahwa selain jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025. Saran : Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Perawat Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety) Di Instalasi Rawat Inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Erik Winarno; Aida Sulisna; Dilla fitria; Elsa Santa Marenteen; Riadi Maqruf
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6718

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien (patient safety) adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman, mencegah terjadinya cidera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Berdasarkan Permenkes No. 11 Tahun 2017 pasal 5 tentang keselamatan pasien menyatakan bahwa setiap fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan Keselamatan Pasien, Sasaran Keselamatan Pasien, dan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien. Tujuan: Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di instalasi rawat inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif berbentuk survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada peneltian ini yaitu seluruh perawat rawat inap sebanyak 57 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi perawat rawat inap. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) dengan p-value 0,001 a 0,05. Dan ada pengaruh sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) dengan  p-value 0,000 a 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini adalah terdapat pengaruh pengetahuan dan sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di instalasi rawat inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Saran dari peneliti diharapkan kepada pihak manajemen rumah sakit agar dapat memberikan materi mengenai sasaran keselamatan pasien untuk meningkatan pengetahuan dan sikap perawat melalui sosialisasi/pelatihan terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety).
Peran Caregiver Dalam Mencegah Risiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Werdha : Literature Review Yaumil Hafsani Siregar; Anggi Hanafiah Syanif
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6549

Abstract

Caregiver adalah seseorang yang melakukan pendampingan pada individu maupun kelompok yang tidak mampu merawat dirinya sendiri, baik sebagian atau seluruhnya, karena mengalami berbagai keterbatasan salah satunya kejadian jatuh. Kejadian ini mengidikasikan bahwa kejadian jatuh memerlukan kesadaran dan strategi untuk mengurangi kejadian jatuh pada lansia. Sehingga untuk mencegah risiko jatuh pada lansia membutuhkan pendampingan dapat dilakukan oleh anggota keluarga, maupun caregiver. Tinjauan literature review ini bertujuan mengidentifikasi tentang peran caregiver dalam mencegah risiko jatuh dan memaksimalkan pemantauan terhadap lansia di panti werdha. Pencarian artikel menggunakan elektronik meliputi Pubmed dan Google Scholar. Artikel dipublikasikan full text, dalam rentang tahun 2018-2023. Artikel yang dipilih memiliki DOI, penelitian kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan keenam artikel bahwa caregiver memberikan peranan penting untuk meningkatkan dan mempertahankan derajat kesehatan terutama pada kelompok rentan yaitu pada lansia di panti werdha
Pengaruh Latihan Aktif (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Di Rs Mitra Medika Tanjung Mulia Mahmud Ar Rasyid Ridho; Heri Saputra; Muhammad Ikhsan
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6879

Abstract

Pendahuluan : Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan jumlah populasi lansia terus bertambah, baik secara global maupun nasional. Seiring dengan proses penuaan, lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis yang memengaruhi sistem muskuloskeletal, salah satunya adalah gangguan pada sendi lutut. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan aktif (stretching) terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia dengan membandingkan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment, yaitu one group pretest–posttest design. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa intensitas nyeri pada kelompok kasus dengan intensitas nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%), nyeri sedang sebanyak 2 orang (33,3%) dan nyeri berat sebanyak 3 orang (50%). Sedangkan pada kelompok kontrol, yakni nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%) dan nyeri sedang sebanyak 5 orang (83,3%). Kesimpulan : Lansia pada kelompok kasus semuanya mengalami penurunan nyeri sendi. Sedangkan intensitas nyeri sendi pada pada kelompok kontrol diperoleh tidak ada perbedaan nilai rata – rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol yang dinyatakan tidak terdapat pengaruh penurunan nyeri sendi lutut yang tidak diberikan latihan pasif (stretching). Saran : Gerakan gerakan latihan pasif (stretching) diharapkan dapat mengembalikan patella pada alur yang tepat serta mengurangi stress mekanis pada ruang sendi patellofemoralis
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stres Dengan Nyeri Dada Pada Pasien Jantung Koroner Di Rumah Sakit Islam Aminah Blitar 2025 Wimar Anugrah Romadhon, S.Kep.,Ns.,M.Kep; Virki Widoyanti
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6722

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang muncul ketika dinding arteri koronaria menyempit oleh pembentukan material lemak secara gradual dan tidak memiliki gejala pada awal pembentukannya serta merupakan gangguan kronis yang berkembang diam-diam disepanjang hidup. Faktor resiko yang muncul mencetus timbulnya tanda gejala berupa nyeri dada karena adanya penyempitan pada arteri menyebabkan suplai oksigen ke otot jantung berkurang. Faktor risiko yang dapat diubah adalah merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri dada pada pasien jantung koroner di Rumah Islam aminah blitar Tahun 2025. Metode: Penelitian bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSU. Islam aminah blitar dari bulan Januari s/d April Tahun 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien jantung koroner yang berobat di Poli Jantung sebanyak 4.676 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 98 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan uji chi square menunjukkan hubungan aktivitas fisik dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,004 0,05 dan hubungan stres dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,036 0,05 pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025. Kesimpulan: Ada hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri jantung koroner pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025.
Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Keluarga Tentang Perawatan Penderita Tuberculosis Paru Yaumil Hafsani; Maya Ardilla Siregar; Anggi Hanafiah Syanif
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6842

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya pengetahuan, sikap dan keterampilan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam mendukung proses pengobatan secara rutin agar pengobatan bisa berhasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita TB Paru di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif/survei, sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang diperoleh melalui random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan keluarga berada pada kategori cukup (50.0%), sikap keluarga berada pada kategori cukup (55%) dan sebagian besar keterampilan keluarga berada pada kategori cukup (62.5%). Kesimpulan diketahui karakteristik dan Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita Tuberculosis (TBC) di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Saran Pentingnya dukungan dan dorongan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam hal mengingatkan kepada keluarga untuk minum obat, mengingatkna selalu pakai masker, menyiapkan kebutuhan penderita dan bahkan lebih aktif untuk mengantar pasien untuk kontrol ke pelayanan kesehatan secara teratur
Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Mulidan Mulidan; Anggi Hanafiah Syanif; Dedi Syaiful; Muflih Muflih
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6843

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung kongestif (congestif  heart  failure) merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan ketidak mampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi pada jaringan tubuh. Gagal jantung dapat ditandai dengan adanya kelebihan (overload) volume darah, perfusi jaringan yang tidak adekuat dan toleransi aktivitas yang buruk. Gagal jantung  kongestif  terjadi  karena  gangguan  kontraktilitas  jantung (disfungsi sistolik)  atau  pengisian  jantung  (diastole)  sehingga curah jantung lebih rendah dari normal. Tujuan: mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis penelitian analisis deskriptif metode survei analitik dengan pendekatan cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dalam penelitian tentang hubungan karakteristik (independent) dan tingkat nyeri (independent) pada pasien gagal jantung kongestif (dependent). Analisa data yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji chi-square  dengan nilai p-value0,05.Berdasarkan dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dari setiap karakteristik terdapat 1 karakteristik yang saling berhubungan yaitu jenis kelamin mayoritas pengelaman nyeri sedang 36 orang (40,9%), nyeri berat 9 orang (10,2%) dan berat sekali 11 orang (12,5%), sedangkan laki-laki pengalaman nyeri berat 9 orang (10.2%) dan berat sekali 12 orang (13,6%), dengan hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik usia dan jelnias kelamin dnegan pengalaman/tingkat nyeri yang di rasikan oleh pasien dengan gagal jantung kongestif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien memiliki dampak atau hubungan yang signifikan dari karekteristik usia dan jenis kelamin dalam mengahadapi nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Implikasi Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen nyeri bagi pasien dan keluarga yang mengalami gagal jantung kongestif. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi yang meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen nyeri untuk meminimalkan nyeri tersebut.

Page 12 of 13 | Total Record : 126