cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
IMPLEMENTASI JADWAL INDUK PRODUKSI PADA PEMBUATAN PRODUK KAOS DI CV. SUCCES MAKMUR COMODITI LAWANG – MALANG Sucipto Abbas
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.89

Abstract

Succes Makmur Comoditi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil atau garmen yang berlokasi di Lawang – Malang. Perusahaan selalu mengalami kelebihan produksi yang cukup besar mulai dari Desember 2016 sampai dengan September 2017. Penjualan sold out hanya pada bulan april tahun 2017. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya perencanaan produksi yang terintegrasi dengan mempertimbangkan kapasitas produksi. Dengan adanya jadwal induk produksi yang berfungsi sebagai landasan untuk perencanaan kebutuhan sumber daya dan kapasitas dalam kegiatan produksi. Metode yang digunakan dalam menyelesaiakan masalah adalah master production schedule (MPS) dalam upaya mengurangi kelebihan produksi. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan survey pada perusahaan berupa wawancara dan observasi. pertama dilakukan peramalan untuk periode selanjutnya menggunaakan metode regression linear. Kemudian menghitung sistem inventori dengan metode economic order quantity (EOQ). Selanjutnya merencanakan MPS yang mempertimbangkan kapasitas produksi dengan metode rough cut capacity planning (RCCP).Hasil peramalan menggunakan aplikasi POM untuk bulan Oktober 2018 sebesar 548 kaos. Sementara EOQ sebesar 67 kaos. Sedangkan untuk penyusunan MPS menunjukkan semua produk dapat diselesaikan tepat waktu dengan kapasitas produksi yang dapat memnuhi jumlah produksi yang sudah diramalkan untuk peride November 2017 – April 2018.
MERANCANG TATA LETAK FASILITAS PABRIK DENGAN METODE ALGORITMA CORELAP DI CV. ROBBANI SINGOSARI Yan Permana Putra
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.92

Abstract

Tata letak fasilitas pabrik merupakan suatu upaya dalam peningkatan produktifitas pabrik dengan mengatur penempatan mesin maupun departemen yang ada pada lantai produksi sehingga didapatkan penurunan biaya material handling. CV. Robbani merupakan perusahaan yang mengolah sampah botol plastik menjadi biji plastik. Pada jalur produksinya terdapat jarak material handling yang terlalu besar sehingga proses produksi terhambat dengan melihat kondisi perpindahan barang yang melewati jalur pejalan kaki dan bagian atas karyawan. Untuk itu perlu adanya perubahan tata letak fasilitas pabrik yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang tata letak fasilitas pabrik yang baru sehingga dapat mengurangi jarak material handling jika di uji menggunakan metode Algoritma Corelap. Dalam hal ini perlu adanya data kebutuhan luas area departemen, ARC (Activity Relationship Chart) dan TCR (Total Closseness Rating) sebagai acuan analisa perbandingan layout awal dan usulan. Berdasarkan metode Algoritma Corelap didapatkan layout Usulan dengan jarak perpindahan material sejauh 30,27 meter dari layout Awal dengan jarak perpindahan material sejauh 59,36 meter, selisih tersebut menghemat jarak material handling sebesar 49%.
ANALISA KELAYAKAN UNTUK PENGGANTIAN PALLET KAYU KE PALLET PLASTIK STUDI KASUS DI PT. BHANDA GHARA REKSA (PERSERO) MALANG Deri Agus Setiawan
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.94

Abstract

Di dunia industri pergudangan (warehousing) salah satu equipment yang sangat penting adalah Pallet. Pallet merupakan fasilitas angkut berbentuk kotak datar untuk alas sebuah barang atau tatakan yang sering digunakan untuk menyimpan dan mengangkut barang. Permintaan akan kebutuhan pallet kayu semakin meningkat. Hal inilah yang tentu saja meningkatkan pula permintaan akan bahan dasar pembuat pallet, yaitu kayu. Pallet kayu mudah rusak karena rayap, ataupun rapuh karena air dan cuaca akhirnya setiap kali pallet rusak, diganti baru. Beribu-ribu batang pohon di tebang untuk membuat pallet, karena siklus hidup pallet yang pendek dan berakhir (End of Life) di tempat pembuangan akhir dibandingkan dengan emisi karbondioksida yang dihasilkan melalui penebangan pohon, heat treatment, fumigasi membawa dampak pada lingkungan yang serius. Permasalahan tersebut dapat diperoleh alternatif pengembangan usaha yaitu menggunakan alternatif pallet plastik dari bahan baku daur ulang plastik, dengan metode analisa kelayakan yang terdiri dari 3 aspek, yaitu aspek teknis, aspek lingkungan, dan aspek finansial.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa analisa atau penelitian terhadap ketiga aspek studi kelayakan, antara lain : aspek lingkungan, aspek teknis, dan aspek finansial, menyatakan bahwa rencana penggantian pallet dari bahan baku kayu menjadi plastik daur ulang di PT. Bhanda Ghara Reksa layak (feasible) untuk direalisasikan dengan diketahui nilai Internal of Return (IRR) adalah sebesar 4,73% , Net Present Value (NPV) untuk pallet plastik sebesar Rp.44.362.728.000 atau NPV>0, dan nilai Break Even Point (BEP) yang harus ditampung pallet plastik sebanyak 3.620 Kg.
UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS PADA HOME INDUSTRY MAKRONI MAKARENA DI KOTA MALANG Febri Rofebi
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.95

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada home industry Makaroni makarena yang bergerak di bidang industry makanan ringan yang berlokasi Kota Malang. Dalam penelitian ini permasalahan banyaknya tingkat cacat yang di alami oleh pihak perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan tidak dapat memberikan mutu yang baik pada konsumennya. yang di lihat dari permasalahan tersebut diperlukan tindakan untuk mengurangi tingkat cacat dan juga mengetahui apa penyebab yang berpengaruh pada sistem produksi. Dan dari hasil analisis yang di dapat bahwa cacat yang di dapat adalah gosong dan pecah dari pengolahan data dengan control chart di ketahui bahwa proporsi cacat pada home industry ini di luar batas kendali sehingga perlunya perbaikan. Di luar batas kendalinya tersebut terjadi karena kurangnya perhatian daripada pihak perusahaan dan dipengarui dari beberapa faktor yaitu manusianya dan metode yang digunakan. Penemuan masalah ini berdasarkan hasil penelitian di lokasi dan di buatnya diagram fishbone. Setelah di dapat faktor penyebab yang utama maka dapat di beri usulan perbaikan untuk mengurangi tingkat cacat. setelah usulan dapat di terapkan maka tingkat cacat pada hal ini dapat berkurang dari Gosong sebelum perbaikan adalah 26,896 kg (13,2 %) sedangkan sesudah perbaikan adalah 20,5 kg (11%). Untuk data hancur sebelum perbaikan adalah 9,804 kg (0,5%) sedagkan sesudah perbaikan adalah 8,1 kg (0,4%). Sehingga didapatkan jumlah Defect gosong menurun 2,2 % sedangkan hancur menurun 0,1%.
PENERAPAN PETA KONTROL UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PADA PROSES PROSUKSI TUSUK SATE (STUDI KASUS : HOME INDUSTRY MASKUN WAJAK MALANG) Fendra Wahyu Prasetiono
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.96

Abstract

Setiap bidang usaha selalu memerlukan pengendalian mutu atau kualitas. Dalam hal ini dimaksudkan agar produk yang dibuat dapat memenuhi keinginan konsumen yang mengharapkan produk sempurna tanpa cacat. Home Industry Maskun Wajak Malang yang bergerak di bidang produksi tusuk sate dalam produksinya mengalami kendala yaitu banyaknya produk yang terbuang karena cacat. Adanya kendala tersebut dapat mengakibatkan menurunnya tingkat keuntungan yang diterima oleh pemilik usaha. Teori pendukung yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitas, pengendalian kualitas, Peta Kontrol, Pareto, Fishbone. Hasil penelitian ini didapatkan data panjang tusuk sate sebagai data variabel masih belum terkendali secara statistikal, sehingga proses produksinya dapat dikatakan belum terkendali karena disebabkan oleh kinerja karyawan yang belum maksimal, sedangkan untuk kecacatan produk sebagai data atribut ada tiga karakteristik yaitu cacat terbelah, patah, tipis. Dari tiga karakteristik tersebut cacat tipis yang paling mendominasi daripada kecacatan yang lainnya, tetapi kecacatan tersebut belum terlalu berpengaruh terhadap jalannya proses produksi. Selanjutnya dapat disimpulkan, untuk mengurangi kendala proses produksi yang masih belum normal dan untuk mengurangi angka kecacatan produksi maka pemilik usaha harus melakukan pengendalian terhadap semua hal yang berkaitan dengan proses produksi, mulai dari perhatian terhadap kondisi fisik karyawan serta metode yang tepat untuk melakukan proses produksi.
PENENTUAN OUTPUT STANDART PRODUKSI DAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL UNTUK PRODUK SPRING BAD BIG LAND 180 X 200 DI PT. MALINDO INTITAMA RAYA – LAWANG Revi Vristanti Amrilda
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.98

Abstract

Malindo Intitama Raya adalah perusahaan yang bergerak dibidang furniture. Permasalahan dalam penelitian ini belum menerapkan pengukuran terhadap waktu baku untuk menghitung output standart produksi dan jumlah tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan mengukur waktu baku untuk menghitung output standart produksi dan jumlah tenaga kerja yang optimal. Metode yang digunakan yaitu Stop Watch Time Study. Hasil penelitian diperoleh bahwa waktu baku proses pembuatan produk Spring Bed Bigland 180 x 200 dari awal sampai akhir sebesar 4577.9 detik/unit dengan output standar produksi sebesar 5 Spring Bed/hari dan jumlah tenaga kerja dari masing-masing bagian berjumlah 6 pekerja. Dari perhitungan tersebut dapat diketahui waktu baku, output standart serta jumlah tenaga kerja yang optimal.
OPTIMASI JALUR DISTRIBUSI PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX UNTUK PENGHEMATAN BIAYA OPERASIONAL Sri Rahayu Fitri Fitri
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.99

Abstract

Cap mawar merupakan usaha dibidang makanan yaitu kue pastel yang pendistribuisannya kebeberapa daerah di Bali. Jalur distribusi sangat mempengaruhi biaya operasional perusahaan, dari itu perusahaan harus memperhatikan jalur pendistribusian kue pastel guna menghematan biaya operasinoal. Di CV. Cap Mawar terdapat hambatan dalam pendistribusian produk. Dari permasalahan yang ada peneliti bertujuan agar memperoleh penghematan biaya operasional. Penelitian ini dibuat untuk merancang rute distribusi yang optimal sehingga ada penghematan baiaya dari segi distribusi. Dalam penelitian ini, pengoptimalan rute dilakukan dengan metode Saving Matrix. Langkah awal Saving Matrix yaitu menentukan matrik jarak, menentukan matrik penghematan, menetapkan pelanggan ke kendaraan atau rute, kemudian yang terakhir penentuan rute pengiriman. Berdasarkan dari hasil penelitian, diperoleh penghematan jarak distribusi 2.249,98 Km – 1.733,98 Km = 516 Km/Minggu dan penghematan biaya distribusi Rp. 8.800.000 – Rp. 5.800.000 = Rp. 3.000.000/Minggu. Dari penghematan biaya distribusi didapatkan nilai efisiensi sebesar 34,1%.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK CACAHAN PLASTIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SQC (Statistical Quality Control) Syam Harits Bachrul Ulum
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.100

Abstract

Produktivitas CV. Robbani adalah perusahaan yang memproduksi cacahan plastik yang terbuat dari plastik bekas. Namun layaknya produksi pada setiap proses produksi, selalu terdapat produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi produk yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor yang ada pada proses produksi maupun manajerial. Nilai cacat produksi harus di turunkan demi peningkatan hasil produksi. Penurunan faktor cacat produk di CV. Robbani, digunakan metode pengendalian kualitas. Metode yang digunakan ialah dengan menganalisa faktor – faktor penyebab kecacatan dan melakukan usulan terhadap perusahaan atas faktor tersebut. Alat yang digunakan dalam meninjau faktor – faktor tersebut ialah Diagram Pareto, Fishbone Diagram, C Chart. Metode ini disebut dengan metode Statistical Quality Control. Berdasarkan penelitian dengan metode Statistical Quality Control. Didapatkan bahwa nilai kecacatan masih terlihat pada bulan Mei dan Juli. Pada dua bulan tersebut terjadi kecacatan yang melewati batas kendali kecacatan. Pada bulan Mei sebesar 170 kg dan bulan Juli sebesar 130 kg. dan hal ini didasari oleh banyak sebab, seperti yang ditemukan pada fishbone diagram dimana ditemukan bahwa penyebabnya ialah pada Man, Method, Machine, Material.
PENERAPAN AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) TERHADAP PEMILIHAN SUPPLIER DI UD. NAGAWANGI ALAM SEJAHTERA MALANG Ahmad Afandi
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.101

Abstract

Nagawangi Alam Sejahtera Malang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi makanan dan minuman. Untuk memberikan makanan dan minuman yang berkualtas dengan harga yang relatif murah diperlukan supplier yang memiliki kualitas dan pelayanan yang baik sehingga tercipta produk yang berkualitas. UD. Nagawangi Alam Sejahtera Malang ini memiliki 4 supplier buah naga yang terdiri dari berbagai wilayah dijawa timur yaitu Banyuwangi, Singosari, Lawang dan, Gadang. Supplier ini memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing sehingga sulit untuk membuat shortlist perusahaan. Dari permasalahan Supplieri ini, supplier manakah yang sebaiknya dipilih oleh UD. Nagawangi Alam Sejahtera Malang?. Dalam penelitian pemilihan supplier ini penulis menggunakan metode untuk pengambilan keputusan dengan tujuan terpilihnya supplier terbaik untuk UD. Nagawangi Alam Sejahtera Malang. Dari hasil perhitungan menggunakan AHP, supplier yang terbaik yaitu dari Banyuwangi dengan nilai bobot 0,491 yang merupakan nilai tertinggi dari pada supplier lain dan selanjutnya Gadang 0,197, singosari 0,162 dan Lawang 0,146. Dan kriteria yang paling berpengaruh dalam pemilihan supplier terbaik adalah kriteria harga dengan bobot 0,504, selanjutnya yang berpengaruh adalah kualitas dengan bobot 0,230, kriteria ketersediaan dengan bobot 0,217, dan yang terahir adalah jarak dengan bobot 0,049.
PENJADWALAN PRODUKSI DI PT. GATRA MAPAN MALANG GUNA MENIADAKAN KETERLAMBATAN Fajar Kristiani
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.112

Abstract

Perusahaan Gatra Mapan Malang merupakan usaha yang memproduksi meja dan lemari. Dimana permasalahan pada perusahaan tersebut mengalami keterlambatan produksi. Penelitian ini melakukan kajian untuk meniadakan keterlembatan dapat menggunakan Metode Master Production Schedule. Metode MPS merupakaan cara yang digunakan mengatasi keterlabatan di PT.Gatra Mapan. Pada penelitian ini penjadwalan produksi dengan menggunakan master production schedule dapat mengurangi keterlambatan, yaitu sebesar 23% ,sebelum menggunakan metode master production schedule waktu produksi nya yaitu 30 hari efektif kerja dengan produksi perhari yaitu 84 unit meja dan 32 hari efektif kerja dengan produksi perhari yaitu 65 unit lemari.

Page 2 of 39 | Total Record : 385