Articles
69 Documents
The Konservasi Aliran Sungai Andalas Tengah Tahap-2 Di Rw-01 Kelurahan Kasin Kecamatan Klojen Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.2.1
Pelaksanaan alternatif untuk mengurangi dampak banjir dilaksanakan dengan tema kegiatan “Konservasi Aliran Sungai”. Alternatif tersebut dilaksanakan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat di RW-01 Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kegiatan tersebut berjalan 6 bulan, sehingga menjadikan RW-01 menjadi kawasan yang hijau, asri, sejuk, dan ramah lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah Pengerukan Sungai, Penghijauan (Urban Farming) dan Pembuatan Keramba Ikan untuk mengurangi banjir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengurus RW-01 dan Warga setempat umumnya cukup apresiatif terhadap ide mengenai penerapan “Konservasi Aliran Sungai” untuk mengurangi banjir, peningkatan kualitas lingkungan dan pemanfaatan sumber daya air di lingkungan RW-01, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sehingga memberikan dampak positif yaitu lingkungan yang bersih, nyaman dan berkelanjutan.
Penentuan Batas Administrasi Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.2.10
Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul kegiatan ”Penentuan Batas Administrasi Desa Bangelan” bertujuan untuk memetakan batas-batas dari wilayah administrasi Desa Bangelan pada skala detail hingga tingkat RW. Adanya pemetaan tersebut diharapkan dapat bermanfaat sebagai sarana yang mendukung dalam pelaksanaan pembangunan desa, diantaranya terciptanya infografis skala detail, kondisi tertib administrasi, dasar dalam pengambilan kebijakan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Apprisial (PRA) dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) antara tim dan pihak desa. Kegiatan penentuan batas administrasi Desa Bangelan ini menghasilkan enam peta citra yang terdiri dari satu peta citra Desa Bangelan, empat peta citra Dusun, dan satu peta citra kawasan perkebunan. Peta citra bangelan yang sudah dibuat dapat dipublikasikan dan dipajang sebagai informasi baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Selanjutnya dapat dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait batas Desa Bangelan agar masyarakat paham terkait pentingnya batas desa.
Penentuan Batas Administrasi Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.3
Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul kegiatan ”Penentuan Batas Administrasi Desa Bangelan” bertujuan untuk memetakan batas-batas dari wilayah administrasi Desa Bangelan pada skala detail hingga tingkat RW. Adanya pemetaan tersebut diharapkan dapat bermanfaat sebagai sarana yang mendukung dalam pelaksanaan pembangunan desa, diantaranya terciptanya infografis skala detail, kondisi tertib administrasi, dasar dalam pengambilan kebijakan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Rural Apprisial (PRA) dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) antara tim dan pihak desa. Kegiatan penentuan batas administrasi Desa Bangelan ini menghasilkan enam peta citra yang terdiri dari satu peta citra Desa Bangelan, empat peta citra Dusun, dan satu peta citra kawasan perkebunan. Peta citra bangelan yang sudah dibuat dapat dipublikasikan dan dipajang sebagai informasi baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Selanjutnya dapat dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait batas Desa Bangelan agar masyarakat paham terkait pentingnya batas desa.
Pelatihan Kader Cilik Lingkungan di SD Negeri 3 Bangelan, Dusun Sidomulyo, Desa Bangelan, Kec. Wonosari, Kab. Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2025.04.1.1
Village development does not only focus on improving the welfare and quality of life of the community, but also on sustainable use and management of the environment. Creating a clean environment is the obligation of various parties. However, the problem of environmental cleanliness is still an obstacle, which is caused by a lack of public awareness about clean and healthy living behavior, one of which is throwing rubbish carelessly. Littering can reduce environmental quality and cause serious problems if not addressed. Bangelan Village has natural tourism potential that requires maintenance to maintain the beauty of this tourism. One strategy for maintaining the beauty of tourism is to accustom people to clean and healthy living habits, especially through getting village children accustomed to throwing away rubbish and sorting it according to type. This habit is expected to be a form of strategy for character education, awareness and the ability to be more sensitive to the surrounding environment, especially for students at SD Negeri 3 Bangelan. Students who previously only threw rubbish carelessly are expected to become more sensitive to their environment and utilize rubbish into useful items. The aim of this training is to increase the awareness of the Bangelan Village community about clean and healthy living behavior, with a focus on forming a Little Environmental Cadre through training in 3R waste sorting and organic waste processing.
Peningkatan Hygiene Pengolahan Tahu Dan Tempe Di Kelurahan Tulusrejo
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.4
Penyelesaian permasalahan permukiman kumuh tidak dapat dilakukan secara parsial hanya berorientasi pada kondisi fisik lingkungan permukiman saja. Penyebab permasalahan kumuh, pada banyak penelitian, disebabkan karena kondisi ekonomi dan sosial masyarakat yang masih jauh di bawah kelayakan. Kampung Kendalsari, Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang adalah salah satu permukiman perkotaan di Kota Malang yang terindikasi sebagai permukiman kumuh. Salah satu aktivitas ekonomi domestik di Kampung Kendalsari adalah industri tahu dan tempe yang berkembang sejak 15 tahunan, dan masih memerlukan peningkatan kualitas produksi. Hasil pengamatan Puskesmas Kendalsari pada tahun 2021, aktivitas produksi tempe masih mempunyai kelemahan di sisi higenitas tempat yang digunakan. Selama ini proses pembuatan tahu dan tempe masih dilakukan secara tradisional di tempat yang sederhana. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya akan berkontribusi melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan pendanaan internal Fakultas Teknik Universitas Brawjiaya tahun 2023 untuk penyelesaian permasalahan industri tahu dan tempe di Kampung Kendalsari. Secara praktis, bersama masyarakat, pengabdian ini akan dilakukan pembenahan sanitasi dengan pemasangan keramik di beberapa ruang produksi, pengecatan tembok, dan pembuatan rak penyimpanan tahu dan tempe. Selain itu, juga dilakukan sosialiasi mengenai pentingnya sanitasi dan menjaga higienitas dalam produksi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat.
Pelatihan Kader Cilik SDN 1 Bangelan, Dusun Bangelan, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.5
Pembangunan desa tidak hanya sekedar meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat namun juga pemanfaatan serta menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Menciptakan lingkungan yang bersih menjadi salah kewajiban berbagai pihak. Namun, masalah kebersihan lingkungan masih menjadi kendala. Hal ini diakibatkan kurang kesadaran akan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya adalah membuang sampah sembarangan. Membuang sampah sembarangan ialah bentuk penurunan kualitas lingkungan, apabila dibiarkan akan mengalami permasalahan serius. Desa Bangelan memiliki berbagai potensi salah satunya wisata alam yang memerlukan pemeliharaan untuk menjaga keasrian wisata tersebut, salah satunya dengan membiasakan masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, melalui pembiasaan pada anak-anak desa untuk membuang sampah dan memilah sesuai jenisnya. Pembiasaan ini diharapkan sebagai bentuk strategi pendidikan karakter, kesadaran dan kemampuan untuk lebih peka kepada lingkungan sekitar khususnya siswa SD Negeri 1 Bangelan. Siswa yang sebelumnya hanya membuang sampah sembarangan diharapkan menjadi lebih peka terhadap lingkungannya dan memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna. Tujuan dari pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Bangelan akan perilaku hidup bersih dan sehat yang difokuskan pada pembentukan Kader Cilik Lingkungan melalui pelatihan pemilahan sampah 3R dan pengolahan sampah organik.
Pemberdayaan Peternakan Goatzilla Farm Lumajang Tentang Budidaya Susu Kambing
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.6
Peternakan Goatzilla Farm (GF) terletak di Wonorejo, sebuah desa di Senduro, Lumajang, adalah bagian penting dari komunitas, terkenal dengan keluarga dan anak-anaknya. Peternakan GF merupakan peternakan kambing yang salah satu produknya adalah susu kambing. . Produksi susu GF berkontribusi pada diversifikasi, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi lokal..Untuk memastikan bahwa produk olahan susu kambing seperti keju atau yogurt tetap dalam kondisi yang baik dan aman, mungkin diperlukan fasilitas pendinginan. Pendinginan dapat membantu menjaga kualitas dan memperpanjang umur simpan barang. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberi GF ilmu teknologi untuk membuat pengolahan susu aman, tahan lama, dan sehat. Hasil menunjukkan adanya freezer memberikan kualitas hasil susu dan yoghut olahan
Penyusunan Peta Rute Wisata Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.7
Pariwisata dapat menjadi potensi unggulan yang dapat mendatangkan banyak wisatawan baik dalam negeri hingga luar negeri dan meningkatkan pendapatan daerah. Oleh karena itu, dibutuhkan informasi-informasi yang dapat memudahkan wisatawan untuk mengunjungi objek wisata tersebut. Desa Bangelan memiliki potensi wisata yang tersebar di beberapa dusun, di antaranya Café Bangelan, Peternakan Karya Mulya, Sumber Umbulan, Pabrik Kopi, dan Tanaka Waterfall. Namun, banyaknya potensi wisata yang ada di Desa Bangelan ini belum difasilitasi oleh informasi terutama rute menuju objek wisata yang dapat diakses oleh wisatawan. Oleh karena itu, diperlukan Peta Rute Wisata Desa Bangelan untuk memfasilitasi informasi rute kepada wisatawan.
Massage Oil Aromatherapy Untuk Kebutuhan Keluarga Di Perkumpulan Warga, Desa Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.8
Saat ini minyak atsiri dikenal semakin luas karena produk-produk minyak atsiri yang terus berkembang. Minyak atsiri memberikan efek aromatherapy pada tubuh manusia melalui tiga cara yaitu melalui inhalasi, ditelan, dan difusi melalui jaringan tubuh. Selama ini ketersediaan minyak atsiri yang diperuntukkan untuk massage oil kebanyakan berasal dari impor dikarenakan kurangnya pengetahuan untuk mengolah minyak atsiri tersebut dan pastinya harganya lebih mahal. Oleh karena itu kami berupaya untuk mengenalkan cara mengolah produk-produk minyak atsiri untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik dari minyak atsiri tersebut salah satunya dengan membuat massage oil dari minyak atsiri. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan cara memproduksi sendiri massage oil untuk kesehatan seluruh anggota keluarga serta memberdayakan ibu-ibu PKK untuk menghasilkan produk yang bisa untuk meningkatkan pendapatan. Mitra yang diajak kerja sama pada pengabdian ini adalah perkumpulan warga Desa Merjosari, Malang. Pelaksanaan pengabdian berlangsung dengan dihadiri sekitar 10 orang. Pelatihan pembuatan formulasi massage oil dengan penambahan berbagai minyak atsiri berjalan dengan baik. Ibu-ibu yang mengikuti sangat senang dengan pelatihan tersebut. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebagian besar peserta puas dengan pengabdian ini.
Pengolahan Susu Kambing Di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2024.03.1.9
One of the communities with advanced technology in Wonosari District, Malang Regency, is Bangelan Village. It makes use of its natural resources. The ability of Bangelan Village's livestock to create goat milk products is one of its finest commodities. In Bangelan Village, the products made from goat milk are processed, which boosts earnings. The value of goods created from their original raw materials—goat's milk—increases when they are prepared as yoghurt, kefir, or milk candies. Etawa goat milk is the type of goat milk produced. Due to marketing barriers like not having a BPOM certificate and not pasteurizing products before they are developed, the productivity of processed goat milk products has stagnated. The control of processed goat