cover
Contact Name
Marlina
Contact Email
marlina@unuha.ac.id
Phone
+6281373533135
Journal Mail Official
alitibar@unuha.ac.id
Editorial Address
Editorial address: Jl. Kotabaru Sukaraja, Buay Madang, OKU Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 32161.
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al I'tibar Jurnal Pendidikan Islam
Published by Universitas Nurul Huda
ISSN : 25274546     EISSN : 2581222X     DOI : https://doi.org/10.30599/jpia.v11i1
Al I`tibar Jurnal Pendidikan Islam is a Islamic education journal published with a view to facilitating academics and researchers to publish their research results in the field of Islamic Education Innovation and Research.
Articles 168 Documents
Kecerdasan Emosional Menurut Luqman Al-Hakim (Studi Analisis Surat Luqman, Ayat 12 – 19) Moh Mansur Fauzi
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.188

Abstract

Loss of sense of trust, moral damage, rampant fight among students are the dynamics of education in the country. Declining quality of education not only from the ordinary, but also from the elite. Corruption, abuse of commission, drugs, drunkenness are phenomena that we often hear and are no longer taboo for us to witness. By teaching emotional intelligence in educational institutions and not overly elevating IQ is a solution at the moment. The balance of IQ, EQ, and SQ needs to be taught again, with the appearance of Luqman al-Hakim known for his wisdom. We can learn some lessons from him, such as how to investigate the adolescent of this nation properly.
Konsep Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Dan Pembinaannya Dalam Pendidikan Agama Islam Menurut Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Suhartono Suhartono; Nur Faizah
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.189

Abstract

Tujuan pendidikan yang diorientasikan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani adalah menuju pembersihan hati atau tazkiyyatunnafs, ini merupakan derajat yang tinggi dalam proses pendidikan. Materi pemikiran yang dikembangkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani tentang ketarbiyahan menetapkan adab-adab dan kewajiban- kewajiban tertentu yang harus diperhatikan guru dalam memperlakukan muridnya. Pengajaran yang digunakan Syekh Abdul Qadir Jailani sering memberikan sandaran atas nama Allah (Alqur’an) dan Hadits Nabawi dalam paparan-paparannya. Kemudian beliau menunjukkan penekanan yang luar biasa akan pentingnya berpegang teguh dan istiqamah dalam ber-tauhidullah. Syekh Abdul Qadir Jailani menerapkan tiga metode. Pertama, membuat pengajaran yang sistematis dan mengolah jiwa yang terarah. Kedua, memberi ceramah dan berdakwah kepada murid dalam rangka amar ma’ruf dan nahi munkar. Ketiga, kurikulum yang digunakan isinya harus meyakinkan secara ilmiah (‘ilmul yaqin), keyakinannya dapat dipertanggungjawabkan (‘ainul yaqin), dan kebenarannya meyakinkan secara pasti (haqqul yaqin).
Pengaruh Penerapan Metode Diskusi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Materi Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Sholeh Hasan; Perawati Perawati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.190

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an Hadits di MA Nurul Huda Sukaraja masih menggunakan metode ceramah. Pada proses pembelajaran guru hanya memberikan ringkasan materi dengan cara mendektekan kepada siswa kemudian guru menjelaskan materi tesebut secara oral tanpa memberikan feed back kepada siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI MA Nurul Huda Sukaraja yang berjumlah 84 orang. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA dan XI MAK yang berjumlah 46 siswa. Data digunakan dalam penelitian ini adalah data interval. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Uji instrumen menggunakan persen product moment, teknik analisis data dengan cara menghitung nilai rata-rata (mean), standar deviasi, dan menentukan tingkat kesukaran soal dengan kategori tinggi, sedang, rendah, pengujian hipotesis dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji Hipotesisinya menggunakan uji t. Langkah terakhir adalah menarik kesimpulan. Adapun kesimpulan yang diperoleh: Pertama, hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi amar ma’ruf nahi mungkar yang pembelajarannya diterapkan metode pembelajaran diskusi adalah sedamg dengan perincian dari 24 orang siswa terdapat 6 orang siswa atau 25% memeperoleh nilai kategori tinggi, 17 orang atau 70,83% memeperoleh nilai sedang, dan 1 orang siswa atau 4,16% memeperoleh nilai kategori rendah dengan nilai rata-rata tes hasil belajar sebesar 78,33. Kedua, hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits materi amar ma’ruf nahi mungkar yang pembelajarannya diterapka metode ceramah adalah sedamg dengan perincian dari 22 orang siswa terdapat 2 orang siswa atau 9,09% yang mendapat kategori nilai tinggi, 14 orang siswa atau 63,63% memperoleh nilai kategori sedang dan 6 orang siswa atau 27,27% memperoleh nilai kategori rendah dengan nilai rata-rata 68,68.3. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran diskusi terhadap hasil belajar Al-Qur’an Hadits siswa pada materi pembelajaran amar ma’ruf nahi mungkar di kelas XI MA Nurul Huda dengan harga thitung 3,92 sedangkan ttabel= 2,024 sehingga hipotesis nihil ditolak, sedanglkan hipotesis alternatif diterima.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran PQ4R Imam Rodin; Dwi Sunenti
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.192

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi ketercapaian hasil belajar siswa. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat digunakan pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah strategi pembelajaran PQ4R. Rumusan masalah penelitian ini adalah "Apakah penerapan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja Tahun Pelajaran 2016/2017?" Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa melalui penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian dilaksanakan menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Prosedur penelitian setiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja yang berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes, sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik holberman yaitu reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan penelitian ini adalah pertama; hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa sebelum penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 adalah rendah yaitu dari 21 siswa hanya terdapat 6 siswa atau 28,57% yang mencapai ketuntasan, sedangkan 15 siswa atau 71,43% lainnya memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal dengan nilai rata-rata siswa sebesar 52,86. Kedua, hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa setelah penerapan strategi pembelajaran PQ4R di kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada siklus 1 persentae ketuntasannya adalah 47,62% dan masuk ke dalam ketegori rendah. Pada siklus 2 prosentase ketuntasannya adalah 71,43% dan masuk ke dalam kategori baik. Pada siklus 3 persentae ketuntasannya adalah 100% dan masuk ke dalam kategori baik. Ketiga, Penerapan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 07 Sukaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 setiap siklus sebesar 23,81%.
Etika murid dan guru dalam kegiatan pembelajaran Menurut imam al-ghazali (Kajian Teoritik Kitab Ihya Ulumuddin Juz I Karya Imam Al-Ghazali) Ahmad Ulin Ni'am; Nasrudin Zen
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v4i1.195

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Etika murid dan guru dalam kegiatan pembelajaran Menurut Imam Al-Ghazali kajian teoritik Kitab Ihya’ Ulumuddn. karya Imam Al-Ghazali. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Riset perpustakaan (library Research) dengan teknik analisis (content analisis), atau analisis isi. Guru merupakan sosok yang mampu sebagai penunjuk kejalan Allah. kesuksesan Murid adalah tanggung jawab Guru Kesuksesan anak adalah kesuksesan orang tua. hal ini ditandai dengan adanya sifat kasih sayang dari guru kepada murid sebagaimana layaknya perlakuan orang tua terhadap anaknya. Murid merupakan mitra guru dalam kebaikan yang ditandai oleh adanya sifat demokrasi dan prinsip keterbukan antara mereka dalam hal ini landasan dasarnya adalah adanya tujuan yang mulia yaitu pendekatan diri kepada Allah SWT (memiliki nilai-nilai religiusitas dan transenden). Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kitab Ihya’ Ulumuddin yang merupakan karya monumental Imam Al-Ghazali terdapat beberapa etika yang harus dilaksanakan bagi guru dan murid demi kesuksesan proses pembelajaran sehingga terjadilah suatu relasi yang harmonis antara keduanya
Konsep Pendidikan Seumur Hidup Dalam Tinjauan Pendidikan Islam Suhartono Suhartono
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.196

Abstract

Pendidikan adalah modal utama yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Dengan pendidikan akan meninggikan manusia dan merendahkan manusia yang lain, manusia akan dianggap berharga bila memiliki pendidikan yang berguna bagi sesamanya Belajar seumur hidup adalah belajar terus menerus dan berkesinambungan (continuing-learning) dari buaian sampai akhir hayat, sejalan dengan fase-fase perkembangan pada manusia. Oleh karena setiap fase perkembangan pada masing-masing individu harus dilalui dengan belajar agar dapat memenuhi tugas-tugas perkembanganya, maka belajar itu dimulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa dan bahkan sampai akhir hayatnya. Masa dari pendidikan sangatlah panjang, banyak orang yang beranggapan bahwa pendidikan itu berlangsung hanya disekolah saja, tetapi dalam kenyataanya pendidikan berlangsung seumur hidup melalui pengalaman-pengalaman yang dijalani dalam kehidupanya. Didalam dunia pendidikan Islam di kenal dengan istilah pendidikan sepanjang hayat atau pendidikan seumur hidup. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan berlangsung tanpa batas yaitu mulai sejak lahir sampai kita meninggal dunia. Maka jelaslah sudah bahwa pendidikan seumur hidup itu sangat benar adanya didalam kehidupan kita.
Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural Abdul Karim; Miftakhul Munir
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.197

Abstract

Kemajemukan bangsa ini, disatu sisi merupakan aset kekayaan khasanah budaya bangsa, namun disisi lain dapat menjadi potensi konflik tatkala tidak dapat dikelola dengan baik dan tidak memiliki sikap yang proposional terhadap kemajemukan ini. Kemajemukan yang memiliki potensi konflik tinggi dan sentral yaitu isu yang berkenaan dengan kemajemukan beragama.Agama merupakan isu yang sangat sentral dan cepat menimbulkan konflik dikalangan masyarakat. Maka dari itu, artikel ini ditulis guna untuk mencoba menggagas wacana tentang pendidikan agama islam dengan membawa misi pluralisme agama, humanisme, dan demokrasi. Dan memberikan solusi serta pencerahan dalam menuju suatu perubahan yang signifikan terhadap pendidikan agama islam dalam segala aspeknya, sehingga pendidikan agama islam menjadi pendidikan yang inklusif dan dinamis.
Transformasi Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Nilai Karakter Peserta Didik Yang Humanis Religius Iswati Iswati
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.199

Abstract

Di Negara kita pendidikan diharapkan mampu membangun karakter peserta didik yang humanis religius tak terkecuali pendidikan Islam. Pembelajaran Pendidikan agama Islam dipandang sangat urgent dalam kerangka membangun nilai karakter peserta didik yang humanis religius, karena pembelajaran PAI merupakan salah satu langkah untuk merespon benturan dan penyakit- penyakit sosial saat ini. Tujuan penelitian ini untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana Konsep Pendidikan Islam yang berbasis karakter humanis religius?, bagaimana pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membangun karakter humanis religius? Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, Permasalahan dibahas melalui studi kepustakaan. Membangun karakter humanis religius merupakan upaya dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak memisahkan dua hal yang seharusnya berjalan beriringan yakni berorientasi illahiyah dan insaniyah sebagai wujud pengembangan fitrah manusia berdasarkan nilai-nilai luhur Islam. Nilai karakter humanis religius diharapkan mampu menghantarkan proses pendidikan menuju keseimbangan dua hablun min Allah dan hablun min al-nas.
Analisis Gaya Mengajar Dosen Tetap STKIP Nurul Huda Sukaraja Muhammad Ikhsanudin
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.200

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis gaya mengajar dosen tetap STKIP Nurul Huda Sukaraja. Rumusan masalahnya adalah bagaimana gaya mengajar dosen tetap di STKIP Nurul Huda Sukaraja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian penelitian ini adalah seluruh dosen tetap di STKIP Nurul Huda Sukaraja. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik wawancara, observasi dan angket. Dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa, 1) gaya mengajar teknologis dengan rata–rata sebesar 91%, 2) gaya mengajar interaksional dengan rata–rata sebesar 77 %, 3) gaya mengajar personalisasi dengan rata–rata sebesar 74 % dan 4) gaya mengajar klasik dengan rata–rata sebesar 29 %. Adapun saran dari hasil penelitian ini adalah hendaknya dosen selalu senantiasa untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan mengajar dalam berbagai gaya mengajar agar proses pengajaran dapat berjalan dengan lancar dan optimal serta dapat lebih meningkatkan keaktifan belajar mahasiswa.
Pelaksanaan Shalat Kusyu’ Ditinjau Dari Psikologi Kepribadian Supangat Supangat
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Islam Al-I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v3i1.203

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Pelaksanaan Shalat Kusyu’ ditinjau Dari Psikologi Kepribadian”, dengan alasan bahwa perlunya pembahasan mendalam tentang khusyu’ dalam sholat sehingga dapat berusaha menerapakan ibadah sholat dengan khusyu’ serta tercapainya tujuan sholat sebagaimana bacaan-bacaan yang dibaca dalam sholat. Hal ini akan dianalisa mendalam tentang kaitannya dengan kepribadian melalui pendekatan psikoligi Metodologi penelitian menggunakan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan kajian psikologi kepribadian. Menganalisis secara konteks dengan berbagai literatur berupa data primer dan data skunder serta memberi kesimpulan secara deduktif. Temuan pada penelitian ini adalah bahwa untuk menjadikan khusyu’ dalam shalat sebagaimana maka kriteria khusyu’ harus dilakukan sesuai dengan syara’ yaitu: (1) ketika shlat menjaga pandangannya selalu tertunduk (1) hati dan ucapan serta gerakan selalu berusaha dipadukan untuk senantiasa merasakan dan meresapi inti makna yang dibaca dalam bacaan shalat. Untuk melaksanakan tersebut ditinjau dari psikologi kepribadian maka qalb, fuad, ego dan tingkah laku dalam penerapannya dilakukan dalam shalat serta mengintegrasikan sistem qalbu, akal dan nafsu. Dengan penemuan di atas yang berkenaan khusyu’ dalam shalat ternyata sangat dipengaruhi oleh kepribadian seseorang bila ditinjau dari psikologi kepribadian, dimaksudkan bahwa khusyu’ dalam shalat terjadi pada proses integrasi sistem qalbu, akal dan nafsu sehingga mencapai tujuan dilaksanakannya shalat.

Page 2 of 17 | Total Record : 168