cover
Contact Name
Purbo Suwandono
Contact Email
purbo@widyagama.ac.id
Phone
+6282132697144
Journal Mail Official
purbo@widyagama.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin Widyagama University of Malang Jl. Taman Borobudur Indah No 3, Malang 65128, INDONESIA
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
PROTON : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Mesin
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 20862962     EISSN : 27212874     DOI : 10.31328/jp
Ruang lingkup jurnal ini mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut: 1. Konversi Energi 2. Rekayasa dan Konstruksi Mesin 3. Ilmu dan Rekayasa Material 4. Proses dan Teknologi Manufaktur 5. Teknik Industri dan Sistem Produksi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2018)" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN NANOKOMPOSIT TERMOPLASTIK YANG DIPERKUAT SERAT KENAF PADA BUMPER MOBIL Mochamad Sulaiman; Yuliana Aziza; M. Hudan Rahmat
PROTON Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v10i2.959

Abstract

Pengembangan teknologi biokomposit di Indonesia memiliki prospek yang sangat potensial karena ketersediaan sumber daya alam, khususnya hasil pertanian dan limbahnya yang melimpah dan dapat diperoleh sepanjang tahun. Serat kenaf merupakan salah hasil pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber serat untuk biokomposit. Penggunaan partikel berskala nano digunakan makin banyak partikel yang berinteraksi, kian kuat pula material. Inilah yang membuat ikatan antar partikel makin kuat, sehingga sifat mekanik materialnya bertambah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik nano partikel polypropylene dengan serat kenaf menggunakan metode Hand Lay Up (HLU) untuk menggantikan fiber glass sebagai filler pada komposit bermatrik polimer. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, yakni menguji hipotesis berbentuk hubungan sebab-akibat melalui pemanipulasian variable independen dan menguji perubahan yang diakibatkan oleh pemanipulasian tersebut. Desain penelitian menggunakan teknik analisis untuk menganalisis data yang diperoleh dari hasil pengujian. Hasil pengujian tarik menunjukan gaya tarik maksimum komposit berpenguat serat kenaf adalah 1781,15 N, sedangkan kekuatan tarik maksimum komposit adalah 4,75 MPa. Pengujian tekuk diperoleh rata-rata kekuatan tekuk sebesar 81,84 MPa. Dari data hasil pengujian menunjukan bahwa spesimen yang diperkuat serat kenaf masih belum dapat menandingi kekuatan serat fiberglass.
UJI KINERJA TURBIN MIKRO HIDRO DENGAN VARIASI JUMLAH SUDU BERBENTUK SETENGAH LINGKARAN Akhmad Farid; Asroful Humam
PROTON Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v10i2.960

Abstract

Kebutuhan energi listrik dalam kehidupan manusia tiap tahun semakin meningkat seiring kemajuan teknologi baik untuk kepentingan rumah tangga atau industri. Karena itu dibutuhkan upaya pengembangan dan pemanfaatan energi alternatif yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase peningkatan kinerja turbin air dengan sudu berbentuk setengah lingkaran dengan menggunakan variasi jumlah sudu 8, 10, dan 12. Dimensi sudu diameter 10 cm dengan panjang 5 cm dan diameter puli 7 cm. Penelitian dilakukan dalam bentuk miniatur dengan sumber utama air diperoleh dengan bantuan pompa sentrifugal untuk mengisap air dari tandon dengan kecepatan mesin pompa dalam posisi stasioner atau stabil. Dalam penelitian digunakan beban f (kg) 0 kg, 2 kg, dan 4 kg dengan hasil debit air yang dikeluarkan 4,6 l/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jumlah sudu 10 paling efektif dengan nilai torsi = 0,14 kg.m, daya aktual (BHP) = 1,479 watt, daya teoritis (WHP) = 18,400 watt, serta efisiensi = 8,03 %. Sudu 10 merupakan sudu yang paling baik digunakan pada uji coba mikrohidro aliran arus bawah karena menghasilkan efisiensi yang paling besar dibanding jumlah sudu 8 dan sudu 12.
PENGARUH SUDU HYDROFOIL NACA 9407 TERHADAP EFISIENSI TURBIN ALIRAN SILANG (CROSS-FLOW) PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) Toni Dwi Putra; Agung Prasetyo
PROTON Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v10i2.961

Abstract

Perancangan dan pembuatan runner turbin cross flow mempunyai pengaruh yang besar terhadap efisiensinya. Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam perancangan dan kontruksi roda jalan turbin aliran silang diantaranya adalah jumlah sudu, ketebalan sudu, kelengkungan sudu dan bentuk profil sudu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi penggunaan jenis sudu hydrofoil NACA 9407 dan sudu radius pada konstruksi mikrohidro aliran silang. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan informasi penggunaan hydrofoil NACA 9407 pada runner turbin air crossflow pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Hasil penelitian diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan jenis sudu turbin yang tepat agar kinerja turbin menjadi optimal. Penelitian dilakukan dengan studi eksperimental menggunakan runner berdiameter 120 mm, panjang 120 mm, jumlah sudu 12 buah. Pengujian dilakukan pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) skala laboratorium dengan membandingkan runner dengan mengunakan sudu Hydrofoil NACA 9407 dan sudu radius biasa. Dalam penelitian ini ketinggian muka air/head hasil pengukuran pada pengujian adalah 4 m dan variasi pembebanan pada runner dari 0 kg (tanpa pembebanan) 1 kg dan 2 kg menggunakan alat uji timbangan tarik (rope brake). Putaran runner diukur menggunakan tachometer. Hasil dari penelitian didapatkan efisiensi yang tertinggi pada turbin crossflow sudu NACA 9407 dapat mencapai nilai 0,75 % pada putaran poros sebesar 128,4 (RPM) pada pembebanan poros 2 kg dan daya turbin tertinggi sebesar 1,344 Watt.
PENGARUH JENIS SUDU TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN AIR KINETIK POROS HORIZONTAL Muhammad Agus Sahbana; Syahrul Khoiril Anam
PROTON Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v10i2.962

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akanenergi listrik serta menipisnya cadangan bahan bakarfosil, maka air merupakan potensi sumber energi yang besar karena pada air tersimpanenergi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Turbin kinetik merupakan salah satu turbin yang memanfaatkan potensi energi kinetik dari kecepatan aliran air arus bawah. Untuk membuat runner turbin dan proses pengujiannya diperlukan alat dan bahan meliputi alat bantu perbengkelan, pompa air, stopwatch, tachometer, timbangan tarik, akrilik, besi, bak penampung air, pipa, bearing, dan poros. Turbin yang di pergunakan dalam penelitian ini adalah turbin kinetik yang porosnya diletakan secarahorizontal dengan sudu berdiameter 20cm dengan 3 jenis sudu yaitu sudu datar, sudu radius terbuka, dan sudu radius tertutup. Pada setiap sudu diuji pada putaran 60 rpm dengan debit 0,036 m3/s, 0,054 m3/s, dan 0,072 m3/s. Hasil dari penelitian didapatkan daya tertinggi terjadi pada jenis sudu radius tertutup dengan daya sebesar 25,12 watt pada variasi debit 0,072 m3/s. Sedangkan daya terendah terjadi pada jenis sudu datar dengan daya sebesar 9,1 watt pada variasi debit 0,036 m3/s. Sedangkan efisiensi tertinggi terjadi pada jenis sudu radius tertutup sebesar 25,8 % pada variasi debit 0,036 m3/s. Sedangkan efisiensi terendah terjadi pada jenis sudu datar dengan daya sebesar 5,4 % pada variasi debit 0,072 m3/s.
PERANCANGAN MEKANIK MESIN GERGAJI DENGAN PENCEKAMAN DAN PENGGESERAN BENDA KERJA SECARA OTOMATIS Nurida Finahari; Irvan Dwi Ristanto; Gatot Soebiyakto
PROTON Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Widyagama University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/jp.v10i1.963

Abstract

Artikel ini memaparkan rancang bangun mesin gergaji yang dikhususkan untuk pekerjaan pemotongan benda kerja sehingga rancangan ukuran akan disesuaikan dengan batasan ukuran produk. Pergerakan pencekaman dan penggeseran benda kerja dilakukan dengan pengontrolan otomatis. Tujuan pembuatan mesin gergaji dengan pengaturan motor penggerak gergaji, penggeseran batas pemotongan dan menjalankan pencekaman serta pemotongan benda secara otomatis ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pekerjaan. Dari sisi ekonomi diharapkan bahwa peningkatan kualitas dan kapasitas produksi dapat meningkatkan peluang untuk memenuhi kebutuhan industri bengkel pemesinan dan pemasaran dapat diperluas ke wilayah regional. Dari sisi teknis diharapkan akan didapat pengetahuan terkait pengembangan sistem pengendalian dalam pemesinan khususnya mesin gergaji sehingga nantinya pengguna dapat mengembangkan dan merawat mesin secara mandiri. Pembuatan mesin gergaji ini meliputi pembuatan rangka meja kerja, sistem mekanik penggerak mesin serta rangkaian pencekam dan penggeser benda kerja. Artikel ini hanya membahas aspek perhitungan gaya-gaya yang bekerja pada rangka dan daya motor. Hasil rancangan telah diwujudkan dalam bentuk prototipe dan berfungsi secara sempurna.

Page 1 of 1 | Total Record : 5