Articles
69 Documents
Pendampingan Focus Group Discussion Pemetaan Potensi Desa Bangelan, Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.1
Wilayah pedesaan pada umumnya dikenal dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Potensi suatu desa dikembangkan dengan tujuan meningkatkan perekonomian dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Desa Bangelan merupakan desa dengan sumber daya alam yang melimpah mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, industri, hingga pariwisata. Untuk memetakan potensi Desa Bangelan tersebut, mahasiswa Departemen Perencanan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Bersama Dosen pembimbing mendampingi masyarakat melaksanakan Focus Group Discussion (FGD). Tujuan dilaksanakan FGD ini adalah untuk melakukan penggalian potensi desa yang dilaksanakan di Balai Desa Bangelan. Pelaksanaan dilakukan dengan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan melibatkan anggota masyarakat. Peta potensi desa digunakan untuk menghasilkan data terkait keperluan pengembangan desa, juga ditujukan untuk mengetahui informasi, potensi, dan masalah yang ada di Desa Bangelan. Pendampingan FGD pemetaan potensi Desa Bangelan dilakukan dalam rangka memenuhi tri dharma perguruan tinggi yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat (PKM).
Bantuan Teknis Pembuatan Kolam Ikan Untuk Budidaya Aquaponik Di Desa Jenggala Kabupaten Lombok Utara
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.2
Yayasan Fikri Cendekia Insani yang berlokasi di Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara bergerak di bidang sosial, pedidikan dan keagamaan. Di bidang Pendidikan, Yayasan Fikri Cendekia Insani mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang menampung anak-anak di sekitar yayasan berusia 3 sampai 6 tahun. Sedangkan di bidang keagamaan, Yayasan mengadakan kegiatan kajian keagamaan secara rutin tiap pekan dengan memanfaatkan Masjid Nurul Islam. Untuk menambah asupan gizi berupa ikan air tawar dan sayur yang berkualitas ke murid-murid PAUD di Yayasan Fikri Cendekia Insani sekaligus memperkenalkan teknik budidaya ikan dan sayur sekaligus maka perlu dilakukan kegiatan Bantuan Teknis Pembuatan Kolam Ikan dan Instalasinya Untuk Budidaya Aquaponik di lokasi yayasan.
Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Di SD Islam Terpadu Insan Permata Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.3
Malang merupakan wilayah yang masuk dalam zona gempa IV dimana merupakan salah satu kota yang cukup rawan terjadi gempa bumi. Berdasarkan kondisi tersebut, maka diperlukan pengetahuan terkait dengan mitigasi bencana, yang merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diajukan sebagai bagian upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya, siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Permata beserta guru tentang langkah mitigasi bencana gempa bumi yang dapat dilakukan. Sebanyak 112 siswa dari jenjang kelas 4 mengikuti kegiatan ini. Pemberian materi dan simulasi mitigasi gempa di dalam ruangan dilaksanakan di Aula Musholla selama 1.5 jam, dilanjutkan dengan praktek langsung menuju titik kumpul yang berada di lapangan upacara. Materi tentang bencana gempa meliputi pengertian gempa bumi, penyebab terjadinya gempa, langkah-langkah riil yang harus diambil saat terjadi bencana gempa bumi dijelaskan secara langsung yang disertai dengan contoh-contoh riil kegiatan mitigasi gempa di Jepang. Selain itu, penjelasan juga disertai dengan video terkait dengan kejadian gempa, agar siswa dapat membayangkan secara riil.
Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair Dengan Pendekatan Effective Microorganisms Yang Berbasis Sustainable Manufacturing
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.4
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu para warga untuk mengetahui cara pembuatan pupuk organik cair (POC) dengan cara difermentasi bahan sampah organik dengan bantuan effective microorganisms. Kegiatan ini dilakukan terhadap petani buah pisang Dinoyo, Malang. Metode kegiatan yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan pemanfaatan sampah organik cair sehingga diharapkan dapat menghasilkan hasil yang optimal baik dari segi finansial maupun dari segi recycle sampah yang berbasis sustainable manufacturing. Upaya pembuatan pupuk organik cair (POC) berbasis mikroorganisme lokal (MOL) dari limbah memberikan manfaat disatu sisi menyelesaikan problem penumpukan volume sampah dan disisi lain sebagai wujud sumbangsih nyata dalam mendorong terwujudnya pertanian organik di Indonesia yakni berupa pupuk organik yang ramah lingkungan. Sampel pupuk organic cair yang telah berhasil diproduksi kemudian diuji di Laboratorium. Hasil pengujian pupuk tersebut hanya terbatas pada uji kandungan hara makro nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Dari hasil analisis tersebut didapat kandungan nitrogen 0.09%, fosfor 113,34 mg/L, dan kalium 560,07 mg/L. Hasil analisa NPK pupuk tersebut secara keseluruhan memang belum bisa memenuhi standar pupuk yang telah ditetapkan olehPeraturan Menteri Pertanian No. 70 tahun 2011 yaitu sebesar 3-6 %, yang dinilai oleh banyak kalangan bahwa penetapan angka tersebut sangat sulit terpenuhi. Bagaimanapun, produk pupuk organik yang telah berhasil diproduksi oleh peserta program dapat diaplikasikan pada tanaman dengan atau tanpa pupuk anorganik.
Penyediaan Fasilitas Bermain Anak Vertical Playground pada Sekolah Berlahan Sempit untuk Hataba dan Kuttab Al Qalam Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.5
Taman bermain sekolah dapat memberikan dampak positif bagi pembelajaran dan perkembangan anak, khususnya kesiapan sekolah anak pra-sekolah, tingkat kehadiran anak di sekolah dasar, bahkan penurunan putus sekolah. Sekolah Tahfidzul Qur’an Al Qalam Malang di bawah Yayasan Pendidikan Islam Terpadu Al Qalam Malang terletak di Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Saat ini bangunan sekolah yang terletak di dalam komplek perumahan ini terdiri dari 2 bangunan, yakni bangunan untuk kegiatan belajar mengajar Hataba untuk sekolah setingkat KB dan TK, serta bangunan untuk santri Kuttab atau setingkat SD. Sekolah yang baru dirintis ini saat itu belum memiliki fasilitas bermain anak. Di sisi lain, kondisi bangunan berupa hunian rumah tinggal 2 lantai di lingkungan perumahan, hanya memiliki area teras rumah yang terbatas, yang dapat difungsikan untuk area bermain santri. Untuk itu tim pelaksana memberikan solusi berupa penyediaan fasilitas bermain santri pada lokasi mitra berupa vertical playground, yakni wahana permainan sederhana dengan bentuk yang ramping dan bertingkat, namun tetap aman dan edukatif. Vertical playground yang dirancang bersama pengelola sekolah diharapkan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi para santri dan pihak sekolah.
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Mesin Pemotong Tempe Unit Usaha Pondok Pesantren Anwarul Huda Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.6
Pandemi COVID-19 memberikan beberapa dampak negatif pada sektor usaha di Indonesia. Pembatasan akibat pandemi memaksa sektor usaha untuk memangkas biaya produksi, penurunan omset penjualan, hingga usaha yang akhirnya harus ditutup. Pasca pandemi COVID-19, sektor usaha diharapkan dapat bangkit kembali. Pesanten Anwarul Huda (AH), Malang memiliki beberapa sektor usaha mandiri, salah satunya adalah produksi kripik tempe yang berusaha bangkit pasca pandemi. Namun, proses produksi dengan pengirisan tempe manual memakan waktu lama serta hasilnya tidak seragam. Kelemahan pada faktor produksi menjadi isu yang perlu diselesaikan dalam peningkatan usaha mandiri kripik tempe. Berangkat dari isu produksi tersebut, program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diberikan kepada pondok Anwarul Huda untuk meningkat usaha pondok Anwarul Huda. Mesin pemotong tempe didesain dan dibuat untuk mengatasi permasalahan produksi kripik tempe. Selain pembuatan peralatan mesin produksi, pelatihan pengoperasian, perawatan mesin, serta pengemasan dan pemasaran kripik tempe juga dilakukan dalam program ini. Hasil menunjukkan bahwa kripik tempe yang dihasilkan memiliki ketebalan yang sama dan waktu produksi lebih cepat. Diharapkan program keberlanjutan pada produk lainnya untuk mendorong kemandirian unit usaha pondok Anwarul Huda.
Pengembangan Kawasan Banyuasin Desa Pelem Ponorogo Sebagai Destinasi Unggulan Dan Upaya Peningkatan Ekonomi
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.7
Pengembangan desa wisata merupakan salah satu solusi untuk menggali dan mengidentifikasi potensi desa berdasarkan daya tarik desa yang mampu meningkatkan pembangunan ekonomi desa. Agar potensi dan keunggulan desa dapat termanfaatkan dengan baik dan dapat membantu masyarakat lebih sejahtera. Desa Pelem Merupakan salah satu desa di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Kondisi geografis Desa Pelem berada di kawasan lembah dan perbukitan di wilayah Ponorogo bagian selatan. Berdasarkan data Indek Desa Membangun [IDM] yang dirilis oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memasukan Desa Pelem dalam kategori Desa Berkembang. Desa Pelem memiliki potensi strategis karena wilayahnya berada diantara lembah dan perbukitan menuju ke wilayah pegunungan di Kecamatan Ngrayun. Selain memiliki beberapa keunikan faktor alam, Desa Pelem juga memiliki potensi di bidang pertanian, peternakan dan beberapa industri kreatif lainnya. Desa Pelem memiliki belik banyu asin yang berada di kaki bukit sebelah timur, konon dahulu airnya digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit. Pemerintah Desa berencana mengembangkannya menjadi destinasi wisata agar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar dan mampu menaikkan pendapatan asli desa. Potensi lainnya adalah potensi peternakan, potensi UMKM, potensi kelembagaan masyarakat, Kelompok Tani, BUMDes yang aktif, HIPPAM, prasarana ibadah, prasarana pendidikan, prasarana kesehatan [PINDES] dan yang paling penting adalah semangat guyup rukun yang terbangun di masyarakat. Semua potensi desa yang ada perlu dikelola dan dikembangkan secara terintegrasi dan menjadi modal dalam mengembangkan Desa Pelem menjadi desa yang maju, mandiri dan berdaya saing. Permasahannya pemerintah Desa Pelem belum memiliki konsep yang jelas terkait grand desain wisata Banyu Asin yang akan dilkembangkan. Sehingga nantinya dapat menjadi acuan dalam pengembangan wisata di Desa Pelem.
Kajian Kebutuhan Sektor Perumahan Pasca Bencana Banjir Bandang di Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.9
Banjir bandang terjadi pada hari Kamis Tanggal 4 November 2021 akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Batu sepanjang hari. Akibatnya, Kota Malang salah satunya yaitu Kelurahan Oro-oro Dowo yang terletak di daerah hilir Sungai Brantas mengalami banjir bandang susulan dengan arus deras dan membawa material banjir yang menyebabkan kerusakan dan kerugian salah satunya yaitu di sektor perumahan. Metode penelitian menggunakan analisis kerusakan dan kerugian serta gangguan akses, gangguan fungsi, peningkatan risiko, dan dampak bencana; perkiraan kebutuhan dan gambaran awal pemulihan. Nilai kerusakan sektor perumahan sebesar Rp. 307.200.000 dan nilai kerugian sektor perumahan sebesar Rp. 188.849.748. Masalah utama yang muncul setelah bencana terjadi adalah rumah dan lingkungan perumahan rusak. Dukungan yang paling dibutuhkan adalah stimulus pembangunan rumah. Pada proses pemulihan, masyarakat ikut pada proses pelaksanaan. Masyarakat menilai rumah asal masih bisa ditempati sehingga banyak yang memilih rumah asal sebagai gambaran tempat tinggal satu tahun ke depan.
Platform Digital sebagai Perangkat Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Bromo dan Media Promosi Wisata
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.10
Gunung Bromo di Jawa Timur, Indonesia adalah salah satu tujuan wisata paling populer bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Penelitian dilakukan di Kecamatan Sukapura yang mana beberapa desa dijadikan sebagai tempat transit sebelum mengungsi ke tempat yang aman saat erupsi Gunung Bromo. Platform digital dihadirkan tidak hanya sebagai sarana bagi wisatawan untuk mendapatkan informasi wisata, juga sebagai sarana evakuasi. Ada empat tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu identifikasi tempat evakuasi sementara, identifikasi jalur evakuasi, sosialisasi kepada warga sekitar mengenai platform digital, kegiatan partisipasi masyarakat dan pembuatan website siaga bencana. Hasil analisis terkait kesiapan warga setempat dalam menggunakan platform digital menunjukkan bahwa mereka sangat antusias dengan adanya aplikasi smartphone sebagai layanan digital untuk mendapatkan informasi seputar pariwisata. Hasil sebaran bangunan evakuasi sementara dan jalur evakuasi yang dapat digunakan sebagai tempat transit menunjukkan perlunya penambahan bangunan evakuasi sementara saat terjadi erupsi.
Studi Evaluasi Kelayakan Pengembangan Listrik Mikrohidro/PLTMH dan Surya/SHS Untuk Ketahanan Energi Listrik Desa
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.tekad.2022.01.1.8
Studi Kelayakan Pengembangan adalah studi yang perlu dilakukan oleh stake holder energi terbarukan untuk menentukan kelayakan POC (Point of Conection) Pembangkit Listrik Energi Terbarukan untuk dikembangkan ke Sistem Distribusi PLN setempat berdasarkan standarisasi peralatannya, baik pada bangunan sispil, mekanikal dan elektrikal. Studi ini untuk mengidentifikasi dampak negative usulan penyambungan energi listrik mikrohidro/PLTMH maupun SHS/PLTS terhadap Sistem Distribusi PLN setempat dan melakukannya langkah langkah pencegahan terhadap dampak yang merugikan tersebut. Sebagai wilayah studi telah dipilih desa Andungbiru, kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur mengingat sejak tahun 2010 desa ini merupakan salah satu dari 12 desa/wilayah binaan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Permasalahannya adalah pembangkit-pembangkit yang ada saat ini tidak tertangani/ terkelola dengan baik oleh karena bekerja secara sendiri-sendiri (off grid), beroperasi secara terbatas serta kurang memenuhi persyaratan teknis pembangkitan listrik yang ditandai dengan rugi daya dan jatuh tegangan saluran yang tinggi serta peralatan yang tidak memenuhi standarisasi PLN. Hal ini jauh dari harapan para stake holder oleh karena pengusahaan dan pengelolaan energi harus dilakukan secara professional, rugi daya saluran rendah serta tidak terjadi drop tegangan yang cukup tinggi pada ujung beban. Karenanya, tujuan khusus yang ingin dicapai dari riset desa ini dan urgensinya adalah (1). Mengembangkan potensi dan pemanfaatan SDE dari air/PLTMH dan surya/SHS di desa lokasi penelitian agar terkelola dengan baik dan menjadi alternatif sumber energi listrik utama bagi semua warga yang memerlukannya (2). Meningkatkan infrastuktur pendukung energi listrik berdasarkan studi evaluasi/kajian kelayakan sehingga pengusahaan dan pengelolaan energi listrik PLTMH dan SHS dapat dilakukan secara professional, memenuhi persyaratan teknis pembangkitan baik dalam kondisi on grid maupun off grid serta (3). DepartemenTeknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (DTE FT UB) telah melaksanakan kegiatan MBKM dan juga CDP bagi mahasiswa sehingga dengan keterlibatan JTE diharapkan menghasilkan draft penelitian/skripsi mahasiswa yang terlibat, keterlibatan mahasiswa dalam riset juga terganjar/ternilai pada kesetaraan mata kuliah yang diambil dan mahasiswa berperan aktif dalam penyelesaian persoalan energi listrik di desa Andungbiru.