cover
Contact Name
Lalu Yayan Ardiansyah
Contact Email
yayan@universitasbumigora.ac.id
Phone
081775114835
Journal Mail Official
income@universitasbumigora.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Bumigora, Jl. Ismail Marzuki, Cilinaya, Cakranegara,Mataram, Nusa Tenggara Barat, 83127
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Income : Digital Business Journal
Published by Universitas Bumigora
ISSN : 29858348     EISSN : 29858348     DOI : https://doi.org/10.30812/income.v3i1
Core Subject : Economy,
INCOME merupakan jurnal milik Universitas Bumigora dari prodi Bisnis Digital (e-ISSN: 2985-8348). Jurnal Income merupakan wadah bagi para peneliti untuk publikasi karya ilmiah mengenai Manajemen Bisnis, Literasi Keuangan Digital, Sistem Informasi, Pemasaran dan Pemograman. Income sebagai wadah informasi dan referensi dalam menyebarluaskan perkembangan ilmu pengetahuan serta digitalisasi dalam dunia akademik dan praktik. Jurnal Income memiliki jadwal publikasi pada bulan Januari dan Juli setiap tahunnya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi via email ke Income@universitasbumigora.ac.id atau via WA ke 081775114835.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025)" : 5 Documents clear
HR Development Model for MSMEs in the Digital Era 5.0: Case Study in NTB: Model Pengembangan SDM UMKM di Era Digital 5.0: Studi Kasus di NTB Hayati, Ridha Nurul; Mulawarman, Logi
Income : Digital Business Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/income.v3i2.5265

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional di Provinsi Nusa Tenggara Barat, namun mereka menghadapi tantangan besar dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) secara strategis dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pengembangan manajemen sumber daya manusia (SDM) berbasis strategi, teknologi, dan tingkat kematangan organisasi di dalam UMKM. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan wawancara mendalam dengan para pelaku UMKM di NTB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik SDM masih konvensional, kurang memiliki sistem perencanaan tenaga kerja, pelatihan kontekstual, dan kinerja manajemen yang terdokumentasi. Sebagian besar UMKM berada pada tingkat kematangan awal berdasarkan Model Kematangan Kemampuan SDM (PCMM). Penelitian ini menyiratkan perlunya mendesak untuk mengintegrasikan model pengembangan SDM yang menggabungkan perencanaan tenaga kerja strategis, pelatihan berbasis digital, kinerja manajemen, dan evaluasi kompetensi yang disesuaikan dengan konteks UMKM lokal. Model ini diharapkan dapat memberikan konteks dan praktis untuk meningkatkan daya saing dan keinginan di tingkat daerah.
Analisis Penerapan Activity Based Costing Dalam Penentuan Harga Pokok Produk Pada UMKM Ramadhani, Nisfi; Animah; Astuti, Widia
Income : Digital Business Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/income.v3i2.5280

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah memegang peranan yang krusial dalam perekonomian Indonesia, dalam hal ini penerapan metode Activity Based Costing pada UMKM khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Activity Based Costing (ABC) dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) pada UMKM Tenun Dina yang berlokasi di Kelurahan Ntobo Kota Bima. UMKM Tenun Dina masih menggunakan metode traditional costing yang membagi total biaya secara merata, tanpa mempertimbangkan aktivitas riil dalam proses produksi. Pendekatan ini seringkali menghasilkan angka yang kurang akurat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan dan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian ini menemukan bahwa metode ABC memberikan hasil yang lebih akurat dan mencerminkan biaya produksi secara lebih tepat yaitu sebesar Rp345.300 per unit. Sementara itu, metode tradisional hanya menghasilkan HPP sebesar Rp292.000 per unit karena tidak mencakup seluruh komponen biaya. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pendekatan ABC lebih efektif dalam menggambarkan kondisi biaya sebenarnya.
Determinan Kualitas Pelaporan Keuangan UMKM Anggriani, Reni; Biana Adha Inapty
Income : Digital Business Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/income.v3i2.5291

Abstract

Kurangnya kesadaran akan pentingnya laporan keuangan di kalangan pelaku UMKM di Kota Mataram menjadi isu utama dalam upaya peningkatan kualitas pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman kerja, pengendalian internal, pemahaman tentang SAK EMKM, dan sistem informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh dari pelaku UMKM di Kota Mataram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja, pemahaman SAK EMKM, dan sistem informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, sedangkan pengendalian internal tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan mengindikasikan bahwa pengendalian internal, khususnya pengalaman kerja, pemahaman SAK EMKM dan system informasi memainkan peran penting dalam membentuk praktik pelaporan yang baik. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi instansi pembina UMKM untuk merancang program pelatihan yang lebih terarah guna meningkatkan kualitas pelaporan keuangan berdasarkan standar SAK EMKM.
Perpajakan Dalam Ekonomi Digital: Studi Eksploratif Terhadap Kepatuhan Pelaku Umkm Berbasis Platform Di Jawa Tengah Pasca PMK No. 60/PMK.03/2022 Mufidah, Imtiyaz Farras; Farras Mufida, Imtiyaz; Yuliawati, Refiana; Ardiansyah, Lalu Yayan
Income : Digital Business Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/income.v3i2.5322

Abstract

Pertumbuhan bisnis digital yang signifikan di Indonesia telah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan platform seperti Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop dalam memasarkan produk mereka. Namun, penayangan transaksi digital tersebut tidak diikuti dengan peningkatan kepatuhan pajak yang proporsional, khususnya di Jawa Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan UMKM nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana pelaku UMKM digital memahami dan menanggapi kebijakan perpajakan yang tertuang dalam PMK No. 60/PMK.03/2022, terutama terkait pemungutan dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas pemanfaatan produk digital luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang mencakup observasi komunitas digital, wawancara mendalam, dan analisis menggunakan perangkat lunak NVivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagianbesar pelaku UMKM digital memiliki pemahaman terbatas terhadap isi regulasi, dan keberadaan mereka sangat dipengaruhi oleh fitur sistem platform serta literasi komunitas. Triangulasi data mengkonfirmasi bahwa faktor sosial digital lebih dominan mempengaruhi kepatuhan dibandingkan faktor struktural formal. Temuan ini memperkuat pandangan bahwa strategi edukasi pajak harus adaptif terhadap karakter komunitas digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap model pengembangan yang mencakup pajak berbasis perilaku masyarakat berani, serta mendorong platform integrasi digital sebagai mitra aktif dalam sosialisasi perpajakan di era ekonomi digital.
Strategi Promosi Melalui Tiktok, Facebook, Dan Instagram Dalam Membentuk Identitas Brand: Studi Kasus Bhumi Resto Sidik, Muhamad Alfian; Pratama, Arya Hidayat; Nurhaliza, Nirma
Income : Digital Business Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/income.v3i2.5400

Abstract

Permasalahan yang dihadapi Bhumi Resto adalah tingginya persaingan di industri kuliner yang menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi promosi kreatif agar dapat menarik perhatian konsumen sekaligus membedakan diri dari kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi promosi Bhumi Resto melalui media sosial TikTok, Facebook, dan Instagram dalam membentuk identitas brand. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pengelola, observasi konten media sosial, dan dokumentasi visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bhumi Resto menggunakan strategi konten visual yang konsisten dengan tone warna alami (hijau, krem, cokelat) untuk menggambarkan suasana restoran yang menyatu dengan alam. Caption bersifat naratif dan emosional digunakan untuk membangun kedekatan dengan audiens. Interaksi dengan pengikut melalui komentar dan balasan turut memperkuat hubungan brand dengan konsumen. Strategi ini menciptakan persepsi Bhumi sebagai brand yang damai, natural, dan ramah lingkungan. Temuan ini memperlihatkan bahwa strategi promosi yang memadukan elemen visual dan storytelling dapat menjadi kunci keberhasilan branding UMKM melalui media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian komunikasi pemasaran digital, khususnya pada praktik promosi berbasis pengalaman dan nilai emosional. Penelitian ini juga relevan bagi pelaku UMKM yang ingin membangun identitas brand yang kuat dan autentik di ranah digital.

Page 1 of 1 | Total Record : 5