cover
Contact Name
Diah Agustina Puspitasari
Contact Email
deaja_chemeng@ub.ac.id
Phone
+6285642544742
Journal Mail Official
deaja_chemeng@ub.ac.id
Editorial Address
Badan Penerbitan Jurnal, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Gedung Dekanat Lantai 4, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya Jl. MT. Haryono No.167, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
TEKAD : Teknik Mengabdi
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : 29635829     DOI : 10.21776/ub.tekad
Fokus publikasi di bidang Keteknikan dengan ruang lingkup hasil deseminasi pengabdian kepada masyarakat.
Articles 69 Documents
Pelatihan Pengoperasian Reaktor Fludized Bed untuk Proses Karburisasi di Bengkel Material Usaha Mikro Landungsari: Indonesia
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.1

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin berkembang ternyata belum mampu menggantikan atau menggeser manusia untuk melakukan semua aktivitas dalam kehidupan di dunia termasuk dapat menjaga keseimbangan antara etos kerja dan produktivitas kerja tenaga pelaku industri. Etos kerja memiliki hubungan yang sangat penting dengan produktivitas kerja. Peningkatan ketrampilan kerja pebisnis Usaha Kecil Mikro perlakuan panas secara teori dan praktek perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kemampuan bersaing dengan kompetitor mapan. Pelaku industry kecil dan mikro perlakuan panas diharapkan untuk mengetahui dan memahami baja karbon karena material baja ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan produk industry rumah tangga akan tetapi kekuatan tarik yang relatif rendah, sehingga baja lebih mudah patah, arus, dan fraktur di bawah tekanan daripada baja lainnya. Proses produksi yang memperhatikan kualitas menghasilkan produk berkualitas yang terbebas dari kerusakan sehingga harga produk menjadi lebih kompetitif (karena ongkos produksi per unit yang rendah) akan dipilih oleh konsumen. Tujuan kegiatan pelatihan pengoperasian reactor fludized bed untuk proses karburisasi di bengkel material usaha mikro landungsari untuk meningkatkan etos kerja praktisi melalui transfer teknologi agar dihasilkan produk yang optimal. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adakah karburasi dalam reactor fluidized bed. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan tungku produk dari bengkel material αβγ yang disebut reactor fluidized bed. Kemampuan untuk beroperasi pada potensi karbon yang lebih tinggi serta keseragaman suhu yang sangat baik dan sifat perpindahan panas berarti kontrol proses yang lebih baik. Kegiatan pelatihan pengoperasian Karburising dalam reactor fluidized bed telah berhasil meningkatkan yang cukup besar dalam profil kekerasan dan struktur mikro baja karbon rendah.
IbM Bantuan Teknis Pemeriksaan Kondisi Eksisting Sejumlah Jembatan di Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.3

Abstract

Curah hujan tinggi di Kota Malang akhir-akhir ini membawa dampak buruk bagi lingkungan. Sejumlah titik di wilayah Kota Malang menjadi langganan banjir saat hujan deras. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat ada 18 titi banjir. Diantaranya adalah Jalan Soekarno-Hatta, Kedawung, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Danau Toba, Sawojajar, dan Jalan Ahmad Yani. Curah hujan yang tinggi bukanlah penyebab terjadinya banjir. Melainkan pemicu meningkatnya debit air yang kemudian mengakibatkan genangan di beberapa tempat itu. Luapan air sungai juga menyebabkan beberapa kerusakan jembatan yang ada di kota Malang. Oleh karena itu, untuk mengetahui kondisi eksisting dari jembatan tersebut, dilakukan pemeriksaan secara langsung di lapangan terhadap sejumlah jembatan, diantaranya adalah Jembatan Celaket, Jembatan Pajajaran, Jembatan Kahuripan, Jembatan Buk Glodok, Jembatan Soekarno-Hatta, dan Jembatan Tlogomas. Dari hasil pemeriksaan kondisi eksisting jembatan tersebutm dapat disimpulkan bahwa kondisi Jembatan relatif aman digunakan lalu lintas selama lebaran 2022, akan tetapi beberapa jembatan perlu dikaji lebih detail. Saran yang secepatnya harus dilakukan adalah segera dilakukan penebangan pohon yang menempel pada tubuh jembatan, serta dilakukan perbaikan pada lubang jalan.
Kajian Teknis Kondisi Eksisting dan Perkuatan Jembatan SDN Beji
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.4

Abstract

Jembatan Joglo SDN 1 Beji berada di desa Beji Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Jembatan ini merupakan struktur pasangan batu. Dalam melaksanakan kajian teknis Jembatan SDN Beji, diperlukan beberapa analisis struktur untuk memastikan bahwa jembatan tersebut dapat ditingkatkan fungsinya. Oleh karena itu, Komite sekolah meminta bantuan untuk dilaksakan pengecekan kondisi eksisting struktur jembatan agar dapat berfungsi sesuai dengan perencanaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diajukan sebagai upaya untuk membantu pihak Sekolah SDN 1 Beji dalam mengetahui kondisi eksisting jembatan, sehingga nantinya dapat diberikan solusi perkuatan yang dapat diaplikasikan ke struktur jembatan. Dari hasil uji kelayakan Jembatan Joglo SDN 1 Beji dapat disimpulkan bahwa struktur pelengkung dari pasangan batu bata sudah mengalami retak-retak dan perlu diberikan perkuatan tambahan. Sehingga dalam kajian ini juga dilakukan analisis dengan perhitungan dan gambar kerja untuk struktur perkuatan jembatan secara menyeluruh
Alat Peraga Pendidikan untuk Pengembangan Pendidikan Anak di PAUD Al-Qur’an Baiturrahman Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.5

Abstract

Pendidik PAUD sebagai ujung tombak dan fasilitator dalam pembelajaran di lembaga PAUD hendaknya memiliki pemahaman yang memadai dan menyeluruh mengenai alat permainan dan pengembangannya yang digunakan untuk anak usia dini. Alat permainan edukatif selain untuk memenuhi kebutuhan naluri bermain juga sebagai sumber yang mutlak diperlukan untuk mengembangkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini. Untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mudah, murah dan bermutu serta sesuai dengan prinsip pembelajaran dan perkembangan anak usia dini, berbagai inovasi telah dilakukan antara lain melalui pengembangan konsep alat peraga pendidikan. Sayangnya, kondisi alat peraga edukatif di PAUD Al-Quran Baiturrahman sangat terbatas dan banyak mainan yang rusak. Sehingga kegitan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan bantuan media pembelajaran berupa alat peraga mainan edukatif bagi peserta didik PAUD Al Quran Baiturrahman. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan meningkatkan kemampuan anak usia dini dalam penggunaan Alat Peraga Pendidikan. Ketepatan penggunaan Alat Peraga Pendidikan mampu memberikan dampak terhadap aspek pengembangan anak yang terdiri dari kemampuan kognitif, seni, bahasa, fisikmotorik, pengembangan berhitung permulaan dan pengembangan baca tulis serta dapat mengembangkan pembiasaan untuk melatih kemandirian anak, emosional anak dan memupuk kebersamaan
Penggambaran Lereng Tanah Kelurahan Dadaprejo
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.2

Abstract

Desa Dadaprejo merupakan salah satu desa yang merupakan bagian dari kecamatan Junrejo di wilayah Kota Batu. Daerah Dadaprejo merupakan daerah yang memiliki sumber air yang cukup besar sehingga dengan swakelola mampu menyediakan sumber air bersih untuk warganya. Salah satu sumber mata air terletak di belakang rumah di Jalan Tasrip no 34 RT 03 RW 07 Dadaprejo Junrejo Batu, Jawa Timur. Sumber air di lokasi ini sudah lama hilang dimungkinkan karena terjadi beberapa kelongsoran yang menyebabkan sumber air tersebut tertututup. Keruntuhan terakhir terjadi pada tanggal 14Maret 2021. Pemerintah desa mempunyai rencana akan membuka lagi sumber tersebut. Kondisi lereng pinggir sungai dengan kondisi curam dan ketinggian sekitar 27.7m danmemiliki kemiringan 900 dari puncak kereng sampai kedalaman 19.76 m dan kemiringan 41o dari dasar sampai ketinggian 7.94 m. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu pihak desa dalam merencanakan struktur dinding penahan tanah pada lereng tersebut. Tahap awal sebelum dilakukan perencanaan dinding penahan tanah adalah melakukan penggambaran lereng berdasarkan kondisi eksisting yang berguna untuk menentukan lokasi dan dimensi dinding penahan tanah yang akan dibangun di kemudian hari.
Bantuan Teknis Pengawasan Pembangunan Gedung Ruko dan Perpustakaan di Ponpes Singosari: Technical Assistance Supervising the Construction of Shophouses and Libraries at the Singosari Islamic Boarding School
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.7

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 18 tahun 1999, pekerjaan pengawasan dapat dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli yang profesional di bidang pengawasan jasa konstruksi yang mampu melaksanakan pekerjaan pengawasan sejak awal pelaksanaan pekerjaan konstruksi sampai selesai dan diserahterimakan. Dalam proyek bangunan tenaga kerja sebagai pengawas sangat diperlukan karena dalam pengerjaan proyek maupun penyelesaiannya masih banyak terdapat masalah – masalah yang timbul, misalkan kecelakaan kerja, bahan baku proyek sesuai kualitas atau tidak dll. Hal ini harus diprhatikan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan desai, gambar dan spesifikasi yang direncanakan. Pengawas seharusnya mempunyai pengetahuan baik administrasi proyek maupun teknis agar mendapatkan hasil pekerjaan yang memuaskan dan maksmal. Training ini akan memberikan pengetahuan yang dapat membantu baik perseorangan maupun perusahaan dalam meningkatkan pengetahuan tentang pengawasan. Pondok Pesantren Yatim Dhuafa (PPYD) Al-Ikhlas, Singosari merupakan pondok pesantren yang menampung anak yatim dan dhuafa. Sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan santri akan sarana belajar dan sebagai bagian dari usaha untuk mandiri dalam bidang ekonomi, maka direncanakan pembangunan Gedung ruko dan perpustakaan dua lantai. Tujuan dari kegiatan pengawasan adalah agar dapat dihasilkan suatu konstruksi bangunan yang sesuai dengan spesifikasi perencanaan serta dapat berdiri kokoh dalam menahan beban yang direncanakan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diajukan sebagai upaya untuk membantu pihak pondok dalam melakukan pengawasan pembangunan gedung ruko dan perpustakaan tersebut.
Pelatihan Desain Dan Manufaktur Mesin Pres Briket Kompos Sebagai Penunjang Sekolah Adiwiyata Nasional di SDN Kotalama 4 Kotamadya Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.6

Abstract

Upaya menumbuhkan kesadaran akan lingkungan menjadi sesuatu yang makin dirasa besar urgensinya dewasa ini. Semakin maraknya perubahan iklim, kenaikan suhu global, polusi dalam berbagai bentuk, hingga menggunungnya sampah, menjadi pertanda pentingnya kesadaran lingkungan. Saat ini dan masa mendatang pendidikan yang berwawasan lingkungan merupakan keharusan yang dilakukan sejak pendidikan dasar. Pembelajaran bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah pembelajaran ilmu yang banyak menerapkan ilmu-ilmu yang terkait dengan alam semesta, dalam prakteknya proses belajar mengajar sangat perlu dikaitkan dengan lingkungan sekitarnya oleh siswa. Pembelajaran efektif dan efisien yang berwawasan lingkungan adalah pembelajaran yang menjadi idaman bagi fihak sekolah karena mampu memadukan teori pembelajaran dengan keberadaan lingkungan serta menginteraksikan pembelajarannya dalam kehidupan sehari-hari misalnya melalui pemanfaatan limbah-limbah yang ada disekitar sekolah menjadi sesuatu yang produktif dan edukatif. Sampah-sampah dari daun-daun dan ranting kering yang berguguran ditanah merupakan suatu fenomena yang alami. Salah satu pemanfaatannya adalah dijadikan pupuk organik untuk dikembalikan lagi ke tamanan sekolah. Dalam upaya menuju tingkat nasional akan dibutuhkan pendalaman wawasan lingkungan sekolah yang lebih intensif. Pihak mitra telah melakukan upaya dengan mengembangkan hasil pupuk organik dalam bentuk padat dengan peralatan yang sederhana namun hasilnya tidak bagus dan menjadi tidak sesuai harapannya. Hal ini menjadi permasalahan utama dalam pengembangan produk pupuk organik. Pemecahan masalah dan solusi yang ditawarkan adalah dengan memberikan pelatihan desain dan manufaktur dalam membuat mesin pres manual serta juga dibuatkan model mesin yang nantinya dapat digunakan sebagai upaya untuk menuju Sekolah Adiwiyata tingkat nasional yang diidamkan bagi setiap sekolah dasar. Hasil akhir adalah model mesin pres briket yang diserah terimakan kepada pihak mitra.
IbM Edukasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi di SMP Islam Terpadu Insan Permata Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.9

Abstract

Malang merupakan salah satu kota yang cukup rawan terhadap bencana gempa bumi. Tahun lalu pada 10 April 2021, gempa bumi dengan magnitude 6,1 telah mengguncang Kabupaten Malang bagian selatan dan sekitarnya. Yang terbaru adalah gempa berkekuatan magnitodo 5,2 yang mengguncang Kabupaten Malang dan sekitarnya pada hari Jumat, 28 Januari 2022 sekitar pukul 18.20 WIB. Getaran gempa yang terjadi terasa sampai di kota Malang. Terjadinya gempa tidak dapat diprediksi, baik waktu maupun besarnya gempa. Oleh karena itu, salah satu hal yang diperlukan adalah adanya pemahaman dari masyarakat terkait mitigasi bencana. Mitigasi bencana merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (UU No 24 tahun 2007). Pengetahuan mengenai tindakan-tindakan yang harus dilakukan saat bencana harus menjadi fokus perhatian dari semua pihak, agar korban jiwa akibat bencana tersebut dapat dimimalisir. Edukasi terhadap mitigasi bencana harus dibangun sejak anak-anak sehingga masyarakat memiliki budaya sadar bencana. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat, khususnya, siswa Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Insan Permata beserta guru terkait langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi bencana gempa bumi.
Mesin Cetak Pelet Pakan Ikan Untuk Pemberdayaan Sentra Pembenihan Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Ikan Nila Pada Singosari Farm Desa Sumbersekar Kecamatan Dau Kabupaten Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.1.8

Abstract

Industri peternakan Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Berbagai jenis hewan telah dipelihara dengan cara yang ideal dan efektif. Persoalannya adalah proses pencetakan pakan ternak yang kurang efisien dengan menggunakan teknik manual atau tenaga manusia. Hal ini terlihat dari hasil produksi pakan dalam jumlah yang relatif besar, yang membutuhkan proses pencetakan yang cukup lama, sehingga kurang ideal untuk memenuhi permintaan pakan ternak dalam jumlah yang banyak. Pengeluaran terbesar dalam operasional budidaya ikan nila adalah pakan. Karena pembudidaya nila menggunakan pakan buatan, biaya pakan mereka sangat tinggi,sehingga mengakibatkan biaya operasionalnyapun cukup tinggi. Akibatnya, keuntungan mereka sangat kecil dibandingkan dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Sehingga diperlukan suatu alat adalah mesin cetak pelet. Setelah penggunaan mesin cetak pelet, biaya operasional untuk biaya pakan ikan dapat menghemat sebesar 56%.
Sosialisasi Sumur Resapan sebagai Upaya Penanggulangan Banjir di Wilayah Bareng Raya, Kelurahan Bareng, Kota Malang
TEKAD : Teknik Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.tekad.2023.02.2.1

Abstract

Banjir adalah suatu kondisi tergenangnya aliran air yang tidak dapat ditampung oleh sungai. Banjir menjadi permasalahan di perkotaan yang serius karena kawasan perkotaan menyimpan aset yang lebih besar sehingga dapat memberikan kerugian yang besar juga. Kelurahan Bareng merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur. Kelurahan Bareng memiliki struktur geografis miring dan cekung di satu wilayah tertentu sehingga sering terjadi banjir. Kondisi tersebut diperparah dengan menyempitnya bantaran sungai yang ada di wilayah Kelurahan Bareng akibat dijadikan pemukiman penduduk. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi dalam upaya penanggulangan bencana banjir dengan penerapan sumur resapan. Pelaksanaan kegiatan adalah selama bulan Juli Tahun 2021 di Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan survey, perizinan lokasi, diskusi, dan perancangan sumur resapan. Sedangkan tahap pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan sosialisasi dan pembangunan sumur resapan. Pada sosialisasi ini disampaikan teknis pelaksanaan program berupa latar belakang, tujuan, judul program, persiapan, pembuatan, cara kerja sumur resapan, dan perawatan sumur. Peserta Sosialisasi berjumlah 20 orang diantaranya perwakilan Karang Taruna dan warga sekitar dengan mematuhi protokol kesehatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan pemahaman masyarakat mengenai materi yang disampaikan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 66% pertanyaan yang dijawab benar. Sedangkan hasil post-test menunjukkan bahwa 93% pertanyaan yang dapat dijawab benar. Kesimpulan yang dapat diambil dari program pengabdian masyarakat adalah terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai penyebab terjadinya banjir, pengertian, kegunaan, pembuatan, dan perawatan sumur resapan sebesar 27%.