cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Singuda ENSIKOM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 310 Documents
STUDI KELAYAKAN EKONOMIS PLTU BERBAHAN BAKAR FIBER DAN CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI DOMESTIC POWER Gideon Rewin Napitupulu; Eddy Warman
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 30 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PT. Perkebunan Minanga Ogan merupakan perusahaan perkebunan yang memiliki pabrik pengolahan sawit yang menggunakan pembangkit listrik sendiri sebagai sumber daya untuk menjalankan kegiatan pengolahan dan kehidupan domestic pada areal perkebunan itu sendiri dan mempunyai kebun sendiri dan kebun plasma, salah satunya adalah Sei Ogan Mill (SOGM). SOGM adalah pabrik yang mengolah sawit menjadi CPO dengan kapasitas 60 ton/jam yang  memakai dua alternatif sumber power, yaitu PLTU dan PLTD. Tulisan ini membahas  kelayakan ekonomis penggunaan PLTU menggunakan sisa bahan bakar hasil produksi pabrik sawit sebagai penghasil daya untuk perumahan domestic dengan membandingkannya dengan pemakaian Genset sebagai penghasil daya. Turbin uap menghasilkan daya 1500 kW dioperasikan pada saat pabrik berjalan. Beban turbin tersebut adalah pabrik dan perumahan domestic PT. Perkebunan Minanga Ogan. Uap dihasilkan boiler berkapasitas 19 Bar sebanyak 3 unit dan beroperasi 2 unit berbahan bakar fiber dan cangkang hasil pengolahan. Pabrik berhenti mengolah, sumber daya untuk perumahan domestic bersumber dari 2 unit genset dengan kapasitas 301 kW berbahan bakar solar. Harga energi listrik masing-masing pembangkit dengan suku bunga 12 %, 6  %, adalah Rp. 920,-/kWh, Rp. 807,-/kWh untuk PLTU dan Rp. 2.337,-/kWh, Rp. 2.322,-//kWh untuk PLTD sedangkan nilai kalor bahan bakar fiber = 2.770,544 kkal/Kg = 3,222 kWh, cangkang = 3.881,15 kkal/Kg = 4,513 kWh dan solar = 2149,75 kkal = 2,5 kWh.   Kata Kunci : Pembangkit, Fiber, Cangkang, Ekonomi Teknik
STUDI SISTEM VERTICAL HANDOVER PADA JARINGAN WIRELESS HETEROGEN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA ADAPTIVE LIFETIME BASED Daniel Hermanto Marpaung; Maksum Pinem
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.587 KB)

Abstract

Perbedaan standar jaringan komunikasi menjadi hambatan bagi pelanggan untuk dapat selalu terhubung dengan jaringan yang terbaik. Salah satu solusi untuk masalah ini adalah dengan menggunakan proses vertical handover. Pada tulisan ini membahas tentang studi sistem vertical handover yang menggunakan algoritma adaptive lifetime based dengan variasi kecepatan dan parameter MIT. Perubahan kecepatan dari 1 m/s hingga 5 m/s dan perubahan MIT -80, -75 dan -70. Parameter sistem yang diamati adalah probabilitas transisi vertical handover, probabilitas vertical handover, dan jumlah vertical handover yang terjadi selama lintasan UE. Proses simulasi dimulai ketika UE berada pada jaringan selular 3G dan melewati jaringan WLAN. Hasil simulasi menunjukkan bahwa semakin cepat UE bergerak mendekati jaringan tujuan maka nilai probabilitas transisi vertical handover, probabilitas vertical handover dan jumlah rata-rata vertical handover juga akan meningkat. Untuk menurunkan jumlah vertical handover maka dilakukan variasi nilai MIT. Hasil yang diperoleh yaitu dengan kecepatan 5 m/s dan nilai MIT -80 diperoleh jumlah rata-rata vertical handover sebesar 5,51. Dengan mengubah nilai MIT menjadi -70 maka jumlah rata-rata vertical handover dapat diperkecil menjadi 1,72.
ANALISIS PENGARUH JATUH TEGANGAN TERHADAP KINERJA MOTOR ARUS SEARAH KOMPON Irpan Rosidi Tanjung; Surya Tarmizi Kasim
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.485 KB)

Abstract

Turunnya tegangan supply pada motor arus searah  mempengaruhi kinerja motor. Motor arus searah kompon banyak digunakan sebagai penggerak pada dunia industri, oleh karena tulisan ini dibuat untuk mengetahui jenis motor arus searah penguatan kompon yang terbaik  akibat jatuhnya tegangan  supply. Tulisan ini membahas  hasil penelitaian didapatkan hasil bahwa motor arus searah kompon panjang  memiliki jatuh putaran yang tidak terlalu jauh akibat jatuh tegangan torsi dan putaran tertinggi pada motor arus searah kompon panjang diperoleh pada saat tegangan terminal bernilai 220 Volt yaitu sebesar 0,107 N-m dan 1450 rpm sedangkan torsi dan putaran terendah diperoleh pada saat tegangan terminal bernilai 190 Volt yaitu sebesar 0,0820-m dan 1270 rpm sedangakan torsi dan putaran tertinggi pada motor arus searah kompon pendek diperoleh pada saat tegangan terminal bernilai 220 Volt yaitu sebesar 0,106 N-m dan 1480 rpm sedangkan torsi dan putaran  terendah diperoleh pada saat tegangan terminal bernilai 190 Volt yaitu sebesar 0,0975-m dan 1250 rpm.
RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP ARRAY PATCH SEGIEMPAT DUAL-BAND (2,3 GHz dan 3,3 GHz) DENGAN PENCATUAN PROXIMITY COUPLED Fellix Deriko; Ali Hanafiah Rambe
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.27 KB)

Abstract

Antena menjadi perangkat yang sangat penting dalam komunikasi nirkabel. Berkembangnya teknologi semikonduktor akan memicu kebutuhan perangkat antena dengan dimensi kecil, mudah difabrikasi serta mudah diintegrasikan dengan perangkat komunikasi yang semakin kecil. Antena mikrostrip dapat menjadi solusi memenuhi kebutuhan antena tersebut. Pada penelitian ini, dirancang sebuah antena mikrostrip array patch segiempat yang mampu bekerja pada frekuensi 2.3 GHz dan 3.3 GHz untuk aplikasi WiMAX. Perancangan antena menggunakan teknik pencatuan proximity coupled. Berdasarkan hasil pengukuran, didapatkan nilai VSWR sebesar 1,39 untuk frekuensi 2,3 GHz dan 2,20 untuk frekuensi 3.3 GHz dengan pola radiasi yang didapat adalah omnidirectional.
Studi Keandalan Jaringan Distribusi 20 kV yang Terinterkoneksi Dengan Distributed Generation (Studi Kasus: Penyulang PM.6 Photo Gardu Induk Pematangsiantar) Rizky Kurniawan; Zulkarnaen Pane
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 31 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.077 KB)

Abstract

Jaringan distribusi merupakan bagian sistem tenaga listrik yang terletak paling dekat dengan pelanggan. Distributed Generation (DG) yang terinterkoneksi pada jaringan distribusi memberikan dampak terhadap tingkat keandalan jaringan distribusi. Pembahasan pada tulisan ini menggunakan metode section technique. Dimana DG yang terinterkoneksi diasumsikan dapat beroperasi pada kondisi islanding. Dari pembahasan diperoleh perubahan lamanya pemadaman sebesar 40,67 % setelah jaringan distribusi terinterkoneksi DG dengan frekuensi pemadaman yang tetap. Nilai keandalan sebelum terinterkoneksi DG adalah SAIFI = 80,3419 kali/tahun dan SAIDI = 87,6505 jam/tahun sedangkan setelah terinterkoneksi DG adalah SAIFI = 80,3385 kali/tahun dan SAIDI = 52,0064 jam/tahun.
Analisis Kinerja Protokol Akses Acak Pada LAN Lamhot Abdi Simanjuntak; Muhammad Zulfin
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.755 KB)

Abstract

Protokol akses acak (Random Access Protocol) digunakan dalam jaringan LAN pada penggunaan kanal secara bersama. Tulisan ini membahas tentang kinerja protokol 1-Persistent CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Coliision Detection) pada jaringan Local Area Network (LAN) dengan menghitung throughput oleh pengaruh delay propagasi (a)dan attempt rate (G). Pada protokol akses acak  tidak ada jaminan bahwa pengiriman data berhasil sepenuhnya dan transmisi diinisiasikan tanpa ada prioritas negosiasi dengan transmisi lain yang mungkin juga terjadi. Ketika dua transmisi terjadi dalam waktu yang sama, maka akan menyebabkan terjadinya tabrakan frame. Jika tabrakan terjadi, maka harus dilakukan retransmisi sampai transmisi sukses. Untuk mengantisipasi tabrakan berulang, maka retransmisi harus dilakukan pada waktu acak. Setelah melakukan perhitungan dengan menggunakan software Matlab, diperoleh throughput maksimum 1-Persistent CSMA/CD, pada attempt rate dan delay propagasi . Kata Kunci: LAN, Random Access Protocol, Medium Access Control (MAC), Ethernet. 
PERANCANGAN SISTEM HOME AUTOMATION BERBASIS ARDUINO UNO Terhulin Purba Tambak; T. Ahri Bahriun
Singuda ENSIKOM Vol 10, No 28 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.825 KB)

Abstract

Home Automation merupakan suatu cara untuk mempermudah pekerjaan rumah manusia yang menggunakan teknologi, sehingga dapat  memberikan rasa nyaman, hidup yang lebih mudah dan lebih mempunyai waktu lengang, khususnya untuk para orang tua (lansia) dan yang memiliki kekurangan atau cacat. Tulisan ini membahas tentang perancangan sistem home automation yang dapat memantau tamu yang datang pada monitor melalui kamera CCTV. Sistim ini menggunakan perintah suara untuk membuka kunci dan pintu dan dapat juga menutup dan mengunci pintu kembali, menghidupkan dan mematikan sensor PIR, lampu dan sensor gas. Pengendali utama pada alat ini menggunakan EasyVR Shield Voice Recognition dan Arduino Uno. Hasil dari proses perancangan adalah sebuah sistim yang dapat memantau tamu yang datang pada monitor CCTV, membuka kunci dan pintu dan dapat juga menutup dan mengunci pintu, menghidupkan dan mematikan sensor PIR, lampu dan sensor gas.
ANALISIS KINERJA TRANSMISSION CONTROL PROTOCOL PADA JARINGAN WIDE AREA NETWORK ANALISIS KINERJA TRANSMISSION CONTROL PROTOCOL PADA JARINGAN WIDE AREA NETWORK Henra Pranata Siregar; Naemah Mubarakah
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.317 KB)

Abstract

Salah satu layer penting dalam teknologi TCP/IP adalah layer transport. Layer ini bertanggung jawab dalam pertukaran data end to end dan berisi dua protocol yakni Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Dalam Artikel ini penulis memodelkan dan  menganalisis kinerja TCP pada jarinagn Wide Area Network (WAN) dengan menggunakan software OPNET. Hasil simulasi menunjukan nilai throughput sebesar, yaitu 320 bps, 150 bps dan 300 bps untuk masing-masing koneksi dari Vancouver, New York dan Meksiko. Sedangkan packet loss untuk secara global  sebesar 2,6 %. Sementara untuk delay yang terjadi pada saat proses pengiriman data sebesar  4,5 second.
Analisis Kinerja Jaringan RSVP Menggunakan Simulator Opnet Panji Firmansyah; Naemah Mubarakah
Singuda ENSIKOM Vol 12, No 32 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.823 KB)

Abstract

Perangkat teknologi berkembang pesat. Teknologi jaringan yang muncul tersebut di antaranya adalah jaringan Resource Reservation Protocol (RSVP). Jaringan RSVP merupakan protokol pada layer transport yang digunakan untuk meminta kualitas layanan QoS tinggi transportasi data,  untuk sebuah layanan internet yang terintegrasi. RSVP digunakan untuk menetapkan sumberdaya untuk QoS oleh host dan router. Pada tulisan ini,  dimodelkan jaringan RSVP menggunakan silmulator OPNET. Kinerja jaringan RSVP dianalisis dengan menggunakan parameter seperti troughput, rata-rata delay dan packet loss. Hasil simulasi menunjukkan nilai troughput sebesar 90 bps,      890 bps dan 0,0119 bps untuk masing-masing koneksi antara gedung A, B dan C. Sedangkan nilai rata-rata delay sebesar 0,0328 ms, 2,27 ms dan 0,0375 ms. Sementara untuk nilai packet loss secara global sebesar 9,8 %.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI TELMETRI SUHU BERBASIS ARDUINO UNO Emil Salim; Kasmir Tanjung
Singuda ENSIKOM Vol 11, No 29 (2015)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.42 KB)

Abstract

Telemetri suhu memberikan kemudahan dalam mengukur suhu jarak jauh dengan pengamatan dari tempat yangaman. Telemetri suhu biasanya diterapkan seperti pengukuran suhu pada ruang-ruang maupun peralatan yang sulituntuk dilakukan pengukuran secara langsung atau mengamati peralatan yang membutuhkan pengawasan terhadapsuhu secara time series (kontinuterhadap waktu).Pada penelitian ini, dirancang suatu perangkat telemetri suhu yangdapat mengukur suhu dengan pengambilan data yang dilakukan secara time series atau kontinu terhadap waktu.Sistem ini menggunakan Arduino Uno sebagai tempat pengolahan data suhu yang diambil dari sensor suhu LM35dan menggunakan radio frekuensi sebagai media pengiriman data ke PC (Personal Computer). Untuk pengirimandata digunakan modul 433 Mhz RF Link Kit pada bagian transmitter dan receiver pada alat yang dirancang.Hasildari pengujian dan unjuk kerja dari alat yang dirancang telah menunjukan alat yang dirancang telah bekerja denganbaik, dengan jarak antara transmitter dan receiver maksimal sejauh 100 meter dalam ruang terbuka dan 70 meterapabila diberi penghalang antara transmitter dan receiver, dan mempunyai %Errorrata-rata sebesar 0,5%.