cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
ANALISIS PEMILIHAN SUPPLIER DI UD. SUMBER REJEKI SINGOSARI - MALANG Jeanneth Angelina Lohonsedu
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.115

Abstract

SUMBER REJEKI adalah suatu home industri yang memproduksi produk kripik pisang “Nanacho”. Dalam proses produksi, UD. SUMBER REJEKI memerlukan supplier untuk memenuhi kebutuhan bahan baku perusahaan. Dalam penelitian ini permasalahan bagi UD. SUMBER REJEKI yaitu keterlambatan dari setiap produk dan buruknya kualitas produk tersebut akibat proses pengiriman, sehingga berakibat pada proses produksi yang menjadi terhambat / delay dan berpotensi lost profi serta banyak produk yang di reject. Maka dari itu UD.SUMBER REJEKI harus dapat memilih supplier dari banyak pilihan yang ada dengan mempertimbangkan kriteria yang diinginkan terhadap calon supplier tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja supplier dan menentukan supplier yang terbaik dengan cara menghitung nilai efisiensi tiap-tiap supplier berdasarkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam penelitian ini menggunakan 3 kriteria dan data selama bulan Oktober sampai Desember 2017. Evaluasi kinerja supplier untuk penilaian efisiensi digunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Berdasarkan hasil penelitian untuk supplier keripik pisang yang awalnya memiliki 4 supplier terpilih 2 supplier yang efisien dengan nilai efisiensi sama dengan 1,000 yaitu UD.2D dan Hakiki, sedangkan 2 lainnya tidak efisien yaitu Mbak Dessy dan UD. GENTONG dengan nilai efisiensi masing-masing 0,6875 dan 0,4759. Untuk supplier Chocolate yang memiliki 2 supplier yaitu Inti Boga dan Avia dikatakan sudah efisien dengan nilai efisiensi sama dengan 1,000. Demikian juga untuk supplier kemasan yang memiliki 2 supplier yaitu pasar klojen dan Toko AA dikatakan sudah efisien dengan nilai efisiensi sama dengan 1,000.
PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI UKM MAKARONI MAKARENA MALANG Luluk Dwi Lestari
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.155

Abstract

Usaha Makaroni Makarena-Malang adalah sebuah usaha kecil menengah yang bergerak dibidang makanan ringan. Dalam penelitian ini usaha Makaroni Makarena mengalami masalah dalam pengendalian bahan baku yang belum optimal mengakibatkan kekurangan dan kelebihan bahan baku sehingga menimbulkan biaya persediaan dan terganggunya proses produksi. Pengendalian persediaan bahan baku di usaha Makaroni Makarena direncanakan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity) dengan tujuan menentukan tingkat pemesanan bahan baku untuk periode yang akan datang, pemesanan bahan baku yang ekonomis, dan dilakukanya pemesanan bahan baku kembali. Berdasarkan hasil perhitungan dari pengolahan data permintaan bahan baku bulan September 2017 berdasarkan metode Exponential Smoothing permintaan makaroni sebanyak 169 plastik dimana satu plastik terdapat 1,2 kg bahan baku dibutuhkan sebanyak 202,8 kg. Pemesanan bahan baku yang optimal menggunakan metode EOQ sebesar 72,40 kg. Pemesanan bahan baku dalam satu bulan dilakukan sebanyak 3 kali atau dengan interval waktu 9 hari perpesanan. Untuk meghindari terjadinya keterlambatan bahan baku dilakukan pemesanan kembali saat bahan baku berjumlah 7,5 kg. Dari hasil perhitungan diperoleh tingkat efisiensi dari total biaya sebesar Rp. 3.167.410,-.menjadi Rp. 1.260.490,- atau dapat menghemat biaya sebesar Rp. 1.906.920,-
ANALISIS BEBAN KERJA UNTUK MENENTUKAN JUMLAH KARYAWAN OPTIMAL PADA UD. NAGAWANGI ALAM SEJAHTERA Nurul Aulia
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.157

Abstract

Nagawangi Alam Sejahtera adalah usaha dagang yang memproduksi minuman sari buah naga, dimana dalam proses produksinya masih menggunakan mesin manual yang memerlukan tenaga manusia. Permasalahan UD. Nagawangi Alam Sejahtera adalah ketidaksesuaian hasil produksi dengan target produksi dikarenakan oleh keberadaan tenaga kerja. Metode Work Load Analysis (WLA) yang digunakan untuk mengatasi masalah pengukuran beban kerja karyawan. Berdasarkan hasil pengukuran beban kerja karyawan dengan menggunakan metode Work Load Analysis (WLA). Dapat disimpulkan bahwa beban kerja pada bagian pengolahan, karyawan 1 sebesar 121,85% dan karyawan 2 sebesar 116,1%, sedangkan pada bagian packaging, karyawan 1 sebesar 136,15% dan karyawan 2 sebesar 128,9%. Stasiun pengolahan jumlah karyawan yang optimal adalah tetap 2 karyawan dan stasiun packaging jumlah karyawan optimal adalah tetap 2 karyawan namun perusahaan memberikan tambahan insentif. Dimana tambahan insentif adalah Rp. 251.160,- bagian pengolahan karyawan 1, Rp. 146.510,-bagian pengolahan karyawan 2, Rp. 394.940,- bagian packaging karyawan 1 dan Rp. 262.990,- bagian packaging karyawan 2.
PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PADA BAGIAN MESIN WINDING DI CV. PUJON RAMIE LESTARI Willdan Haristiawan
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.160

Abstract

C Pujon Ramie Lestari adalah perusahaan pemintalan benang yang terletak di daerah Pujon, Malang mempunyai karyawan tetap 9 orang dari total semua shift 1,2,3 di bagian produksi mesin winding. Menghasilkan jumlah benang rata-rata setiap shiftnya 6 bag yang belum mencapai target perusahaan yaitu 7 bag pershiftnya. Maka perusahaan harus memperhatikan nilai utilitas karyawan agar mencapai target yang sudah ditentukan. Penelitian ini menggunakan analisis beban kerja (ABK) dalam penentuan jumlah tenaga kerja yang diperlukan dengan menghitung waktu yang dibutuhkan tenaga kerja untuk menyelesaikan setiap pekerjaan sesuai dengan job description. Dengan key analysis family unit untuk memahami keseluruhan aktivitas yang terjadi pada bagian produksi mesin winding supaya memudahkan dalam melakukan pengamatan waktu penyelesaian key activity. Dilanjutkan dengan perhitungan beban kerja family unit kerja untuk menentukan jumlah tenaga kerja. Dari hasil penelitian dapat disimpulan bahwa nilai utilitas pada bagian mesin winding mempunyai nilai utilitas sebesar 106,74% dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 3 menjadi 78,08% dengan jumlah tenaga kerja 4 untuk setiap shiftnya.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MEBEL DENGAN METODE SWOT PADA UD. BERKAH JAYA - PASURUAN Machmuda -
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.161

Abstract

Usaha mebel UD. Berkah jaya merupakan salah satu usaha rumahan yang bergerak di bidang mebel. Usaha mebel UD. Berkah Jaya hanya memproduksi satu macam produk yaitu meja makan. Usaha mebel UD. Berkah Jaya ini mempunyai kendala dalam mengembangkan usahanya, karena tingginya tingkat pesaing sesama usaha mebel. Penelitian ini menggunakan Anaisis SWOT yang bertujuan untuk mengetahui posisi perusahaan dan masalah – masalah apa saja yang dihadapi di UD. Berkah Jaya dalam memasarkan produk meja makan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah posisi perusahaan berada pada posisi kuadran tiga (Turn Arround) dengan titik koordinat (-0,135 ; 0,46) ini memposisikan perusahaan pada peluang besar terhadap pasar namun disaat yang bersamaan perusahaan juga mengalami kelemahan internal. Dengan usulan strategi memaksimalkan kualitas sumber daya manusia, melakukankoordinasi jadwal pengiriman barang barang antara perusahaan dengan distributor, menciptakan varian produk, meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, meningkatkan kegiatan promosi
ANALISI PENGENDALIAN MUTU BENANG PADA MESIN WINDING DENGAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DI CV. PUJON RAMIE LESTARI Bambang Dwi Cahyo
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.193

Abstract

Pujon Ramie Lestari merupakan perusahaan yang bergerak dibidang textile, yaitu dalam bidang pemintalan benang, memiliki masalah dalam kualitas benang cotton yang dihasilkan. Dimana selama observasi yang dilakukan dari tanggal 31 juli sampai dengan tanggal 26 agustus 2017 terdapat produk cacat 307 kg, jumlah tersebut melebihi batas yang ditetapkan yaitu 252kg. Dalam hal ini CV. Pujon Ramie Lestari harus memperhatikan proses Quality Control, sehingga produk cacat yang terjadi dapat dikurangi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan analisis menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC), yaitu dengan menggunakan batas kendali atas dan batas kendali bawah dilanjutkan dengan diagram Pareto dan Diagram Fishbone. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengendalian kualitas yang dilakukan telah berjalan dengan baik karena produk cacat yang dihasilkan sebesar 307 kg dapat diturunkan menjadi 251 kg (turun 18%) dengan cara melakukan maintenance pada mesin winding. Jumlah tersebut sudah berada dibawah jumlah yang ditetapkan perusahaan.Kata
OPTIMALISASI PRODUKSI CACAHAN PLASTIK CV. ROBBANI MALANG Hahang Pradana Putra
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.196

Abstract

CV.Robbani merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur, yaitu dalam bidang produksi cacahan plastik, yang memiliki permasalahan dalam penjadwalan produksi. Dimana selama ini produksi tidak didasari dengan jadwal produksi, jadwal produksi dilihat dari jumlah material yang paling banyak sehingga mengakibatkan produksi tidak teratur. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penjadwalan produksi menggunakan metode Rough Cut Capacity Planning (RCCP) dan Master Produktion Schedule (MPS) yaitu dengan pengambilan sampel dan menghitung batas kendali atas dan batas kendali bawah selanjutnya menghitung waktu standart produksi dan menghitung kapasitas produksi mesin perbulan dan di ubah menjadi jadwal induk produksi. Berdasarkan hasil penjadwalan dapat di simpulkan jadwal produksi bulan januari sebesar 7800 kg dangan permintaan 7500 sehingga permintaan dapat terpenuhi. Bulan februari sebesar 6900 kg dengan permintaan produksi 6700 kg sehingga produksi terpenuhi. Bulan maret sebesar 7800 kg dengan permintaan 7500 kg sehingga produksi terpenuhi. Bulan sebesar 7200 kg dengan permintaan produksi 7000 kg sehingga produksi terpenuhi. Bulan mei sebesar 6600 kg dengan permintaan produksi 6400 kg sehingga permintaan produksi terpenuhi. Bulan juni sebesar 6900 kg dengan permintaan produksi sebesar 6800 kg sehingga permintaan terpenuhi. Dari hasil penjadwalan produksi tersebut jumlah produksi sudah memenuhi jumlah permintaan yang telah di pesankan oleh kastemer.
KUALITAS PELAYANAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) TIRTA DHAHA KOTA KEDIRI DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) Andy Arnanta Marantika
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.198

Abstract

PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri adalah perusahaan yang bergerak di bawah wewenang Pemerintah Daerah.PDAM Tirta Dhaha memiliki permasalahan pada kualitas pelayanan seperti operasi pompa, air keruh, pipa bocor, dan sebagainya.Penelitian inimelakukan analisis dengan pengukuran kualitas pelayanan jasa menggunakan metode Service Quality dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil analisa dengan metode Service Quality diperoleh nilai -0,94 yang menunjukan bahwa kepuasan pelanggan dapat dikatakan kurang baik karena memiliki nilai bertanda negatif. Sedangkan hasil dari analisa metode Importance Performance Analysis didapatkan 3 atribut yang menempati kuadran A.Di mana pada kuadran Amerupakan kuadran yang harus diperhatikan karena keberadaannya sangat penting namun diperoleh kinerja karyawan rendah. Tiga atribut tersebut yakni pompa PDAM Kota Kediri bisa dihandalkan dalam memproduksi air selama 24 jam, penaganan PDAM Kota Kediri terhadap keluhan masyarakat pelanggan yang cepat, dan petugas PDAM Kota Kediri bisa mengendalikan suasana dilokasi keluhan.
PENERAPAN UJI MOVING RANGE DALAM SISTEM PERAMALAN PERSEDIAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DI UKM SUMBER REZEKI MALANG Teguh Adi Irawan
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.200

Abstract

Saat ini masalah yang sedang terjadi di UKM Sumber Rezeki, adalah peramalan bahan baku, suplier, bahan packaging yang kurangakuratsehingga, bahan baku mengalami pemborosan dan penyimpanan yang berlebih di gudang, karenamengalamipenyimpanandalamwaktu yang lama maka bahan baku mengalami kerusakan (defect). Sangat jarang peramalan yang sempurna, hal tersebut terjadi karena faktor luar yang tidak dapat diprediksi atau dikendalikan sering mempengaruhi peramalan. Disamping itu, ditemukannya suatu masalah yakni adanya kualitas, tata ruang, penentuan jadwal yang berlebih, kemudian terjadinya juga keragamaan atau penyimpangan yang diakibatkan, baik oleh faktor eksternal maupun internal. Maka dari itu untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakanlah metode penghalusan eksponensial (exponential smoothing)denganmenggunakanalfa 0,3, 0,5, dan 0,9 dan linier regresi disertaidenganpengujianMoving Range. Dari hasil dua metode yang kemudian dilakukan pengujian moving range, hasil yang terbaik bedasarkan ketahanan produk adalah dengan nilai alpha 0,9 sebesar 203 pack. Perbandingan hasil jika tidak menggunakan metode ini sebesar 326 pack. Selisihnya sebesar 123 pack, angka inilah yang meyebabkan terjadinya pemborosan dan penyimpanan yang berlebih pada UKM Sumber Rezeki Malang. Sehingga ditemukan suatu solusi agar peramalan berjalan dengan sesuai yang direncanakan. Dengan nilai MAD paling kecil diantara dua perbandingan tersebut.Metode ini dapat dikatakan baik karena memiliki nilai penyimpangan yang paling kecil dan tidak melebihi batas kendali yang ditentukan.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT. ADITYA SENTANA AGRO Alex Syahrul Addin
Jurnal Valtech Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v1i1.203

Abstract

Aditya Sentana Agro adalah Perusahaan nasional yang bergerak di bidang Agribisnis. Memproduksi, mengembangkan dan menjual benih sayuran tropis hibrida yang dikenal dengan merk ”Cap Bunga Matahari. Perusahaan ini selalu menemukan kecacatan kemasan di setiap produksinya. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan defect dengan metode Six Sigma. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian menerapkan metode Six Sigma dalam proses produksi. Dengan menggunakan beberapa step DMAIC dan quality tools dimana salah satunya adalah FMEA Hasil penelitian didapatkan bahwa perusahaan berhasil menurunkan defect rate dari 5,9% di bulan September 2017 menjadi 0,9 % khusus defect sticker & defect code print di bulan Oktober 2017. Hal ini juga sekaligus meningkatkan kinerja prosesnya yaitu dari rata-rata nilai Sigma 4,08 menjadi Sigma 5,15. Kesimpulannya adalah dengan menurunnya defect rate dan meningkatnya nilai Sigma Solusi perbaikan bisa dilakukan sebagai acuan produksi mendatang seperti yang telah ditulis di Tabel FMEA

Page 3 of 39 | Total Record : 385