cover
Contact Name
Susilo Restu Wahyuno
Contact Email
jprokep@centamaku.ac.id
Phone
+6285727119988
Journal Mail Official
jprokep@centamaku.ac.id
Editorial Address
Jalan Lingkar Kudus-Pati KM.5 Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia, 59381
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27760065     DOI : https://doi.org/10.31596/jprokep
Core Subject : Health,
Nursing: including Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016)" : 5 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG TEHNIK MENYUSUI YANG BENAR DI POSYANDU DESA SINGOCANDI KEC.KOTA KAB. KUDUS Ambarwati Ambarwati
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.19

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional mengetahui gambaran pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang teknik menyusui yang benar di Posyandu Desa Singocandi Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dengan responden 45 ibu menyusui. Hasil penelitian tentang karakteristik responden menunjukkan mayoritas responden adalah usia 20-35 tahun, pendidikan setingkat SLTA, pekerjaan karyawan swasta. Gambaran pengetahuan pengertian teknik menyusui yang benar 25 responden cukup baik (55,6%).Gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang macam-macam teknik menyusui yang benar 25 responden cukup baik(55,6%). Gambaran pengetahuan ibu menyusui tentang masalah yang berkaitan dengan ibu menyusui 24 responden cukup baik (53,3%).Gambaranpengetahuan tentang teknik menyusui yang benar adalah pengetahuan baik sebanyak 11 orang (24,5%), pengetahuan cukup baik 29 orang atau (64,4%), pengetahuan kurang baik 5 orang atau (11,1%), pengetahuan tidak baik 0 orang atau (0%) yang bisa di pengaruhi oleh pendidikan dan informasi di sekitar responden. Hasil tersebut membuktikan bahwa gambaran pengetahuan mayoritas adalah cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menarik kesimpulan Mayoritas pengetahuan ibu yang memiliki bayi tentang teknik menyusui yang benar di Posyandu Desa Singocandi Kecamatan Kota Kabupaten Kudus adalah cukup baik
GAMBARAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE SELAMA MENSTRUASI REMAJA PUTRI DI DUKUH SUDIMORO DESA KARANGMALANG KECAMATAN GEBOG KABUPATEN KUDUS Eny pujiati
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.20

Abstract

Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Gambaran perilaku personal hygiene selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan kategori perilaku cukup (54%). 2) Gambaran perilaku personal hygiene dalam melakukan perawatan kulit dan wajah selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan kategori perilaku cukup (60%). 3) Gambaran perilaku personal hygiene dalam melakukan kebersihan rambut selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan kategori perilaku cukup (46%). 4)    Gambaran perilaku personal hygiene dalam melakukan kebersihan tubuh selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan perilaku baik (84%). 5) Gambaran perilaku personal hygiene dalam melakukan kebersihan genetalia selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan perilaku cukup (54%). Gambaran perilaku personal hygiene dalam melakukan kebersihan pakaian sehari-hari selama menstruasiremajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan perilaku cukup (44%) dan Gambaran perilaku personal hygiene dalam penggunaan pembalut selama menstruasi remajaputri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus dengan perilaku baik (88%). Berdasarkan hasil penelitian peneliti menarik kesimpulan Perilaku personal hyegine selama menstruasi remaja putri Di Dukuh Sidomoro Desa Karangmalang Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus cukup.
PERAWATAN LUKA DENGAN NACL 0,9 % PADA TN. R DENGAN POST EKSISIABSES GLUTEA SINISTRA HARI KE-25 DI RUMAH TN. R DI DESA KIRIG KABUPATEN KUDUS L Sofa; S Yusra
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.21

Abstract

Berdasarkan pengelolaan yang dilakukan pada pasien perawatan luka post eksisiabses glutea pada Tn. R dengan perawatan menggunakan kompres NaCl 0,9% selama 5 kali perawatan didapatkan warna dasar luka merah, kondisi luka bersih, panjang luka 2,6 cm dengan kedalaman 1,5 cm, bersih tidak ada eksudat dan tidak ada bau, kulit disekitar luka tidak tampak kemerahan, tidak mengeras, tidak berwarna kebiruan, tepi luka halus, tipis, bersih dan lunak. Akan tetapi penggunaan NaCl 0,9% tidak direkomendasikan karena perawatan luka dengan kompres NaCl 0,9 % tidak mengalami perbaikan yang signifikan. Luka pada Tn. R masih berada pada fase proliferasi dimana pada fase tersebut sangat rentan dan mudah rusak sehingga dibutuhkan topical yang bisa mengkondisikan luka lembab seperti hydroactive gel, calcium alginate sebagai primary dressing dan transparent film sebagai secondary dressing. Agar dapat menstimulasi granulasi dan epitelisasi. Selain perawatan luka yang tepat penyembuhan luka juga didukung dari beberapa faktor. Faktor-faktor dalam penyembuhan luka ada dua yaitu faktor lokal dan faktor umum. Faktor lokal diantaranya hidrasi luka, penatalaksanaan luka (aplikasinya),suhu luka, adanya tekanan, gesekan, atau keduanya, adanya benda asing dan ada tidaknya infeksi. Faktor umum diantaranya kondisi umum pasien, seperti usia, penyakit penyerta, vaskularisasi, kegemukan, gangguan sensasi dan pergerakan, status psikologis, terapi radiasi dan obat-obatan, nutrisi. Nutrisi atau asupan makanan sangat mempengaruhi penyembuhan luka. Nutrisi yang buruk akan menghambat makanan sangat mempengaruhi penyembuhan luka. Nutrisi yang buruk akan menghambat proses penyembuhan bahkan menyebabkan infeksi luka.
TINDAKAN UNIVERSAL PRECAUTION DALAM MEMINIMALKAN RESIKO PENULARAN HEPATITIS A DI RUANG SA’AD ANAKRUMAH SAKIT ISLAM SUNAN KUDUS R Rahmawati; A R Yuliana
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.22

Abstract

Hepatitis A bisa ditularkan secara oral melalui makanan yang sudah terkontaminasi feses yang terinfeksi HAV, penularan juga bisa melalui transfusi darah namun jarang terjadi. Perawat dan keluarga sangat beresiko tertular oleh penyakit ini,maka dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang prilaku hidup sehat dan selalu mengunakan tindakan Universal Precaution cara tersebut dapat meminimalkan terjadinya penularan pada hepatitis.
GAMBARAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT PADA MAHASISWA TINGKAT I AKADEMI KEPERAWATAN KRIDA HUSADA KUDUS TAHUN AKADEMIK 2015/2016 I N Pramudaningsih
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v3i1.18

Abstract

Penelitian ini merupakan deskriptif untuk menggambarkan motivasi mahasiswa menjadi perawat yang dimiliki seorang mahasiswa dari motivasi negative, motivasi positif, motivasi intrinstik, dan motivasi ekstrinsik. Mahasiswa memiliki dorongan tersendiri untuk belajar lebih giat agar menjadi seorang perawat yang profesional. Gambaran motivasi positif mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi tinggi. Gambaran motivasi negatif mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi motivasi rendah. Gambaran motivasi intrinstik mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswa angkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi tinggi. Gambaran motivasi ekstrinsik mahasiswa menjadi perawat pada mahasiswaangkatan 2015/2016 AKPER Krida Husada dengan kategori motivasi sedang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5