cover
Contact Name
Alfrida Semuel Ra’bung
Contact Email
alfridarabung@gmail.com
Phone
081342471820
Journal Mail Official
salandohealthjournal.81@gmail.com
Editorial Address
Jl. Vetran 5 Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Salando Health Journal
ISSN : -     EISSN : 30261821     DOI : https://doi.org/10.33860/shj
Core Subject : Health,
Salando Health Journal aims to disseminate research results in the health sector to academics, practitioners, students and individuals who have competence in these fields, including: 1. Nursing 2. Midwifery 3. Environmental Health 4. Nutrition 5. Public Health 6. Reproductive Health 7. Health Education and Promotion.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023)" : 6 Documents clear
Mengungkap Pengetahuan dan Sikap Keluarga Terkait PHBS di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Ikwan, Moh.; Azwar, Azwar; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2501

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)merupakan kunci utama dalam mencegah penularan virus dan kuman. Meskipun demikian, data awal menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di RT 1 RW 4 Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, cenderung kurang memperhatikan kebersihan sekitar, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan dan adanya kebiasaan merokok di dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang pengetahuan dan sikap keluarga terkait PHBS di wilayah tersebut. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengambil sampel sebanyak 32 keluarga melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PHBS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan lebih banyak responden yang berusia antara 36-40 tahun yaitu sebanyak 10 orang (31%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan yaitu 31 orang (97%)dan lebih banyak yang berpendidikan terakhir SMA yaitu sebanyak 15 orang (47%)serta sebagian besar bekerja sebagai IRT yaitu 27 orang (84%)Pengetahuan keluarga tentang PHBS sebagaian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 24 orang (75%)dan sebagian besar keluarga memiliki sikap positif tentang PHBS yaitu sebanyak 22 orang (69%). Pengetahuan keluarga tentnag PHBS sebaguan besar baik dan keluarga memiliki sikap positif terhadap PHBS. Namun, masih terdapat beberapa keluarga yang memiliki pengetahuan cukup dan sikap yang negatif. Sehinga disarankan kepada petugas puskesmas atau perawat keluarga untuk memberikan edukasi tentang PHBS untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi keluarga melului edukasi. Dengan meningkatnya pengetahuan kesadaran dan motivasi keluarga terhadap PHBS akan menciptakan fondasi yang kokoh untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh
Analisis Pengetahuan Pasien tentang Hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang Munirah, Munirah; Ra'bung, Alfrida Semuel; Hasni, Hasni
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2687

Abstract

Dampak dari hipertensi mengakibatkan morbiditas yang memerlukan penanganan serius, dan moralitas yang cukup tinggi. Gejala yang muncul pada penderita yaitu pengelihatan kabur karena kerusakan retina, nyeri pada kepala, mual muntah akibat meningkatnya tekanan intra kranial, edema dependen, adanya pembengkakan akibat adanya peningkatan kapiler. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan pasien tentang penyakit hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan survey, dengan sampel penelitian sebanyak 33 responden yang dijumlah dengan menggunakan rumus slovin. Vairabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan pasien tentang penyakit hipertensi. Data anlisa menggunakan analisa univariat. Penyajian data dalam bentuk table dan narasikan Hasil dari penelitian yaitu sebgian besar responden di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya Wilayah Kerja Puskesmas Galang berpengetahuan cukup tentang penyakit hipertensi dengan jumlah responden sebanyak 17 oang (51,52%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu gambaran pengetahuan pada kliwn tentang penyakit hipertensi hipertensi di Desa Bajugan Dusun Bonto Buaya, Wilayah Kerja Puskesmas Galang, maka dapat ditarik simpulan yaitu sebagian besar responden di Dusun Bonto Buaya memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tentang penyakit hipertensi. Diharapkan dalam penelitian ini pasien yang menderita penyakithipertensi diharapkan agar lebih memperluas informasi tentang hal-hal yang berhubungan dengan penyakit hipertensi.
Evaluasi Tekanan Darah dan Daya Ingat di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Sahrul; Saman, Saman; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2827

Abstract

Daya tahan fisik lansia akan mengalami kemunduran fungsi sehingga mudah terserang beragam jenis penyakit. Selain penyakit-penyakit degeneratif, masa lansia sering juga dimaknai sebagai masa kemunduran yang berupa fungsi fisik, psiko, kognitif, intelektual, dan memori. Kemunduran kognitif berupa berkurangnya daya fikir atau daya ingat pada lansia. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya gambaran tekanan darah dan daya ingat pada Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang berkunjung ke Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli sebanyak 36 lansia. Variabel penelitian ini yaitu tekanan darah dan daya ingat. Alat yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer dan Instrumen SPMSQ. Data dianalisis menggunakan analisis univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang berada di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli mengalami hipertensi sebanyak 80,6%, dan data daya ingat lansia intelektual utuh sebanyak 75,0%. Kesimpulan sebagian besar lansia mengalami hipertensi dan tingkat intelektual utuh. Disarankan pada lansia agar rajin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan daya ingat di fasilitas kesehatan, melaksanakan diet sehat seperti rendah garam dan mengurangi makanan yang dapat menyebabakan timbulnya penyakit hipertensi untuk mengontrol dan mencegah dampak dari hipertensi dan kerusakan intelektual lansia.
Analisis Tekanan Darah, Kemandirian, dan Status Kesehatan Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Madani, Al Audi; Evie, Sova; Saman, Saman
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2829

Abstract

Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi dan struktur jaringan organ tubuh. Akibat dari penurunan fungsi tersebut akan menyebabkan masalah pada tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol serta tingkat kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan pada lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang datang memeriksakan kesehatannya di Posbindu, sebanyak 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer, easy touch GCU, dan kuesioner Indeks Katz. Pengolahan data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan tekanan darah tinggi (63,9%), tekanan darah normal (36,1%), dan responden dengan gula darah normal (69,4%), gula darah tinggi (25,0%), gula darah rendah (5,6%), responden dengan asam urat normal (61,1%), asam urat tinggi (36,1%), asam urat rendah (2,8%), terdapat responden dengan kolesterol normal (72,2%) dan responden dengan kolesterol tinggi (27,8%), responden dengan tingkat kemandirian mandiri (86,1%) dan responden dengan tingkat kemandirian tergantung (13,9%), responden dengan status kesehatan tidak sehat (88,9%) dan responden dengan status kesehatan sehat (11,1%). Kesimpulan sebagian besar lansia memiliki tekanan darah tinggi, dan tingkat kemandirian mandiri, dan sebagian besar lansia memiliki status kesehatan tidak sehat. Saran diharapkan pada lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan/posbindu untuk mengontrol dan mencegah dampak dari peningkatan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol serta resiko penurunan tingkat kemandirian.
Studi Deskriptif tentang Tingkat Pengetahuan Hipertensi di Dusun Kinapasan, Wilayah Kerja Puskesmas Galang, Kabupaten Tolitoli Zainuddin, Musdalifah; Suswinarto, Dwi Yogyo; Azwar, Azwar
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2874

Abstract

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah dengan tekanan sistoliknya 140 ≥ mmHg dan tekanan diastoliknya ≥ 90 mmHg. Kompikasi yang bisa terjadi apabila tekanan darah tidak segera diobati mengakibatkan gagal gijal, stroke, kebutaan dan sampai kematian, untuk mencegah terjadinya kompikasi – koplikasi tersebut maka pengetahuan keluarga tentang penyakit hipertensi sangatlah perlu. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya gambaran pengetahuan keluarga tentang hipertensi di Dusun kinapasan di Wilayah Kerja Puskesmas Galang Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.variabel dalam penelitian yaitu pengetahuan keluarga tentang hipertensi dan sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan pendekatan total sampling. Data dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil dari penelitian ini yaitu sebagian responden di dusun kinapasan wilayah kerja puskesmas galang kabupaten tolitoli memiliki pengetahuan baik (53%), pengetahuan cukup (40%), pengetahuan kurang (7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah lebih banyak responden yang memiliki pengetahuan baik tetang penyakit hipertensi. Saran bagi keluarga diharapakan lebih memperluas informasi tentang hal – hal yang berhubungan dengan penyakit hipertensi.
Analisis Status Gizi di TK Tunas Harapan, Desa Lalos, Kabupaten Tolitoli Hasni, Hasni; Evie, Sova; Ra'bung, Alfrida Semuel; Safitri, Zahra
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.3378

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang saat ini terjadi dinegera maju maupun berkembang, Angka gizi buruk sampai saat ini masih tinggi dan menjadi fokus perhatian dunia. Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization sekitar 870 juta orang dari 1,7 miliar penduduk dunia atau satu dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk. Sebagian besar (sebanyak 852 juta) diantaranya tinggal di negara berkembang dimana masalah kelebihan dan kekurangan gizi merupakan masalah yang sangat penting di Indonesia khususnya pada usia 4-6 tahun (usia emas) yang dapat menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan otak anak dimasa yang akan datang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan IMT/U pada anak pra sekolah di Tk Tunas Harapan Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey, jumlah sampel sebanyak 39, teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara dan mengukur berat dan tinggi badan. Penelitian ini dilakukan di Tk Tunas Harapan Desa Lalos selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan status gizi berdasarkan BB/U kategori normal 88% dan resiko berat badan lebih 11,1%. Berdasarkan TB/U kategori normal 88,9% dan pendek 11,1%. Kategori berdasarkan IMT/U status gizi baik 92,3%, kategori gizi kurang 2,6%, dan kategori gizi lebih 5,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar status gizi adalah normal. Diharapkan bagi puskesmas galang dapat melakukan tindak lanjut untuk beberapa anak yang masuk dalam kategori status gizi kurang baik

Page 1 of 1 | Total Record : 6