cover
Contact Name
Anggi Hanafiah Syanif
Contact Email
anggihanafiah@helvetia.ac.id
Phone
anggihanafiah@helvetia.ac
Journal Mail Official
nursingupdate@helvetia.ac.id
Editorial Address
Jl. Kapten Sumarsono, No.107 Helvetia Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Nursing Update
ISSN : 27156192     EISSN : -     DOI : 10.33085
Core Subject : Health,
Jurnal Nursing Update adalah media penyebaran informasi terkait penelitian kematian dan studi berdasarkan bukti tentang masalah kematian. Ini mencakup isu-isu khusus tentang pendidikan, praktik, dan penelitian. Jurnal ini juga mempertimbangkan presentasi pengetahuan yang baik terkait dengan memperkuat sistem perawatan kesehatan yang mencakup tenaga kesehatan, dan kebijakan kesehatan. Kami menerima artikel yang belum diterbitkan. Semua kontribusi yang disampaikan akan menjalani proses peer-review double blind sesuai dengan standar kriteria. Jurnal Nursing Update diterbitkan secara online secara berkala 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Artikel yang diserahkan ke jurnal ini akan ditinjau oleh editor dan reviewer. Naskah artikel ilmiah yang dimuat dalam Jurnal Nursing Update dengan media online dan akses terbuka, sehingga penulis dan peneliti dapat lebih mudah mengakses hasil penelitian yang telah dipublikasikan di JPP. Oleh karena itu, JNP juga terus mengundang penulis untuk menyumbangkan artikel, terutama yang merupakan hasil penelitian kontemporer.
Articles 110 Documents
Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Perawat Terhadap Pelaksanaan Keselamatan Pasien (Patient Safety) Di Instalasi Rawat Inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Winarno, Erik; Sulisna, Aida; fitria, Dilla; Marenteen, Elsa Santa; Maqruf, Riadi
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6718

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien (patient safety) adalah suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman, mencegah terjadinya cidera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil. Berdasarkan Permenkes No. 11 Tahun 2017 pasal 5 tentang keselamatan pasien menyatakan bahwa setiap fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan Keselamatan Pasien, Sasaran Keselamatan Pasien, dan Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien. Tujuan: Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di instalasi rawat inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif berbentuk survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada peneltian ini yaitu seluruh perawat rawat inap sebanyak 57 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu seluruh populasi perawat rawat inap. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) dengan p-value 0,001 a 0,05. Dan ada pengaruh sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) dengan  p-value 0,000 a 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini adalah terdapat pengaruh pengetahuan dan sikap perawat terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety) di instalasi rawat inap RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Saran dari peneliti diharapkan kepada pihak manajemen rumah sakit agar dapat memberikan materi mengenai sasaran keselamatan pasien untuk meningkatan pengetahuan dan sikap perawat melalui sosialisasi/pelatihan terhadap pelaksanaan keselamatan pasien (patient safety).
Peran Caregiver Dalam Mencegah Risiko Jatuh Pada Lansia Di Panti Werdha : Literature Review Siregar, Yaumil Hafsani; Syanif, Anggi Hanafiah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6549

Abstract

Caregiver adalah seseorang yang melakukan pendampingan pada individu maupun kelompok yang tidak mampu merawat dirinya sendiri, baik sebagian atau seluruhnya, karena mengalami berbagai keterbatasan salah satunya kejadian jatuh. Kejadian ini mengidikasikan bahwa kejadian jatuh memerlukan kesadaran dan strategi untuk mengurangi kejadian jatuh pada lansia. Sehingga untuk mencegah risiko jatuh pada lansia membutuhkan pendampingan dapat dilakukan oleh anggota keluarga, maupun caregiver. Tinjauan literature review ini bertujuan mengidentifikasi tentang peran caregiver dalam mencegah risiko jatuh dan memaksimalkan pemantauan terhadap lansia di panti werdha. Pencarian artikel menggunakan elektronik meliputi Pubmed dan Google Scholar. Artikel dipublikasikan full text, dalam rentang tahun 2018-2023. Artikel yang dipilih memiliki DOI, penelitian kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan keenam artikel bahwa caregiver memberikan peranan penting untuk meningkatkan dan mempertahankan derajat kesehatan terutama pada kelompok rentan yaitu pada lansia di panti werdha
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stres Dengan Nyeri Dada Pada Pasien Jantung Koroner Di Rumah Sakit Islam Aminah Blitar 2025 Romadhon, S.Kep.,Ns.,M.Kep, Wimar Anugrah; Widoyanti, Virki
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6722

Abstract

Pendahuluan: Penyakit jantung koroner adalah penyakit yang muncul ketika dinding arteri koronaria menyempit oleh pembentukan material lemak secara gradual dan tidak memiliki gejala pada awal pembentukannya serta merupakan gangguan kronis yang berkembang diam-diam disepanjang hidup. Faktor resiko yang muncul mencetus timbulnya tanda gejala berupa nyeri dada karena adanya penyempitan pada arteri menyebabkan suplai oksigen ke otot jantung berkurang. Faktor risiko yang dapat diubah adalah merokok, obesitas, kurang aktivitas fisik dan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri dada pada pasien jantung koroner di Rumah Islam aminah blitar Tahun 2025. Metode: Penelitian bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSU. Islam aminah blitar dari bulan Januari s/d April Tahun 2025. Populasi penelitian adalah seluruh pasien jantung koroner yang berobat di Poli Jantung sebanyak 4.676 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 98 responden. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan uji chi square menunjukkan hubungan aktivitas fisik dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,004 0,05 dan hubungan stres dengan nyeri jantung koroner dengan nilai p-value = 0,036 0,05 pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025. Kesimpulan: Ada hubungan aktivitas fisik dan stres dengan nyeri jantung koroner pada pasien jantung koroner di Poli Jantung Rumah Sakit Umum Islam aminah blitar Tahun 2025.
Hubungan Respon Time Perawat Pelaksana Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di Igd Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Tahun 2025 rofiqi, erfan; Winata, Septian Galuh
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i1.6721

Abstract

Respon time merupakan waktu tanggap yang dilakukan perawat saat pasien tiba sampai mendapat tanggapan atau respon dari petugas instalasi gawat darurat dengan waktu pelayanan. Respon time merupakan salah satu indikator dari mutu pelayanan yang mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Respon Time Perawat Pelaksana Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di IGD Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Tahun 2025. Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Survei Analitik dengan pendekatan crossectional, menggunakan uji chi-square. Populasi penelitian sebanyak 2.007 responden, Sampel penelitian sebanyak 74 responden. Pengambilan sampel Purposive Sampling. Dengan rumus slovin. Berdasarkan hasil analisa dengan menggunakan uji chi-square memperlihatkan bahwa nilai signifikan hubungan respon  time dengan tingkat kepuasan pasien adalah p-value = 0,00 lebih kecil ( ) α = 0,05, hal ini membuktikan bahwa ada Hubungan yang signifikan antara Respon Time Perawat Pelaksana Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di IGD Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Tahun 2025.  Kesimpulan Bahwa ada Hubungan Respon Time Perawat Pelaksana Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Di IGD Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang Tahun 2025.
Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Keluarga Tentang Perawatan Penderita Tuberculosis Paru Hafsani, Yaumil; Siregar, Maya Ardilla; Syanif, Anggi Hanafiah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6842

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya pengetahuan, sikap dan keterampilan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam mendukung proses pengobatan secara rutin agar pengobatan bisa berhasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita TB Paru di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif/survei, sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang diperoleh melalui random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan keluarga berada pada kategori cukup (50.0%), sikap keluarga berada pada kategori cukup (55%) dan sebagian besar keterampilan keluarga berada pada kategori cukup (62.5%). Kesimpulan diketahui karakteristik dan Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita Tuberculosis (TBC) di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Saran Pentingnya dukungan dan dorongan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam hal mengingatkan kepada keluarga untuk minum obat, mengingatkna selalu pakai masker, menyiapkan kebutuhan penderita dan bahkan lebih aktif untuk mengantar pasien untuk kontrol ke pelayanan kesehatan secara teratur
Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif Di Rumah Sakit Umum Mitra Medika Medan Mulidan, Mulidan; Syanif, Anggi Hanafiah; Syaiful, Dedi; Muflih, Muflih
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6843

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung kongestif (congestif  heart  failure) merupakan sindrom klinis yang ditandai dengan ketidak mampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi pada jaringan tubuh. Gagal jantung dapat ditandai dengan adanya kelebihan (overload) volume darah, perfusi jaringan yang tidak adekuat dan toleransi aktivitas yang buruk. Gagal jantung  kongestif  terjadi  karena  gangguan  kontraktilitas  jantung (disfungsi sistolik)  atau  pengisian  jantung  (diastole)  sehingga curah jantung lebih rendah dari normal. Tujuan: mengetahui hubungan karakteristik pasien dengan tingkat nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, jenis penelitian analisis deskriptif metode survei analitik dengan pendekatan cros-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang berjumlah 88 responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive sampling dalam penelitian tentang hubungan karakteristik (independent) dan tingkat nyeri (independent) pada pasien gagal jantung kongestif (dependent). Analisa data yang digunakan adalah uji statistik dengan menggunakan uji chi-square  dengan nilai p-value0,05.Berdasarkan dari hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi-square dari setiap karakteristik terdapat 1 karakteristik yang saling berhubungan yaitu jenis kelamin mayoritas pengelaman nyeri sedang 36 orang (40,9%), nyeri berat 9 orang (10,2%) dan berat sekali 11 orang (12,5%), sedangkan laki-laki pengalaman nyeri berat 9 orang (10.2%) dan berat sekali 12 orang (13,6%), dengan hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p-value0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik usia dan jelnias kelamin dnegan pengalaman/tingkat nyeri yang di rasikan oleh pasien dengan gagal jantung kongestif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien memiliki dampak atau hubungan yang signifikan dari karekteristik usia dan jenis kelamin dalam mengahadapi nyeri pada pasien gagal jantung kongestif. Implikasi Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen nyeri bagi pasien dan keluarga yang mengalami gagal jantung kongestif. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi yang meningkatkan pengetahuan pasien tentang manajemen nyeri untuk meminimalkan nyeri tersebut.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang Taufik, Rizki; Saputra, Heri; Siregar, Mahmud Ar Rasyid Ridho; Ridwan, Mohammad; Chrisia, Rahel
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6845

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang. Metode : penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional, sampel pada penelitian ini berjumlah 43 responden dan diperoleh 20 responden yang memiliki kriteria inklusi. Hasil : Responden berdasarkan tingkat stres menunjukan bahwa terdapat 6 orang (30,0%) responden dengan tingkat stes normal, 6 orang (30,0%) dengan tingkat stres ringan, 8 orang (40,0%) dengan tingkat stres berat. Presentase tertinggi yaitu stres tingkat berat dengan preentase 40,0%. Responden berdasarkan Tekanan darah menunjuka bahwa dari 50 responden yang menjadi subjek pada penelitian ini diketahui rata-rata presistole 138 dan prediastole 83. Kesimpulan Stres merupakan masalah yang memicu terjadinya hipertensi di mana hubungan antara stres dengan hipertensi diduga melalui aktivitas saraf simpatis peningkatan saraf dapat menaikkan tekanan darah secara intermiten. Saran : Penanganan hipertensi tidak hanya sebatas pengobatan farmakologis, tetapi juga mencakup manajemen stres melalui pendekatan psikososial, olahraga ringan, relaksasi otot progresif, dan dukungan sosial
Hubungan Nyeri Punggung Bawah Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Pukesmas Selayang Nasution, Ikhsan; Saputra, Heri; Baiduri, Riani
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6883

Abstract

Latar Belakang : Penuaan menyebabkan perubahan struktural dan fungsional pada sistem muskuloskeletal, termasuk degenerasi diskus intervertebralis dan penurunan kekuatan otot penyangga tulang belakang yang meningkatkan risiko nyeri punggung bawah pada lansia. Tujuan : penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara nyeri punggung bawah dengan kualitas hidup pada lansia, di Posyandu Lansia Puskesmas Selayang. Metode : penelitian kuantitatif dengan desain korelasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional, sampel pada penelitian ini berjumlah 100 responden yang memiliki kriteria inklusi. Hasil : Responden berdasarkan tingkat kualitas hidup good sejumlah 53 orang (53%) dan kualitas hidup less good sejumlah 47 orang (47%). kualitas hidup 0,47 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%) dan rata-rata variabel nyeri punggung bawah 0,13 dengan taraf kepercayaan 95% (CI 95%).  Kesimpulan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara nyeri punggung bawah dengan penurunan kualitas hidup. Saran : Sebaiknya diperlukan metode yang obyektif untuk menentukan persepsiterhadap nyeri dan disabilitas
Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di Rsu Mitra Medika Tanjung Mulia Bakti, Agus Surya; Muflih, Muflih; Rahmadhani, Ani; Siregar, Maya Ardilla
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6884

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik ≥ 90 mmHg, di asia tenggara menempati urutan ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% dari total populasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode :Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study dan uji chi-square. Populasi terdiri dari 401 pasien Hipertensi, dan sampel di bulatkan menjadi 80 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang valid, dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Dari hasil analisa data menggunakan uji statistik chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS di dapat kan dari karakteristik jenis kelaminnilai p-value 0,032, umur nilai p- value 0,972, pendidikan nilai p-value 0,809, pekerjaan nilai p-value 0,214, agama nilai p-value 0,537, suku nilai p-value 0,095 yang berarti p- value 0,05. Kesimpulan : hal ini menunjukan bahwa Ho di tolak Ha di terima sehingga dapat di simpulkan bahwa selain jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025. Saran : Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia
Pengaruh Latihan Aktif (Stretching) Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Lutut Pada Lansia Di Rs Mitra Medika Tanjung Mulia Ridho, Mahmud Ar Rasyid; Saputra, Heri; Ikhsan, Muhammad
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6879

Abstract

Pendahuluan : Peningkatan angka harapan hidup menyebabkan jumlah populasi lansia terus bertambah, baik secara global maupun nasional. Seiring dengan proses penuaan, lansia mengalami berbagai perubahan fisiologis yang memengaruhi sistem muskuloskeletal, salah satunya adalah gangguan pada sendi lutut. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan aktif (stretching) terhadap penurunan nyeri sendi lutut pada lansia dengan membandingkan tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi experiment, yaitu one group pretest–posttest design. Hasil : Hasil penelitian diperoleh bahwa intensitas nyeri pada kelompok kasus dengan intensitas nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%), nyeri sedang sebanyak 2 orang (33,3%) dan nyeri berat sebanyak 3 orang (50%). Sedangkan pada kelompok kontrol, yakni nyeri ringan sebanyak 1 orang (16,7%) dan nyeri sedang sebanyak 5 orang (83,3%). Kesimpulan : Lansia pada kelompok kasus semuanya mengalami penurunan nyeri sendi. Sedangkan intensitas nyeri sendi pada pada kelompok kontrol diperoleh tidak ada perbedaan nilai rata – rata intensitas nyeri sebelum dan sesudah pada kelompok kontrol yang dinyatakan tidak terdapat pengaruh penurunan nyeri sendi lutut yang tidak diberikan latihan pasif (stretching). Saran : Gerakan gerakan latihan pasif (stretching) diharapkan dapat mengembalikan patella pada alur yang tepat serta mengurangi stress mekanis pada ruang sendi patellofemoralis

Page 11 of 11 | Total Record : 110